Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

PSSI Gelar Seminar Mengenai ‘’Contractual Dispute’’ dan NDRC

BALIILU Tayang

:

seminar NDRC pssi
SEMINAR: PSSI saat menggelar seminar mengenai contractual dispute atau perselisihan kontrak pemain dan NDRC (National Dispute Resolution Chamber atau badan penyelesaian sengketa nasional) pada 28-29 Maret 2024 di Jakarta. (Foto: pssi.org)

Jakarta, baliilu.com – PSSI menggelar seminar mengenai contractual dispute atau perselisihan kontrak pemain dan NDRC (National Dispute Resolution Chamber atau badan penyelesaian sengketa nasional) pada 28-29 Maret 2024 di Jakarta.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria bersama dua orang anggota Komite Eksekutif PSSI, Khairul Anwar dan Muhammad.

“Hari ini PSSI kali pertama mengadakan seminar yang berbasis untuk better football governance. Atas arahan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, PSSI mulai mengedepankan good corporate governance di area football. Kita harus mengerti ekosistem dan regulasi sepak bola dari mulai Internasional FIFA sampai dengan level lokal. NDRC akan kita hidupkan kembali,” buka Tisha.

Pembentukan NDRC Indonesia diawali dengan acara seminar yang diselenggarakan PSSI dengan melibatkan FIFA, FIFPRO, APPI serta perwakilan klub Liga 1 dan Liga pada 2019.

PSSI ditunjuk FIFA sebagai federasi pilot project dalam pengembangan NDRC di mana nantinya akan menjadi tempat pengaduan, khususnya pemain di liga setempat. NDRC diharapkan juga dapat menjadi wadah penyelesaian masalah dan sengketa yang berhubungan dengan sepak bola. Peserta dari kegiatan ini adalah perwakilan dari semua klub-klub Liga 1 dan 2.

“Hari ini kami PSSI bersama dengan klub-klub memberikan pemahaman dari sumber yang ahli, yakni konsultan independen dari Inggris, untuk bisa membagikan pengalamannya bagaimana caranya menyusun sebuah kontrak yang keseimbangan antara klub dan pemain,” jelas Tisha.

“Bagaimana caranya memecahkan masalah-masalah arbitrase, bagaimana pemahaman mengenai football tribunal, lalu hukum olah raga, keilmuan di hukum olah raga menjadi satu hal pondasi yang sangat penting untuk menjadi federasi kelas dunia. Bahwa kita saat ini tengah berbenah di area football governance and administration. Harapannya adalah ke depan klub-klub akan lebih stabil memiliki dan mematuhi terhadap club licensing dan memiliki legal administration yang kuat. Apabila itu kuat, maka sepak bola Indonesia pasti akan lebih hebat,” tuturnya.

Baca Juga  Manager Tim Putra dan Wanita Timnas Indonesia Terisi

Pengisi materi dalam kegiatan ini adalah Dev Kumar Parmar (Pengacara Olahraga Internasional yang juga Direktur Utama Parmar Sports) serta Rizky Fatmala (perwakilan dari NDRC PSSI).

Kegiatan hari pertama adalah pembahasan mengenai perselisihan kontrak (contractual disputes) pemain, pengadilan (trials) dan kontrak pra-negosiasi (pre-negotiation contract) yang dibawakan oleh Dev Kumar.

Materi ini lebih menitikberatkan suatu tempat penyedia layanan hukum dan pengacara, di mana mereka mengurusi masalah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penyelesaian sengketa atlet.

Mereka ini juga rekanan dari FIFA, TAS/CAS, beberapa klub dan federasi seperti Inggris, Spanyol, Tiongkok, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Brasil, Bolivia, Slovakia dan Hungaria. Selain itu, mereka juga mengurusi manajemen atlet dan pemain, lalu pengembangan bisnis dalam olah raga.

Kemudian di hari kedua, pembahasannya mengenai biaya maksimal yang diterima oleh agen (maximum agent fee) yang juga dibawakan oleh Dev Kumar Parmar. Dilanjutkan mengenai apa itu NDRC yang dibawakan oleh Rizky Fatmala.

Hari kedua, pemberi materi dan peserta lebih aktif dalam berinteraksi. Masukan, saran dan berbagai pertanyaan terlontar dari para peserta.

“Acara ini buat kita sebagai perwakilan dari klub, sangat bagus dan bermanfaat. Karena di acara ini PSSI memanggil lawyer yang certified by FIFA, untuk menjelaskan mengenai aturan-aturan kasus pemain termasuk mekanismenya dan lainnya. Jadi ini suatu penyegaran bagi kita semua dengan adanya aturan baru, sehingga mudah-mudahan dengan adanya aturan baru ini bisa meregulasikan semua hal yang berkaitan dengan mekanisme transfer pemain. Jadi mudah-mudahan kedepannya PSSI bisa banyak melakukan acara-acara workshop seperti ini, untuk menambah serta memperkaya ilmu kita sebagai klub, untuk bisa terus memperbaiki industri sepak bola di Indonesia,” kata salah satu peserta, Teddy Tjahjono. (gs/bi)

Baca Juga  HUT ke-94 PSSI, Melangkah Meraih Prestasi Menuju Kejayaan Sepak Bola Indonesia

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Walikota Jaya Negara Buka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026

Wujud Sinergi dan Kolaborasi, Tekankan Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat

Loading

Published

on

By

Walikota Jaya Negara bersama Wawali Arya Wibawa membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar
BUKA TURNAMEN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa saat secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar, Jumat (17/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar, Jumat (17/7). Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pajak tersebut akan berlangsung hingga Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pajak merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta undangan lainnya. Usai pembukaan, Walikota Jaya Negara bersama Wakil Walikota Arya Wibawa dan para undangan mengikuti pertandingan ekshibisi.

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

Alit Adhi Merta menambahkan, turnamen berlangsung selama dua hari, yakni 17–18 Juli 2026 di Graha Yowana Suci, dengan mempertandingkan kategori beregu desa/kelurahan, ganda perwakilan desa/kelurahan, serta kelompok pelajar putra dan putri U-13 hingga U-19. Sebanyak 304 peserta ambil bagian, terdiri atas 258 peserta dari desa/kelurahan dan 46 peserta pelajar. Seluruh pertandingan menggunakan peraturan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dan dipimpin oleh wasit berlisensi guna menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme.

Baca Juga  Laga Indonesia Melawan Tanzania untuk Peningkatan Performa

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Ida Bagus Alit Adhi Merta.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Menurutnya, pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Jaya Negara penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi.

Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan bahwa ke depan Pemerintah Kota Denpasar akan terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan pajak yang semakin efektif dan efisien sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Denpasar yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

Walikota Jaya Negara juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Pajak Tahun 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.

Baca Juga  Indonesia Juara FIFAe World Cup Featuring Footbal Manager 2024

“Dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam serta tema ‘Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat’, saya berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat mampu mewujudkan fiskal yang kuat demi keberlanjutan pembangunan dan terwujudnya Denpasar Maju,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Hadir di Lapangan Puputan Badung

Kolaborasi Kodam IX Udayana – Kadin Bali – Pemkot Denpasar Ini Diramaikan Bazzar UMKM dan Pementasan Panggung

Loading

Published

on

By

nobar piala dunia
Banner nobar Piala Dunia 2026. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Kemeriahan Piala Dunia FIFA 2026 tampak merebak di berbagai tempat di Indonesia, termasuk di Kota Denpasar yang menjadi ibukota Provinsi Bali. Salah satunya acara Nobar yang dikemas dengan tajuk “Festival Rakyat 2026: Bazaar UMKM, Hiburan Rakyat dan Nonton Bareng” yang dihelat di Lapangan Puputan Badung 15 – 19 Juli 2026 pukul 16.00 WITA – selesai. Gelaran ini merupakan kolaborasi Kodam IX Udayana, Kadin Bali serta Pemerintah Kota Denpasar.

Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mengapresiasi dan menyambut baik gelaran Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Kolaborasi Kodam IX Udayana – Kadin Bali – Pemkot Denpasar ini. “Sesuai spirit Vasudhaiva Kutumbhakam tentunya gelaran kolaborasi ini akan memberi manfaat terbaik bagi masyarakat,” jelas Walikota Jaya Negara.

Acara ini juga dinilai sebagai wujud sinergitas TNI/Polri – Pemda – Swasta dalam menyajikan hiburan segar bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana menggerakkan pelaku ekonomi kreatif dan aktivitas UMKM dan menumbuhkan semangat sportivitas. “Termasuk menjadi upaya menciptakan ruang kebersamaan yang positif bagi masyarakat,” jelas Walikota Jaya Negara.

Ketua Kadin Bali Made Ariandi didampingi Ketua Panitia Ketut Angpribawa menyatakan bahwa gelaran Festival Rakyat 2026 diramaikan dengan beraneka kegiatan. “Selain Bazzar UMKM dan pentas hiburan, adapula pementasan dance modern, yoga bersama termasuk kompetisi game oleh ESI Denpasar,” ujarnya. Bahkan ada juga acara donor darah, cek kesehatan gratis, arena permainan anak dan pojok foto berlatar Alutsista (alat utama sistem senjata) TNI yang akan membuat gelaran ini semakin semarak dan menarik.

Festival Rakyat 2026 ini menghadirkan puluhan UMKM, belasan seni pementasan modern serta beragam acara dan tentunya acara Nobar Babak Semi Final hingga Final yang menjadi ikon utama kegiatan. TVRI Bali sebagai pemegang hak siar tayangan Piala Dunia FIFA 2026 dan dukungan PLN UID Bali turut berkolaborasi untuk mendukung kelancaran gelaran nobar ini.

Baca Juga  Target dan Harapan Maarten Paes Seusai Menjadi WNI

UMKM yang dihadirkan mencapai puluhan yang merupakan binaan Bank Indonesia, Kadin Bali serta binaan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar. Perum Bulog pun terlibat menghadirkan pasar murah.

Dilaksanakan secara bergotong-royong membuat acara menjadi meriah dengan hadirnya puluhan UMKM, belasan musisi dan kesenian pertunjukkan serta beragam giat lainnya. Apalagi pelaksanaannya dihelat di Lapangan Puputan Badung yang memang menjadi salah satu lokasi hiburan favorit masyarakat Kota Denpasar.

Pihaknya mengajak seluruh warga Bali, khususnya di Kota Denpasar untuk hadir dan memeriahkan helatan gratis yang dilaksanakan selama 5 hari ini mulai dari pukul 16.00 WITA hingga dini hari. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Sanjaya Apresiasi Tabanan Hustle 3×3 Vol 2, Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Basket Berprestasi

Published

on

By

Tabanan Hustle
SERAHKAN HADIAH: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadir menutup rangkaian kegiatan Tabanan Hustle 3x3 Vol 2 pada Minggu (12/7) dan menyerahkan hadiah kepada para juara kejuaraan basket tingkat kelompok umur se-Bali tersebut. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat pembinaan atlet basket usia dini mewarnai pelaksanaan Tabanan Hustle 3×3 Vol 2 yang digelar Perbasi Kabupaten Tabanan selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026, di Lapangan Basket Alit Saputra Tabanan. Sebagai wujud dukungan terhadap pembinaan olahraga sekaligus pengembangan potensi generasi muda, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya hadir menutup rangkaian kegiatan pada Minggu (12/7) dan menyerahkan hadiah kepada para juara kejuaraan basket tingkat kelompok umur se-Bali tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan yang juga Ketua Perbasi Kabupaten Tabanan, Asisten III Setda Kabupaten Tabanan, para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Tabanan, Ketua KONI Tabanan, serta para peserta dan pendamping dari berbagai daerah di Bali.

Kejuaraan Tabanan Hustle 3×3 Vol 2 diikuti sebanyak 93 peserta yang berasal dari enam kabupaten/kota di Bali, yakni Kabupaten Tabanan, Badung, Buleleng, Gianyar, Klungkung, dan Kota Denpasar. Para peserta bertanding pada kategori usia 8 tahun campuran, 10 tahun campuran, 12 tahun putra dan putri, serta kelompok usia 14, 16, 18 hingga kategori umum 18–35 tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut yang dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, persahabatan, sekaligus sarana menjaring bibit-bibit atlet basket berprestasi. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas melalui olahraga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan lahirnya atlet-atlet basket yang membanggakan,” ujarnya.

Baca Juga  Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana di Bahrain

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan yang menempatkan olahraga sebagai salah satu pilar penting dalam menciptakan generasi yang sehat secara jasmani, kuat secara mental, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Ia juga berharap kejuaraan Tabanan Hustle dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin berkembang setiap tahunnya. Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar pula peluang lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Tabanan maupun Bali. “Ke depan kegiatan seperti ini harus terus diperbanyak agar semakin banyak bibit atlet yang muncul. Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga Tabanan Hustle terus menjadi inspirasi dalam memajukan olahraga basket di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ivana Bunga Wahyuni, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Tabanan yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga basket sekaligus mendorong kreativitas generasi muda di Kabupaten Tabanan. Ia menjelaskan bahwa antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini sangat tinggi dengan diikuti 93 peserta dari hampir seluruh kabupaten/kota di Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca