Denpasar, baliilu.com – Ketua Bidang Perempuan dan Anak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga mengatakan bahwa perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan tetapi perempuan adalah subjek pembangunan yang ikut mengambil peran dalam pembangunaan bangsa dan negara.
Hal itu dikatakan Ny. Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan di acara Puncak Peringatan Hari Ibu ke-96, 22 Desember 2024 dengan tema ‘’Perempuan Berdaya, Indonesia Raya‘‘ Jumat, 27 Desember 2024 di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.
’’Hari ibu adalah hari untuk kita mengenang, hari ibu adalah hari untuk kita menghargai dan hari ibu adalah hari untuk kita melanjutkan perjuangan perempuan Indonesia,’’ ujar Bintang Puspayoga.
Ia lanjut menyampaikan bahwa PDI Perjuangan sebagai partainya wong cilik berkomitmen untuk terus mendorong kesetaraan gender perlindungan hak-hak perempuan dan pemberdayaan perempuan. Hari ibu adalah pengingat bahwa kemajuan bangsa ini tidak akan pernah tercapai tanpa keterlibatan penuh dari perempuan.
’’Nah, sebentar nanti kita akan saksikan fashion show dari berbagai profesi dan di sini kita ingin tunjukkan bahwa perempuan hadir dalam lini pembangunan bangsa dan negara ini,’’ ujar Bintang Puspayoga.
Ia menegaskan momen hari Ibu harusnya menjadi semangat kita perempuan di tengah budaya patriarki yang mengakar ini. Tidak ada istilah tidak mungkin dan tidak bisa. Yang harus kita pedomani sebagaimana amanat proklamator Bung Karno, bahwa laki-laki dan perempuan itu seperti dua sayap dari seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya. Jika patah satu daripada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.
’’Pesan ini sangat penting untuk menjadi pedoman kita untuk saling mendukung, saling memotivasi dan saling menginspirasi. Bukannya hanya laki-laki mensupport dan memotivasi perempuan, tetapi jauh lebih penting bagi kita sesama perempuan wajib saling mendukung, wajib saling menginspirasi dan wajib saling memotivasi dalam mewujudkan pemberdayaan perempuan untuk Indonesia Raya,’’ ucapnya menegaskan.
Bintang Puspayoga mengharapkan kepada para perempuan seluruh Indonesia, khususnya perempuan kader-kader PDI Perjuangan, mari kita terus mengembangkan kapasitas diri menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan lainnya dan mengambil peran strategis di berbagai bidang. ”Kita jaga semangat perjuangan perempuan Indonesia karena perempuan Indonesia adalah ibu bagi bangsa. Kita jadikan hari Ibu ini sebagai momentum untuk melangkah maju bersama PDI Perjuangan,’’ ujarnya.
Bintang Puspayoga mengingatkan bahwa Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan sering mengatakan marilah kita bekerja dengan melaksanakan kewajiban kita, jangan sekali-sekali kita menghitung untung rugi. Ibu Megawati Soekarno Putri juga sering mengamanatkan bahwa kita harus turun ke bawah, kita harus bonding dengan rakyat. Nah, dari permasalahan itu kita lakukan gotong-royong. Apa yang bisa kita lakukan bahwa kita hadir untuk wong cilik.
Ia lanjut mengungkapkan dalam berbagai sektor kehidupan, perempuan sudah membuktikan diri sebagai pilar penting pembangunan. Namun hingga saat ini, masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu mari bergotong-royong baik dari DPC, DPD, dan Pusat.
Pada kesempatan itu, Bintang Puspayoga mengucapkan terimakasih kepada DPD, DPC seluruh Indonesia, khusus ucapan terimakasih kepada Ketua DPD Provinsi Bali dan Ketua DPC Kota/Kabupaten se-Bali yang sudah mensupport luar biasa rangkaian kegiatan ini.
Peringatan hari Ibu yang dihadiri para kader PDI Perjuangan dan para istri pemenang Pilkada 2024 Provinsi dan Kabupaten Kota di Bali dari PDI Perjuangan ini ditandai pemotongan tumpeng dan dimeriahkan fashion show, pameran UMKM, dan melakukan kunjungan ke veteran pejuang perempuan. (gs/bi)