Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Seamen’s Club Kembali Dibuka, Hadir Fasilitasi Kesejahteraan Pelaut

BALIILU Tayang

:

bsc
Sekretaris Jendral Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) I Dewa Nyoman Budiasa (pakaian adat Bali) bersama founder Bali Seamen's Club Mr. Brant Connors (nomor 4 dari kiri) dan pimpinan managemen Bali Seamen's Club Pelabuhan Benoa -Bali berfoto bersama usai soft opening Bali Seamen's Club. (gs)

Denpasar, baliilu.com – Bali Seamen’s Club akhir Juni 2024 lalu kembali dibuka setelah sempat istirahat selama pandemi Covid-19. Kehadiran Bali Seamen’s Club di area Pelabuhan Benoa Bali ini untuk mendukung dan memfasilitasi kesejahteraan para pelaut yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Di tengah soft opening Bali Seamen’s Club (BSC) hadir mengunjungi Sekretaris Jendral Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) I Dewa Nyoman Budiasa didampingi salah satu founder BSC Mr. Brant Connors.

Founder Bali Seamen’s Club Mr. Brant Connors mengatakan Bali Seamen’s Club punya sejarah cukup panjang di Bali. Pertama di-launching di Sanur tahun 2004 kemudian membuka lagi di Pelabuhan Benoa tahun 2019, sebagai tempat untuk kumpul-kumpul para pelaut dari Bali maupun dari luar negeri yang datang dengan kapal pesiar.

Karena menghadapi pandemi Covid-19, kata Brant Connors, Bali Seamen’s Club ditutup sementara untuk beberapa tahun. ‘’Sekarang kami dengan semangat baru, dengan tim baru kami launching sebagai sentral service untuk melayani pelaut-pelaut yang datang. Bali Seamen’s Club menyediakan fasilitas tempat istirahat yang nyaman dekat dengan pelabuhan, tempat hiburan dan kumpul bersama teman-teman, ada meeting room, quite room. Tersedia makanan dan minuman, juga keperluan pelaut seperti money changer. Kami juga punya rencana untuk membuka fasilitas-fasilitas lainnya seperti refleksologi dan ke depan kami pasti mengembangkan lagi dengan servis-servis tambahan,’’ ujar Mr. Brant Connors. Memiliki background di industri maritim, Connors menyambungkan Bali Seamen’s Club dengan serikat pekerja pelaut dunia, Kesatuan Pelaut Indonesia, klinik pelaut, termasuk berpartner dengan global union seperti International Transport Workers Federation (ITF) yang memberikan bantuan kepada pelaut dan organisasi yang membantu pelaut di seluruh negara.

Kehadiran Bali Seamen’s Club di Pelabuhan Benoa sangat penting dan prospektif ke depan, Connors menyebutkan Pemerintah Indonesia cukup strong untuk mengembangkan dan mengekspansi Pelabuhan Benoa ini untuk cruises. Sekarang sudah banyak rencana kapal pesiar yang masuk dibandingkan sebelum pandemi. Dengan dibuka passanger terminal 2 dan 3 ke depan pasti akan lebih banyak kapal yang bersandar. Jadi kemampuan Pelabuhan Benoa menerima kapal pesiar sekarang lebih lengkap dan lebih bagus. Tahun 2025 Royal Caribean berencana akan bersandar di Pelabuhan Benoa karena kapal-kapal nelayan akan dipindahkan dan hanya untuk marina dan kapal pesiar.

Baca Juga  Ribuan Wisman dengan 2 Kapal Pesiar Turun di Pelabuhan Benoa

‘’Jadi Royal Caribean kerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk bisa buka gatenya sendiri. Royal Caribean yang masuk top 5 perusahaan kapal pesiar di dunia ini punya lebih dari 9.500 pelaut dari Indonesia yang bekerja di kapal mereka. Jadi kalau mereka bisa dapat home port di Bali, pasti bangga sekali,‘‘ ujar Connors.

Setelah Bali Seamen’s di Sanur ditutup, kemudian dibuka Bali Seafarers Centre (Istana Taman Jepun) di Jalan Hayam Wuruk Denpasar dan kini dibuka Bali Seamen’s Club berlokasi di Pelabuhan Benoa.

bsc2

Sementara, Sekjen KPI I Dewa Nyoman Budiasa mengatakan Kesatuan Pelaut Indonesia sebagai organisasi serikat pekerja pelaut yang berafiliasi dengan organisasi global union seperti International Transport Workers Federation (ITF) yang salah satu tugasnya adalah mempromosikan kesejahteraan pelaut bukan saja di Indonesia tetapi di dunia.

Oleh karena itu, Budiasa menyebutkan organisasi pelaut internasional mempunyai beberapa program, di samping program-program di bidang edukasi, advokasi di hubungan industrial juga yang paling penting adalah memperhatikan program kesejahteraan pelaut internasional yang juga menyangkut Indonesia, khususnya di Kesatuan Pelaut Indonesia.

Selain mencover kesejahteraan pelaut atau hak-hak pelaut itu melalui kesepakatan kerja bersama juga memiliki program-program yang linear dengan produk yang dimaksud dalam perjanjian-perjanjian kerja. Peraturan konvensi internasional tahun 2013 yang disebut dengan konvensi tenaga kerja maritim, salah satu regulasi yang mengatur adalah seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan di sektor kepelautan yaitu pemerintah, perusahaan dan pihak pekerja sendiri melalui KPI untuk menyediakan fasilitas kesejahteraan pelaut di setiap pelabuhan yang disebut drop in center atau seamen’s club.

sbc4

Sekjen KPI I Dewa Nyoman Budiasa didampingi managemen Bali Seamen’s Club menikmati hidangan ala BSC. (Foto:gs)

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Gelar Jumat Curhat di Pelabuhan Benoa, Soroti Peredaran Miras

‘’Nah di Indonesia sendiri di tahun 2004 sebenarnya kita sudah memulai mendirikan Bali Seamen’s Club itu berlokasi di Sanur, selanjutnya karena satu dan lain hal kita harus pindah. Kita pindahkan ke Jalan Hayam Wuruk Denpasar. Sesuai arahan konvensi menjadi Bali Seafarers Centre. Di mana kita jadikan salah satu tempat meeting point untuk para pelaut atau para senior pelaut sekaligus tempat rekreasi keluarga yang sekarang lebih dikenal dengan nama Denpasar Istana Taman Jepun,’’ ujar Budiasa.

Selanjutnya di tahun 2019, karena pengembangan dari pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia salah satunya adalah di Benoa yang menjadi salah satu port of calls atau pelabuhan destinasi dari kapal-kapal wisata atau kapal pesiar yang mana kapal-kapal ini mempekerjakan begitu banyak atau dalam jumlah besar awak kapal atau pelaut dari berbagai macam negara. Dengan keterbatasan waktu libur atau waktu off-nya mereka karena harus kerja hampir setiap hari sehingga KPI menganggap perlu dan sesuai amanat konvensi internasional bahwa di setiap pelabuhan sebaiknya stakeholder membangun sebuah tempat untuk mendukung fasilitas pelaut yang dekat dengan pelabuhan.

’’Karena itu dibangun Bali Seamen’s Club dengan fasilitas-fasilitas yang diperlukan di zaman kekinian. Yang pasti WIFI-nya harus bagus, karena di sela-sela waktu off-nya si pelaut yang sangat singkat, hanya waktu 2-3 jam. Di sini mereka bisa mendapat akses komunikasi yang mudah untuk ke keluarganya melepas rindu, khususnya yang non-Indonesia dan non-Bali. Di samping itu juga menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman dengan harga yang murah dan tempat relaksasi. ’’Makanya di Bali Seamen’s Club ini salah satu fasilitas yang kami siapkan adalah tempat relaksasi, silent room untuk berdoa,’’ ujarnya.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Sambangi Kantor DPD ATLI Pelabuhan Benoa, Ini Curhat Warga

Di samping itu, untuk para pelaut yang dari Bali dan dari Indonesia yang dekat dengan keluarganya, tempat ini juga bisa menjadi meeting point. Kebetulan mereka singgah di Pelabuhan Benoa dan ingin menitipkan sesuatu barangkali ingin bertemu 1-2 jam. ’’Kalau mereka harus menginap di hotel di luar pelabuhan itu akan sangat jauh sekali sementara waktunya sangat terbatas.

Budiasa menegaskan tempat ini juga tujuannya sebagai pusat informasi. Kalau ada keluhan pelaut selama perjalanan atau selama di atas kapal, kami buka untuk tempat pengaduan atau menginformasikan ke KPI. Khususnya ketika ada permasalahan industrial yang ada hubungannya dengan pekerjaan.

Di samping itu, BSC juga melayani mental health dan stress yang dialami pelaut kapal, dimana dalam waktu dekat ini akan disiapkan hot line-nya sehingga mereka bisa telpon atau mereka bisa bertemu disini ketika bersandar di Pelabuhan Benoa. Mereka bisa berkonsultasi dengan expert yang sudah terdidik untuk mengatasi mental health atau home sick atau kangen dengan keluarga yang dialami para pelaut.

’’Nah tempat ini pada saat pandemi sempat tutup, jadi kami sempat tutup karena lock down, sempat kita buka saat repatriasi atau pemulangan imigran pelaut yang dipulangkan melalui jalur Pelabuhan Benoa. Dan Juni lalu secara resmi kami kembali buka sebagai tempat fasilitas kesejahteraan bagi para pelaut,’’ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Makanan MBG Aman dan Bergizi, Polres Gianyar Lakukan “Food Safety” Ketat di SPPG

Published

on

By

Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
FOOD SAFETY: Seksi Dokkes Polres Gianyar saat melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar yang berlokasi di Jalan Raya Ir. Soekarno, wilayah Polsek Tampaksiring, Jumat (22/5/2026) mulai pukul 05.00 Wita. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Seksi Dokkes Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar yang berlokasi di Jalan Raya Ir. Soekarno, wilayah Polsek Tampaksiring, Jumat (22/5/2026) mulai pukul 05.00 Wita.Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kegiatan tersebut melibatkan personel Seksi Dokkes bersama Ahli Gizi dan Kepala SPPG Polres Gianyar dengan melakukan pemeriksaan keamanan makanan terhadap seluruh menu yang akan disajikan kepada penerima manfaat Program MBG.

Pemeriksaan dilakukan melalui uji kimia terhadap lima jenis makanan, yakni nasi putih, ayam goreng madu, tahu cabe garam, tumis pokcoy wortel, dan buah melon. Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel dinyatakan negatif mengandung zat berbahaya seperti formaldehyde (HCHO), nitrit (NO2), arsen (As), maupun cyanide (CN), sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi.

Selain uji kimia, tim juga melaksanakan pemeriksaan menggunakan metode Uji Organoleptik yang meliputi evaluasi sensorik melalui indera manusia. Pemeriksaan dilakukan terhadap aspek warna, bentuk, aroma, rasa, hingga tekstur makanan. Hasilnya, seluruh menu dinilai dalam kondisi baik dan sesuai standar porsi yang telah ditetapkan.

Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma menyampaikan bahwa kegiatan food safety ini merupakan bentuk komitmen Polres Gianyar dalam memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada masyarakat melalui Program MBG Polri.

“Melalui pemeriksaan secara menyeluruh ini, kami ingin memastikan bahwa makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, bergizi, dan layak dikonsumsi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres Gianyar.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Sambangi Kantor DPD ATLI Pelabuhan Benoa, Ini Curhat Warga

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap kualitas makanan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga standar keamanan pangan di lingkungan SPPG Polres Gianyar, sehingga program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pengukuhan KPw BI Bali: Perkuat Sinergi untuk Mengawal Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Bali

Published

on

By

Achris Sarwani
PENGUKUHAN: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melaksanakan upacara pengukuhan Achris Sarwani sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggantikan Erwin Soeriadimadja yang menjalani masa purnabakti di Bank Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melaksanakan upacara pengukuhan pada Jumat, 22 Mei 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, secara resmi mengukuhkan Achris Sarwani sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggantikan Erwin Soeriadimadja yang menjalani masa purnabakti di Bank Indonesia.

Pengukuhan ini dihadiri oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bupati/Walikota, pimpinan instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, perguruan tinggi, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Bali, Bupati/Walikota di Bali dan jajaran Pemerintah Daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mendukung peran strategis Bank Indonesia di Bali. Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru merupakan estafet kepemimpinan yang menjadi bagian penting dari transformasi kelembagaan Bank Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dan mitra kerja Bank Indonesia Provinsi Bali dalam pengembangan ekonomi dan keuangan daerah, UMKM, sistem pembayaran, dan pengelolaan uang rupiah, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Bali sekaligus mendukung perekonomian nasional.

Destry Damayanti memberikan apresiasi atas kinerja pertumbuhan ekonomi Bali yang tinggi pada tahun 2025, yang mencapai 5,82%, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,48%. Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11%, sekaligus menempatkan Provinsi Bali sebagai salah satu dari lima provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia. Meski demikian, masih terdapat ruang yang luas untuk terus mengoptimalkan potensi daerah, khususnya dalam mengantisipasi tekanan ekonomi global dan mendorong arus wisatawan.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Sambangi Kantor DPD ATLI Pelabuhan Benoa, Ini Curhat Warga

Selain itu, pengembangan quality tourism dan diversifikasi sektor-sektor unggulan sebagai sumber pertumbuhan baru, seperti sektor pertanian dan industri kreatif, termasuk UMKM, perlu terus didorong guna memperkuat pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih tinggi dan berkelanjutan ke depan.

Lebih lanjut, Destry Damayanti menyampaikan pesan penting kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru untuk terus menjaga sinergi bersama pemerintah daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga di Bali. Selain itu, upaya perluasan dan percepatan digitalisasi ekonomi serta sistem pembayaran perlu terus dioptimalkan sebagai game changer untuk meningkatkan produktivitas, inklusi keuangan, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah juga menjadi prioritas melalui pemanfaatan seluruh kanal pembayaran digital, termasuk QRIS, baik pada sisi penerimaan maupun belanja daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, serta mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyampaikan apresiasi atas peran Bank Indonesia sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, menjaga stabilitas perekonomian, serta memperkuat transformasi ekonomi Bali, termasuk penguatan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal. Bali harus tumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap menjaga identitas, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. “Ke depan, tantangan ekonomi akan semakin kompleks dan dinamis, terlebih dengan gejolak geopolitik global. Kepemimpinan yang visioner, sinergi yang kuat, serta kolaborasi lintas sektor yang semakin solid menjadi kunci dalam menavigasi perekonomian di tengah ketidakpastian,‘‘ ujarnya.

Sekda Provinsi Bali berharap Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dapat terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh stakeholder dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  Ribuan Wisman dengan 2 Kapal Pesiar Turun di Pelabuhan Benoa

Melalui semangat sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat, serta kepemimpinan yang baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali akan terus bersinergi dalam memitigasi risiko global dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Setiap langkah inovasi kebijakan akan difokuskan untuk mengawal stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali untuk mendukung terwujudnya masyarakat Bali yang sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PSEL Ditarget Selesai Akhir 2027, Groundbreaking Denpasar Raya akan Dilaksanakan 8 Juli 2026

Published

on

By

Pemerintah Provinsi Bali saat ini mendorong pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang.
RAKOR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri rapat koordinasi Pembangunan PSEL Denpasar Raya kawasan Benoa di Ruang Rapat Kertha Sabha, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (22/5). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy merupakan salah satu solusi strategis untuk menangani kedaruratan sampah di Bali, terutama setelah kapasitas TPA Suwung semakin kritis dan muncul penumpukan sampah di berbagai wilayah seperti Denpasar dan Badung.

Pemerintah Provinsi Bali saat ini mendorong pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang. Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan pembangunan PSEL menjadi solusi jangka panjang untuk menangani persoalan sampah yang selama ini menjadi ancaman lingkungan dan pariwisata Bali. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan sampah setelah penutupan TPA Suwung.

“Proyek PSEL untuk penanganan sampah di wilayah Denpasar dan Badung kini memasuki tahap persiapan pembangunan. Proyek strategis tersebut telah diproses oleh Danantara dan direncanakan akan mulai groundbreaking pada 8 Juli 2026 mendatang. Saat ini, proses pengurugan lahan sudah mulai dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern tersebut. Lahan yang digunakan untuk proyek PSEL ini memiliki luas sekitar 6 hektar,” jelas Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng itu pada Jumat (23/5) di Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar.

Selain pembangunan PSEL, pemerintah daerah dikatakan Koster juga memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis sumber melalui TPS3R, TPST, dan pemilahan sampah rumah tangga. Pemilahan sampah organik dan anorganik dinilai penting agar proses pengolahan sampah menjadi energi berjalan optimal.

“Kebersihan Bali adalah fondasi utama menjaga Bali tetap kondusif sebagai destinasi wisata dunia. Sambil menunggu penyelesaian PSEL, gerakan bersih-bersih terus kita genjot,” terangnya.

Kehadiran PSEL ini menjadi langkah penting dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di wilayah Denpasar dan Badung. Pemerintah menargetkan pada tahun 2028, permasalahan sampah di kedua daerah tersebut sudah dapat ditangani secara lebih optimal.

Baca Juga  Gubernur Koster Pastikan Desain Pengembangan Pelabuhan Benoa Sesuai Kearifan Lokal Bali

“Nantinya, fasilitas PSEL ini diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.200 ton sampah per hari. Kapasitas besar tersebut diharapkan mampu mengurangi penumpukan sampah sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan di Bali,” imbuhnya.

Selain penanganan sampah baru, tumpukan sampah lama di kawasan TPA Suwung juga harus menjadi perhatian untuk diselesaikan. Tumpukan sampah yang telah mengendap selama bertahun-tahun di kawasan tersebut ditargetkan ikut diselesaikan bersamaan dengan pengembangan sistem pengelolaan sampah modern melalui proyek PSEL. Langkah ini dinilai penting agar persoalan sampah di wilayah Denpasar dan Badung dapat ditangani secara menyeluruh, tidak hanya untuk sampah harian tetapi juga sampah lama yang masih menumpuk.

Pemerintah berharap proses penanganan sampah lama di TPA Suwung dapat berjalan optimal sehingga kawasan tersebut nantinya bisa direvitalisasi dan dimanfaatkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Apabila rencana tersebut berhasil direalisasikan, kawasan eks TPA Suwung diharapkan berubah menjadi area hijau yang lebih ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik sekaligus mendukung kualitas lingkungan di Bali.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak saat meninjau kick-off pematangan lahan milik Pelindo di Pasanggaran, menegaskan bahwa penanganan permasalahan sampah harus dilakukan secara bersinergi. Ia menyampaikan bahwa TNI AD siap mendukung pengelolaan sampah melalui metode pirolisis yang dinilai efektif dan ramah lingkungan.

“TNI AD siap mendukung berbagai program pemerintah dalam penanganan sampah melalui kegiatan karya bakti, edukasi lingkungan, hingga dukungan terhadap program pengelolaan sampah terpadu di daerah,” jelasnya.

Disampaikan pria yang juga pernah menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana tersebut, keunggulan pengolahan sampah oleh TNI AD diantaranya tanpa investasi pemerintah, mengelola sampah lama, tidak perlu subsidi pemerintah, ramah lingkungan dan tanpa emisi terbuka.

Baca Juga  Pengamanan Kedatangan KM Binaiya di Pelabuhan Benoa Berjalan Aman, Penumpang Steril dari Barang Terlarang

“Yang perlu didukung oleh pemerintah yakni prosedur administrasi (perizinan), jaminan penjualan solar hasil pengolahan sebagai sumber energi terbarukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Nani Hendiarti, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan menyampaikan Perpres 109/2025 memayungi kebijakan pengolahan sampah yang menghasilkan energi yakni menjadi Listrik, PSE BBM terbarukan, PSE Bio Energi serta Produk ikutan lainnya.

“Penggunaan teknologi PSEL dan PSE BBM terbarukan dapat mengurangı kedaruratan sampah di Denpasara dan Badung, baik timbulan sampah harian maupun TPA Suwung,” terngnya.

Disampaikan Nani, Bali telah ditetapkan sebagai lokasi pilot project pirolisis bersama lokasi lainnya (Jakarta, Surabaya, Bekasi, Bandung, Bogor, Semarang) yang dilaksanakan oleh TNI AD, dengan dukungan tim terpadu lintas Kementerian/Lembaga khususnya pada tahap persiapan dan pembangunan.

Groundbreaking PSEL Denpasar Raya pada tanggal 8 Juli 2026 mendatang menjadi momentum terintegrasi penanganan sampah di hulu dan hilir,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca