Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hadiri Buka Puasa Bersama, Wagub Giri Prasta Motivasi Umat Muslim Jaga Toleransi sebagai Kekuatan Bernegara

BALIILU Tayang

:

giri prasta
BUKA PUASA: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, saat menghadiri buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Provinsi Bali di Aula ITB STIKOM Bali, Kamis (12/3). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Provinsi Bali di Aula ITB STIKOM Bali, Kamis (12/3).

Ia menyampaikan bahwa kegiatan hari ini bukan hanya sekadar rutinitas bulan puasa, melainkan sebuah laku peradaban yang paripurna yang juga menunjukkan komitmen dan konsistensi luar biasa dalam berkontribusi bagi daerah.

Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan semangat kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat dalam merawat nilai-nilai kebangsaan serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat Bali.

“Semangat inilah yang menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang berkeadilan, penuh kasih sayang, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sejarah panjang bangsa ini telah mencatat bahwa keluarga besar Muhammadiyah, khususnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan para alumninya, senantiasa menjadi garda terdepan sebagai kaum intelektual yang religius dan nasionalis. Melalui visi IMM untuk mewujudkan akademisi Islam yang berakhlak mulia demi kemajuan bangsa, hal tersebut sangat selaras dan mengalir dalam satu napas dengan visi pembangunan daerah Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, guna mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia secara niskala–sakala.

Hal ini dapat dilihat dari pergerakan FOKAL IMM yang bersenyawa secara naratif dengan filosofi Sad Kerthi, yakni Atma Kerthi, di mana saat umat Islam menahan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari serta merenungi tausyiah kebangsaan sore ini, sesungguhnya merupakan wujud nyata upaya penyucian dan pemuliaan batin manusia menuju fitrahnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Serahkan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha

Jana Kerthi, yakni pemberian santunan kepada anak yatim dan fakir miskin hari ini, merupakan upaya FOKAL IMM dalam membangun kualitas manusia, mengangkat derajat kaum mustadhafin (yang dilemahkan), serta merawat keadilan sosial di tataran sakala.

Jagat Kerthi merupakan seluruh ikhtiar kesalehan sosial dan spiritual yang pada akhirnya bermuara pada penyucian dan pelestarian alam semesta secara utuh demi terciptanya kedamaian dan keberlanjutan hidup lintas generasi.

Dengan demikian, gerakan pelayanan dan nilai pengabdian yang dilakukan FOKAL IMM secara substansial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kesucian, keharmonisan, dan keseimbangan hidup sebagaimana roh utama visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali itu sendiri.

Kegiatan buka puasa sore ini dilengkapi dengan tausyiah kebangsaan yang mengangkat tema “Meneguhkan Spirit Nasionalisme demi Stabilitas dan Keadilan Sosial.” Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas berbuka puasa biasa, melainkan momentum penting untuk menguatkan fondasi berbangsa, di mana nasionalisme dan keadilan sosial merupakan dua pilar yang saling menopang. Tanpa keadilan sosial, nasionalisme hanya akan menjadi jargon. Sebaliknya, tanpa nasionalisme, stabilitas daerah tidak akan pernah terwujud.

“Mari kita sagilik-saguluk, salunglung sabayantaka, bersatu padu, seiya sekata, saling menghargai perbedaan dan menjadikan perbedaan keyakinan sebagai kekayaan yang memperindah Bali laksana pelangi,” ajaknya.

Ia juga mengajak kaum intelektual muslim untuk ikut memikirkan kemajuan Bali, menjaga stabilitas keamanan bersama aparat penegak hukum, serta memastikan roda ekonomi berputar dengan asas keadilan sosial bagi seluruh warga Bali tanpa diskriminasi.

“Melalui kebersamaan dan persatuan, kita dapat memperkuat fondasi pembangunan Bali yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi, tetapi juga pada keluhuran budaya, kekuatan spiritual, serta kesejahteraan sosial masyarakat,” tegas Wagub Giri Prasta.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Ajak Pasemetonan Arya Kenceng Tegeh Kori Terus Guyub Menjalankan Adat dan Budaya Bali

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim, dengan harapan kebersamaan dan toleransi di tengah perbedaan semakin memperkuat persaudaraan. Dengan semangat gotong royong, diharapkan Bali dapat terus maju, harmonis, dan bermartabat.

Rektor ITB STIKOM Bali selaku tuan rumah, Dadang Hermawan, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Wagub Bali serta FOKAL IMM atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama yang memilih STIKOM sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ia berharap kegiatan ini mampu membangkitkan rasa kebersamaan dan toleransi beragama di Bali.

Ketua PW FOKAL IMM Bali, Miftahnurrahman, menyampaikan harapannya agar puasa yang sedang dijalani membawa berkah bagi banyak pihak, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, mempererat tali persaudaraan, serta memperkokoh fondasi berbangsa dan bernegara dalam merawat persatuan dan kesatuan.

Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan saat ini merupakan wujud nyata bahwa nilai-nilai keagamaan tidak hanya terbatas pada ibadah ritual semata, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian sosial dan penguatan semangat kebangsaan. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama diharapkan menjadi pengingat bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu merawat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Bali sebagai rumah bersama bagi berbagai suku, agama, dan budaya telah menunjukkan bahwa harmoni dapat tumbuh ketika masyarakat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan saling menghormati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pimpin Aksi Bersih di Area Puspem Badung, Bupati Adi Arnawa Bumikan Jana Kerthi Jelang Tumpek Wayang

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa pimpin aksi bersih-bersih di Puspem Badung
AKSI BERSIH-BERSIH: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta dan para ASN serta komponen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan serta pembersihan sampah plastik di kawasan Puspem Badung, Jumat (9/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Komitmen menjaga kelestarian ekologi berbasis kearifan lokal ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung. Dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan komponen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan serta pembersihan sampah plastik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala, Jumat (9/10).

Aksi gotong-royong yang menyasar saluran irigasi, anak sungai, dan telajakan ini digelar khusus untuk menyambut Rahina Tumpek Wayang. Kegiatan kolaboratif ini diikuti oleh Wakil Ketua III DPRD Badung I Made Sunarta, Sekda Badung IB Surya Suamba, jajaran Kepala OPD, Forkopimda, para Camat, Instansi Vertikal, perwakilan Perguruan Tinggi, pelajar, serta komunitas peduli lingkungan.

Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan, budaya menjaga kesucian alam sesungguhnya telah diwariskan oleh leluhur Bali sejak lama, salah satunya diimplementasikan lewat perayaan Tumpek Wayang. Melalui momentum ini, ia mengajak generasi muda untuk membumikan kembali nilai-nilai tersebut agar menjadi kebiasaan hidup sehari-hari.

“Pemerintah Kabupaten Badung hadir lengkap untuk melaksanakan bersih-bersih lingkungan termasuk irigasi di sepanjang Puspem ini. Di Bali, budaya itu sudah tumbuh dan terbukti dari perayaan Tumpek Wayang. Kita diingatkan untuk selalu bersih-bersih lingkungan, bukan hanya sekarang, tetapi seterusnya. Mudah-mudahan ini menjadi budaya bagi generasi muda ke depan,” ujar Adi Arnawa.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengaitkan aksi ini dengan filosofi Jana Kerthi, yaitu menjaga keseimbangan lingkungan demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Menurutnya, Puspem Badung harus menjadi contoh terdepan (role model) dalam hal pengelolaan kebersihan dan tata hijau.

Ia mengingatkan bahwa urusan sampah bukan semata-mata beban Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga Badung. Pemerintah daerah berkewajiban menyiapkan regulasi dan sarana, namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh perubahan perilaku masyarakat.

Baca Juga  Tangan Dingin Agus Mahayastra Diapresiasi Wayan Koster

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi pembatasan kantong plastik dan botol plastik sekali pakai di lingkungan instansi pemerintahan, termasuk pembudayaan membawa botol minum (tumbler) mandiri sesuai Surat Edaran Sekda.

Di akhir arahannya, ia meminta masyarakat menerapkan lima langkah konkret: kurangi sampah, pilah dari sumbernya, manfaatkan sampah bernilai, kelola residu, dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kebersihan bukan pekerjaan satu pihak, bukan pula pekerjaan satu hari. Kebersihan adalah budaya, tanggung jawab, dan bagian dari kualitas hidup kita bersama. Setelah lingkungan ini bersih, mari kita jaga agar tetap bersih,” pungkas Bupati Adi Arnawa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jadi Tuan Rumah “Berbelanja dan Berbagi” Ke-8, Badung Hadirkan 131 Pelaku Usaha Lokal dan Bantu 100 Warga

Published

on

By

Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi ke-8 di Puspem Badung
BERBELANJA DAN BERBAGI: Pasar Rakyat bertajuk "Berbelanja dan Berbagi" Ke-8 Tahun 2026 di area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (9/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Semangat gotong-royong dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan menggema di Kabupaten Badung. Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Badung sukses menggelar Pasar Rakyat bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” Ke-8 Tahun 2026 di Area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Jumat (9/10).

Aksi sosial dan penguatan ekonomi ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta jajaran Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali dan pejabat terkait lingkungan Pemprov Bali serta Pemkab Badung.

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini bukan sekedar ruang transaksi jual-beli biasa. Dua pilar utama, yaitu kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan serta pemberdayaan ekonomi mikro berjalan beriringan demi membantu masyarakat yang membutuhkan agar kelak bisa mandiri.

“Ini bukan sekedar ruang transaksi jual-beli tetapi kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan untuk masyarakat,” ucapnya.

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, pasar rakyat kali ini menyalurkan bantuan sosial pangan secara merata kepada 100 warga prasejahtera yang tersebar di enam wilayah Kabupaten Badung.

Rincian penerima bantuan tersebut menyasar 30 warga dari Desa Darmasaba, 30 orang dari Kelurahan Sempidi, 27 orang dari Kelurahan Kapal, 7 orang dari Kelurahan Dalung, 3 orang dari Desa Kuwum, dan 3 orang dari Kelurahan Kerobokan Kaja.

Di sisi penguatan ekonomi, kegiatan ini menjadi berkah melimpah bagi para petani dan pelaku usaha kecil. Sebanyak 131 pelaku usaha lokal terlibat langsung mempromosikan produknya, yang terdiri dari 39 pelaku UMKM, 28 produsen produk pertanian dan pangan olahan, serta 64 pelaku usaha kuliner. Perputaran ekonomi ini dinilai efektif memotong jalur distribusi, sehingga memberikan keuntungan langsung bagi produsen lokal.

Baca Juga  Giri Prasta: Kami Selalu Optimis dengan PAD Kabupaten Badung

Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster, mengapresiasi kerja keras jajaran TP PKK Badung atas suksesnya pelaksanaan acara ini. Ia menegaskan bahwa gerakan “Berbelanja dan Berbagi“ merupakan komitmen berkelanjutan yang diinisiasi sejak periode kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster guna menjadikan kepedulian sosial sebagai budaya hidup masyarakat Bali.

“Konsep ‘Berbelanja dan Berbagi’ mengandung makna yang sangat dalam. Berbelanja produk lokal berarti kita menghargai karya anak bangsa dan menjaga kelestarian budaya. Sementara berbagi adalah wujud kemanusiaan yang luhur. Kesejahteraan tercipta saat kita saling menguatkan; yang mampu membantu yang kurang mampu, dan yang dibantu didorong untuk semakin mandiri,” ujarnya.

Melalui sinergi kokoh antara program provinsi dan kabupaten, gerakan ini diharapkan dapat melahirkan kemandirian ekonomi jangka panjang, sekaligus meratakan kesejahteraan krama di seluruh wilayah Badung dan Bali secara umum. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringati Tumpek Wayang, Bupati Adi Arnawa Optimis Badung Capai 100 Persen Pemilahan Sampah Desember 2026

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa sapa anak-anak saat sosialisasi PSBS di Puspem Badung
SOSIALISASI PSBS: Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menyapa anak-anak saat acara Sosialisasi PSBS “Akselerasi Badung Menuju Mandiri Badung” di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (9/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Langkah strategis diambil Pemerintah Kabupaten Badung dengan menggelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) bertajuk “Akselerasi Badung Menuju Mandiri Badung” di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (9/10). Acara yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung ini dirangkaikan dengan peringatan Rahina Tumpek Wayang sebagai momentum penguatan kesadaran ekologis.

Aksi ini bertujuan menggencarkan sosialisasi, pendampingan, serta gerakan nyata pemilahan sampah di tingkat desa, kelurahan, hingga desa adat. Pemkab Badung mempertegas komitmen agar seluruh rumah tangga di wilayah setempat mampu mencapai target 100 persen pemilahan sampah pada Desember 2026.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya sosialisasi ini. Ia optimis target besar tersebut dapat terealisasi di akhir tahun dengan mengoptimalkan fungsi TPS-3R dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Badung.

“Saya berharap melalui sosialisasi ini, semakin banyak masyarakat memahami PSBS. Penerapan pemilahan harus dimulai dari rumah tangga masing-masing. Anak-anak sekolah yang hadir pun secara teori sudah banyak paham dan bahkan sudah melaksanakan. Momentum ini akan mendongkrak persentase partisipasi krama agar target 100 persen pemilahan sampah rumah tangga di tahun 2026 bisa tercapai,” ujarnya.

Bupati juga memuji langkah DLHK yang melibatkan siswa-siswi SD guna membangun budaya bersih sejak dini sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, ia meminta desa adat, kelurahan, dan perbekel memperkuat regulasi lokal tentang PSBS di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, Ketua TP PKK sekaligus Ketua PSBS Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menekankan pentingnya pemahaman jenis sampah di tingkat rumah tangga karena perbedaan jenis sampah menentukan metode pengelolaannya. Ia mengajak krama menyukseskan Gerakan Sadar Sampah Dari Rumah melalui aksi cegah sampah, memilah (organik, daur ulang, residu), menghabiskan makanan, serta mengomposkan sisa makanan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Serahkan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha

“Saya mengajak masyarakat menggalakkan Gerakan Sadar Sampah melalui tiga pilar utama. Pertama, pembatasan dengan menyetop plastik sekali pakai dan selalu membawa tumbler serta wadah belanja ramah lingkungan. Kedua, habiskan makanan untuk mencegah timbulan food waste. Ketiga, pilah dari sumber agar tidak mencampur sampah demi mencegah beban berlebih di TPA,” ucapnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh Forkopimda Badung, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara Ni Nyoman Santi, Sekda Badung IB Surya Suamba, Kepala OPD, Majelis Desa Adat (MDA), para Camat, Perbekel, Lurah, Bendesa Adat, pengelola TPS-3R, pengurus bank sampah, serta Kepala Sekolah se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca