Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Denfest Ke-17 Siap Digelar pada 22-25 Desember Mendatang

Usung Tema ‘‘Ngarumrum Kerta Langu‘‘, Hadirkan 190 UMKM, Hiburan Musik Hingga Pentas Budaya

Loading

BALIILU Tayang

:

Denfest
JUMPA PERS: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin pelaksanaan Jumpa Pers Denfest Ke-17 di Jumpa Kopi Denpasar, Jumat (20/12). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Denpasar Festival (Denfest) Ke-17 Tahun 2024 kembali hadir memeriahkan pengujung tahun di Kota Denpasar. Festival tahunan yang menghadirkan ragam kuliner, kriya, fashion hingga hiburan ini akan digelar pada 22-25 Desember mendatang. ‘‘Ngarumrum Kerta Langu: Kilau Denpasar‘‘ menjadi tema utama kegiatan yang akan mengambil tempat di Kawasan Titik Nol Catur Muka Kota Denpasar. Demikian diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin pelaksanaan Jumpa Pers Denfest Ke-17 di Jumpa Kopi Denpasar, Jumat (20/12).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Dewa Made Agung, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Ketua Bekraf Denpasar, I Putu Yuliarta, OPD terkait serta awak media dan pengisi acara.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menjelaskan bahwa pelaksanaan Denfest sebagai festival rakyat merupakan upaya Pemkot Denpasar dalam menghadirkan hiburan serta menjadi puncak apresiasi bagi UMKM di Kota Denpasar. Dimana, dari serangkaian panjang proses pembinaan dan pengembangan UMKM, diharapkan Denfest mampu menjadi wahana promosi pelaku usaha dan perajin Denpasar untuk lebih dikenal masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan, secara keseluruhan, Denpasar Festival menjadi menjadi wahana utama untuk menyaksikan, memamerkan, dan memanggungkan beragam produk kekinian dari berbagai sektor ekonomi kreatif di Kota Denpasar yang tak terpisahkan dengan pusaka budaya yang adiluhung. Denpasar Festival hingga kini selalu berhasil menyuguhkan perpaduan antara kreativitas tradisi dan modernitas sehingga dapat memberikan inspirasi bagi khalayak luas untuk terus berinovasi pada kemajuan kota.

“Di usia yang ke-17 ini, Denfest harus mampu menjadi Hub sekaligus ruang publik yang memberikan dorongan pertumbuhan perekonomian lewat lahirnya UMKM baik kuliner, kriya, ekraf hingga agrobisnis yang berdaya saing, serta memberikan hiburan rakyat yang tentunya menjadi pilihan rekreasi jelang akhir tahun, harapan kami Denpasar Festival ini semakin mapan sebagai wadah inovasi, pelestarian budaya, dan akselerator ekonomi kreatif yang dinamis,” ujar Arya Wibawa.

Baca Juga  Wawai Arya Wibawa Hadiri ‘’Pemelaspasan’’ Patung Pelawatan di Pura Dalem Pengembak Sanur

Sementara, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti menjelaskan bahwa kehadiran tema “Ngarumrum Kerta Langu: Kilau Denpasar” di Denpasar Festival ke-17 ini mencerminkan dua aspek penting, yakni sebagai identitas kultural Denpasar dan dukungan pemerintah dalam bentuk strategi pembangunan. Denpasar tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga mengembangkannya menjadi sebuah ekspresi kontemporer yang relevan. Budaya menjadi akar yang kuat, dari mana tumbuh cabangcabang kreativitas yang beragam, inklusif, dan terbuka terhadap pengaruh global.

“Filosofi tema ini diibaratkan seperti layangan Bali yang menari indah di langit – simbol harmoni antara tradisi yang kokoh dan modernitas yang memesona. Tema ini dirangkum sebagai “Kilau Denpasar” yang merupakan sebuah metafora yaitu kaya dan mendalam, yang menggambarkan perjalanan Kota Denpasar sebagai destinasi kesejahteraan dan keindahan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, penataan tempat penyelenggaraan Denpasar Festival ke-17 dibagi dalam 4 zona pelaksanaan di sekitar Kawasan Catur Muka. Yakni Zona A Kawasan Catur Muka yang merupakan area persimpangan antar zona, dimana inagurasi pembukaan digelar. Selanjutnya Zona B di sepanjang ruas Jalan Veteran bagian selatan (depan Inna Bali Hotel) yang diperuntukkan bagi stand UMKM Kriya dan Fesyen serta dilengkapi dengan panggung Fashion Show, untuk peragaan busana. Untuk Zona C berada di sepanjang ruas Jalan Gajah Mada bagian timur (depan kantor walikota) yang diperuntukkan bagi stand UMKM Kuliner dan Kopi. Dan yang terkahir Zona D yakni Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung yang diperuntukkan untuk Panggung Musik, Panggung Budaya Barat, Stand Kuliner kekinian, Food ruck dan Wirausaha Muda Denpasar (WMD), Stand Kartun Denpasar, Denah Sosial Kota Denpasar, HIPMI, Pos Kesehatan, Pos Keamanan Terpadu, INBIS Binaan Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri ‘’Pujawali’’ Pura Desa lan Puseh Desa Adat Denpasar

Dikatakan Ryastiti, pelaksanaan Denpasar Festival selama 4 hari ini turut didukung oleh 30 grup musik dan 450 orang untuk pendukung pementasan budaya dengan diantaranya terdapat pementasan Tari Kathak dari Konsulat Jenderal India serta Tari Seka Kamoro, Mimika, Papua Tengah. Berbagai macam acara interaktif turut mengisi rangkaian acara di Denpasar Festival, diantaranya Workshop dan Lomba Fotografi, Parade Merangkai Bunga, hingga Parade Ngelawar.

Ryastiti menambahkan, sebagai salah satu festival yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui sinergi ekonomi kreatif, Denpasar Festival turut menghadirkan 190 UMKM unggulan baik itu produk kategori Kuliner dan Kopi, serta Kriya, Fesyen dan Agro yang sebelumnya telah melalui proses kurasi oleh lembaga profesional.

“Denpasar Festival ke-17 menjadi bukti nyata bagaimana sebuah kota dapat mempertahankan jati dirinya sembari terus berkembang. Festival ini menjadi kesempatan emas untuk merasakan pengalaman budaya yang autentik sekaligus menikmati hiburan kekinian yang memukau. Tema yang kini mewarnai pelaksanaan Denpasar Festival ini menjadi penuntun bagi kreativitas yang membawa kilau bagi Kota Denpasar, ayo berkunjung dan berbelanja di Denfest pada 22-25 Desember mendatang,” ujar Riyastiti. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hari Kedua Pencarian, Rafles Ditemukan 5 Meter dari Lokasi Kejadian

Published

on

By

tim sar
EVAKUASI: Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang hilang terjatuh dari speedboad atas nama Rafles Tafa Kusuma (17 tahun), di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis (2/6/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Tim SAR gabungan temukan korban yang kemarin hilang terjatuh dari speedboad atas nama Rafles Tafa Kusuma (17 tahun), yang merupakan ABK dari Kapal Turmalin 384310 di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis (2/6/2026).

Operasi SAR hari kedua sudah mulai dilaksanakan sejak pagi hari. “Pada pukul 08.05 Wita kita melakukan pencarian sorti pertama menggunakan rubber boat Basarnas,” jelas Kadek Donny Indrawan. Satu unit rubber boat dengan 5 person digerakkan menyisiri area pencarian sesuai perencanaan. Saat pencarian, SRU laut menerima informasi adanya penemuan dari seorang nelayan. Dicurigai adanya sesosok tubuh mengapung di seputaran tumbuhan mangrove.

Tim rubber boat merapat ke lokasi penemuan untuk mengevakuasi jenasah tersebut, dengan ciri-ciri laki-laki, menggunakan baju biru dan celana pendek biru, posisi terlentang. Lokasi penemuan berada 5 meter arah tenggara dari titik ditemukan speedboat-nya. Selanjutnya jenasah dibawa ke darat untuk dikenali ciri-cirinya oleh pihak keluarga. Pada pukul 10.23 Wita korban dibawa ke RSUD Buleleng dengan ambulance PMI Buleleng.

Diberitakan sebelumnya, Seorang ABK Kapal Turmalin 384310 terjatuh ke laut di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2026) pukul 00.30 Wita. Kronologisnya, sesaat sebelum kejadian pada hari Senin, sekitar pukul 21.00 Wita korban terlihat turun dari kapal Turmalin 384310 menuju Pantai Pasir Putih Banyu Wedang dengan menggunakan speed boat warna orange dalam keadaan mabuk. Sampai hari Selasa siang korban belum berada di kapal dan speedboat-nya ditemukan terdampar di pesisir pantai oleh warga.

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud Polres, Polairud Polda Bali, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerogak, BPBD Buleleng, Satpol PP Grogak, Babinsa Pejarakan, Babinkamtibmas Grogak, Bhuana Bali Rescue, PMI Buleleng dan pihak rekan/keluarga korban. (gs/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa ‘’Ngupasaksi’’ Upakara Ngeratep Pelawatan di Pura Dalem Tegeh Gumi

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Ke-4 Pencarian 2 Korban yang Hilang di Green Bowl, Kerahkan Helikopter Finns SGi Air Bali

Published

on

By

green bowl
Pencarian korban hari keempat menggunakan Helly FINNS SGi Air Bali. (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Pencarian terhadap 2 orang yang hilang di Pantai Green Bowl memasuki hari ke-4, Kamis (2/7/2026). Identitas kedua korban yang masih dalam pencarian atas nama Roni Firmansyah (24) dan Dimas Hilman Hafizudin (21), dimana keduanya berasal dari Jember. Awal mula kejadian pada Minggu (28/6/2026), korban bersama 3 rekan lainnya mandi di Pantai Green Bowl. Sesaat sebelum kejadian, 2 orang mandi dan 3 orang lainnya menyusuri pantai untuk mencari kepiting, tiba-tiba terlihat korban terseret arus hingga ke tengah laut.

Hari ini tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan mengerahkan SRU laut, SRU udara dan SRU darat. “Unsur laut yang kita kerahkan hari ini adalah 2 unit rubber boat yang sudah dilaksanakan dari pagi sampai dengan siang hari ini dan SRU darat kita melaksanakan penyisiran di pinggir pantai, alut udara hari ini kita kerahkan ada dua, drone thermal dan 1 unit helikopter FINNS SGi Air Bali,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Dalam kesempatan saat wawancara tersebut, ia menegaskan kembali bahwa pergerakan SRU udara (helikopter) murni untuk misi kemanusiaan. “Kita tidak melihat dari sisi kewarganegaraannya, warga asing atau warga lokal kita tetap melaksanakan misi kemanusiaan ini, kita upayakan alut udara bergerak,” ungkapnya.

Helly FINNS SGi Air Bali mengudara dari Benoa Heliport pada pukul 12.05 Wita, dengan perkiraan area pencarian kurang lebih 85,5 Mile. Upaya pencarian berlangsung kurang lebih satu setengah jam lamanya, namun belum bisa menemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban. Sementara itu SRU laut sudah sejak pagi, pukul 07.50 Wita menggerakkan rubber boat dan berlangsung hingga siang hari. Luas area pencarian berkisar 6,8 NM2. SRU darat sifokuskan pencarian di pinggir pantai bawah tebing.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Merajan Ageng Bhujangga Waisnawa Renon

Selama berlangsungnya upaya pencarian turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Balawista Pantai Pandawa, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polisi Selidiki Pengisian Pertamax dengan Jirigen yang Memicu Antrean di SPBU Taman Griya

Published

on

By

SPBU Taman Griya
Suasana SPBU 54.803.07 Taman Griya, Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan yang viral di medsos. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Viral unggahan di media sosial Instagram yang memperlihatkan aktivitas pengisian BBM jenis Pertamax menggunakan jerigen di SPBU 54.803.07 Taman Griya, Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan, ini menjadi perhatian masyarakat. Dalam video tersebut terlihat antrean kendaraan, yang disebut-sebut terjadi akibat proses pengisian BBM dalam jumlah besar menggunakan sebuah mobil Suzuki APV berwarna silver.

Menindaklanjuti informasi yang beredar pada Rabu (1/7/2026), Satreskrim Polresta Denpasar langsung melakukan serangkaian penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap salah satu saksi, Nengah NU (34), selaku pengawas SPBU Taman Griya, diketahui bahwa pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 19.00 Wita memang terjadi pengisian BBM jenis Pertamax ke dalam sekitar 30 jerigen yang dibawa menggunakan mobil Suzuki APV nomor polisi DK 1592 JH. Pengisian dilakukan oleh petugas SPBU sesuai prosedur yang berlaku.

Berdasarkan keterangan saksi, BBM tersebut merupakan jenis non-subsidi sehingga tidak terdapat pembatasan jumlah pembelian maupun kewajiban menunjukkan dokumen rekomendasi dari instansi tertentu. Pembelian tersebut, menurut pengakuan pembeli, akan digunakan untuk kebutuhan operasional kegiatan watersport di kawasan Tanjung Benoa.

Saksi juga menjelaskan bahwa pada saat kejadian, jalur pengisian Pertamax telah dibuka pada dua dispenser (dua flow). Namun, karena stok Pertalite saat itu sedang habis, banyak pengendara beralih ke jalur Pertamax sehingga mengakibatkan antrean kendaraan menjadi panjang. Kondisi tersebut kemudian direkam oleh masyarakat yang sedang mengantre dan selanjutnya tersebar luas di media sosial.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran dalam pembelian BBM tersebut.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri ‘’Pujawali’’ Pura Desa lan Puseh Desa Adat Denpasar

“Kami telah menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial dengan melakukan pengecekan lokasi, memeriksa saksi-saksi, serta meneliti rekaman CCTV. Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa BBM yang dibeli merupakan Pertamax atau BBM non-subsidi. Meski demikian, Satreskrim Polresta Denpasar masih terus melakukan pendalaman guna memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang migas,” ujar Kasi Humas.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi secara utuh. Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku. Polresta Denpasar berkomitmen memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.

Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan adanya pelanggaran dalam pembelian BBM sebagaimana diatur dalam ketentuan Undang-Undang Migas. Polisi memastikan setiap informasi yang berkembang akan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta di lapangan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca