Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Cetak Hattrick, PLN Kembali Raih Kinerja Keuangan Terbaik Sepanjang Sejarah pada Tahun 2023

BALIILU Tayang

:

kenaikan laba bersih pln
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. (Foto: Hms PLN)

Jakarta, baliilu.com – PT PLN (Persero) sukses membukukan keuntungan terbesar dalam sejarah perseroan dengan meraih laba bersih sebesar Rp 22,07 triliun pada tahun 2023. Nilai ini satu setengah kali dari torehan tahun 2022 sekaligus mencetak hattrick rekor laba bersih selama tiga tahun berturut-turut sejak 2021. Melalui transformasi yang dipimpin langsung oleh Darmawan Prasodjo, kondisi keuangan PLN terus membaik secara signifikan. PLN berhasil melewati berbagai tantangan mulai dari pandemi Covid-19, krisis energi primer, hingga ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, pencapaian ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang terus dilakukan sejak 3 tahun terakhir. Mulai dari transformasi proses bisnis, organisasi, Sumber Daya Manusia, hingga pelayanan pelanggan.

“Capaian ini diperoleh atas perjuangan seluruh insan PLN yang menjalankan transformasi berbasis digital secara end to end. Mulai dari sistem pembangkit, transmisi, distribusi, pengadaan, sistem keuangan, sistem planning hingga restrukturisasi organisasi dan pelayanan pelanggan, sehingga kini PLN menjadi makin lincah, unified, kokoh dan trengginas,” terang Darmawan.

Laba bersih PLN Tahun 2023 dihasilkan dari total pendapatan usaha perseroan yang mencapai Rp 487,38 triliun, meningkat Rp 46,25 triliun dari tahun 2022. Tidak cukup sampai di situ, PLN juga berhasil menurunkan utang jangka panjang sekaligus jangka pendek sebesar Rp 12,77 triliun.

“Torehan positif ini menjadi bukti bahwa PLN bukan hanya mampu merencanakan transformasi di level strategi, melainkan juga mampu mengeksekusinya hingga di level operasional,” jelas Darmawan.

PLN berhasil membukukan penjualan tenaga listrik sebesar 288,44 terrawatt hour (TWh) atau bertumbuh 5,36% dari tahun 2022. Keberhasilan ini tak lepas dari inovasi-inovasi pemasaran melalui program intensifikasi yang meliputi promo tambah daya, akuisisi captive power dan kampanye electrifying lifestyle serta program ekstensifikasi yang meliputi electrifying agriculture & marine, dedieselisasi dan infrastruktur kendaraan listrik. Melalui beragam inovasi tersebut, PLN sukses meraih pendapatan penjualan tenaga listrik sebesar Rp 333,19 triliun, meningkat Rp 22,13 triliun dari tahun 2022.

Baca Juga  PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik Periode Juli-September 2021

Darmawan juga menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan diraih bukan hanya dari penjualan tenaga listrik, melainkan juga dari pengembangan usaha di luar sektor ketenagalistrikan atau beyond kWh.

“Cara pandang pengembangan bisnis yang dulunya stagnan dan backward looking, sekarang menjadi lebih ekspansif, dinamis, dan forward looking,” jelas Darmawan.

Terbukti sepanjang tahun 2023, bisnis beyond kWh sukses berkontribusi secara signifikan pada pendapatan sebesar Rp 10,27 triliun atau satu setengah kali lipat dari realisasi tahun 2022. Inovasi beyond kWh ini meliputi penyediaan energi primer untuk pembangkit swasta, jasa jaringan telekomunikasi, jasa pemeliharaan infrastruktur kelistrikan, penyewaan peralatan dan infrastruktur kelistrikan, hingga layanan kajian proyek kelistrikan untuk badan usaha lain.

Darmawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan dan stakeholder lainnya atas dukungan terhadap upaya transformasi yang terus dijalankan perseroan.

“Buah dari transformasi ini mustahil PLN raih tanpa dukungan dari Pemerintah. Pemerintah secara konsisten menjaga daya beli masyarakat dan menghadirkan ekosistem investasi yang menarik bagi para pelaku bisnis dan industri sehingga konsumsi listrik terus tumbuh,” jelas Darmawan.

Di tengah upaya mengakselerasi transisi energi di tanah air, PLN terus mengedepankan aspek corporate financial sustainability. Hal ini dibuktikan dengan capaian saldo kas perusahaan tahun 2023 yang meningkat tajam menjadi Rp 55,92 triliun dan penurunan utang jangka panjang sebesar Rp 4,24 triliun serta utang jangka pendek sebesar Rp 8,53 triliun. Kinerja ini ditopang oleh beragam inisiatif berupa Proactive Debt Management, pengendalian likuiditas, hingga sentralisasi dan digitalisasi pembayaran.

“PLN terus berupaya menghadirkan listrik yang tidak hanya andal, tapi juga berkelanjutan. Di tengah upaya transisi energi, PLN terus mengembangkan pembangkit berbasis energi baru dan terbarukan dengan menerapkan inisiatif keuangan yang prudent dan kokoh,” jelas Darmawan.

Baca Juga  Kunjungi PLN E-Mobility Day, Rasakan Sensasi Gunakan Kendaraan Listrik

Upaya ini turut berdampak positif terhadap peningkatan layanan PLN bagi pelanggan. PLN mampu memangkas response time dalam penanganan gangguan listrik yang dialami oleh pelanggan dari rata-rata 24 menit pada tahun 2022 menjadi 19 menit pada tahun 2023. Selaras dengan hal tersebut, pengguna aplikasi PLN Mobile juga terus bertambah. Sepanjang tahun 2023, jumlah downloader PLN Mobile mencapai 47 juta, bertambah 8 juta downloader dari tahun 2022.

Kinerja cemerlang PLN makin lengkap dengan pengakuan dari para stakeholder yang mengapresiasi PLN melalui 779 penghargaan tingkat nasional maupun internasional di sepanjang tahun 2023.

Darmawan menegaskan, transformasi PLN akan terus berlanjut. Menurutnya, capaian kinerja keuangan terbaik selama tiga tahun berturut-turut ini menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan perjalanan transformasi jilid 2 dengan meningkatkan ketahanan energi melalui transisi energi, digitalisasi, membangun technical skill baru, inovasi peningkatan pendapatan, value creation dan beyond kWh.

“PLN membidik target yang lebih tinggi dari sebelumnya. Melalui transformasi 2.0 moonshot, PLN terus mempersiapkan kompetensi dan technical skill baru guna menjadi perusahaan Top 500 Global Company dan nomor 1 sebagai pilihan pelanggan untuk solusi energi,” pungkas Darmawan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dari Rekam Jejak Reserse hingga Kapolri, Ini Perjalanan Karier Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto

Published

on

By

suyudi
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kiri) resmi menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut dilakukan setelah DPR RI menyetujui pengangkatannya sebagai Kapolri dalam Rapat Paripurna DPR RI pada hari yang sama.

Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Bersamaan dengan pelantikan tersebut, Suyudi memperoleh kenaikan pangkat dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal Polisi.

Lahir di Pandeglang, Banten, Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Perjalanan kariernya di Polri banyak bersinggungan dengan fungsi reserse, termasuk penugasan di sejumlah wilayah dan satuan kerja strategis.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Suyudi mengawali karier dengan sejumlah penugasan di lingkungan Polri. Ia kemudian menjalani berbagai jabatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, antara lain sebagai Kapolsek Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, dan Kapolsek Metro Penjaringan.

Kariernya berlanjut di tingkat kewilayahan dengan dipercaya menjadi Kapolres Majalengka pada 2014–2015, Kapolres Bogor Kabupaten pada 2015–2016, serta Kapolresta Bogor pada 2016–2017.

Pada 2017, Suyudi mendapat penugasan di Bareskrim Polri. Ia di antaranya dipercaya menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber. Setelah itu, ia kembali bertugas di Polda Metro Jaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum pada 2019. Rekam jejak tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di bidang penegakan hukum dan reserse.

Suyudi kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan pimpinan strategis. Ia menjabat Wakapolda Metro Jaya pada 2023–2024 dan Kapolda Banten pada 2024–2025. Selanjutnya, pada 25 Agustus 2025, ia dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).

Baca Juga  Angseri, Desa 100% PLN Mobile yang Siap Go Digital

Saat memimpin BNN, Suyudi turut menangani pengungkapan jaringan narkotika internasional. Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah pengungkapan penyelundupan dua ton sabu yang dikaitkan dengan jaringan internasional dan pengungkapan buronan Dewi Astutik alias Mami alias Dinda pada Desember 2025. BNN menyebut nilai narkotika dalam kasus tersebut mencapai sekitar Rp 5 triliun.

Di bidang pendidikan, Suyudi menyelesaikan pendidikan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003. Ia juga menempuh pendidikan hukum dan magister sains. Pada 31 Januari 2026, Suyudi memperoleh gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara.

Penunjukan Suyudi sebagai Kapolri berlangsung setelah Presiden mengirimkan Surat Presiden mengenai calon pengganti Listyo Sigit Prabowo kepada DPR. Komisi III DPR kemudian melakukan uji kelayakan dan kepatutan sebelum menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi. Persetujuan tersebut selanjutnya dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI.

Dengan pelantikan tersebut, perjalanan Suyudi Ario Seto yang dimulai dari berbagai penugasan di fungsi reserse hingga menduduki sejumlah jabatan strategis di tingkat kewilayahan dan nasional kini berlanjut pada amanah sebagai Kapolri. Ia resmi memimpin Polri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Published

on

By

Humas Polri
BERI KETERANGAN: Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri turut mengalami pergantian.

Pada jajaran PJU Mabes Polri, terdapat 14 personel yang mendapat penugasan baru. Di antaranya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. sebagai Irwasum Polri; Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, S.I.K., M.T.C.P. sebagai Kabaintelkam Polri; Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. sebagai Kabareskrim Polri; dan Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum. sebagai Kabaharkam Polri.

Kemudian Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. sebagai Kalemdiklat Polri; Irjen Pol. Dr. Andik Setiyono, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Astamarena Kapolri; Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan, S.H., S.I.K., M.Kn. sebagai Aslog Kapolri; serta Brigjen Pol. Deni Dharmapala, S.H., S.I.K., M.H. sebagai As SDM Kapolri.

Selanjutnya, Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. sebagai Kadivpropam Polri; Irjen Pol. Roberto G. M. Pasaribu, S.I.K., M.Si. sebagai Kadiv TIK Polri; Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani, S.I.K., M.Si. sebagai Kadensus 88 AT Polri; Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta N., M.Si., M.PICT. sebagai Kadivkum Polri; Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi, S.I.K., M.Si. sebagai Kakortastipidkor Polri; serta Kombes Pol. Didik Hariyanto, S.I.K., M.Si. sebagai Koorspripim Polri.

Baca Juga  Kunjungi PLN E-Mobility Day, Rasakan Sensasi Gunakan Kendaraan Listrik

Selain jajaran PJU Mabes Polri, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda. Di antaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si.; Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggoan, S.I.K., M.H.; Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM.; Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si.; Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K.; dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H.

Kemudian Kapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H.; Kapolda Jateng Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.H., S.I.K., M.H.; Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H.; Kapolda Bali Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H.; Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H.; Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H.; Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H.; dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K.

Mutasi jabatan Kapolda juga mencakup Kapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H.; Kapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.; Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rizal Irawan, S.I.K., M.H.; Kapolda Sulbar Irjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum.; serta Kapolda DIY Irjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H.

Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel, serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen lainnya.

Johnny mengatakan para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program serta pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya. (gs/bi)

Baca Juga  Angseri, Desa 100% PLN Mobile yang Siap Go Digital

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Antisipasi Banjir, Walikota Jaya Negara Tinjau Normalisasi Sungai Tukad Loloan Sanur Kauh

Published

on

By

Tukad Mati
TINJAU NORMALISASI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung pekerjaan normalisasi Tukad Loloan, Sanur Kauh, Sabtu (3/10) pagi. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung pekerjaan normalisasi Tukad Loloan, Sanur Kauh, Sabtu (3/10) pagi.

Kegiatan di bawah komando Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah banjir pada musim penghujan mendatang.

Ditemui di sela peninjauan, Walikota Jaya Negara yang didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengatakan, pekerjaan normalisasi ini telah dikerjakan sejak satu setengah bulan lalu.

Di Tukad Loloan Sanur Kauh, pengerjaan berlangsung cukup lama. Hal tersebut dikarenakan sedimentasi sungai cukup tinggi. “Makanya kita sudah kerjakan sejak satu setengah bulan lalu. Mudah-mudahan bisa mencegah banjir,” ungkapnya.

Lebih jauh, Jaya Negara mengatakan, saat ini setidaknya di seluruh Kota Denpasar terdapat 40 titik aliran sungai dan drainase yang tengah dikerjakan normalisasi oleh Dinas PUPR Kota Denpasar, termasuk di antaranya Tukad Loloan, Tukad Mati, Tukad Rangda, dan Tukad Ayung.

“Kemarin di Tukad Mati, kami juga bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mendatangkan dua wheel loader untuk mempermudah pekerjaan ini,” ujar Jaya Negara.

Pihaknya kemudian menjelaskan, pekerjaan normalisasi ini ditargetkan selesai di akhir Oktober nanti.  “Kita targetkan akhir Oktober bisa selesai dikerjakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa mengatakan, pengendalian banjir di Kota Denpasar dapat dilakukan dengan dua cara. Yakni pembangunan sistem drainase dan operasi pemeliharaan (OP) drainase.

Pembangunan sistem drainase, kata dia, di Denpasar tahun ini telah berjalan di 11 titik yakni, Jalan Kerta Raharja Sidakarya, Jalan Gunung Salak, Jalan Gunung Catur, sekitar Pantai Duyung Kelurahan Sanur, sekitar SD 10 Sesetan, Jalan Tukad Batanghari, Jalan Pulau Adi Pedungan, Jalan Kebo Ireng Padangsambian Kaja, Gang Klampit Jalan Gunung Batur, Jalan Pura Demak III dan Jalan Suradipa. Kemudian untuk OP drainase dalam hal ini termasuk pengerukan atau normalisasi sungai dilakukan di 40 titik di Kota Denpasar.

Baca Juga  PLN Optimalisasi Infrastruktur Kelistrikan di Bali

Sistem pengelolaan drainase di Kota Denpasar, kata dia, mengacu kepada 5 sistem. Diantaranya, sistem satu ada di Tukad Badung, dua di Tukad Ayung, tiga di Tukad Mati, empat ada di Renon, Panjer, Sanur, Sidakarya dan sekitarnya serta kelima ada di Pemogan.

“Masing-masing sistem itu ada strategi tersendiri di dalam pengendalian pengelolaan untuk mengantisipasi banjir. Termasuk di sini di sistem 4, ada beberapa sungai yang dalam ukuran yang medium, tidak seperti besar seperti Ayung, Tukad Mati, maupun Tukad Badung, pengelolaannya seperti ini, kita lakukan OP,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca