Denpasar, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali pada Selasa, Anggara Kliwon Kulantir, 4 Maret 2025 menggelar Rapat Paripurna ke-9 dengan agenda Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur Bali yang berlangsung di ruang sidang utama Kantor DPRD Bali.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakil Ketua I Wayan Disel Astawa, Wakil Ketua II Ida Gede Komang Kresna Budi, Wakil Ketua III I Komang Nova Sewi Putra, bersama segenap pimpinan dan anggota DPRD Bali.
Hadir Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Anggota DPR RI dan DPD Perwakilan Bali, Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, anggota Forkopimda Provinsi Bali, Sekda Bali beserta jajaran, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, KPID, KIPD, Instansi Vertikal, Pimpinan Partai Politik, Lembaga Keagamaan, Lembaga Adat, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Perempuan, Bupati/Walikota se-Bali, Ketua DPRD Kabupaten Kota se-Bali, Sekda Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Desa dan Bendesa Adat se-Bali yang hadir secara daring.
Dalam prakata pembuka, mewakili DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya mengucapkan selamat atas dilantiknya Dr. Ir. Wayan Koster, M.M sebagai Gubernur Bali dan I Nyoman Giri Prasta, S.Sos sebagai Wakil Gubernur Bali, masa jabatan 2025 – 2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
’’Kami yakin saudara Gubernur dan Wakil Gubernur Bali akan mampu untuk menata pembangunan Bali secara fundamental dan komprehensif yang mencakup berbagai aspek kehidupan berkaitan dengan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali sebagaimana Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,’’ ucap Mahayadnya saat membuka rapat paripurna.
Lebih lanjut, ungkap Mahayadnya, kesungguhan Gubernur Bali dalam pembangunan Bali, sejatinya telah terbukti dalam mewujudkan Visi Misi dimaksud pada era pertama kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster yang telah berhasil mencapai 44 Tonggak Peradaban penanda Bali Era Baru, antara lain memuliakan Desa Adat, Perlindungan Keagamaan, Aksara Bali, Perlindungan Kawasan Besakih, Pusat Kebudayaan Bali, Shortcut Singaraja-Mengwitani, Pembangunan Pelabuhan Sanur-Sampalan-Bias Munjul, Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, dan lain sebaginya.
‘’Tentunya hal ini sangat menggembirakan dan sangat didukung oleh seluruh rakyat Bali, karena secara nyata dirasakan manfaatnya,’’ ujar Mahayadnya.
Selanjutnya Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan pidato sambutan Gubernur Bali, yang menjelaskan secara lengkap visi-misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru lima tahun ke depan. Gubernur Koster menegaskan bahwa pembangunan Bali lima tahun ke depan akan berlandaskan pada pesan luhur warisan nenek moyang, yang mengajarkan keseimbangan antara alam, manusia, dan budaya.
Dengan semua apa yang telah disampaikan, Ketua DPRD Bali Dewa Mahayadnya kembali menegaskan bahwa kita semua tanpa keraguan akan sangat mendukung sepenuhnya Pemerintah Daerah Bali dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali. Disamping juga DPRD Bali yang merupakan mitra strategis penyelengaraan Pemerintahan Daerah, melalui Fungsi Dewan yaitu Pembentukan Perda, Penganggaran dan Pengawasan, akan selalu bersinergi dalam menjalankan pemerintahan daerah Bali mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali.
Mengakhiri rapat paripurna, Ni Putu Tina Ratna Puspadewi selaku Juara Pertama Sekar Alit Ustawa Dharma Gita tingkat Nasional Tahun 2024, dan I Gede Arum Gunawan selaku juara pertama membaca Palawakya Dewasa Putra Ustawa Dharma Gita tingkat Nasional Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama menembangkan pupuh Ginada ‘‘De Ngaden Awak Bisa” yang mendapat aplaus peserta.
Dewa Mahayadnya menegaskan pesan yang bisa digarisbawahi bahwa suatu pekerjaan hendaknya dikerjakan dengan sungguh-sungguh (fokus, tulus, lurus) apapun hasilnya biarkan orang lain yang memberikan penilaian. Semasih kita hidup, kita tidak akan pernah berhenti untuk belajar,‘‘ pungkasnya. (gs/bi)