Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rawan Pindah Domisili Besar-besaran, Komisi III DPRD Badung Sependapat Berikan Batasan Soal Bantuan Hari Raya 2 Juta Per KK

BALIILU Tayang

:

bantuan hari raya badung
Ketua Kimisi III DPRD Badung, Ir. I Made Ponda Wirawan, S.T. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Terkait kebijakan bantuan hari raya keagamaan Rp 2 juta untuk setiap kepala keluarga (KK) di Badung, yang sangat rawan menyebabkan perpindahan penduduk besar-besaran, kalangan DPRD Badung meminta pemerintah secara ketat memberikan batasan-batasan untuk warga Badung yang berhak menerima bantuan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Badung Ir. I Made Ponda Wirawan, S.T. menyampaikan bahwa bantuan hari raya keagamaan telah masuk dalam APBD tahun 2025, sesuai kesepakatan pemerintah dengan DPRD Badung. “Sudah kita sepakati bersama eksekutif, (bantuan hari raya) masuk dalam APBD tahun 2025,” ujar Ponda Wirawan, kepada awak media Kamis (5/12).

Ia juga sependapat dengan pemerintah untuk memberikan batasan-batasan, agar bantuan yang diberikan kepada seluruh umat beragama ini benar-benar tepat sasaran. “Yang rawan itu terjadi perpindahan domisili besar-besaran ke Badung, karena mengetahui ada bantuan hari raya Rp 2 juta per KK. Itu harus kita antisipasi,” katanya menegaskan.

Politisi PDI Perjuangan ini sepakat batasan berdomisili aktif di Badung, minimal 5 tahun secara berturut-turut. Aturan ini akan mencegah terjadinya perpindahan domisili. “Kalau tidak ada batasan, saya yakin akan terjadi perpindahan penduduk secara besar-besaran ke Badung,” ujarnya. Bukan hanya soal domisili, ia juga sependapat bantuan ini diberikan kepada keluarga yang tidak memiliki penghasilan tetap, dan atau yang bergaji di bawah Rp 5 juta dalam sebulan.

Ponda Wirawan lanjut mengingatkan agar pemerintah sebelum mengeluarkan SK penerima bantuan hari raya keagamaan, harus melakukan kajian matang. Bila diperlukan meminta arahan dari aparat penegak hukum, seperti kejaksaan untuk mendapatkan legal opinion. Jangan sampai kebijakan yang sejatinya untuk membantu masyarakat malah menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Tandatangani Kerja Sama Trans Metro Dewata Sarbagita

Seperti berita sebelumnya bahwa janji kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa – Bagus Alit Sucipta (Adicipta), soal bantuan hari raya keagamaan dipastikan sudah dialokasikan dalam APBD 2025.

Untuk merealisasikan bantuan ini, Pemkab Badung sangat berhati-hati dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan Rp 2 juta dengan basis kartu keluarga (KK). Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima, yaitu, memiliki penghasilan (take home pay) di bawah Rp 5 juta sebulan. Non-ASN maupun TNI Polri, serta ber-KTP Badung dan berdomisili selama 5 tahun, dengan surat keterangan dari kepala lingkungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Libatkan Kader PKK, Damkar Denpasar Perkuat Edukasi Pencegahan Kebakaran

Published

on

By

damkar denpasar
SOSIALISASI: Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran yang melibatkan kader PKK se-Kecamatan Denpasar Timur berlangsung di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Jumat (22/5) yang dibuka Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran yang melibatkan kader PKK se-Kecamatan Denpasar Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Jumat (22/5).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan, pelibatan kader PKK dalam kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di lingkungan rumah tangga.

Adapun tujuan kegiatan ini yakni meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah, memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani risiko bencana kebakaran, serta membentuk lingkungan yang tangguh terhadap bencana kebakaran.

Menurut Tirana, kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai langkah pencegahan maupun penanganan awal saat terjadi kebakaran.

“Kegiatan ini menjadi upaya penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran. Pengetahuan dasar mengenai pencegahan dan penanganan awal kebakaran sangat penting dimiliki masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK sebagai penggerak keluarga dan lingkungan,” ujar Tirana.

Lebih lanjut dijelaskan, peran ibu-ibu PKK sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada keluarga, mulai dari penggunaan listrik yang aman, penggunaan kompor dan gas yang benar, hingga langkah penyelamatan saat terjadi keadaan darurat.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan tindakan penanggulangan kebakaran secara cepat, tepat, dan aman. Dengan demikian, para kader PKK dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga budaya sadar bahaya kebakaran semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah dan DPRD Badung Sepakat Tetapkan APBD Badung 2025 dan 3 Raperda Inisiatif Dewan Jadi Perda

“Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, ibu-ibu dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran,” ujar Tirana.

Tirana menambahkan, kegiatan sosialisasi dan edukasi ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Kota Denpasar Tahun 2026.

“Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri atas kader PKK desa dan kelurahan di Kecamatan Denpasar Timur. Materi yang diberikan meliputi teori dasar pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran, serta praktik dan simulasi tindakan darurat kebakaran,” ujar Tirana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Putri Koster Ajak Kader PKK Bali Jadi Perempuan Kreatif dan Penggerak Ekonomi Keluarga

Published

on

By

Putri Koster
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri Aksi Sosial Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang berlangsung di tiga lokasi sekaligus, yakni di Wantilan Bale Pesangkepan Desa Adat Beluhu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem; Balai Masyarakat Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem; dan Balai Banjar Adat Gede, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, pada Jumat (22/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak seluruh kader TP PKK se-Bali untuk aktif berperan dalam membangun daerah masing-masing, salah satunya melalui penguatan ekonomi keluarga. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendampingi tumbuh kembang anak, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui kreativitas dan kemandirian ekonomi.

“Sebagai perempuan, kita menjadi garda terdepan dalam keluarga untuk mengawal tumbuh kembang anak-anak agar menjadi generasi yang kuat, sehat, cerdas, dan berkualitas. Namun, di samping itu, kita juga dapat menjadi perempuan yang cerdas dan kreatif dengan mengasah kemampuan mengolah kuliner, kemudian menjualnya untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Ny. Putri Koster saat menghadiri Aksi Sosial Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang berlangsung di tiga lokasi sekaligus, yakni di Wantilan Bale Pesangkepan Desa Adat Beluhu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem; Balai Masyarakat Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem; dan Balai Banjar Adat Gede, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, pada Jumat (22/5).

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya peran kader PKK dalam mengedukasi masyarakat mengenai manfaat konsumsi ikan sebagai sumber protein yang baik bagi kesehatan dan kecerdasan otak. Ia berharap para kader dapat menularkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat sehingga keluarga semakin terbiasa menyajikan menu berbahan dasar ikan di rumah.

Sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat, Ketua TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan alat bantu jalan kepada seorang balita penyandang disabilitas bernama Komang Agus. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu balita tersebut belajar berjalan dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Baca Juga  Wabup Suiasa Ajak Masyarakat Ikut Melestarikan Naskah Kuno

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian TP PKK Provinsi Bali kepada masyarakat Karangasem melalui kegiatan aksi sosial tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi sosial dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Desa Tulamben, Kecamatan Kubu; Desa Ababi, Kecamatan Abang; dan Desa Subagan, Kecamatan Karangasem.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat kurang mampu yang tengah menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, aksi sosial ini juga dinilai mampu mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Karangasem.

“Penerima manfaat aksi sosial di tiga lokasi berjumlah 150 orang yang terdiri atas 30 lansia, 30 penyandang disabilitas, 30 balita, 30 ibu hamil, dan 30 kader PKK,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Karangasem dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pihaknya pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Karangasem untuk menyejahterakan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kepala Perwakilan BI Bali Berganti, Gubernur Koster Harapkan Dukungan Percepatan Transformasi Ekonomi

Published

on

By

gubernur koster
PENGUKUHAN: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali menghadiri acara pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (22/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster berharap dukungan Bank Indonesia dalam mempercepat transformasi ekonomi Bali menuju ekonomi yang hijau, digital, inklusif, dan berkelanjutan. Harapan tersebut tertuang dalam sambutan tertulis Gubernur Bali yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra pada acara pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (22/5).

Pergantian pimpinan dilakukan menyusul berakhirnya masa tugas R. Erwin Soeriadimadja sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. Jabatan tersebut selanjutnya diemban Achris Sarwani yang sebelumnya bertugas di Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas sinergi dan kontribusi nyata yang selama ini diberikan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, menjaga stabilitas perekonomian, serta memperkuat transformasi ekonomi Bali.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru dikukuhkan. Menurutnya, amanah tersebut bukan tugas yang ringan, namun ia meyakini pimpinan baru BI Bali mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Amanah ini tentu bukan tugas yang ringan. Namun saya yakin dengan pengalaman, integritas, dan kapasitas yang dimiliki, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru akan mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, dan ketahanan ekonomi daerah, terutama di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

“Gejolak geopolitik, fluktuasi harga energi dan pangan, serta perubahan kondisi ekonomi dunia memerlukan respons kebijakan yang adaptif, terukur, dan sinergis,” katanya.

Baca Juga  DPRD Badung Sampaikan Penjelasan Tiga Ranperda Inisiatif Dewan di Rapat Paripurna

Menurut Gubernur Koster, tantangan tersebut menjadi semakin penting diantisipasi mengingat struktur ekonomi Bali masih sangat bergantung pada sektor pariwisata, perdagangan, dan UMKM. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Bali.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster juga menyampaikan rasa syukur karena perekonomian Bali menunjukkan tren positif. Kunjungan wisatawan terus meningkat, konsumsi masyarakat tumbuh, investasi bergerak positif, serta UMKM semakin adaptif terhadap perkembangan digitalisasi. Ia turut mengapresiasi dukungan Bank Indonesia Provinsi Bali dalam berbagai program strategis daerah, mulai dari penguatan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, pengembangan QRIS, pengendalian inflasi, hingga pengembangan investasi daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan dampak positif terhadap percepatan transformasi ekonomi Bali.

“Saat ini kami memberikan perhatian besar terhadap penguatan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal. Bali harus tumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap menjaga identitas, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, transformasi ekonomi Bali harus diarahkan menuju ekonomi yang hijau, digital, inklusif, dan berkelanjutan,” urainya. Ia berharap kolaborasi yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendorong percepatan transformasi ekonomi Bali.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti berharap pergantian pimpinan BI di Bali mampu menjaga kesinambungan kerja sama dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan pemerintah daerah. Destry secara khusus menyoroti ekonomi hijau sebagai tujuan utama transformasi ekonomi di Pulau Dewata. Ia menegaskan Bank Indonesia siap mendukung penguatan ekonomi Bali yang berbasis budaya, lingkungan, dan kearifan lokal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca