Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Seamen’s Club Kembali Dibuka, Hadir Fasilitasi Kesejahteraan Pelaut

BALIILU Tayang

:

bsc
Sekretaris Jendral Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) I Dewa Nyoman Budiasa (pakaian adat Bali) bersama founder Bali Seamen's Club Mr. Brant Connors (nomor 4 dari kiri) dan pimpinan managemen Bali Seamen's Club Pelabuhan Benoa -Bali berfoto bersama usai soft opening Bali Seamen's Club. (gs)

Denpasar, baliilu.com – Bali Seamen’s Club akhir Juni 2024 lalu kembali dibuka setelah sempat istirahat selama pandemi Covid-19. Kehadiran Bali Seamen’s Club di area Pelabuhan Benoa Bali ini untuk mendukung dan memfasilitasi kesejahteraan para pelaut yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Di tengah soft opening Bali Seamen’s Club (BSC) hadir mengunjungi Sekretaris Jendral Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) I Dewa Nyoman Budiasa didampingi salah satu founder BSC Mr. Brant Connors.

Founder Bali Seamen’s Club Mr. Brant Connors mengatakan Bali Seamen’s Club punya sejarah cukup panjang di Bali. Pertama di-launching di Sanur tahun 2004 kemudian membuka lagi di Pelabuhan Benoa tahun 2019, sebagai tempat untuk kumpul-kumpul para pelaut dari Bali maupun dari luar negeri yang datang dengan kapal pesiar.

Karena menghadapi pandemi Covid-19, kata Brant Connors, Bali Seamen’s Club ditutup sementara untuk beberapa tahun. ‘’Sekarang kami dengan semangat baru, dengan tim baru kami launching sebagai sentral service untuk melayani pelaut-pelaut yang datang. Bali Seamen’s Club menyediakan fasilitas tempat istirahat yang nyaman dekat dengan pelabuhan, tempat hiburan dan kumpul bersama teman-teman, ada meeting room, quite room. Tersedia makanan dan minuman, juga keperluan pelaut seperti money changer. Kami juga punya rencana untuk membuka fasilitas-fasilitas lainnya seperti refleksologi dan ke depan kami pasti mengembangkan lagi dengan servis-servis tambahan,’’ ujar Mr. Brant Connors. Memiliki background di industri maritim, Connors menyambungkan Bali Seamen’s Club dengan serikat pekerja pelaut dunia, Kesatuan Pelaut Indonesia, klinik pelaut, termasuk berpartner dengan global union seperti International Transport Workers Federation (ITF) yang memberikan bantuan kepada pelaut dan organisasi yang membantu pelaut di seluruh negara.

Kehadiran Bali Seamen’s Club di Pelabuhan Benoa sangat penting dan prospektif ke depan, Connors menyebutkan Pemerintah Indonesia cukup strong untuk mengembangkan dan mengekspansi Pelabuhan Benoa ini untuk cruises. Sekarang sudah banyak rencana kapal pesiar yang masuk dibandingkan sebelum pandemi. Dengan dibuka passanger terminal 2 dan 3 ke depan pasti akan lebih banyak kapal yang bersandar. Jadi kemampuan Pelabuhan Benoa menerima kapal pesiar sekarang lebih lengkap dan lebih bagus. Tahun 2025 Royal Caribean berencana akan bersandar di Pelabuhan Benoa karena kapal-kapal nelayan akan dipindahkan dan hanya untuk marina dan kapal pesiar.

Baca Juga  Seorang Pemancing yang Terhantam Ombak di Jalur Pelayaran Pelabuhan Benoa Akhirnya Ditemukan

‘’Jadi Royal Caribean kerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk bisa buka gatenya sendiri. Royal Caribean yang masuk top 5 perusahaan kapal pesiar di dunia ini punya lebih dari 9.500 pelaut dari Indonesia yang bekerja di kapal mereka. Jadi kalau mereka bisa dapat home port di Bali, pasti bangga sekali,‘‘ ujar Connors.

Setelah Bali Seamen’s di Sanur ditutup, kemudian dibuka Bali Seafarers Centre (Istana Taman Jepun) di Jalan Hayam Wuruk Denpasar dan kini dibuka Bali Seamen’s Club berlokasi di Pelabuhan Benoa.

bsc2

Sementara, Sekjen KPI I Dewa Nyoman Budiasa mengatakan Kesatuan Pelaut Indonesia sebagai organisasi serikat pekerja pelaut yang berafiliasi dengan organisasi global union seperti International Transport Workers Federation (ITF) yang salah satu tugasnya adalah mempromosikan kesejahteraan pelaut bukan saja di Indonesia tetapi di dunia.

Oleh karena itu, Budiasa menyebutkan organisasi pelaut internasional mempunyai beberapa program, di samping program-program di bidang edukasi, advokasi di hubungan industrial juga yang paling penting adalah memperhatikan program kesejahteraan pelaut internasional yang juga menyangkut Indonesia, khususnya di Kesatuan Pelaut Indonesia.

Selain mencover kesejahteraan pelaut atau hak-hak pelaut itu melalui kesepakatan kerja bersama juga memiliki program-program yang linear dengan produk yang dimaksud dalam perjanjian-perjanjian kerja. Peraturan konvensi internasional tahun 2013 yang disebut dengan konvensi tenaga kerja maritim, salah satu regulasi yang mengatur adalah seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan di sektor kepelautan yaitu pemerintah, perusahaan dan pihak pekerja sendiri melalui KPI untuk menyediakan fasilitas kesejahteraan pelaut di setiap pelabuhan yang disebut drop in center atau seamen’s club.

sbc4

Sekjen KPI I Dewa Nyoman Budiasa didampingi managemen Bali Seamen’s Club menikmati hidangan ala BSC. (Foto:gs)

Baca Juga  Kapal Pesiar MV. Silver Nova Berlabuh di Pelabuhan Benoa

‘’Nah di Indonesia sendiri di tahun 2004 sebenarnya kita sudah memulai mendirikan Bali Seamen’s Club itu berlokasi di Sanur, selanjutnya karena satu dan lain hal kita harus pindah. Kita pindahkan ke Jalan Hayam Wuruk Denpasar. Sesuai arahan konvensi menjadi Bali Seafarers Centre. Di mana kita jadikan salah satu tempat meeting point untuk para pelaut atau para senior pelaut sekaligus tempat rekreasi keluarga yang sekarang lebih dikenal dengan nama Denpasar Istana Taman Jepun,’’ ujar Budiasa.

Selanjutnya di tahun 2019, karena pengembangan dari pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia salah satunya adalah di Benoa yang menjadi salah satu port of calls atau pelabuhan destinasi dari kapal-kapal wisata atau kapal pesiar yang mana kapal-kapal ini mempekerjakan begitu banyak atau dalam jumlah besar awak kapal atau pelaut dari berbagai macam negara. Dengan keterbatasan waktu libur atau waktu off-nya mereka karena harus kerja hampir setiap hari sehingga KPI menganggap perlu dan sesuai amanat konvensi internasional bahwa di setiap pelabuhan sebaiknya stakeholder membangun sebuah tempat untuk mendukung fasilitas pelaut yang dekat dengan pelabuhan.

’’Karena itu dibangun Bali Seamen’s Club dengan fasilitas-fasilitas yang diperlukan di zaman kekinian. Yang pasti WIFI-nya harus bagus, karena di sela-sela waktu off-nya si pelaut yang sangat singkat, hanya waktu 2-3 jam. Di sini mereka bisa mendapat akses komunikasi yang mudah untuk ke keluarganya melepas rindu, khususnya yang non-Indonesia dan non-Bali. Di samping itu juga menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman dengan harga yang murah dan tempat relaksasi. ’’Makanya di Bali Seamen’s Club ini salah satu fasilitas yang kami siapkan adalah tempat relaksasi, silent room untuk berdoa,’’ ujarnya.

Baca Juga  Jukung Terhantam Ombak di Jalur Pelayaran Pelabuhan Benoa, 1 Korban Hilang

Di samping itu, untuk para pelaut yang dari Bali dan dari Indonesia yang dekat dengan keluarganya, tempat ini juga bisa menjadi meeting point. Kebetulan mereka singgah di Pelabuhan Benoa dan ingin menitipkan sesuatu barangkali ingin bertemu 1-2 jam. ’’Kalau mereka harus menginap di hotel di luar pelabuhan itu akan sangat jauh sekali sementara waktunya sangat terbatas.

Budiasa menegaskan tempat ini juga tujuannya sebagai pusat informasi. Kalau ada keluhan pelaut selama perjalanan atau selama di atas kapal, kami buka untuk tempat pengaduan atau menginformasikan ke KPI. Khususnya ketika ada permasalahan industrial yang ada hubungannya dengan pekerjaan.

Di samping itu, BSC juga melayani mental health dan stress yang dialami pelaut kapal, dimana dalam waktu dekat ini akan disiapkan hot line-nya sehingga mereka bisa telpon atau mereka bisa bertemu disini ketika bersandar di Pelabuhan Benoa. Mereka bisa berkonsultasi dengan expert yang sudah terdidik untuk mengatasi mental health atau home sick atau kangen dengan keluarga yang dialami para pelaut.

’’Nah tempat ini pada saat pandemi sempat tutup, jadi kami sempat tutup karena lock down, sempat kita buka saat repatriasi atau pemulangan imigran pelaut yang dipulangkan melalui jalur Pelabuhan Benoa. Dan Juni lalu secara resmi kami kembali buka sebagai tempat fasilitas kesejahteraan bagi para pelaut,’’ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Disambut Meriah di Jembrana, Istana Puji Antusiasme Warga: Luar Biasa!

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto disambut antusias warga Jembrana saat groundbreaking proyek PLTS Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana.
ANTUSIAS: Presiden Prabowo Subianto disambut antusias warga Jembrana saat groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp, di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Istana Kepresidenan mengapresiasi luar biasa atas antusiasme dan sambutan hangat warga Kabupaten Jembrana, Bali, saat menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam rangka groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp, di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Ribuan warga lokal hingga anak-anak sekolah memadati sepanjang rute dari lapangan Gilimanuk tempat pendaratan Heli Kepresidenan sampai dengan Monumen Lintas Laut tempat dilaksanakannya groundbreaking.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya disela obrolan singkat bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyatakan rasa terima kasihnya atas ketertiban dan energi positif yang ditunjukkan masyarakat Jembrana. Istana menilai suasana hangat tersebut mencerminkan kedekatan yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.

Bupati Kembang pun menyambut baik apresiasi dari pihak Istana tersebut. Ia menegaskan bahwa antusiasme warga merupakan bentuk rasa bangga dan kerinduan masyarakat terhadap hadirnya orang nomor satu di Indonesia di tanah Mekepung tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme masyarakat Jembrana. Kehadiran Bapak Presiden membawa angin segar dan harapan baru bagi kemajuan daerah kami, khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi daerah,” ujar Bupati Kembang.

Ia menambahkan, pemerintah daerah dan seluruh warga Jembrana siap mendukung penuh agenda strategis nasional yang tengah digulirkan pemerintah pusat di Jembrana, Bali. Menurutnya, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama percepatan pembangunan di Bali Barat.

“Apresiasi dari Istana ini milik seluruh warga Jembrana. Ini membuktikan bahwa keterlibatan dan keramahan warga kita mendapat tempat tersendiri di hati Bapak Presiden,” pungkasnya.

Disisi lain, kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Jembrana ini dalam rangka groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) raksasa berkapasitas 100 (Gwp),

Baca Juga  PLN Dukung Elektrifikasi Operasional PT Pelindo Multi Terminal di Pelabuhan Benoa

Pengembangan PLTS skala masif ini menjadi tonggak sejarah baru. Tidak hanya mempercepat transisi energi bersih nasional, proyek ini menjadi jawaban mutlak bagi kemandirian energi di Bali.

Peresmian PLTS Gilimanuk menjadi bagian dari peluncuran dan groundbreaking program PLTS yang tersebar di 14 lokasi.

PLTS Gilimanuk dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan sistem kelistrikan Bali terhadap pembangkit berbahan bakar minyak (BBM). PLTS Gilimanuk akan memiliki kapasitas pembangkitan sebesar 100 Gwp, sementara BESS yang disiapkan memiliki kapasitas 1.000 megawatt hour (MWh).

Dengan kapasitas tersebut, PLTS Gilimanuk diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sekitar 470 gigawatt hour (GWh) per tahun.

Turut hadir pada kesempatan itu, Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Wakil Pangloma TNI, Direktur Utama PLN beserta jajaran, Gubernur Bali beserta Forkopimda Prov dan Kabupaten Jembrana serta instansi terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda PAUD Gianyar Monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD, Tekankan Pendidikan Ramah Anak

Published

on

By

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar.
MONITORING: Bunda PAUD Kabupaten Gianyar melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar dan SD Kiddos Elementary School, Rabu (26/8). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Gianyar melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar dan SD Kiddos Elementary School, Rabu (26/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke jenjang Sekolah Dasar (SD) berjalan secara menyenangkan, bertahap, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Monitoring juga dirangkaikan dengan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana peringatan kemerdekaan di lingkungan sekolah turut dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai nasionalisme, kebersamaan, serta semangat gotong royong kepada anak-anak sejak usia dini.

Melalui Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal, satuan pendidikan didorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan suasana sekolah dasar tanpa tekanan dan tetap menikmati proses belajar.

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan penguatan transisi dari PAUD ke jenjang SD sekaligus memantau perkembangan anak-anak di lingkungan sekolah.

“Kami mengunjungi dan melihat langsung untuk memantau anak-anak, sekaligus memonitor pelaksanaan penguatan transisi PAUD ke SD kelas awal. Setiap tahun kami memiliki program MPLS di tujuh kecamatan,” ujar Surya Adnyani.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan secara menyeluruh, mulai dari jenjang TK dan PAUD hingga pendidikan dasar, baik sekolah negeri maupun swasta.

“Ini bukan saingan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menyediakan pendidikan kepada anak-anak Gianyar. Kita patut bangga karena pondasi generasi bangsa dimulai dari pendidikan tingkat PAUD hingga jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Ribuan Wisman dengan 2 Kapal Pesiar Turun di Pelabuhan Benoa

Dalam monitoring tersebut, Surya Adnyani juga melihat secara langsung bagaimana proses transisi anak dari PAUD menuju SD berlangsung. Menurutnya, komunikasi antara orang tua, anak, dan guru menjadi hal penting dalam mengetahui perkembangan serta kebutuhan masing-masing anak.

Ia juga mendorong penerapan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Tujuh kebiasaan tersebut meliputi Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, serta Tidur Cepat. Selain itu, orang tua juga diingatkan untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan teknologi, khususnya telepon seluler, agar tidak mengganggu tumbuh kembang dan proses belajar anak.

Surya Adnyani menegaskan, pendidikan anak usia dini perlu dilaksanakan secara holistik dan integratif dengan memperhatikan berbagai kebutuhan dasar anak, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi. Pelayanan tersebut diberikan tanpa membedakan anak, termasuk anak berkebutuhan khusus atau dalam pendidikan inklusif.

“PAUD holistik integratif bukan hanya berbicara tentang pendidikan, tetapi juga pemenuhan layanan dasar anak, termasuk kesehatan dan kebutuhan gizinya. Semua anak harus mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama, baik anak yang berkembang secara umum maupun anak dalam pendidikan inklusif,” jelasnya.

Selain itu, Surya Adnyani juga menegaskan bahwa kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) tidak menjadi persyaratan wajib bagi anak untuk masuk SD dan tidak seharusnya menjadi beban bagi peserta didik di kelas awal. Proses pembelajaran perlu dilakukan secara bertahap, menyenangkan, dan disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak.

Berbagai program turut mendukung penguatan transisi PAUD ke SD di Kabupaten Gianyar. Program tersebut antara lain Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Gelari Gianyar Wajar (Gerakan Gianyar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah), Bunda Sayang Anak Inklusif (SAINS), Seragam Gratis PAUD Negeri (SERGAP NEGRIKU), Bunda Gianyar Pandai, Pemberian Makanan Tambahan Gizi Seimbang Stunting Berkurang (PMT GIRANG), penerbitan Komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pemberian sarana penunjang pembelajaran serta field trip atau pembelajaran di luar kelas.

Baca Juga  Seorang Pemancing yang Terhantam Ombak di Jalur Pelayaran Pelabuhan Benoa Akhirnya Ditemukan

Dalam kesempatan tersebut, turut diberikan bantuan sarana penunjang pembelajaran berupa tas sekolah, tumbler, dan kotak makan kepada 100 anak, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak inklusif. Berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menciptakan layanan pendidikan yang ramah anak, inklusif, sehat, dan menyenangkan sejak jenjang PAUD hingga sekolah dasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Mewarnai dan LKBB Tongkat Ramaikan Rangkaian Hari Pramuka di Buleleng

Published

on

By

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Buleleng menggelar Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga dan Lomba Ketangkasan Baris-berbaris Tongkat bagi Pramuka Penggalang di GOR Bhuana Patra.
LOMBA: Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng saat menggelar Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga serta Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) Tongkat bagi Pramuka Penggalang dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65 pada Rabu (26/8) pagi bertempat di GOR Bhuana Patra. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng menggelar serangkaian kegiatan menarik dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65. Salah satunya pada Rabu (26/8) pagi bertempat di GOR Bhuana Patra, semarak kreativitas dan kedisiplinan berpadu lewat digelarnya Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga serta Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) Tongkat bagi Pramuka Penggalang.

Ketua Panitia Made Suartha saat ditemui di sela-sela kegiatan membeberkan bahwa kegiatan pagi ini diikuti oleh Pramuka Siaga yaitu adik-adik tingkat sekolah dasar dari sembilan kecamatan di Buleleng. Sebanyak 82 orang peserta yang mendaftar secara online tumpah ruah di GOR Bhuana Patra menuangkan imajinasi dan ekspresi kreatif mereka dalam Lomba Menggambar.

Menurut Suartha, ajang ini disiapkan sebagai wadah penyaluran kreativitas dengan sistem penilaian terpisah antara regu putra dan putri, konsisten dengan prinsip satuan terpisah di tubuh Pramuka.

Di arena terpisah, ketegangan dan kekompakan tersaji lewat LKBB Tongkat yang melibatkan 16 regu Pramuka Penggalang dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mengandalkan tongkat pramuka sebagai instrumen utama, para peserta berlomba memamerkan kelihaian formasi, ketepatan aba-aba, serta keselarasan gerak.

“Tujuan kami mengarahkannya adalah menunjukkan kekompakan mereka, kemandirian mereka, dan kebersamaan mereka. Sehingga dengan kebersamaan dan kemandirian itu, mereka akan memberikan yang terbaik bagi diri mereka sendiri dan lingkungan,” jelas Made Suartha.

Rangkaian agenda Kwarcab Buleleng tahun ini menurutnya merentang dari aksi sosial kemanusiaan hingga adaptasi teknologi digital. Menurutnya, Pramuka dituntut untuk hadir adaptif di tengah dinamika zaman tanpa kehilangan akar karakter kebangsaan.

“Kegiatan eksplor dan berbagai program kami tunjukkan bahwa kegiatan pramuka itu tidak hanya tepuk tangan, tidak hanya berkemah. Itu untuk menemukan kemandirian. Di samping itu pula, kita ada sentuhan dengan teknologi, seperti misalnya turnamen e-Sport Mobile Legends, justru itu yang kita lombakan untuk adik-adik di Penggalang,” kata Made Suartha.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Sambangi Kantor DPD ATLI Pelabuhan Benoa, Ini Curhat Warga

Sebelum gelaran lomba hari ini, dirinya mengatakan Kwarcab Buleleng telah lebih dulu menggerakkan roda organisasi lewat peluncuran Bumbu Kemanusiaan serta program Bedah Rumah yang kini telah merampungkan 95 persen pengerjaannya di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.

Seluruh rangkaian kegiatan padat tersebut, lanjut Suartha, bermuara pada tema besar tahun ini: “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai manifestasi nyata peran strategis Pramuka dalam membina anak-anak berkarakter tangguh yang siap menyongsong satu abad Republik Indonesia.

Melalui kombinasi kreativitas seni, penguasaan teknologi digital, ketangkasan baris-berbaris, serta kepekaan sosial, kata Suartha Kwarcab Buleleng membuktikan bahwa tunas-tunas kelapa di Bali utara tidak sedang berjalan di tempat. Mereka tengah memancang sauh, merajut asa, dan menyiapkan langkah paling mantap menuju masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca