Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hari Pertama Kerja, Bupati Adi Arnawa Beri Pengarahan Pegawai Badung

Ajak Pegawai Fokus Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Loading

BALIILU Tayang

:

Bupati Adi Arnawa
PENGARAHAN: Bupati Adi Arnawa didampingi Wabup Alit Sucipta dan Sekda IB Surya Suamba saat memberikan pengarahan kepada seluruh Pejabat dan Pegawai di lingkungan Pemkab. Badung, Rabu (26/2) di Lapangan Puspem Badung. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Hari pertama kerja pasca-pelantikan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan Sekda Badung IB Surya Suamba memberikan pengarahan kepada seluruh Pejabat dan Pegawai di lingkungan Pemkab Badung, Rabu (26/2) di Lapangan Puspem Badung.

Dalam arahannya Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah dan pegawai fokus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Masyarakat telah memberikan kepercayaan. Mari kita semua bergerak mengimplementasikan visi-misi daerah dalam program kegiatan untuk meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Badung,” kata Bupati Adi Arnawa.

Bupati Adi Arnawa juga mengharapkan pelayanan publik yang diberikan harus jelas dengan standar pelayanan minimal, terutama quick respons terhadap pengaduan masyarakat harus cepat dan tepat. “Seluruh pegawai harus meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan. Tentu yang disiplin dan mampu melakukan respons cepat akan diberi reward, begitu pula sebaliknya yang hanya santai, kami akan tindak tegas dan berikan punishment,” tegasnya.

Bupati juga menginginkan pelayanan Pemkab Badung sepenuhnya berbasis digital. Pada semester II tahun ini diharapkan semua pelayanan sudah berbasis digital. Dengan harapan mampu mempercepat akselerasi dan transparansi pelayanan bagi masyarakat.

Di bagian lain, melalui visi-misi “Mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kertih Loka Bali” dengan Sapta Kriya Adi Cipta, Bupati Adi Arnawa pada awal kepemimpinannya bersama Wabup Bagus Alit Sucipta akan lebih fokus pada penanganan infrastruktur. Namun masalah yang bersifat mandatori seperti kesehatan, pendidikan, sosial dan lainnya tidak diabaikan dan sudah menjadi kewajiban pemerintah. Dikatakan, mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan menjadi tantangan ke depan, terlebih PAD Badung bertumpu pada sektor pariwisata. Dari visi tersebut Adi Arnawa telah mempunyai beberapa isu strategis yang akan diimplementasikan melalui program kegiatan yaitu penanganan masalah kemacetan, penanganan sampah, penyediaan air bersih dan penanganan banjir yang sudah terjadi di beberapa titik.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Laksanakan Aplikasi IKD di Badung

“Kami minta perangkat daerah terutama dinas teknis segera melakukan langkah-langkah, sehingga fokus awal kita untuk membenahi masalah kemacetan, sampah, air bersih dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Putri Koster Ajak Perempuan Bali Berani Jadi Womenpreneur Tanpa Tinggalkan Jati Diri

Published

on

By

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster menghadiri talkshow Perempuan Bali Berdaya di Atrium Icon Mall, Sanur.
HADIRI TALKSHOW: Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri talkshow inspiratif bertajuk “Perempuan Bali Berdaya: Merajut Budaya dalam Membangun Bangsa” di Atrium Icon Mall, Sanur, Kamis (6/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Adat dan tradisi tidak pernah mengekang perempuan Bali untuk berwirausaha. Lahir dan tumbuh dalam adat serta tradisi yang kuat, perempuan Bali dikenal tangguh dalam menjalankan berbagai perannya, baik dalam keluarga, kehidupan adat, maupun ranah publik.

“Adat, budaya, dan tradisi Bali selalu memberikan peluang bagi perempuan untuk mandiri,” ungkap Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri talkshow inspiratif bertajuk “Perempuan Bali Berdaya: Merajut Budaya dalam Membangun Bangsa” di Atrium Icon Mall, Sanur, Kamis (6/8/2026).

Putri Koster menjelaskan bahwa perempuan Bali tidak hanya menjalankan tugas domestik, tetapi juga memiliki hak untuk mengembangkan potensi, mengejar minat, dan mewujudkan cita-citanya di ranah publik. Salah satunya dengan menjadi perempuan pengusaha atau womenpreneur.

Womenpreneur harus memiliki jiwa yang kuat dan pantang menyerah. Jika jatuh, bangkit lagi. Harus memiliki visi dan tujuan, serta disiplin dan inovatif,” imbuhnya.

Menurutnya, karakter tangguh dan pantang menyerah telah melekat pada diri perempuan Bali. Hal tersebut tercermin dari kemampuan mereka dalam membagi waktu dan menjalankan berbagai tanggung jawab, mulai dari urusan rumah tangga, kegiatan adat dan tradisi, hingga pekerjaan serta aktivitas di ruang publik.

“Jangan takut, lakukan saja. Ibu yakin perempuan Bali pasti bisa. Namun, semuanya tetap harus dijalankan secara seimbang. Jangan sampai melupakan perannya sebagai ibu rumah tangga,” katanya.

Putri Koster menjelaskan bahwa bagaimanapun perempuan memiliki peran penting sebagai ibu dan istri dalam keluarga, mendampingi suami, serta menjadi benteng utama dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti Widya Putri menjelaskan bahwa sebanyak 64,5 persen UMKM di Indonesia digerakkan oleh perempuan.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Pimpin Sosialisasi Program Beasiswa “Nak Badung” Tahun 2026

“Hal ini membuktikan bahwa perempuan mampu menopang perekonomian daerah dan nasional, sekaligus menciptakan efek berganda yang positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Dyah Roro menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan bersama pemerintah pusat akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha untuk memajukan UMKM dan sektor industri melalui berbagai program serta fasilitas yang tersedia.

Lebih lanjut, Ketua Umum BPD HIPMI Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi perempuan Bali agar tidak takut memulai usaha dan berani menjadi womenpreneur.

Menurutnya, semakin banyak perempuan yang membangun dan mengembangkan UMKM lokal, seperti industri kerajinan, tenun, dan sektor kreatif lainnya, semakin besar pula peluang produk lokal untuk berkembang dan naik kelas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Jembrana

Published

on

By

Ketua TP PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Jembrana.
PASAR RAKYAT: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri gelaran Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk "Berbelanja dan Berbagi", yang kali ini digelar di kawasan Gedung Ir. Soekarno, Jembrana, Jumat (7/8). (Foto: Hms Dps)

Jembrana, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa hadir pada gelaran Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Berbelanja dan Berbagi”, yang kali ini digelar di kawasan Gedung Ir. Soekarno, Jembrana, Jumat (7/8).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara juga menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 orang penerima dari masyarakat Kabupaten Jembrana. Tas tersebut berisi berbagai kebutuhan hasil belanja produk UMKM dan pedagang lokal yang ada di Pasar Rakyat.

Usai seremonial berlangsung, di tengah kehangatan suasana dengan masyarakat, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbelanja produk lokal dan UMKM, namun juga menjadi momentum untuk berbagi dan membantu masyarakat di Kabupaten Jembrana.

“Selain dapat berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi dan mempererat rasa kebersamaan antar daerah di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster mengatakan, Pasar Rakyat PKK merupakan program yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali.

“Melalui pasar rakyat ini kami mengajak petani dan UMKM untuk menjual produknya. Awalnya dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Bali dan seluruh pengurus PKK bergotong-royong membantu masyarakat,” jelasnya.

Ny. Putri Koster juga menambahkan, melalui kegiatan ini setiap TP PKK kabupaten/kota diwajibkan berbelanja produk UMKM yang kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk paket bantuan. Untuk kegiatan kali ini, Kabupaten Jembrana menyiapkan 20 tas bantuan, sedangkan kabupaten/kota lainnya masing-masing 10 tas.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Laksanakan Aplikasi IKD di Badung

“Tujuan mulia kita adalah menjalin silaturahmi dengan sesama pengurus, kemudian menyapa UMKM, mengajak masyarakat untuk peduli, dan di sini juga ada perputaran uang sehingga Kabupaten/Kota memiliki kesempatan untuk berkembang,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Denpasar Raih LPM Award, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Berbasis Masyarakat

Published

on

By

Kepala DPMD Kota Denpasar I Wayan Budha menerima penghargaan LPM Award mewakili Pemkot Denpasar di Gedung Merdeka, Kota Bandung.
TERIMA LPM AWARD: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, yang mewakili Pemkot Denpasar, menerima penghargaan LPM Award di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (7/8). (Foto: Hms Dps)

Bandung, Jabar, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pemberdayaan dan partisipasi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Kali ini, Pemkot Denpasar meraih LPM Award atas konsistensinya mendorong peran aktif masyarakat melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, yang mewakili Pemkot Denpasar, di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (7/8). Penghargaan diserahkan langsung Ketua Umum DPP LPM RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, dalam rangkaian pemberian apresiasi kepada daerah yang dinilai memiliki komitmen dalam memperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas, memperkuat ketahanan sosial, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, harmonis, dan produktif.

“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga stabilitas serta memperkuat ketahanan sosial. Karena itu, partisipasi masyarakat harus terus dibangun dan diberi ruang dalam setiap proses pembangunan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi daerah yang secara konsisten mendorong keterlibatan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Menurutnya, LPM memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat dan dapat menjadi penggerak gotong royong sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dengan warga.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LPM RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengatakan LPM memiliki peran penting dalam membangun pola pembangunan yang berbasis pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat. LPM tidak hanya menjadi wadah partisipasi, tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menggali potensi serta mengawal pembangunan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Pimpin Sosialisasi Program Beasiswa “Nak Badung” Tahun 2026

“LPM harus hadir sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi masyarakat harus dapat diserap, potensi yang ada harus dikembangkan, dan seluruh proses pembangunan harus didorong agar semakin partisipatif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan nasional. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, LPM, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya berjalan dari atas, tetapi tumbuh dari kebutuhan dan potensi masyarakat di tingkat paling bawah.

Kepala DPMD Kota Denpasar, I Wayan Budha, menyampaikan bahwa LPM Award menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemkot Denpasar untuk semakin memperkuat pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata capaian pemerintah, melainkan hasil kerja bersama antara pemerintah, LPM, desa/kelurahan, dan masyarakat.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Ini bukan keberhasilan satu pihak, tetapi hasil kerja bersama antara Pemerintah Kota Denpasar, LPM, desa dan kelurahan, serta seluruh masyarakat. Ke depan, kolaborasi ini akan terus kami perkuat agar partisipasi masyarakat semakin nyata dalam pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budha mengatakan keberadaan LPM memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan di tingkat desa dan kelurahan. Selain menjadi mitra pemerintah, LPM juga berperan dalam menampung aspirasi, menggali potensi masyarakat, serta mendorong keterlibatan warga dalam berbagai program pembangunan.

“Kami berharap LPM tidak hanya menjadi lembaga yang hadir secara administratif, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak masyarakat. Aspirasi yang tumbuh dari masyarakat harus bisa menjadi bagian dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua LPM Kota Denpasar, I Gede Eka Suputra. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran LPM di Kota Denpasar untuk semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah sekaligus penggerak partisipasi masyarakat.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Laksanakan Aplikasi IKD di Badung

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik. LPM akan terus hadir di tengah masyarakat, menampung aspirasi, menggerakkan gotong-royong, serta ikut mengawal program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Eka menambahkan, pembangunan yang kuat di tingkat masyarakat membutuhkan semangat gotong-royong dan kolaborasi seluruh komponen. Untuk itu, pihaknya berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Pemkot Denpasar, desa/kelurahan, serta berbagai unsur masyarakat.

“Semangat gotong-royong adalah kekuatan utama masyarakat. Karena itu, kami akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah serta seluruh komponen masyarakat. Harapannya, setiap potensi yang ada dapat dikembangkan dan setiap aspirasi masyarakat dapat menjadi bagian dari pembangunan,” tambahnya.

Raihan LPM Award ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk terus menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Pemerintah tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi bersama LPM dan seluruh elemen masyarakat membangun kolaborasi untuk menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Ke depan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi Pemkot Denpasar dan jajaran LPM untuk terus menghadirkan inovasi pemberdayaan, memperkuat partisipasi publik, serta mengembangkan potensi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, pembangunan diharapkan tumbuh sebagai gerakan bersama menuju Denpasar yang maju, berbudaya, dan berkelanjutan. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca