Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kunjungi IKM di Jembrana, Pj. Ketua Dekranasda Bali Motivasi Para Perajin Agar Terus Berinovasi

BALIILU Tayang

:

kunjungan Dekranasda bali ke jembrana
KUNJUNGAN: Pj. Dekranasda Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya saat berkunjung ke salah satu IKM (Industri Kecil dan Menengah) di Kabupaten Jembrana pada Rabu, 24 April 2024. (Foto: Hms Pemprov)

Jembrana, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya melakukan kunjungan kerja ke beberapa IKM (Industri Kecil dan Menengah) di Kabupaten Jembrana pada Rabu, 24 April 2024. Terdapat 4 (empat) IKM yang dikunjungi oleh Pj. Ketua Dekranasda Bali beserta jajarannya di Bumi Makepung tersebut antara lain IKM Rocke Handycraft di Desa Medewi-Kecamatan Pekutatan, IKM Bali Rajut di Kelurahan Sangkaragung-Kecamatan Jembrana, IKM Looka Swarna di Desa Batuagung-Kecamatan Jembrana dan IKM Tunjung Mas di Desa Tukadaya-Kecamatan Melaya.

Selain memberikan pembinaan dan arahan kepada IKM yang di kunjungi, Pj. Ketua Dekranasda juga terlihat membeli produk para perajin lokal Jembrana tersebut. Ia menilai produk-produk kerajinan tersebut sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh, cinderamata bahkan hadiah “Saya ingin membeli beberapa untuk dijadikan oleh-oleh atau hadiah kalau ada tamu dari Jakarta,” ungkap Ida Mahendra Jaya. Disamping itu ia juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali agar dapat membantu mempromosikan produk dari IKM-IKM di Kabupaten Jembrana tersebut.

Hal serupa disampaikan oleh Putu Edit Andi Pratama, pemilik IKM Rocke Handycraft. Ia membenarkan bahwa masalah utama yang dihadapi perajin adalah dalam hal pemasaran produk. Ia menilai walaupun jam tangan berbahan kayu yang diproduksinya sangat diminati di pasaran dan telah merambah pasar lokal serta dipakai oleh wisatawan asing namun ia menilai pemasarannya masih belum maksimal. Ia berharap Pemerintah Provinsi Bali melalui Dekranasda Provinsi Bali dapat melibatkan IKM-IKM di Kabupaten Jembrana termasuk IKM Rocke Handycraft dalam pameran-pameran yang diadakan. “Tadi sudah ada beberapa pembahasan dan Ibu Pj. Ketua Dekranasda akan membantu di pemasaran karena problem kita saat ini ada di masalah pemasaran,” jelasnya.

Baca Juga  DPD PDI Perjuangan Bali Kuatkan Perlindungan Karya dan Inovasi melalui Sosialisasi Sertifikasi HKI

Pada kunjungan berikutnya di IKM Bali Rajut, Pj. Ny. Drg. Ida Mahendra Jaya terlihat sangat kagum dengan koleksi-koleksi yang dikeluarkan oleh pengerajin Ni Ketut Suarni, terlebih ia telah berhasil memasarkan produknya hingga ke luar negeri yaitu Singapura dan Austria serta Eropa. Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mengaku kagum akan motif rajutan yang unik dan penuh warna, seolah itu memang merepresentasikan Bali.

Ni Ketut Suarni mengatakan bahwa usaha yang dimulainya sejak tahun 2001 tersebut memang tidak hanya merambah pasar nasional namun juga sudah masuk internasional. Ia mengaku mengajak sekitar 50 orang perajin yang tersebar di desanya hingga desa-desa sebelah. “Jika orderan kami membludak, kami juga sampai mencari perajin ke Banyuwangi,” tuturnya. Ia pun berharap, ke depan Bali tidak hanya terkenal akan tenunnya, namun juga rajutan Bali bisa makin mendunia.

Sementara Putu Devi Indah Bestari, pemilik IKM Looka Swarna menilai pemasaran memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap perkembangan IKM miliknya. “Sepatu Looka Swarna itu baru 2 tahun dari tahun 2022 kemudian dipakai oleh Bapak Menteri, Bapak Jokowi sebelumnya juga Bapak Bupati, itu mem-push promosinya,” ujar perajin sepatu dan tas berbahan endek lokal Bali tersebut. Ia berharap produk kerajinan miliknya dan IKM lainnya dapat menjadi pilihan oleh-oleh bahkan menjadi ikon kerajinan khas Jembrana.

Lokasi terakhir yang dikunjungi oleh rombongan Ny. Ida Mahendra Jaya adalah IKM Tunjung Mas di Desa Tukadaya-Kecamatan Melaya. Dalam kesempatan tersebut ia berinteraksi dengan para perajin pembuat alat rumah tangga berupa anyaman atau yang lebih dikenal ingke. “Saya kagum dengan semangat para perajin dalam berkarya dan berkelompok membina usaha ini sehingga sudah bisa memasarkan tidak hanya di Bali tapi bahkan hingga ke luar Bali,” katanya.

Baca Juga  Ida Mahendra Jaya Kembali Terjun "Berkunjung dan Berbagi" ke Masyarakat

Tampak pada kesempatan sore itu, Pj. Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan memborong kerajinan anyaman yang ada di sana.

Ny. Ida Mahendra Jaya dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Bupati Jembrana dan Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana juga berkesempatan meninjau proses produksi tenun khas Jembrana di Gedung Sentra Tenun Jembrana sembari melihat produk-produk kerajinan serta oleh-oleh yang dipasarkan di satu-satunya pusat tenun di Bali tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkab Badung dan TP. PKK Gelar Sosialisasi Gerakan Peduli Residu dan Anti Narkoba di SMPN 1 Mengwi

Published

on

By

badung peduli
SOSIALISASI: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba. Kegiatan yang menyasar generasi muda ini berlangsung di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu (6/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung menggelar sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba. Kegiatan yang menyasar generasi muda ini berlangsung di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu (6/6).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua TP. PKK sekaligus Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Camat Mengwi, narasumber dari BNNK Badung, Kepala Sekolah SMPN 1 Mengwi, Ketua TP. PKK Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, tim Gerakan Badung Peduli, serta perwakilan Bumbi (produsen popok dan pembalut ramah lingkungan).

Sosialisasi ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Mengwi dan SMP Negeri 1 Abiansemal. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan serta memperkuat ketahanan remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak dini bagi para pelajar selaku generasi penerus bangsa.

“Anak-anakku sekalian, kalian adalah aset paling berharga bagi Kabupaten Badung dan masa depan Bali. Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendengarkan materi, tetapi untuk memahami dua hal penting yang sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup kita semua: bagaimana kita merawat bumi tempat kita berpijak, dan bagaimana kita merawat diri sendiri agar tetap sehat, kuat, dan jauh dari segala bahaya,” ujarnya.

Terkait isu lingkungan, Nyonya Rasniathi menjelaskan bahwa sampah residu tidak dapat didaur ulang maupun dikomposkan, sehingga penanganannya memerlukan kedisiplinan tinggi. Ia mengajak siswa aktif memilah sampah dari rumah dan sekolah, mengurangi produk sekali pakai, serta mendukung produk ramah lingkungan.

Baca Juga  Tampilkan "Svarna Mahika", Dekranasda Bali Ikuti LIMOFF 2023

“Kita ingin Badung tetap bersih, asri, dan bebas dari tumpukan sampah. Mulailah dari langkah kecil, buang sampah pada tempatnya, kenali jenis sampah, dan dukung produk lokal yang ramah lingkungan seperti Bumbi, yang turut hadir hari ini untuk mendukung gerakan ini dengan produk-produk yang lebih bertanggung jawab terhadap alam,” tambahnya.

Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan dari Bumbi turut memberikan edukasi mengenai pengurangan limbah popok dan pembalut sekali pakai, yang selama ini menjadi kontributor besar sampah residu rumah tangga.

Selain kelestarian alam, fokus utama kegiatan ini adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sebagai Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi memberikan pesan yang tegas dan penuh kasih sayang kepada seluruh peserta yang hadir.

“Narkoba adalah musuh utama masa depan kalian. Zat ini tidak hanya merusak fisik dan akal sehat, tetapi juga menghancurkan cita-cita, keluarga, dan masa depan yang sudah kalian rencanakan. Jangan pernah sekalipun mencoba, tergoda, atau terbuai oleh tawaran yang tidak jelas asal-usulnya. Katakan ‘TIDAK’ pada narkoba, dan jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berguna bagi nusa serta bangsa,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tutup PKB Badung, Bupati Adi Arnawa Lepas 26 Duta Seni ke Provinsi

Published

on

By

pkb badung
TUTUP PKB BADUNG: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat hadir menutup PKB Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta resmi menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6). Penutupan agenda tahunan ini dirangkaikan dengan pelepasan 26 duta seni yang akan mewakili Kabupaten Badung ke tingkat Provinsi Bali.

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan seni budaya Bali sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pelestarian adat dan penguatan sektor penunjang lainnya.

“Budaya tidak hanya menjadi identitas masyarakat Bali, tetapi juga merupakan kekuatan yang selama ini menopang sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Budaya adalah kekuatan dan identitas utama Bali yang harus terus kita jaga, rawat, dan wariskan kepada generasi muda. Di saat yang sama, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa ajang seni harus menjadi ruang pembinaan dan regenerasi agar nilai tradisi tetap relevan dengan zaman. Pemkab Badung juga terus memprioritaskan pembangunan fasilitas publik, penanganan stunting, hingga peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan. Ditekankan juga pentingnya sinergi dan gotong royong semua pihak demi mewujudkan kemajuan Badung yang berkelanjutan.

“Selain sektor kebudayaan, Pemkab Badung saat ini terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur, mulai dari peningkatan kualitas jalan, pengelolaan sampah, penyediaan air bersih hingga pembangunan fasilitas publik. Infrastruktur yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan serta meningkatkan daya saing daerah. Kami ingin kemajuan Badung tidak hanya tercermin dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya serta kemampuan menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas daerah. Karena itu, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi sangat penting dalam mewujudkan tujuan tersebut,” kata Adi Arnawa.

Baca Juga  Ida Mahendra Jaya Kembali Terjun "Berkunjung dan Berbagi" ke Masyarakat

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Sukadana melaporkan, PKB Badung digelar sebagai upaya melestarikan seni budaya sekaligus mendukung pariwisata berkualitas berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Kegiatan ini juga diisi berbagai lomba, mulai dari busana endek, pembuatan gebogan buah lokal, hingga anyaman janur.

Adapun 26 duta seni yang dilepas akan tampil pada kategori Utsawa (parade), Wimbakara (lomba), dan Reksadana (pagelaran) di tingkat provinsi, termasuk Gong Kebyar, Baleganjur, Gender Wayang, hingga Drama Gong. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Kepala OPD Kab. Badung, Ketua TP. PKK Kab. Badung, Ketua GOW Badung, Ketua DWP Badung dan seluruh peserta PKB. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Seksi Kewanitaan Meriahkan PKB Badung 2026

Published

on

By

pkb badung
LOMBA SEKSI KEWANITAAN: Ketua TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa didampingi Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta saat lomba seksi kewanitaan dalam rangka memeriahkan PKB XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung menggelar berbagai lomba seksi kewanitaan dalam rangka memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Diikuti Organisasi Wanita se-Kabupaten Badung, kegiatan tahunan ini bertujuan melestarikan seni budaya sekaligus meningkatkan kreativitas kaum perempuan di daerah tersebut.

Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta dan Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6).

Ragam lomba yang digelar meliputi Lomba Busana Kerja Kantor Berbahan Kain Tenun Ikat (Endek), Lomba Busana Kerja Adat Berbahan Endek, Lomba Anyaman Janur, Lomba Membuat Gebogan, Lomba Membuat Daksina Payas, serta Lomba Membuat Kwangen.

Dalam sambutannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa ajang ini bukan semata-mata mencari pemenang. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi perempuan untuk memperkuat kebersamaan dan mengasah potensi diri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan motivasi diri para peserta, sekaligus menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kolaborasi antar organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta tampil percaya diri dan sportif sebagai media pembelajaran melestarikan budaya Bali. Rasniathi juga berpesan agar dewan juri bekerja secara profesional dan objektif untuk menghasilkan penilaian berkualitas. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan perempuan di Kabupaten Badung.

Turut hadir jajaran Ketua Organisasi Wanita Kabupaten Badung, Gatriwara, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ikatan Adhyaksa Dharma Karini, Jalasenastri Lanal Denpasar, Forum PUSPA, ILDI, IWAPI, Tiara Kusuma, dan IBI, TP PKK Kecamatan se-Badung, para peserta, serta dewan juri. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Ida Mahendra Hadiri Pelantikan Ketua Umum TP PKK Pusat di Jakarta

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca