Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Giri Prasta Hadiri Upacara ‘‘Ngenteg Linggih‘‘ Sekaligus Resmikan Bangunan Balai Banjar Dajan Peken Mengwitani

Bupati Giri Prasta Tetap Berkomitmen Membangun Infrastruktur bagi Masyarakat

Loading

BALIILU Tayang

:

giri prasta
SERAHKAN DANA HIBAH: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah saat menghadiri acara Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Medasar Caru Rsi Gana sekaligus meresmikan bangunan baru Balai Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani, Mengwi, Rabu (19/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Madasar Caru Rsi Gana sekaligus meresmikan bangunan baru Balai Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani, Mengwi, Rabu (19/6), yang puncak karya-nya akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni bertepatan dengan rahina Tumpek Wayang.

Turut juga hadir dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Bendesa Desa Adat Mengwitani Putu Wendra, Perbekel Mengwitani Nyoman Suardana, Kelian Adat Banjar Dajan Peken I Putu Gede Arya Jelantik dan Kelian Dinas Banjar Dajan Peken I Made Suka Awan.

Pada kesempatan ini juga Bupati Badung menyerahkan secara simbolis bantuan hibah pembangunan dari anggaran perubahan tahun 2023 sebesar Rp. 5 miliar yang diterima langsung oleh Ketua Panitia Putu Sutrisna. Selain itu, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan bantuan secara pribadi kepada Sekaa Teruna Yudha Muka Banjar Dajan Peken sebesar Rp. 5 juta dan Rp. 10 juta untuk TP. PKK Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani yang diterima langsung oleh masing-masing Ketua Organisasi dan disaksikan langsung oleh undangan dan krama banjar dajan peken.

Bupati Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung tetap berkomitmen dalam pembangunan infrastruktur yang ada di Kabupaten Badung. Balai Banjar merupakan salah satu infrastruktur yang penting dalam menunjang kegiatan adat istiadat agama Hindu di Bali. Dijelaskan pembangunan Balai Banjar ini juga bertujuan untuk memberikan sarana prasarana fasilitas kepada anak cucu, sehingga kedepannya tidak memikirkan untuk pembangunan lagi sehingga hanya memikirkan masalah ekonomi.

“Karena prinsip saya, siapa yang mengendalikan ekonomi dialah yang menjadi leader, dan kami akan memimpin dan kami akan jalankan. Kami akan buatkan sebuah sistem bagaimana kebahagiaan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung itu bisa terwujud dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Apresiasi Pemerintah Sepakati Rancangan KUA-PPAS Badung 2025

Bupati Giri Prasta juga menjelaskan bahwa nantinya akan melakukan groundbreaking untuk rencana pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) yang sudah dikomunikasikan kepada Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya, Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Nantinya, pembangunan MRT ini akan menggunakan sistem business to business kepada pihak investor. Sejauh ini sudah ada 3 investor diantaranya dari Jepang, Korea Selatan, dan Cina yang sudah tertarik untuk melakukan pembangunan MRT ini.

“Kami di Pemerintah Kabupaten Badung sudah sangat siap untuk membantu dari pendanaan dan mendukung penuh pembangunan MRT ini, karena ini merupakan salah satu jawaban atas masalah kemacetan yang ada di Kabupaten Badung,” jelasnya.

Giri Prasta juga menjelaskan bahwa rencananya pada tahun 2025 yang mendatang ini, piodalan pada semua pura di Sad Kahyangan baik itu skala menengah dan utama sampai Pura Dadia yang ada di Kabupaten Badung, akan dibantu pendanaannya melalui Dinas Kebudayaan Badung dan diarahkan ke Bendesa Adat masing-masing Desa Adat. Selain itu juga, adanya Starlink yang akan dipastikan ada pertama di Kabupaten Badung. Pemkab Badung berencana Starlink akan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat Kabupaten Badung.

“Mengingat masyarakat sudah terlalu banyak memiliki upacara sendiri di rumahnya baik itu odalan di sanggah, pawiwahan, mepandes, ngaben lain-lain belum lagi dengan upacara kegiatan yang dari adat, maka dari itu, saya ingin meringankan beban masyarakat,” tutup Giri Prasta.

Ketua Panitia Putu Sutrisna dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas perhatian dan telah membantu pembangunan balai Banjar Dajan Peken ini, mulai dari pembebasan tanah 11 are hingga berdirinya bangunan fisik, yang mendapat bantuan senilai Rp. 5 miliar lebih ini. Rencananya bangunan balai Banjar Dajan Peken yang lama akan dipakai Gedung Serbaguna untuk menunjang kegiatan-kegiatan adat krama banjar.

Baca Juga  Sejak Lama Telah Bantu Desa Ularan, Warga Janji Menangkan Paslon Koster-Giri

“Apabila kami sudah merencanakan sudah tentu Bapak Bupati yang kami mintakan petunjuk, sekali lagi terima kasih untuk segala bantuannya selama ini,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Rakor Bappeda Se-Bali 2026, Jembrana Raih Peringkat Pertama

Published

on

By

Jembrana Raih Terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah
PERINGKAT PERTAMA: Kabupaten Jembrana sukses meraih peringkat pertama (Terbaik I) dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali Tahun 2026. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kabupaten Jembrana sukses meraih peringkat pertama (Terbaik I) dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali Tahun 2026. Prestasi gemilang ini diumumkan secara resmi di sela-sela acara Rapat Koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Bali.

Tahun ini, Rapat Koordinasi Bappeda mengusung tema strategis, “Sinergi dan Keselarasan Pembangunan Pusat-Daerah: Mewujudkan Asta Cita RPJMN 2025-2029 Berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali“.

Keberhasilan Kabupaten Jembrana dalam menyabet penghargaan tertinggi ini didasarkan pada penilaian komprehensif terhadap konsistensi dan kualitas dokumen perencanaan daerah. Indikator utama penilaian mencakup: pertama, keselarasan sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kedua, keterpaduan program antara Rencana Kerja Pemerintah (RKP) pusat dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Piagam penghargaan Terbaik I diserahkan langsung sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam menjaga ritme pembangunan yang terarah, terintegrasi, dan sejalan dengan visi pembangunan nasional serta visi daerah Bali.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi kuat bagi seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemkab Jembrana untuk terus meningkatkan performa perencanaan dan eksekusi program demi kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wagub Giri Prasta Tutup SMK Festival Kabupaten Bangli dengan ‘‘Megibung‘‘ Bersama
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Agung Mayun Hadiri Rapat Paripurna PU Fraksi DPRD Gianyar

Published

on

By

Rapat Paripurna DPRD Gianyar Bahas APBD 2027
RAPAT PARIPURNA: Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (12/10) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (12/10) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD I Ketut Sudarsana tersebut, empat fraksi DPRD menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan infrastruktur, penanganan kemiskinan, dan pengurangan.

Pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Gianyar dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Gianyar I Made Suteja. DPRD mengapresiasi pengajuan Ranperda APBD 2027 oleh Bupati Gianyar serta menekankan pentingnya pembahasan anggaran secara kritis, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“APBD bukan hanya persoalan angka, tetapi mencerminkan arah kebijakan pembangunan daerah, instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat, penyediaan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Suteja membacakan PU Fraksi.

Dalam rencana tersebut, pendapatan daerah direncanakan lebih dari Rp 3.751 triliun, terdiri atas PAD sebesar Rp 2.478 triliun lebih dan pendapatan transfer Rp 1.272 triliun lebih. Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp 3.690 triliun lebih.

Empat fraksi, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, dan Demokrat Bersatu, menyampaikan sejumlah catatan strategi terhadap rencana anggaran tersebut.

Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi perbaikan infrastruktur jalan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Fraksi ini juga mendorong agar kebijakan anggaran tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam menyediakan kebutuhan dasar, peningkatan kesejahteraan, dan pemerataan pembangunan.

Fraksi Golkar menyoroti proyeksi SiLPA sebesar Rp 158,9 miliar lebih dan meminta penjelasan mengenai besaran yang bersumber dari efisiensi anggaran maupun kegiatan yang tidak terealisasi. Fraksi ini juga menyerap optimalisasi penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor, serta alokasi anggaran untuk mengatasi kemiskinan, kemiskinan, dan masalah pendidikan serta kesehatan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Terima Kunker Bupati Tulungagung, Ingin Pelajari Koperasi, UMKM dan Mall Pelayanan Publik

Selain itu, pembangunan jalan di pedesaan dinilai perlu mendapat perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Fraksi Gerindra menekankan pentingnya perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi sekolah rusak, serta kepastian penyelesaian pembangunan dan peningkatan jalan pada tahun 2027. Fraksi ini juga meminta evaluasi terhadap pengelolaan usaha air minum dalam kemasan (AMDK) yang dinilai belum optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Persyaratan personalia administrasi penyaluran hibah juga menjadi perhatian agar anggaran yang telah ditetapkan dapat terserap tepat waktu dan tepat sasaran.

Sementara itu, Fraksi Demokrat Bersatu meminta penjelasan mengenai prioritas pembangunan, strategi peningkatan PAD dari sektor pariwisata, retribusi dan pengelolaan aset daerah, serta komitmen pemerintah dalam menjaga efisiensi belanja dan mencegah kebocoran anggaran.

Secara umum, keempat fraksi menegaskan bahwa APBD harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, memiliki target yang terukur, serta dikelola secara transparan dan akuntabel.

Meski memberikan sejumlah catatan dan pertanyaan, keempat fraksi pada prinsipnya menerima Ranperda APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2027 untuk dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan-undangan.

Pembahasan selanjutnya diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif, efisien, tepat sasaran, serta mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DWP Buleleng Perkuat Peran Orang Tua Cegah Kekerasan pada Anak melalui Sosialisasi BESTIE Buleleng

Published

on

By

Sosialisasi BESTIE Buleleng bersama DWP
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak serta pengenalan inovasi BESTIE Buleleng dari Dinsos P3A Kabupaten Buleleng yang diselenggarakan di Gedung PLUT Singaraja, Senin (12/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng terus memperkuat peran keluarga dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan. Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak serta pengenalan inovasi BESTIE Buleleng (Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Empati) dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng dalam pertemuan rutin DWP Buleleng yang terselenggara di Gedung PLUT Singaraja, Senin (12/10).

Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini memberikan manfaat penting bagi para anggota, khususnya dalam meningkatkan pemahaman orang tua untuk melindungi anak di lingkungan keluarga.

Menurutnya, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, mengenali berbagai bentuk kekerasan, serta memberikan pemahaman agar anak mampu melindungi diri dari situasi yang membahayakan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap ibu-ibu anggota DWP semakin mampu mendampingi dan mengawasi anak-anaknya, sekaligus membangun komunikasi yang baik agar anak memahami bentuk-bentuk kekerasan dan dapat mengantisipasinya,” ujarnya.

Dewi Suyasa juga berharap sosialisasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masing-masing instansi, sekolah, serta unsur DWP perangkat daerah. Dengan demikian, informasi mengenai pencegahan kekerasan pada anak dan inovasi BESTIE Buleleng dapat tersebar lebih luas, tidak hanya di kalangan anggota DWP, tetapi juga masyarakat umum.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, Putu Agustini, selaku narasumber, memaparkan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, meliputi kekerasan fisik, emosional, seksual, penelantaran, dan eksploitasi. Ia juga menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui edukasi sejak dini, komunikasi antara anak dan orang tua, serta keterlibatan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Baca Juga  HUT Ke-37 ST. Sekar Sari Banjar Sekarmukti Desa Belok/Sidan

Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan inovasi BESTIE Buleleng, sebuah upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dengan menginspirasi remaja untuk memiliki empati dan menjadi tutor bagi teman sebaya. Program ini dijalankan melalui tiga langkah, yakni tutor sebaya, layanan WhatsApp, serta sinergi dengan lembaga terkait.

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan terkait pencegahan kekerasan pada anak dapat menghubungi layanan WhatsApp BESTIE Buleleng di nomor 0821-312-5468.

Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Buleleng diharapkan semakin berperan aktif dalam membangun keluarga yang peduli, meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca