Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Bali United Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia ke Semifinal Asian Cup U23 Usai Kalahkan Korea Selatan

BALIILU Tayang

:

apresiasi u23 indonesia
PIALA ASIA U23: Pemain Timnas U23 Indonesia saat bertanding melawan Timnas Korea Selatan pada Jumat (25/4) lalu. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Bali United turut memberikan respons positif dan apresiasi terhadap perjuangan Timnas Indonesia U23 di Piala Asia U23 2024 sejauh ini.

Sebab laga babak 8 besar antara Timnas Indonesia U23 menghadapi Korea Selatan U23 berlangsung dramatis.

Pasca bermain imbang 2-2 di waktu normal, pasukan Garuda Muda berhasil tumbangkan Korea Selatan di drama adu penalti yang berakhir dengan skor 11-10 gol.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra menyebutkan situasi pertandingan berjalan dengan tidak mudah dan penuh emosional.

“Kabar bagus kita senang Timnas Indonesia bisa menang lawan Korea Selatan. Kita semua tahu situasi tidak mudah,” ujar Coach Teco.

Beberapa laga sempat dihentikan karena proses pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) yang diterapkan.

Alhasil, beberapa momentum dianulir yang menguntungkan Indonesia seperti gol pertama Korea Selatan yang dianggap lebih dulu offside.

Kemudian momentum Ivar Jenner dilanggar oleh pemain Korea Selatan dan berujung kartu merah.

Hingga proses kemenangan tepisan penalti Korea Selatan yang dianulir karena dianggap lebih dulu bergerak sebelum ditendang oleh pemain Indonesia.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar hari Kamis (24/4) waktu Qatar dan Jumat (25/4) subuh di Indonesia itu berlangsung dengan fairplay dan berkeadilan di bawah kepemimpinan wasit asal Australia, Shaun Evans.

Selain lawan yang memiliki kualitas, pelatih Bali United ini juga bandingkan dengan situasi saat Serdadu Tridatu menghadapi tim asal Korea Selatan di laga uji coba di Vietnam awal tahun 2024 lalu.

“Pada bulan Januari lalu juga kami dari Bali United main satu laga uji coba dengan tim K-League (Daejon Hana Citizen) di Vietnam. Kita bisa lihat kualitas dari mereka pada waktu itu,” terang Coach Teco.

Baca Juga  Kapolri Doakan Kemenangan untuk Timnas U-23 di Laga Semi Final Piala Asia

“Tapi dengan kemenangan penting ini tentu selamat buat Timnas Indonesia U23 bisa lolos ke babak selanjutnya,” tutup pelatih tiga trofi Liga 1 di Indonesia ini.

Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia masih akan menunggu lawan di babak semi final nanti antara Arab Saudi U23 atau Uzbekistan U23.

Garuda Muda pun membuka peluang untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Gubernur Koster Dukung Kiprah PS Badung di Liga 4 Nasional, Minta Jaga Kondisi dan Junjung Profesionalisme

Published

on

By

PS Badung
TERIMA PENGURUS: Gubernur Bali Wayan Koster menerima jajaran pengurus dan pemain PS Badung di Jayasabha, Denpasar, Jumat (15/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima jajaran pengurus dan pemain PS Badung di Jayasabha, Denpasar, Jumat (15/5), menyusul keberhasilan tim tersebut menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025/2026 dan bersiap tampil pada putaran nasional akhir Mei mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Koster menyampaikan dukungan penuh kepada skuad berjuluk Laskar Keris itu agar mampu membawa nama Bali di tingkat nasional. Ia meminta para pemain tetap menjaga profesionalisme serta kondisi fisik menjelang persaingan ketat babak 64 besar.

“Saya pasti dukung agar sukses di pertandingan selanjutnya. Saya minta tetap profesional dan jaga kondisi,” ujar Koster di hadapan pemain dan ofisial tim.

Ketua Tim PS Badung, I Wayan Sugita Putra, mengatakan timnya kini tengah memasuki fase akhir persiapan menuju seri nasional Liga 4 yang mulai diputar pada 30 Mei 2026. Pada babak 64 besar, PS Badung tergabung dalam satu grup bersama wakil Kalimantan Barat, Kuningan, dan tuan rumah Tangerang.

Menurut Sugita, rombongan akan bertolak ke Tangerang pada 28 Mei dengan membawa total 30 pemain dan ofisial. Ia optimistis timnya mampu melangkah jauh hingga menembus enam besar nasional.

“Setiap babak dibagi dalam grup berisi empat tim. Kami berangkat 28 Mei ke Tangerang. Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan semua pihak, tim bisa tembus enam besar,” katanya.

Ia menjelaskan, skuad PS Badung saat ini diperkuat pemain dengan rata-rata usia di bawah 20 tahun. Sebagai tim semi profesional di Liga 4, para pemain juga sudah menggunakan sistem kontrak.

Keberhasilan PS Badung lolos ke putaran nasional tidak lepas dari performa impresif mereka sepanjang Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025/2026. Tim asuhan Komang Mariawan sukses keluar sebagai juara usai mengalahkan MIFA pada partai final dengan agregat 2-1. Pada leg kedua final di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, PS Badung bermain imbang tanpa gol, hasil yang cukup untuk memastikan gelar juara Bali.

Baca Juga  Kalah Tipis dari Wakil Korsel, Daejeon Hana Citizen, Bali United Kontra Hanoi FC Dalam Perebutan Tempat Ketiga

Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Bali musim 2025/2026 sendiri diikuti tujuh tim, yakni PS Badung, MIFA Bali, Titan Alpha Bali, Putra Tresna Bali, Bali FC, Undiksha FC, dan Singaraja ZFP. Turnamen berlangsung sejak 27 Januari hingga 17 Februari 2026 dengan pertandingan dipusatkan di Stadion Ngurah Rai Denpasar dan Bali United Training Center Gianyar.

Pada fase nasional Liga 4, para juara provinsi dari seluruh Indonesia akan bersaing secara bertahap mulai babak 64 besar, 32 besar, 16 besar hingga fase penentuan promosi. Kompetisi ini menjadi jalur pembinaan penting bagi pemain muda menuju level profesional yang lebih tinggi di sepak bola nasional.

PS Badung menjadi wakil Bali yang diharapkan Gubernur Koster mampu mengangkat kembali prestasi sepak bola Pulau Dewata di level nasional, sekaligus membuka jalan bagi talenta-talenta muda Bali untuk menembus kompetisi profesional Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Hasil Club Licensing Cycle 2025/26, Bali United Lolos namun Bersyarat Karena Hal Ini

Published

on

By

bali united
PENGHARGAAN: Bali United FC sebagai salah satu klub sepak bola di Indonesia kembali meraih penghargaan sebagai klub profesional dari operator kompetisi, Ileague hari Rabu (13/5) sore. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sebagai salah satu klub sepak bola di Indonesia kembali meraih penghargaan sebagai klub profesional dari operator kompetisi, Ileague hari Rabu (13/5) sore.

Hasil Club Licensing Cycle 2025/26 ini menampilkan sejumlah klub Indonesia yang berkomitmen terhadap peningkatan profesionalisme dan tata kelola klub Indonesia sesuai standar AFC.

Ada dua kategori hasil dari pemetaan Club Licensing Cycle 2025/26 di tingkat ACL 2 yakni Granted yang diraih PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Borneo FC Samarinda, Persita, Dewa United Banten FC, Persik Kediri, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.

Sementara kategori berikutnya ialah Granted with Sanctions adalah Bhayangkara Presisi Lampung FC, Arema FC, Semen Padang FC, Madura United FC, Malut United FC, Persis Solo, Persijap Jepara dan Bali United FC.

Bali United masuk dalam kategori klub profesional setingkat AFC dengan memenuhi syarat sesuai standar yang diberikan oleh AFC.

Kekurangan tersebut membuat Bali United dinyatakan lolos namun memerlukan syarat atau dinyatakan berhasil tetapi dengan sanksi.

“Bali United lolos bersyarat untuk club Licensing ACL 2 karena ada aspek yang belum terpenuhi yaitu di bidang sporting. Kami memiliki tanggung jawab terhadap lisensi pelatih fisik yang belum memenuhi syarat sesuai standar AFC. Sementara aspek lainnya sudah sesuai dengan standar yang diberikan oleh AFC,” ungkap Club Licensing Officer Bali United, Richi Kurniawan.

Adapun kelima aspek yang menjadi penilaian suatu klub dinyatakan profesional adalah memenuhi standar sporting, legal, personnel and administrative, infrastructure, dan financial.

Meski lolos bersyarat, hasil ini tidak mempengaruhi klub Bali United sebagai klub profesional yang berlaga di Super League musim depan.

Baca Juga  Strategi Coach Teco Jika Persib VS Bali United Kembali Imbang, Berujung Drama Adu Penalti Penentu Pemenang

Artinya jika standar klub profesional sudah berstandar AFC, maka klub tersebut sudah sangat profesional di kompetisi Super League sebagai kasta tertinggi kompetisi sepak bola di Indonesia.

Lain halnya jika Bali United bakal berlaga di kompetisi Asia, maka keseluruhan aspek standar AFC tersebut harus terpenuhi tanpa syarat alias Granted.

Kendati demikian, perolehan hasil ini patut disyukuri bahwa Bali United tetap berkomitmen untuk terus sebagai pelopor sepak bola modern dan menjadi klub yang menjunjung tinggi profesionalitas di dalam maupun luar lapangan hijau.

Hanya dua klub dari Super League yang tidak memiliki lisensi klub profesional AFC yaitu PSIM Yogyakarta dan PSBS Biak.

Sementara tiga tim promosi Super League musim depan yaitu PSS Sleman, Garudayaksa, dan Adhyaksa FC memperoleh lisensi profesionsal setingkat Super League.

Ketiga tim ini berhasil memegang standar profesional Super League bersama PSIM Yogyakarta, Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Deltras FC, PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, dan 16 klub pemegang lisensi ACL 2 termasuk Bali United FC.

Sementara itu, pada lisensi Championship, hanya FC Bekasi City menjadi klub yang memperoleh status Granted.

Kemudian pada lisensi Liga Nusantara, empat klub berhasil mendapatkan status Granted, yakni RANS Nusantara FC, PSGC Ciamis, Dejan FC, dan Persiba Bantul.

Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra menyampaikan bahwa proses club licensing merupakan bagian penting dalam mendorong klub untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan keberlanjutan pengelolaan klub di Indonesia.

“Club licensing bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Dua Gol Dari Kota Pahlawan, Bali United Sukses Raih Kemenangan Atas Persebaya Surabaya

“Club Licensing merupakan bagian penting dalam meningkatkan standar profesionalisme klub sepak bola Indonesia, baik dari sisi sporting, infrastruktur, administrasi, legal, maupun finansial. Proses Club Licensing 2025/26 juga diiringi dengan pendampingan dan asistensi kepada klub agar implementasi standar AFC dapat berjalan lebih baik dari musim sebelumnya. Kami berharap langkah ini dapat terus mendorong peningkatan kualitas kompetisi dan perkembangan sepak bola Indonesia ke depannya,” tutup Ketua Komite Club Licensing, Essy Asiah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bali United Unggul di Babak Pertama, Borneo FC Raih Poin Penuh di Stadion Dipta

Published

on

By

bali united
SELEBRASI: Pemain Bali United FC melakukan selebrasi saat berhasil mencetak gol ke gawang Borneo FC Samarinda pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26. Laga yang berlangsung hari Senin (11/5) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar itu berakhir dengan skor 2-3 di waktu normal. (Foto: baliutd.com) 

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC harus mengakui keunggulan tim tamu, Borneo FC Samarinda pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26. Laga yang berlangsung hari Senin (11/5) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar itu berakhir dengan skor 2-3 di waktu normal.

Padahal skuad Serdadu Tridatu mampu unggul di babak pertama setelah Teppei Yachida membuka keunggulan menit 21 ke gawang Nadeo Arga Winata. Memanfaatkan umpan Rahmat Arjuna pada menit 21, Yachida melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Skuad Pesut Etam.

Situasi berubah ketika Mariano Peralta mencetak brace di babak kedua pada menit 49 dan memanfaatkan penalti menit 74.

Ketika tim tamu unggul 1-2, Bali United berhasil menyamakan kedudukan ketika set piece sepak pojok berbuah gol bunuh diri oleh Caxambu menit 76 sehingga kedudukan menjadi imbang 2-2.

Tiga menit kemudian, Juan Villa menambah daftar pencetak gol sehingga kedudukan berubah menjadi 2-3 dan menjadi hasil akhir pertandingan. Pasca berakhirnya pertandingan, pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen menjelaskan situasi yang terjadi di arena pertandingan.

“Saya bangga akan permainan tim di babak pertama sehingga kami mampu unggul. Namun situasi berubah ketika di babak kedua melalui Peralta dan momen penalti yang terjadi. Kami memiliki beberapa peluang di babak kedua melalui Yachida, Mirza dan Tim, hanya memang hasil akhir membuat saya juga kecewa dengan hasil pertandingan ini,” ujar Coach Johnny.

Pelatih asal Belanda ini mengaku kecewa ketika momen ada pemain yang terjatuh dan Boris membuang bola untuk menghentikan pertandingan. Ketika lemparan ke dalam dari Borneo, mereka tidak melakukan respek dengan memberikan ke tim Bali.

Baca Juga  Usai Bela Timnas Indonesia, Kadek Arel Kecewa Imbang dengan Persita, Siap Buktikan Lawan Persis

Hal ini menjadi kekecewaan Johnny Jansen akan situasi pertandingan yang terjadi pada pekan ini.

Usai hasil ini, Bali United bakal melakoni laga kandang menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca