Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

6 Pekerja Masih Diskorsing, Ketua DPRD Badung akan Panggil Pihak PT APS Denpasar

BALIILU Tayang

:

angkasa pura suport bali
AUDIENSI: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumandi didampingi Kadisperinaker Badung berfoto bersama usai menerima audiensi Federasi Serikat Pekerja Mandiri Regional Bali pada Senin, 11 November 2024 di ruang Gosana Madya lantai II Kantor DPRD Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Ketua DPRD Badung pada Senin, 11 November 2024 menerima audiensi Federasi Serikat Pekerja Mandiri Regional Bali terkait 6 orang anggotanya yang masih diskorsing oleh PT Angkasa Pura Support (APS) Kantor Cabang Denpasar buntut mogok kerja yang dilakukannya pada pertengahan Agustus 2024. Didampingi Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung, mereka diterima di ruang Gosana Madya lantai II Kantor DPRD Badung.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengatakan, terkait permohonan dari Federasi Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Regional Bali yang menginginkan adanya mediasi atau fasilitasi dari pemerintah, pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan memanggil dari pihak perusahaan tersebut.

’’Kami akan melakukan permintaan sesuai dengan aspirasinya. Masalah disetujui dan tidak setuju itu kan menjadi hak mereka juga. Tetapi kita perlu dengar. Nah tadi juga sudah dijelaskan, kita sudah membantu, dari 55 yang diskorsing, 49 sudah kembali bekerja dan sekarang tinggal 6 orang lagi yang masih diskorsing,’’ ujar Gumanti seraya menjelaskan bahwa keenam pekerja ini masih tetap mendapatkan gaji dari perusahaan.

Ia lanjut menyampaikan bahwa permasalahan ini sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan. Karena pihaknya diberikan kesempatan sebagai mediator maka akan langsung memanggil pihak pelaku usaha, secepatnya pada Jumat, 15 November ini.

’’Segala permasalahan yang ada itu kan ada dua jalan. Pertama dengan cara kekeluargaan, kalau enggak bisa atau buntu ya masing-masing silakan melalui jalur hukum juga. Saya kira sederhana itu,’’ ucapnya.

Pada kesempatan itu, Gumanti juga mengapresiasi kepada Federasi Serikat Pekerja Mandiri ini yang mau mengikuti ajakan untuk tidak demo pada tanggal 14 November 2024 ini. ’’Kita harus berikan apresiasi terhadap sikap mereka yang sangat luar biasa. Itu menunjukkan sikap mereka yang profesional artinya menyelesaikan sebuah permasalahan, enggak ujug-ujug demo, mereka profesional, mereka paham dimana, apa yang harus mereka lakukan. Mereka paham jalur, mereka paham mekanismenya gitu,’’ ujarnya.

Baca Juga  DPRD Badung Terima Kunjungan KKL FH Unwahas, Bahas Proses Legislasi di Era Digital

Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Drs. I Putu Eka Merthawan mengatakan bahwa perkembangan kasus ini yang pertama, 55 orang yang awalnya diskorsing sudah dipekerjakan walaupun dengan catatan yang merupakan kewenangan perusahaan. Kedua, dimana yang diskorsing gajinya dibayar walaupun mereka tidak bekerja. ’’Itu yang kami apresiasi dari perusahaan dan dari karyawan kenapa 6 orang ini, kami masih menunggu mediasi tanggal 15 hari Jumat ini,’’ ujar Kadis Merthawan.

Mengawali audiensi, dari Komite Federasi Serikat Pekerja Mandiri Regional Bali I Dewa Made Pranantara, SH menyampaikan kronologis kejadian ini bermula dari sekitar 800 anggota Serikat Pekerja Mandiri di Angkasa Pura Support memperjuangkan keinginan mereka agar surat keputusan pengangkatan karyawan tetap itu dihilangkan. Karena perusahaan tidak memenuhinya, pekerja melakukan mogok kerja. Dimana 1 minggu sebelumnya, sudah memberikan surat pemberitahuan ke Disperinaker Badung, juga ke perusahaan bahkan kepada aparat kepolisian di Polres Bandara.

Tiga hari sebelum mogok kerja pada 16 Agustus, pekerja dipanggil Disperinaker Badung untuk dipertemukan antara pihak perusahaan maupun dari pihak Serikat Pekerja yang berencana melakukan mogok kerja di tanggal 19 – 21 Agustus.

Kemudian pihak perusahaan memanggil pekerja yang mogok karena dianggap mangkir dan mogok tidak sah. Pekerja yang berjumlah 800 orang kemudian diseleksi, dipanggil, dan diintrogasi. ’’Kepala mereka diplontos, dijemur di suatu tempat, bahkan mereka harus menggunakan pakaian hitam putih bagi yang dipanggil,’’ ujarnya.

Dari 800 yang melakukan mogok kerja, hanya 55 yang diskorsing. Tidak sampai disitu, dari 55 orang yang diskorsing, 49 orang diminta membuat surat permohonan bahwa mereka memohon kepada perusahaan seolah-olah mereka meminta agar dipekerjakan kembali di Angkasa Pura Support, dengan menghilangkan status permanen mereka, dengan bersedia dirubah menjadi status kontrak. Sedangkan 6 orang pekerja masih diskorsing dan kini meminta perlindungan agar dipekerjakan kembali. (gs/bi)

Baca Juga  Plt. Bupati Suiasa Hadiri Pengangkatan PAW Anggota DPRD Badung

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Baca Juga  Plt. Bupati Suiasa Hadiri Pengangkatan PAW Anggota DPRD Badung

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  Fraksi Badung Gede DPRD Badung Dorong Penguatan Infrastruktur

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Badung Agus Nadi Putra Respons Imbas Perang Iran-Israel Pengaruhi Pariwisata Badung

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca