Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hadiri Buka Puasa Bersama, Wagub Giri Prasta Motivasi Umat Muslim Jaga Toleransi sebagai Kekuatan Bernegara

BALIILU Tayang

:

giri prasta
BUKA PUASA: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, saat menghadiri buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Provinsi Bali di Aula ITB STIKOM Bali, Kamis (12/3). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Provinsi Bali di Aula ITB STIKOM Bali, Kamis (12/3).

Ia menyampaikan bahwa kegiatan hari ini bukan hanya sekadar rutinitas bulan puasa, melainkan sebuah laku peradaban yang paripurna yang juga menunjukkan komitmen dan konsistensi luar biasa dalam berkontribusi bagi daerah.

Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan semangat kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat dalam merawat nilai-nilai kebangsaan serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat Bali.

“Semangat inilah yang menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang berkeadilan, penuh kasih sayang, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sejarah panjang bangsa ini telah mencatat bahwa keluarga besar Muhammadiyah, khususnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan para alumninya, senantiasa menjadi garda terdepan sebagai kaum intelektual yang religius dan nasionalis. Melalui visi IMM untuk mewujudkan akademisi Islam yang berakhlak mulia demi kemajuan bangsa, hal tersebut sangat selaras dan mengalir dalam satu napas dengan visi pembangunan daerah Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, guna mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia secara niskala–sakala.

Hal ini dapat dilihat dari pergerakan FOKAL IMM yang bersenyawa secara naratif dengan filosofi Sad Kerthi, yakni Atma Kerthi, di mana saat umat Islam menahan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari serta merenungi tausyiah kebangsaan sore ini, sesungguhnya merupakan wujud nyata upaya penyucian dan pemuliaan batin manusia menuju fitrahnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Peresmian KRM oleh Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri

Jana Kerthi, yakni pemberian santunan kepada anak yatim dan fakir miskin hari ini, merupakan upaya FOKAL IMM dalam membangun kualitas manusia, mengangkat derajat kaum mustadhafin (yang dilemahkan), serta merawat keadilan sosial di tataran sakala.

Jagat Kerthi merupakan seluruh ikhtiar kesalehan sosial dan spiritual yang pada akhirnya bermuara pada penyucian dan pelestarian alam semesta secara utuh demi terciptanya kedamaian dan keberlanjutan hidup lintas generasi.

Dengan demikian, gerakan pelayanan dan nilai pengabdian yang dilakukan FOKAL IMM secara substansial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kesucian, keharmonisan, dan keseimbangan hidup sebagaimana roh utama visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali itu sendiri.

Kegiatan buka puasa sore ini dilengkapi dengan tausyiah kebangsaan yang mengangkat tema “Meneguhkan Spirit Nasionalisme demi Stabilitas dan Keadilan Sosial.” Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas berbuka puasa biasa, melainkan momentum penting untuk menguatkan fondasi berbangsa, di mana nasionalisme dan keadilan sosial merupakan dua pilar yang saling menopang. Tanpa keadilan sosial, nasionalisme hanya akan menjadi jargon. Sebaliknya, tanpa nasionalisme, stabilitas daerah tidak akan pernah terwujud.

“Mari kita sagilik-saguluk, salunglung sabayantaka, bersatu padu, seiya sekata, saling menghargai perbedaan dan menjadikan perbedaan keyakinan sebagai kekayaan yang memperindah Bali laksana pelangi,” ajaknya.

Ia juga mengajak kaum intelektual muslim untuk ikut memikirkan kemajuan Bali, menjaga stabilitas keamanan bersama aparat penegak hukum, serta memastikan roda ekonomi berputar dengan asas keadilan sosial bagi seluruh warga Bali tanpa diskriminasi.

“Melalui kebersamaan dan persatuan, kita dapat memperkuat fondasi pembangunan Bali yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi, tetapi juga pada keluhuran budaya, kekuatan spiritual, serta kesejahteraan sosial masyarakat,” tegas Wagub Giri Prasta.

Baca Juga  672 Jemaah Haji Asal Bali Siap Berangkat Ke Tanah Suci

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim, dengan harapan kebersamaan dan toleransi di tengah perbedaan semakin memperkuat persaudaraan. Dengan semangat gotong royong, diharapkan Bali dapat terus maju, harmonis, dan bermartabat.

Rektor ITB STIKOM Bali selaku tuan rumah, Dadang Hermawan, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Wagub Bali serta FOKAL IMM atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama yang memilih STIKOM sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ia berharap kegiatan ini mampu membangkitkan rasa kebersamaan dan toleransi beragama di Bali.

Ketua PW FOKAL IMM Bali, Miftahnurrahman, menyampaikan harapannya agar puasa yang sedang dijalani membawa berkah bagi banyak pihak, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, mempererat tali persaudaraan, serta memperkokoh fondasi berbangsa dan bernegara dalam merawat persatuan dan kesatuan.

Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan saat ini merupakan wujud nyata bahwa nilai-nilai keagamaan tidak hanya terbatas pada ibadah ritual semata, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian sosial dan penguatan semangat kebangsaan. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama diharapkan menjadi pengingat bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu merawat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Bali sebagai rumah bersama bagi berbagai suku, agama, dan budaya telah menunjukkan bahwa harmoni dapat tumbuh ketika masyarakat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan saling menghormati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Sekda Eddy Mulya Hadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali Ke-3 Tahun 2026

Harapkan Jadi Upaya Bangun Kesadaran Generasi Muda akan Pentingnya Laut, Lingkungan dan Pangan

Loading

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyerahkan trofi saat menghadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 di Gedung Dharma Negara Alaya.
SERAHKAN TROFI: Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyerahkan trofi saat menghadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, pada Sabtu (22/8) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, pada Sabtu (22/8) malam.

Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 ini sendiri diikuti sekitar 135 peserta dari seluruh Kabupaten dan Kota di Bali, yang sebelumnya dirangkaikan dengan kegiatan Bakti Sosial pembagian Plpaket Ikan kepada masyarakat penerima manfaat.

Terpilih sebagai Duta Maritim Bali Tahun 2026 yakni Ni Komang Larasati, terpilih sebagai Kids Maritim Bali Tahun 2026 yakni atas nama Ariella dan terpilih sebagai Pra-Kids Maritim Bali Tahun 2026 yakni atas nama Duma.

Turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Machmud, S.P., M.Sc, Dewan Pembina Forum Maritim Bali sekaligus Anggota DPR-RI, I Nyoman Parta, S.H., Ketua PHRI Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, S.T., M.M.S., Akademisi dari Universitas Udayana dan UGM, OPD pemkot Denpasar, para peserta, orangtua dan undangan terkait lainnya.

Lewat sambutan video, dukungan juga disampaikan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Republik Indonesia Ni Luh Puspa atas digelarnya Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 Tahun 2026.

Sekretaris Dirjen PDSPKP Kementerian KKP RI, Machmud, S.P., M.Sc, dalam sambutannya mengatakan Kementerian KKP terus berkomitmen menjaga laut melalui kebijakan yang terus dijaga dengan berbagai program strategis berkelanjutan.

“Sejalan dengan program Swasembada pangan yakni pilar utama dalam misi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Kebijakan ini menempatkan ketersediaan pangan mandiri sebagai fondasi kedaulatan nasional, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat tanpa bergantung pada negara lain dan juga fokus pada penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Baca Juga  Fraksi Partai Golkar DPRD Badung Apresiasi Tinggi Perencanaan Daerah Tahun 2025

Ditambahkannya, berbagai potensi yang dimiliki kelautan dan perikanan Indonesia dan bagaimana Pemerintah terus mengupayakan pemanfaataanya secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Selain juga berbagai program lainnya seperti penanggulangan sampah di lautan dan program Gemarikan. Pemerintah pusat mendukung penuh Forum Maritim Bali melalui Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 sebagai wadah memperkuat sinergi menjaga kekayaan laut dan membangun kesadaran generasi muda dalam menjaga pentingnya laut, lingkungan, dan pangan dari kekayaan kelautan dan perikanan di Bali,” ucapnya.

Dewan Pembina Forum Maritim Bali sekaligus Anggota DPR-RI, I Nyoman Parta, S.H., mengatakan hal pertama yang dilihatnya adalah tingkat edukasi dan kepercayaan diri peserta yang luar biasa.

“Mereka tidak hanya aktif dalam kegiatan komunitas, tetapi juga sering masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tentang bagaimana merawat laut, mengenalkan apa saja yang ada di laut, serta membangun kebiasaan gemar makan ikan,” ujarnya.

Ditambahkan Nyoman Parta, pemerintah dapat memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar terhadap komunitas seperti ini. Karena peran para relawan, khususnya anak-anak yang bergerak di bidang kelautan sangat besar.

“Mereka adalah generasi yang dapat membantu mengedukasi masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap laut, lingkungan, dan konsumsi ikan. Saya berharap gerakan ini dapat terus dibangun dan dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak anak-anak yang terlibat dan semakin luas manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” tegas Nyoman Parta.

Sementara Sekda Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam sambutannya mengatakan kegiatan Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 ini bukan sekadar pemilihan duta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya laut, lingkungan, dan pangan, termasuk pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein yang sehat.

Baca Juga  Perseden Denpasar Dipastikan Lolos 16 Besar Liga 4 Nasional Sebagai Juara Grup W

“Menjaga laut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, nelayan, maupun masyarakat pesisir, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, saya berharap anak-anak ini tidak hanya menjadi ikon kegiatan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menyampaikan pesan-pesan positif mengenai kelautan kepada teman sebaya, keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat juga menjadi hal yang penting. Ikan merupakan salah satu sumber protein yang baik dan bergizi. Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) merupakan salah satu upaya untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Forum Maritim Bali kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kepada seluruh peserta, kami berpesan jadilah generasi yang mencintai laut, jadilah generasi yang peduli lingkungan, jadilah generasi yang gemar makan ikan, dan jadilah generasi yang mampu menginspirasi,” kata Eddy Mulya

Ditambahkannya lagi, generasi muda tidak perlu menunggu dewasa untuk memberikan kontribusi bagi lingkungan dan masyarakat. Perubahan besar dapat diawali dari tindakan-tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Pemkot Denpasar terus mendorong berbagai upaya dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan, peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir, penguatan ketahanan pangan, peningkatan konsumsi ikan, serta pelestarian lingkungan. Semua ini dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas, organisasi kemasyarakatan, nelayan, dan generasi muda,” kata Eddy Mulya.

Semangat kolaborasi harus terus dibangun untuk menjadikan Bali, khususnya Kota Denpasar, sebagai daerah yang semakin peduli terhadap kelestarian laut sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Sekali lagi, kami menyampaikan apresiasi kepada Forum Maritim Bali atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap, duta yang terpilih akan dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas dan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kepedulian kita terhadap laut, lingkungan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” pungkas Sekda Eddy Mulya. (eka/bi)

Baca Juga  Badung Gelontorkan Hibah Kebudayaan Rp 23 Miliar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Eddy Mulya Lepas Parade Kirab Merah Putih IGTKI Kota Denpasar

Jadi Momentum Tanamkan Semangat Nasionalisme Sejak Usia Dini

Loading

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya melepas Parade Kirab Merah Putih IGTKI Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar.
LEPAS KIRAB: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menghadiri sekaligus melepas Parade Kirab Merah Putih Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Minggu (23/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Ketua Persatuan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya menghadiri sekaligus melepas Parade Kirab Merah Putih Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Minggu (23/8).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti sekitar 1.000 anak Taman Kanak-Kanak (TK)/PAUD se-Kota Denpasar. Beragam kegiatan turut memeriahkan acara tersebut, mulai dari Ikrar Anak Indonesia Hebat, Parade dan Kirab Merah Putih, Karnaval Pakaian Adat Nusantara, hingga Senam Anak Indonesia Hebat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, Yonathan Andre Baskoro, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, Ni Ketut Sri Karyawati, Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya, serta undangan lainnya.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, atas nama Pemerintah Kota Denpasar, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter dan penanaman nilai kebangsaan perlu dimulai sejak usia dini melalui kegiatan yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan dunia anak.

“Parade Kirab Merah Putih ini bukan sekadar kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi wahana pembelajaran yang sangat baik bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai bangsanya sejak dini. Melalui kebersamaan, pengenalan simbol-simbol kebangsaan, keberagaman budaya Nusantara, serta kegiatan yang menumbuhkan semangat hidup sehat, kita sedang menanamkan fondasi karakter generasi penerus,” ujar Eddy Mulya.

Baca Juga  Warga Dawan Minta Koster-Giri Tindak Tegas Arak Oplosan

Lebih lanjut, Eddy Mulya mengatakan bahwa anak-anak saat ini merupakan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa dan Kota Denpasar. Oleh karena itu, diperlukan peran bersama antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah untuk memberikan ruang tumbuh yang positif sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air.

“Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Harapannya, anak-anak Denpasar dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak baik, menghargai keberagaman, serta bangga menjadi bagian dari Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Ni Nyoman Puspitawati Yasa menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dalam menanamkan nilai nasionalisme, cinta tanah air, persatuan, kebersamaan, serta pola hidup sehat kepada anak-anak sejak usia dini.

Puspitawati menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 anak TK/PAUD se-Kota Denpasar bersama kepala sekolah, guru, dan para pendamping. Melalui kegiatan ini, semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme sejak usia dini, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam keberagaman.

“Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wahana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, persatuan, dan kebersamaan kepada anak-anak sejak usia dini. Dengan demikian, kecintaan terhadap bangsa dan negara dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Puspitawati. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tampil di Jakarta Beat Society, Jegog Suar Agung Perkuat Eksistensi di Panggung Musik Internasional

Published

on

By

Jegog Suar Agung tampil membawakan musik bambu khas Jembrana pada perhelatan Jakarta Beat Society 2026 di M Bloc Space, Jakarta.
SUAR AGUNG: Jegog Suar Agung saat tampil di perhelatan musik internasional melalui Jakarta Beat Society 2026, yang digelar di M Bloc Space, Jumat (22/8). (Foto: Hms Dps)

Jakarta, baliilu.com – Usai tampil di Jepang awal tahun ini, Jegog Suar Agung kembali menjadi bagian dari perhelatan musik internasional melalui Jakarta Beat Society 2026, yang digelar di M Bloc Space, Jumat (22/8). Kehadiran ini menjadi kelanjutan kiprah internasional Jegog Suar Agung setelah tampil di Jepang pada awal tahun 2026.

Jakarta Beat Society yang digelar selama dua hari, yakni 22-23 Agustus ini, mempertemukan musisi, seniman, dan jejaring musik dari berbagai negara.

Pada penyelenggaraan kali ini, perhelatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Amerika Serikat, Inggris, Italia, Prancis, Swedia, Jepang, Korea Selatan, hingga Australia.

Di tengah pertemuan berbagai budaya musik tersebut, Jegog Suar Agung hadir sebagai salah satu perwakilan Indonesia, membawa karakter musik bambu khas Jembrana, Bali, ke hadapan jejaring musik internasional.

Kehadiran ini bukan sekadar agenda pertunjukan, tetapi bagian dari upaya Jegog Suar Agung untuk terus menjadi bagian dari dinamika dan ekspresi musik mancanegara dalam ruang pertemuan budaya.

Ketua Yayasan Suar Agung, Ikko Suar Agung Dewi, mengatakan bahwa pelestarian Jegog harus berjalan seiring dengan regenerasi dan keberanian untuk terus membawa kesenian tersebut ke ruang yang lebih luas.

“Melestarikan Jegog bukan hanya menjaga apa yang diwariskan, tetapi memastikan Jegog terus dimainkan, berkembang, dan tetap memiliki tempat dalam perkembangan musik dan budaya saat ini,” ujar Ikko.

Kehadiran Jegog Suar Agung di JBS 2026 sendiri lanjut Ikko, menegaskan bahwa seni tradisi yang berakar kuat pada identitas daerah dapat terus berkembang dan mengambil bagian dalam ekosistem musik internasional.

“Jegog Suar Agung membawa bukan hanya musik, tetapi juga identitas budaya Jembrana dan Bali ke tengah pertemuan seniman serta pelaku musik dari berbagai negara,” ungkapnya lagi.

Baca Juga  Warga Dawan Minta Koster-Giri Tindak Tegas Arak Oplosan

Lebih lanjut, Ikko menjelaskan, keberlanjutan Jegog akan terus dimainkan, terus berkembang, dan terus menjadi bagian dari panggung musik dunia.

Perjalanan tersebut juga diteruskan melalui regenerasi di lingkungan Suar Agung. Gede Oka Artha Negara, Ketua Jegog Suar Agung, menjadi bagian dari generasi penerus yang terus mengembangkan perjalanan kesenian Jegog. Sementara Ikko Suar Agung Dewi, sebagai generasi ketiga penerus keluarga Suar Agung, mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan Yayasan Suar Agung. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca