Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Resmikan Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Mangutama

BALIILU Tayang

:

kantor perumda mangutama
PERESMIAN KANTOR: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri peresmian Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Mangutama serta Penandatanganan Prasasti di Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Mangutama Lingkungan Banjar Muncan, Kelurahan Kapal, Mengwi, Senin (3/2). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri peresmian Kantor Pusat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama, serta penandatanganan MoU antara Kejaksaan Negeri Badung dengan Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama yang disaksikan oleh Wakil Ketua DPRD Made Sunarta dan Sekda selaku Ketua Dewan Pengawas (Dewas) IB. Surya Suamba yang dilanjutkan Penandatanganan Prasasti oleh Bupati Giri Prasta, bertempat di Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Mangutama Lingkungan Banjar Muncan, Kelurahan Kapal, Mengwi, Senin (3/2).

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Badung, anggota DPRD Kabupaten Badung, Direktur Rumah Sakit Mangusada Wayan Darta, Perwakilan BPKP Provinsi Bali, para Direktur PDAM Kab/Kota se-Bali, beserta jajaran Dewas dan Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta mengatakan bahwa Forkopimda Kabupaten Badung telah menjalin komunikasi bersinergi. Bupati menyampaikan siapapun yang menjadi Gubernur, Bupati/Walikota tanpa komunikasi yang bersinergi dengan Forkopimda tidak akan maju seperti Kabupaten Badung.

“Terlebih khusus saya berterima kasih juga kepada Kajari Badung, karena telah bekerjasama dengan ditandatanganinya MoU bertalian dengan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mangutama, karena sudah memberikan pendapat hukum, pendampingan hukum serta pelaksanaan hukum sampai proses berakhir,” ujarnya.

Terkait masalah pelayanan, Direktur Utama, Direktur Umum, Direktur Teknis, dan semua keluarga besar PDAM Badung harus mampu memberikan pelayanan. Pelayanan ini baik perusahaan, baik rumah tangga maupun sosial, dengan menyadari kondisi air baku yang ada di Badung seperti sekarang ini.

“Saya mau di tahun 2025, saya ingin berikan batas waktu kepada Pengawas, dan Direktur Utama bersama jajaran akhir tahun 2025 harus mampu menyelesaikan kebutuhan air minum di Kabupaten Badung secara merata, siap? Kalau tidak siap silahkan purnatugas. Akan ada pasokan air bersih dari Bendungan Sidan, dan kalau tidak ada halangan akan diresmikan bulan Februari 2025 oleh Kementerian PUPR Pusat dengan memperoleh 500 lt/detik. Untuk di Estuary DAM Suwung khusus untuk kebutuhan Kuta Selatan baik yang ada di Tanjung Benoa, Kutuh, Pecatu, Ungasan maupun yang ada di Jimbaran yang dulunya berkapasitas 750 lt/dt yang sudah bisa ditambah menjadi 1000 lt/dt, terima kasih kepada jajaran Direksi. Saya mau para Direksi dan jajaran bekerja dengan baik, layani masyarakat itulah tujuan kami. Sekali lagi ingat di akhir tahun 2025 semua sudah terlayani dengan merata,” pinta Bupati Giri Prasta.

Baca Juga  Terkait Penataan Tebing di Pantai Pemutih Desa Pecatu Kutsel

Giri Prasta juga menugaskan Sekda untuk mengkomunikasikan dan bersinergi dengan OPD dengan PPNSB harus digerakkan sampai ke tingkat perusahaan daerah apalagi Perusahaan Daerah Air Minum.

“Dengan mempertimbangan hulunya adalah sumber air, tengahnya pipanisasi dan seterusnya dan hilirnya adalah rakyat, dengan menggerakkan para pekaseh dan masyarakat melakukan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) bila perlu kita kontrak dari Badung lahan yang ada di perbatasan Tabanan dan Bangli. Terima kasih pada semua instansi atas capaian yang sudah dicapai sampai sekarang ini, saya titip hanya satu pada saat musim hujan jangan banjir pada saat musim kering jangan kekurangan air itu tanggung jawab PDAM,” pesannya.

Sementara Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Wayan Suyasa melaporkan, Pembangunan Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Mangutama yang berlokasi di lingkungan Muncan, Kelurahan Kapal, Mengwi dibangun di atas lahan seluas 59,75 are milik Perumda Air Minum Tirta Mangutama dengan luas bangunan 3.780 M2 dengan anggaran pembangunan sebesar Rp. 25,1 miliar bersumber dari anggaran Perumda Air Minum Tirta Mangutama tahun 2024.

Pembangunan Kantor Pusat ini akan jadi momentum awal bagaimana Perumda mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar kantor bertempat di wilayah Kabupaten Badung, yang akan dilaksanakan secara bertahap dengan memaksimalkan aset yang ada sehingga tidak terlalu membebani keuangan perusahaan sedangkan aset di kantor yang lama direncanakan untuk dikelola oleh anak perusahaan karena memiliki lokasi strategis untuk kegiatan bisnis.

“Dengan dibangunnya Kantor Perumda Air Minum Tirta Mangutama sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Badung sesuai Visi Perusahaan Terwujudnya Pelayanan Prima Menuju Perusahaan Berstandar Internasional, saya berharap dengan diresmikannya Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Mangutama akan mampu memberikan pelayanan yang optimal baik secara kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pada seluruh masyarakat Badung,” ucapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Branding Wajah Baru Kawasan Samigita

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

Published

on

By

Prabowo dan El-Sisi Saksikan Pertukaran Kesepakatan Indonesia-Mesir
KESEPAKATAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi menyaksikan pertukaran sejumlah kesepakatan atau MoU antara kedua negara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Indonesia dan Republik Arab Mesir terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui empat kerja sama di berbagai bidang. Keempat kesepakatan ini disampaikan saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Keempat kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi kedua negara untuk memperluas hubungan kemitraan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Adapun keempat kerja sama yang diumumkan yakni:

  1. Nota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Arab Mesir tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis;
  2. Nota Kesepahaman tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas, dan khusus;
  3. Nota Kesepahaman tentang Statistik; dan
  4. Nota Kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Republik Arab Mesir tentang Kelautan dan Perikanan.

Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kesepakatan yang dihasilkan merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.

“Kunjungan ini telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral. Kerja sama kelautan perikanan, kerja sama statistik, kerja sama investasi, kerja sama industri pertahanan, kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis,” ucap Presiden Prabowo.

Kerja sama yang mencakup bidang strategis ini menunjukkan makin luasnya peluang kolaborasi kedua negara di dalam berbagai sektor. Melalui berbagai kesepakatan ini, Indonesia dan Mesir terus memperkuat kemitraan strategis yang saling menguntungkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sidang Paripurna DPRD Badung, Ketua Dewan Putu Parwata Apresiasi Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Pemda dan RJPMD 2021-2026
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sartono Hutomo Minta Evaluasi Distribusi BBM dan Ketahanan Pasokan Energi di Bali

Published

on

By

Sartono Hutomo Ikuti Kunker Reses Komisi XII DPR RI di Denpasar
KUNKER: Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). (Foto: dpr.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo meminta evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali menyusul antrean yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ia juga menyoroti ketahanan stok batu bara untuk pembangkit listrik serta meminta persoalan pasokan energi ditindaklanjuti agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Sartono usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII mendalami berbagai persoalan energi bersama mitra kerja, termasuk PT Pertamina dan PT PLN.

Sartono menilai penyebab antrean BBM perlu ditelusuri dari berbagai aspek, mulai dari distribusi dan ketersediaan pasokan hingga kebijakan subsidi dan kuota. Ia juga menyoroti kemungkinan peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite yang perlu menjadi bahan evaluasi.

“BBM di Bali tentu kan harus dievaluasi, permasalahan di mana? Apakah hanya di Pertamina saja atau juga permasalahan di hulu? Apakah juga ada permasalahan di subsidi, di kuotanya yang terbatas? Atau juga terjadi perpindahan dari yang tadinya menggunakan Pertamax ke Pertalite,” ujar Sartono dikutip dari laman dpr.go.id.

Menurutnya, hasil pendalaman terhadap berbagai kemungkinan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi persoalan serupa pada hari-hari dan bulan-bulan berikutnya. Pasalnya, antrean dan kekurangan BBM berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat maupun dunia usaha.

“Kalau terjadi antrean dan sebagainya, ini kan juga menghambat dalam perekonomian kita. Harusnya lebih cepat lagi, tapi juga ada permasalahan di lapangan tentang kekurangan daripada BBM. Nah ini juga yang tadinya kita menginginkan ekonomi kita tumbuh menjadi terhambat,” tegas politisi tersebut.

Baca Juga  Ribuan ASN dan Masyarakat Tabanan Sambut Program ‘’Badung Angelus Buana’’

Selain persoalan BBM, Sartono menyoroti kecukupan stok batu bara untuk pembangkit listrik di Bali. Ia meminta agar ketahanan stok atau Hari Operasi Pembangkit (HOP) diperhatikan sehingga pasokan energi primer untuk pembangkit tetap terjaga.

“Untuk di Bali ini kan minimal kan harusnya mungkin 20 hari lah atau 15 sampai 20 hari. Jangan sampai satu minggu lah,” kata Sartono.

Ia menegaskan, persoalan ketahanan stok perlu dilihat tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari kebijakan energi secara nasional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan listrik di Bali, baik untuk rumah tangga maupun kegiatan usaha.

Sartono juga menyoroti adanya daftar tunggu (waiting list) pelaku usaha yang membutuhkan penambahan daya listrik. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar kesiapan pasokan energi primer dan kapasitas kelistrikan dapat mengikuti pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Jangan sampai kekurangan pasokan energi primer ini itu menghambat terhadap juga geliat pertumbuhan perekonomian. Baik secara di Bali maupun di nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai temuan selama kunjungan kerja reses tersebut akan menjadi catatan Komisi XII DPR RI untuk disampaikan dalam rapat kerja bersama pemerintah. Ia berharap persoalan distribusi dan ketersediaan BBM, ketahanan stok batu bara, serta pemenuhan kebutuhan listrik dapat ditindaklanjuti dengan solusi konkret.

“Temuan-temuan di lapangan seperti ini harus ada solusi,” pungkas Sartono. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Published

on

By

Kadiv Humas Polri Jelaskan Mutasi 199 Personel
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir saat memberikan keterangan pers. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, di antaranya Wakabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Lampung.

Pada jabatan Wakabaintelkam Polri, Irjen Pol Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri dan digantikan Brigjen Pol Anom Setyadji. Sementara itu, jabatan Kakorlantas Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Wibowo kini diemban Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Di tingkat kewilayahan, Irjen Pol Agus Wijayanto dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing. Jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini dijabat Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto. Adapun jabatan Kapolda Lampung dipercayakan kepada Brigjen Pol Yustan Alpiani menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pejabat berikutnya untuk melanjutkan program dan meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Baca Juga  Sidang Paripurna DPRD Badung, Ketua Dewan Putu Parwata Apresiasi Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Pemda dan RJPMD 2021-2026

Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Johnny berharap agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri “Polisi Bersama Masyarakat”. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Johnny. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca