Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

PDI Perjuangan Libatkan Difabel pada Grand Final Soekarno Cup, Simbol Fair Play dan Dukungan Kemanusiaan

BALIILU Tayang

:

LIGA KAMPUNG SOEKARNO: Grand Final Liga Kampung Soekarno Cup III tahun 2026 regional Bali menghadirkan anak-anak difabel (anak down syndrom) sebagai player escort di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Senin, 25 Mei 2026 sore. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ada yang istimewa pada grand final Liga Kampung Soekarno Cup III tahun 2026 regional Bali di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Senin, 25 Mei 2026 sore. Pada laga final antara Banteng Denpasar dan Banteng Badung, ribuan mata penonton tertuju pada kids players escort (anak-anak pendamping pemain) kedua tim.

PDI Perjuangan Bali selaku penyelenggara event ini, menghadirkan anak-anak difabel (anak down syndrom) sebagai player escort. Partai politik berlambang Banteng ini ikut mengkampanyekan fair play dan juga dukungan terhadap kemanusiaan di tanah air.

Anak-anak difabel yang dihadirkan berasal dari Persatuan Oràng Tua Anak Down Syndrom (POTADS Bali). Wadah ini kumpulan orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus Anak Down Syndrom (ADS). Mereka bersatu untuk saling menguatkan dan membentuk ADS menjadi anak yang mandiri berketerampilan dan mempunyai kepercayaan diri. Mereka yang hadir di stadion Ngurah Rai berjumlah 22 anak. Kebanyakan berasal dari Denpasar, Badung dan Tabanan. Mereka hanya sebagian dari anak-anak yang tergabung dalam POTADS Bali. Organisasi POTADS ada di seluruh Indonesia.

Anak-anak difabel tampak bahagia. Mereka bisa merasakan langsung atmosfer event Soekarno Cup saat menggandeng tangan para pemain dan berjalan masuk ke stadion.

Tradisi ini sejarah dan memiliki misi besar lewat kampanye Say Yes for Children yang terwujud lewat hasil kerja sama antara FIFA dan UNICEF. Tujuannya memanfaatkan kepopuleran sepak bola untuk mempromosikan perlindungan dan hak-hak anak di seluruh dunia. PDI Perjuangan mulai dari jajaran DPP hingga DPD Bali ikut memperjuangkan dan melindungi hak-hak anak di seluruh Indonesia. PDIP komitmen bahwa anak-anak merupakan simbol Fair Play dan Kemanusiaan.

Baca Juga  Sayap Muda PDIP Bali Komit Gerakan Bali Bersih Sampah

Kehadiran anak-anak difabel di Stadion Ngurah Rai merupakan pengingat bahwa sepak bola merupakan permainan suci, ramah keluarga, dan harus dijauhkan dari kekerasan atau rasisme. Anak-anak ini sebagai simbol kemurnian olahraga sepakbola.

Anak-anak difabel yang mendampingi para pemain mendapat sambutan hangat dari Muhammad Prananda Prabowo, ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital; Komarudin Watubun, ketua Bidang Kehormatan; Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster dan seluruh pengurus DPC, kepala daerah, anggota legislatif dan ribuan penonton yang memenuhi tribun penonton.

Sebelumnya, Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup Bali, Adi Arnawa menegaskan, Liga Kampung telah berkembang menjadi wadah positif bagi generasi muda Bali yang memiliki bakat di bidang sepak bola untuk tampil dalam kompetisi formal dan terarah.

“Kegiatan Soekarno Cup ini ternyata menjadi wadah bagi talenta-talenta muda yang bisa bermain bola dalam kompetisi formal yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk nyata komitmen PDI Perjuangan dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya sepak bola usia dini dan muda di Bali.

Adi Arnawa juga menyebut semangat olahraga yang diwariskan Bung Karno menjadi inspirasi utama penyelenggaraan Soekarno Cup.

Pada laga final, diawali dengan pertandingan perebutan juara ketiga yang diraih Banteng Tabanan usai menaklukkan Karangasem 4-0. Juara pertama kembali diraih Banteng Denpasar usai menundukkan Badung 3-2. Para juara mendapat hadiah beasiswa senilai Rp 117 juta. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Glory of Youth 2026 Sukses Digelar, 1.000 Atlet Esports Ramaikan Perebutan Piala Walikota Denpasar

Published

on

By

Glory of Youth 2026
PENYERAHAN HADIAH: Penyerahan hadiah Glory of Youth 2026 yang memperebutkan Piala Walikota Esport Denpasar dilaksanakan di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Minggu (5/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ajang Glory of Youth 2026 yang memperebutkan Piala Wali Kota Esport Denpasar sukses diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian D’Youth Fest 2026.

Berlangsung selama empat hari, pada 2–5 Juli 2026, kompetisi ini diikuti sekitar 1.000 peserta dan menarik lebih dari 3.000 pengunjung, menjadikannya salah satu agenda kepemudaan dan esports terbesar di Kota Denpasar tahun ini.

Ketua ESI Denpasar, Nyoman Adhikarya Nugraha, didampingi Ketua Harian ESI Denpasar, Bagus Putu Eka Suarthana Putra, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Glory of Youth menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap perkembangan esports sebagai olahraga prestasi sekaligus bagian dari industri ekonomi kreatif.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang perebutan Piala Wali Kota Esport Denpasar, tetapi juga menjadi ruang bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan, sportivitas, serta semangat kompetitif mereka,” ujar Adhikarya usai penyerahan hadiah di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Minggu (5/7).

Kompetisi mempertandingkan tiga kategori, yakni Pelajar SMP, Pelajar SMA/SMK, dan Umum, dengan lima cabang gim yang diperlombakan, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, Free Fire, Honor of Kings (HOK), dan eFootball.

Selain pertandingan utama, Glory of Youth juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, seperti pameran game developer, lomba caster, lomba esports ambassador, hingga kompetisi dance. Berbagai kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan ragam profesi dan peluang karier di industri esports serta ekonomi kreatif digital kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Pada kategori Pelajar SMP, SMP Negeri 10 Denpasar berhasil meraih gelar juara Free Fire, sedangkan SMP Negeri 16 Denpasar keluar sebagai juara Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Sementara pada kategori Pelajar SMA/SMK, SMA Santo Yoseph Denpasar menjadi juara Free Fire, SMA Negeri 1 Denpasar meraih gelar juara Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan SMA Negeri 7 Denpasar berhasil menjadi juara pada cabang eFootball.

Baca Juga  Puncak Peringatan Hari Ibu Ke-96, Bintang Puspayoga: Perempuan Tak Hanya Jadi Objek Tapi Subjek Pembangunan

Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong partisipasi perempuan di dunia esports, panitia juga menggelar kategori Ladies untuk pelajar. Pada nomor Free Fire Ladies, gelar juara diraih SMA Negeri 7 Denpasar, sementara SMA Negeri 4 Denpasar berhasil menjadi juara pada nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Ladies.

Adhikarya berharap Glory of Youth dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan sekaligus menjadi salah satu ikon pembinaan dan pengembangan esports di Kota Denpasar.

“Perebutan Piala Walikota Esport Denpasar diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem esports yang sehat, kreatif, dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, A.A. Ngurah Mahendra Putra, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Glory of Youth 2026.

Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, ia mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang yang telah menunjukkan kemampuan, strategi, kerja sama tim, dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.

“Kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Menurut Ngurah Mahendra, esports kini telah berkembang menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki prospek besar. Melalui kegiatan seperti Glory of Youth, diharapkan lahir talenta-talenta muda Denpasar yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional, dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan etika dalam bermain.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, komunitas, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Semoga D’Youth Fest terus menjadi ruang kreativitas, kolaborasi, dan pengembangan potensi generasi muda Kota Denpasar, sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang mendukung kemajuan industri esports dan ekonomi digital,” pungkasnya. (eka/bi)

Baca Juga  Bulan Bung Karno Bukti Kekuatan PDI Perjuangan selalu Bersumber dari Rakyat dan Kembali untuk Kepentingan Rakyat

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Targetkan Badung Jadi Pusat “Sport Tourism”

Published

on

By

HADIRI LAGA FINAL: Bupati Adi Arnawa saat menghadiri langsung laga final Padel Island Tournament Series by Nak Badung yang digelar di Tamora Padel Club, Canggu, Minggu (5/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh memperkuat sektor pariwisata berbasis olahraga (Sport Tourism). Salah satu langkah nyatanya diwujudkan dalam mendukung ajang Padel Island Tournament Series by Nak Badung yang digelar di Tamora Padel Club, Canggu, Minggu (5/7/2026). Bupati membantu dana sebesar Rp. 30 juta untuk mendukung ajang tersebut.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, hadir langsung untuk menyaksikan laga final sekaligus menyerahkan bantuan dana tersebut secara simbolis kepada panitia penyelenggara. Kehadiran Bupati didampingi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, serta jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan turnamen ini. Ia menegaskan bahwa olahraga padel yang sedang tren memiliki potensi besar untuk menarik segmen wisatawan baru ke Badung.

“Turnamen padel ini menjadi salah satu bentuk dukungan konkret terhadap pengembangan Sport Tourism di Kabupaten Badung. Selain menjadi wadah pembinaan untuk menjaring bibit atlet berbakat, event seperti ini berdampak langsung pada pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Adi Arnawa.

Ia berharap Padel Island Tournament Series dapat bertransformasi menjadi agenda olahraga tahunan skala internasional. Dengan demikian, Badung tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai destinasi utama bagi para pecinta olahraga dunia.

Di akhir acara, Bupati Adi Arnawa turut memberikan ucapan selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan sportivitas tinggi selama berkompetisi.

“Siapapun yang menjadi juara, saya mengucapkan selamat. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet padel berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Badung ke kancah yang lebih tinggi,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Puncak Peringatan Hari Ibu Ke-96, Bintang Puspayoga: Perempuan Tak Hanya Jadi Objek Tapi Subjek Pembangunan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Perisai Diri Tainsiat Cup III Siap Digelar Juli Mendatang, Jadi Wahana Penjaringan Atlet Silat Berprestasi

Published

on

By

perisai tiansiat cup
TERIMA PANITIA: Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima panitia Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (25/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III, yang mempertandingkan peserta antar ranting se-Kota Denpasar akan segera digelar. Hal tersebut terungkap saat Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima panitia Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (25/6).

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut menyambut baik pelaksanaan Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III tersebut. Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Denpasar sangat mendukung kejuaraan seperti ini guna menjaring atlet-atlet silat baru yang ada di Kota Denpasar.

Lebih Arya Wibawa mengatakan ke depan kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III menjadi event tahunan, pihaknya juga mengajak panitia untuk berkolaborasi bersama KONI Denpasar.

“Pemkot Denpasar sangat mendukung pelaksanaan kejuaraan-kejuaraan seperti ini karena dapat menjaring atlet-atlet silat baru yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Denpasar,” ungkapnya.

Ketua Panitia Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III, Putu Suyatna mengatakan tujuan dari diselenggarakan kejuaraan yang akan digelar selama tiga hari pada tanggal 3 hingga 5 Juli ini adalah untuk melestarikan dan menumbuhkan kecintaan terhadap silat sebagai budaya asli Bangsa Indonesia serta melatih kemampuan para atlet sekaligus memupuk tali persaudaraan antar-ranting.

“Harapan dari kegiatan ini adalah guna megasah skill anggota perguruan Silat Perisai Diri di kota Denpasar serta diharapkan mampu bersaing di antar perguruan silat yang ada di Indonesia khusunya di Bali, dengan jiwa budi luhur tanpa harus merendahkan perguruan lain,” jelas Suyatna. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bulan Bung Karno Bukti Kekuatan PDI Perjuangan selalu Bersumber dari Rakyat dan Kembali untuk Kepentingan Rakyat
Lanjutkan Membaca