Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ibarat Pra Debat Pilgub Bali, Koster-Giri Tampil Sempurna Saat Uji Publik Pilkada Bali 2024

BALIILU Tayang

:

Koster-Giri
PENGHARGAAN: Paslon Gubernur Nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) menerima piagam penghargaan usai mengikuti Uji Publik Pilkada Bali 2024 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Udayana (Unud) di Gedung Widya Sabha Kampus Unud Jimbaran, Jumat, 11 Oktober 2024. (Foto: gs)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Ibarat Pra Debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, paslon Gubernur Nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) tampil sempurna dalam Uji Pilkada Bali 2024 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Udayana (Unud) di Gedung Widya Sabha Kampus Unud Jimbaran, Jumat, 11 Oktober 2024.

Beberapa faktor yang menggambarkan Koster-Giri sempurna dalam uji publik ini, terlihat keduanya kompak dalam kolaborasi memaparkan konsep program pembangunan Bali.

Pada sesi pertama pemaparan visi misi, Koster dan Giri Prasta menyampaikan dengan lugas dan jelas. Waktu 30 menit yang diberikan moderator dimanfaatkan dengan tepat kedua figur pemimpin visioner dan bares ini.

Akurasi waktu tak meleset. Koster dan Giri Prasta selalu memaparkan tuntas sesuai waktu yang diberikan moderator. Jawaban mereka atas pertanyaan tiga panelis dan dua penanya dari mahasiswa, juga selalu tepat waktu.

Dan yang paling penting, Koster-Giri paham konsep program yang disampaikan. Mereka tak memegang catatan di kertas contekan saat memaparkan di hadapan kurang lebih 2.500 mahasiswa Unud. Semua konsep program sudah di luar kepala mereka. Sehingga tinggal disampaikan. Apalagi, program Koster-Giri telah teruji dan terbukti telah dirasakan krama Bali.

Sejumlah mahasiswa memuji Koster dan Giri Prasta. Keduanya dianggap menguasai sejumlah program yang berpihak kepada kaum muda (Milenial dan Gen Z).

“Program-program Pak Koster dan Pak Giri sangat bagus. Semoga diteruskan ke depan, dan komitmen kepada mahasiswa Unud bisa terealisasi,” kata mahasiswa di dalam auditorium.

Sementara itu, satu diantara akademisi di Kota Denpasar Dr. Agus Dei Segu, melayangkan pujian untuk paslon Cagub Bali Nomor 2 Koster-Giri.

Baca Juga  Jelang Pelebon Alm. Alit Yudha, Bupati Giri Prasta Melayat ke Puri Carangsari

“Bukan memuji tapi fakta mereka tampil sempurna dan menjadi modal bagi Koster-Giri tampil pada Debat Pilgub Bali nanti. Uji Publik Pilkada 2024 Unud, ibarat pemanasan debat pilgub KPU bagi Koster-Giri,” katanya.

Dia menjelaskan, ini forum akademis, dan semua paslon yang hadir dituntut memaparkan ide atau gagasan yang akan dilakukan ketika memimpin Bali.

“Koster telah melakukan lima tahun lalu saat menjadi Gubernur Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Jika kembali mendapat amanah dari rakyat Bali, maka Koster dan Giri tinggal melanjutkan semua program yang tengah berjalan,” ujarnya.

Dia menilai, Koster-Giri memiliki kolaborasi visi misi yang baik. Mereka saling mengisi dan kolaborasi. Koster membuka pemaparan visi misi berlandas Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan sangat baik.

Nyoman Giri Prasta menutup dengan program konkret yang telah dilakukan selama ini. Ketika ada pertanyaan dari panelis dan mahasiswa, Giri selalu tampil di depan memberikan jawaban. Kemudian Koster menjahit dengan konsep, ide, gagasan yang rapi dan bagus.

“Koster-Giri Leaders strong. Punya ide bagus, penguasaan program dari hulu ke hilir,” katanya.

Dia menimpali bahwa penyampaian program oleh Koster dan Giri tak ada jeda waktunya. Paling meleset hanya 10 detik dari waktu yang diberikan moderator. Tak ada gagap dan gugup saat menyampaikan program. Mereka sudah menyatu yang mendalam dengan semua programnya.

“Mereka tanpa memakai catatan. Kehebatan dan kepintaran mereka bisa melepaskan tanpa membaca dan mencontek catatan. Terstruktur dengan data dan fakta. Bicara itu harus berdasarkan data,” tegasnya.

Agus mengatakan kondisi uji publik dihadapan ribuan mahasiswa terbilang berat ketimbang debat pilgub. Karena paslon langsung berhadapan dengan audiens ribuan mahasiswa. Jika debat Pilgub, paslon hanya akan berhadapan dengan layar televisi, panelis, moderator dan pendukung kedua paslon.

Baca Juga  Ratusan Gen Z Rebutan Tos dan Foto Bareng Wayan Koster saat DBL 2024 di GOR Ngurah Rai

“Apalagi, mahasiswa sekarang kritis dan menagih janji dengan aksi.  Disisi lain, metode pertanyaan acak dari panelis, mirip juga dengan debat Pilgub nanti. Jadi ini ibarat pra debat Pilgub yang akan digelar KPU,” ujarnya.

Agus juga mengatakan sejumlah undangan yang hadir dalam uji publik itu juga melayangkan pujian Koster-Giri. Mereka menilai pasangan ini saling melengkapi dan kolaborasi tepat untuk membangun Bali yang ajeg.

Kegiatan Uji Publik Pilkada Bali 2024 diinisiasi BEM Unud dan didukung penuh Rektorat Unud. Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan Kerjasama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes mewakili rektor membuka kegiatan ini. Bertindak sebagai Moderator, Dr. Kadek Dwita Apriani, S.Sos, M.I.P. Tiga panelis yakni Prof. Suka Arjaya, Prof. I Wayan Suarna, dan Ketua BEM Unud I Wayan Tresna Suwardiana. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala Staf Kepresidenan, Kepala BRAN, dan Dua Wakil Kepala Badan

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara di Istana Negara
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026, yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Mereka yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Pengangkatan Listyo Sigit Prabowo dan Dedi Prasetyo didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Sementara itu, pengangkatan Ariyanto Wibowo dan Muhammad Fadil Imran didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Kedua Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang dilantik. Para pejabat mengucapkan sumpah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada para pejabat yang dilantik.

Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh para pejabat yang dilantik. Rangkaian acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, untuk selanjutnya diikuti oleh para undangan yang hadir.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Instruksikan Efisiensi dan Prioritaskan Belanja untuk Urusan Wajib

Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia menggantikan Dudung Abdurachman yang dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Sementara itu, Dedi Prasetyo sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada kesempatan yang sama, Ariyanto Wibowo dilantik sebagai Wakil Kepala BPKP dan Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, Menteri Kabinet Merah Putih, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat sebagai Kapolri dan Wakapolri

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Pelantikan Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat dilakukan dengan berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan 97/POLRI Tahun 2026 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 2026.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta, 14 Juli 1973. Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Sebelum dilantik sebagai Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional sejak 25 Agustus 2025.

Sementara Wahyu Hadiningrat lahir di Bandung, 4 Juni 1970. Wahyu merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1992. Sebelumnya, Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena Kapolri).

Baca Juga  Ribuan Masyarakat Buleleng Antusias Ikuti Creative Fun Walk PDI Perjuangan

Dalam kesempatan tersebut, Suyudi turut mendapat kenaikan pangkat dalam golongan perwira tinggi Polri. Suyudi memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal Polisi. Selanjutnya, Suyudi akan langsung bertugas sebagai Kapolri untuk menggantikan Kapolri sebelumnya, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Pelantikan para pejabat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pejabat yang dilantik. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara dan sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila di Denpasar
SAPA VETERAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyapa para anggota veteran usai memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Kamis (1/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Kamis (1/10).

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, LVRI Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta peserta apel yang berasal dari berbagai unsur. Rangkaian apel diawali dengan mengumandangkan lagu-lagu perjuangan. Kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian kutipan akhir Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang dibacakan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di hadapan seluruh peserta apel.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila merupakan refleksi dan bentuk penghormatan terhadap seluruh pejuang yang telah gigih mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.

Pelaksanaan peringatan ini diharapkan mampu menanamkan ajaran Pancasila sebagai dasar negara serta sebagai ideologi bangsa.

“Saya berharap para generasi muda mampu mengimplementasikan ajaran Pancasila sebagai ideologi negara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Arya Wibawa.

Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam menciptakan persatuan bangsa. Hal ini sesuai dengan spirit Pemerintah Kota Denpasar yakni Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara.

Baca Juga  Jelang Pelebon Alm. Alit Yudha, Bupati Giri Prasta Melayat ke Puri Carangsari

“Sehingga secara berkelanjutan dapat mewujudkan Denpasar Maju yang sejalan dengan Pancasila sebagai perekat bangsa menuju Indonesia Emas,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca