Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapat Paripurna Ke-41, DPRD Bali Sampaikan Penjelasan Raperda Produk Hukum Daerah

Wagub Giri Prasta Sampaikan Penjelasan Gubernur terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bali TA 2025

Loading

BALIILU Tayang

:

dprd bali
RAPAT PARIPURNA: Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya saat memimpin Rapat Paripurna Ke-41 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 yang berlangsung di ruang sidang utama Kantor DPRD Bali, Denpasar, Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna Ke-41 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda penjelasan Dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Provinsi Bali tentang Tata Cara Pembentukan Produk Hukum Daerah Provinsi Bali dan Penyampaian Penjelasan Gubernur terhadap Raperda Provinsi Bali tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di ruang sidang utama Kantor DPRD Bali, Denpasar, Jumat, 19 Juni 2026.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakil Ketua I Wayan Disel Astawa, Wakil Ketua II Ida Kade Komang Kresna Budi, Wakil Ketua III, I Komang Nova Sewi Putra. Hadir Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, segenap anggota DPRD Bali, para pimpinan Perangkat Daerah Provinsi Bali dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Tjokorda Gede Agung, S. Sos. menyampaikan bahwa Raperda Inisiatif DPRD Provinsi Bali tentang Tata Cara Pembentukan Produk Hukum Daerah Provinsi Bali ini dibuat memiliki urgensi yang strategis dengan beberapa pertimbangan, bahwa Raperda ini dibuat menjadi produk hukum daerah memiliki kedudukan yang sangat strategis sebagai instrumen hukum yang berfungsi untuk pedoman menjalankan kewenangan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Bali, memberikan kepastian hukum, melindungi kepentingan masyarakat, serta menjadi dasar dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

“Pembentukan produk hukum daerah yang baik harus dibentuk secara terencana, terpadu, sistematis, partisipatif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pembentukan produk hukum daerah tidak hanya sekadar untuk memenuhi persyaratan dokumen administratif pemerintahan, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan dinamika perkembangan masyarakat kekinian dan masa akan datang,” ujar Tjok Agung.

Baca Juga  DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Jawaban Gubernur Terkait 2 Raperda

Tjok. Agung lanjut menegaskan bahwa pembentukan Raperda ini, juga sangat penting memperhatikan dan mempertimbangkan bahwa Provinsi Bali memiliki karakteristik daerah yang khas, yang tidak hanya bertumpu pada aspek pemerintahan dan pembangunan daerah semata, tetapi juga pada upaya pelestarian adat, budaya, tradisi, nilai-nilai kearifan lokal, dan filosofi kehidupan masyarakat Bali sebagaimana tertuang pada visi pembangunan Nangun Sad Kerthi Loka Bali.

“Oleh karena itu, pembentukan produk hukum daerah di Provinsi Bali perlu memperhatikan nilai-nilai lokal yang hidup dan berkembang dalam masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan rasa syukur yang mendalam ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, karena Pemerintah Provinsi Bali kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah Tahun Anggaran 2025. Capaian ini bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bali. Lebih membanggakan lagi, opini WTP ini merupakan yang ketiga belas kali secara berturut-turut berhasil dipertahankan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

“Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Bali terus berjalan pada koridor yang transparan, akuntabel, efektif, serta bertanggung jawab,” ujar Giri Prasta mewakili Gubernur Bali.

Capaian ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam 5 mengelola setiap rupiah keuangan daerah untuk sebesar-besarnya kesejahteraan krama Bali.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Bali, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali, seluruh jajaran perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan sinergi yang luar biasa. Prestasi ini bukanlah garis akhir, melainkan energi baru untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang semakin baik, semakin terpercaya, dan semakin mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan menuju terwujudnya Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” ucapnya.

Baca Juga  DPRD Bali Dukung Penutupan TPA Suwung dan Perubahan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Giri Prasta lanjut mengungkapkan secara umum, Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025 mencerminkan berbagai aspek penting dari pengelolaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran. Salah satu komponen utama dalam laporan ini adalah Laporan Realisasi Anggaran, yang menggambarkan secara ringkas sumber, alokasi, serta pemanfaatan sumber daya ekonomi yang dikelola oleh pemerintah provinsi Bali.

Dalam laporan ini, tercatat bahwa Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar 6,66 triliun rupiah lebih, dan realisasinya melampaui target, yakni mencapai 7,04 triliun rupiah lebih atau 105,82 persen. Sementara itu, Belanja Daerah dianggarkan sebesar 7,41 triliun rupiah lebih dan 7 direalisasikan sebesar 6,55 triliun rupiah lebih, setara dengan 88,42 persen. Untuk komponen pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar 1,15 triliun rupiah lebih, namun terealisasi sebesar 620,67 milyar rupiah lebih atau 53,79 persen. Sedangkan pengeluaran pembiayaan yang direncanakan sebesar 401,46 miliar rupiah lebih, terealisasi sebesar 401,46 miliar rupiah atau 99,99 persen. Dari keseluruhan realisasi ini, diperoleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar 712,87 miliar rupiah lebih. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Semarak HUT Ke-81 TNI, Kodam IX/Udayana Hadirkan Bazar Pasar Murah untuk Ringankan Beban Masyarakat

Published

on

By

Bazar Murah Kodam IX/Udayana dalam rangka HUT ke-81 TNI di Denpasar.
BAZAR MURAH: Kodam IX/Udayana menggelar Bazar Pasar Murah secara serentak di tiga wilayah, yakni Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali; Asmil Gebang Mataram, NTB; dan Lapangan Asten Kuanino, Kupang, NTT, Selasa (22/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodam IX/Udayana menggelar Bazar Pasar Murah secara serentak di tiga wilayah, yakni Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali; Asmil Gebang Mataram, NTB; dan Lapangan Asten Kuanino, Kupang, NTT, Selasa (22/9/2026).

Di Bali, kegiatan dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Selain bazar, kegiatan juga dirangkaikan dengan Bakti Sosial Kesehatan dan akan berlangsung selama dua hari.

Bazar Pasar Murah tersebut merupakan bagian dari kegiatan serentak yang digelar Mabes TNI bersama seluruh jajaran TNI di Indonesia dalam rangka HUT ke-81 TNI. Pembukaan secara terpusat dilaksanakan melalui Video Conference (Vidcon) dari Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, oleh Wakil Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Susi Tandyo Budi.

Dalam sambutannya, Ny. Susi Tandyo Budi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pasar murah secara serentak di seluruh jajaran TNI. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan dialog dan pemantauan secara langsung melalui Vidcon dengan sejumlah satuan jajaran TNI yang turut menyelenggarakan Bazar Pasar Murah dalam rangka HUT ke-81 TNI.

Bazar Pasar Murah di Kodam IX/Udayana turut dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster bersama sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam, para Danrem jajaran Kodam IX/Udayana, para Asisten, para Komandan dan Kabalak jajaran Kodam IX/Udayana, Ketua Dharma Pertiwi Daerah “J”, serta anggota Persit KCK, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini.

Baca Juga  Fraksi Partai Golkar DPRD Bali Usulkan Koreksi Kerja Sama PKB dan Kontrak Aset Pemprov Bali

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok, kegiatan juga menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari satuan-satuan jajaran Kodam IX/Udayana. Masyarakat juga mendapatkan layanan Bakti Sosial Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Suasana kegiatan semakin semarak dengan hiburan musik yang dipersembahkan Ajendam IX/Udayana.

Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur Bali turut meninjau sejumlah stan UMKM, berdialog dengan masyarakat sekaligus berbelanja produk yang tersedia. Pangdam menjelaskan bahwa UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut berasal dari Kodim-Kodim dan Satuan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Kita berharap Bazar Pasar Murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti sembako. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah kami siapkan,” ujar Pangdam IX/Udayana.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menambahkan, Bazar Pasar Murah dan Bakti Sosial Kesehatan ini merupakan wujud kepedulian TNI yang dihadirkan secara langsung di tengah masyarakat dalam momentum HUT ke-81 TNI. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta mendukung produk UMKM binaan satuan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Semangat HUT ke-81 TNI kami maknai dengan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap kehadiran Kodam IX/Udayana melalui pasar murah, pelayanan kesehatan dan pemberdayaan UMKM ini dapat semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata,” ujar Kapendam. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Ikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya

Published

on

By

Wabup Alit Sucipta mengikuti Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya.
NGETUS IDA BATARA TAPAKAN: Wabup Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, hadiri Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, larut dalam Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026).

Prosesi sakral ini dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Lebah Banjar Kedampal, Ida Cokorda Mengwi XIII, serta Mangku Pura Prajapati Jero Mangku Joti. Rangkaian upacara juga dihadiri Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani, Bendesa Adat Abiansemal, tokoh masyarakat I Wayan Muntra dan seluruh krama pengempon pura.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta bersama Putu Yunita Oktarini dan krama melaksanakan persembahyangan bersama demi memohon kelancaran, ketertiban, dan kerahayuan jagat selama rangkaian karya suci berlangsung.

Dalam sambutan singkatnya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat kebersamaan krama pengempon Pura Dalem Korya. Menurutnya, pelaksanaan karya ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi pilar penting dalam melestarikan adat, seni, dan budaya Bali.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong-royong harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada krama agar senantiasa menjaga persatuan, keharmonisan, serta semangat menyama braya dalam kehidupan bermasyarakat guna menghadapi perkembangan zaman.

Sementara itu, Manggala Karya Pura Dalem Korya, I Nyoman Tastra, menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menggelontorkan anggaran hibah induk tahun 2026 sebesar Rp 777 juta lebih. Bantuan finansial tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk penataan pura serta menyokong rangkaian upacara pemahayu yang puncaknya berlangsung hingga Purnamaning Kanem tanggal 24 November 2026 mendatang.

Baca Juga  Fraksi Partai Golkar DPRD Bali Usulkan Koreksi Kerja Sama PKB dan Kontrak Aset Pemprov Bali

Pihak pengempon juga berterima kasih kepada Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani atas bantuan penataan sarana prasarana dan perbaikan gong. I Nyoman Tastra berharap sinergi kuat antara masyarakat dan pemerintah ini dapat terus berlanjut demi kelestarian adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bahagia, Pemkab Badung Gelar Gebyar GENTA 2026

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Gebyar GENTA 2026 di Desa Dalung
BUKA GENTA 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka GENTA Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta resmi membuka Gebyar Gerakan Terpadu Nak Badung Sehat (GENTA) Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses layanan sekaligus mengedukasi warga terkait program strategis kesehatan.

Rangkaian pelayanan kesehatan yang dihadirkan dalam Gebyar GENTA mencakup pemeriksaan gratis, konsultasi dokter umum dan gigi, pelayanan kesehatan jiwa oleh spesialis dan psikolog, skrining penyakit dalam, serta edukasi gizi seimbang. Program pencegahan juga diperkuat lewat vaksinasi HPV bagi siswi sekolah dasar (BIAS) serta vaksinasi pneumonia bagi lansia yang memenuhi indikasi.

Sebagai bagian dari program unggulan Mantap Nak Badung, Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan nutrisi bagi anak terindikasi stunting, penderita penyakit ginjal, serta penyandang disabilitas. Diberikan pula penghargaan Usia Harapan Hidup (UHH) bekerja sama dengan BPD Bali bagi warga berusia 75 tahun ke atas, serta penghargaan bagi dokter dan perawat atas dedikasi mereka saat bencana gempa bumi di NTT.

Pada kesempatan ini, Bupati Adi Arnawa turut menyapa secara daring warga di wilayah Dalung Permai yang sedang menerima pelayanan jompo/sakit di rumah lewat program Home Care Nak Badung Sehat.

Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus, tercatat layanan home care telah menjangkau 1.885 layanan, layanan Sigap mencapai 1.796 layanan, serta Gawat Darurat sebanyak 1.606 layanan. Layanan tersebut, termasuk lansia hingga usia 103 tahun, menunjukkan aksi nyata dari visi pemerintah.

“Program ini tentu sangat berguna dan bermanfaat sekali buat masyarakat kita. Oleh karena itulah maka melalui gerakan terpadu ini, saya berharap ini akan tetap secara konsisten akan terus berlanjut. Disamping dalam rangka memberikan pelayanan jemput bola, sekaligus mengedukasi masyarakat kami yang ada di Badung untuk memahami dan mengetahui program kita,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Pimpin Rapat Banggar DPRD Bali, Sugawa Korry Sambut Baik Dianggarkannya Insentif untuk Perangkat Daerah

Sementara itu, Kadis Kesehatan Badung Bagus Padma Puspita melaporkan bahwa gebyar ini merupakan wujud misi kedua Pemda untuk meningkatkan kualitas kehidupan krama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Gebyar ini diisi oleh 25 kegiatan lintas OPD dan melibatkan BPJS.

“Terima kasih untuk Desa Dalung yang telah membantu kegiatan ini dan harapannya ke depan di seluruh 6 kecamatan dan di masing-masing desa kita bisa bergerak seperti ini simultan bersama, berkolaborasi. Mungkin harapan ke depan masyarakat kita hidupnya bisa kualitas tidak hanya kesehatan, masyarakatnya juga, kualitas pendidikan, dan kualitas lainnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan ragam rangkaian acara seperti aktivitas fisik berupa senam Lansia dan pengukuran kebugaran, pemeriksaan kesehatan gratis seperti Cek Kesehatan, EKG Jantung, pemeriksaan mata, gigi dan mulut, kulit, hingga kesehatan jiwa. Tersedia pula layanan ibu dan anak yang mencakup kelas ibu hamil, Posyandu siklus hidup, imunisasi/vaksinasi, konseling gizi, Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer (Yankestradkom) yang melibatkan Gotra Pangusada Bali hingga “Pojok Jamu” yang bermutu. Kegiatan ini juga melibatkan UMKM pangan lokal yang telah mengantongi izin PIRT, serta pelayanan aktivasi JKN dan IKD oleh Disdukcapil serta perlinsos oleh Dinsos.

Turut hadir pimpinan OPD terkait, Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, Organisasi Kewanitaan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa, Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, serta perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA se-Kuta Utara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca