Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bungan Desa Perdana Sanjaya-Dirga Setelah Dilantik di Desa Subamia Tabanan

Komitmen Kuat Bupati Sanjaya Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat

Loading

BALIILU Tayang

:

bungan desa
SERAHKAN BANTUAN: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyerahkan bantuan mobil perpustakaan keliling saat menghadiri Program "Bupati Tabanan Ngantor di Desa" (Bungan Desa) di Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, Senin (24/3). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Program “Bupati Tabanan Ngantor di Desa” (Bungan Desa) telah mencapai kunjungan ke-56, di Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, Senin (24/3). Hal ini juga merupakan giat pertama kepemimpinan Sanjaya – Dirga setelah dilantik, menandakan komitmen yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam setiap kunjungannya, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya tidak hanya mendengar aspirasi warga tetapi juga memastikan berbagai program pembangunan berjalan optimal dan sesuai kebutuhan masyarakat desa.

Berbagai kegiatan dilakukan Bupati Sanjaya bersama jajaran di Desa Subamia dari pagi hingga sore. Mulai dari peresmian Jalan Subamia-Riang Gede sepanjang 1.425 Km, panen cabe di kebun milik warga, tatap muka serap aspirasi masyarakat di Wantilan Desa Subamia diawali dengan penyerahan mobil perpustakaan keliling kepada Kepala Dinas Persip Tabanan, konseling dengan warga, hingga berkunjung ke keluarga stunting. Dengan pendekatan ini, Pemkab Tabanan terus berupaya memperkuat sektor pertanian, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta pelayanan publik lainnya.

Sanjaya mengatakan, kunjungan Bungan Desa ini menjadi bukti nyata, bahwa pemerintah daerah berupaya hadir langsung di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang lebih baik, serta menciptakan solusi yang lebih efektif bagi kesejahteraan warga desa. “Hari ini saya merasa sangat bahagia dan terhormat berada disini, di tengah-tengah masyarakat Desa Subamia yang saya cintai. Desa Subamia mendapat kehormatan sebagai desa pertama untuk periode ke-2 dalam program Bungan Desa yang merupakan bagian dari komitmen kami selaku pemerintah daerah, untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Sanjaya berharap, kehadiran pihaknya bersama anggota DPRD Tabanan dapil Tabanan, Sekda, para Asisten dan Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan serta instansi vertikal dan BUMD di Tabanan, bisa berdampak ataupun memberi pengaruh positif perkembangan pembangunan di desa, baik UMKM, IKM, dan pembangunan infrastruktur lainnya. Serta dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Saat panen cabe, Sanjaya menekankan kepada perangkat daerah terkait agar selalu mendampingi para petani, sehingga apa yang menjadi kendala para petani bisa mendapat solusi terbaik.

Baca Juga  Sambut Hari Raya Nyepi, Bupati Sanjaya Rangkul Pewarta Ciptakan Suasana Damai

I Gusti Agung Putu Bagus Yudiatmika selaku petani cabe di Desa Subamia, menyampaikan kehadiran Bupati beserta jajaran ke Desa Subamia, tentu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, terutama pihaknya di bidang pertanian. Begitu juga sebelumnya, Bapak Bupati dikatakan juga telah membantu pihaknya melalui Dinas Pertanian maupun penyuluh-penyuluh yang ada di Desa. “Khusus setelah Bapak Bupati hadir di Desa Subamia, kami cukup diperhatikan. Dalam artian, kami selaku Petani dalam arti luas bukan di abian saja termasuk yang memperkuat ketahanan pangan, ke depan ya astungkara perhatian bapak bupati,” ungkapnya.

Bupati Sanjaya kembali menegaskan, kehadiran pihaknya di Subamia adalah untuk menyambungkan program yang ada di desa dengan yang ada di Pemerintah Kabupaten. Apalagi Kepala Daerah dipilih oleh rakyat yang menyampaikan visi misi saat kampanye, yang tentunya hal itu harus diwujudkan untuk masyarakat.

“Semua muara pembangunan ada di desa. Kalau ingin Kabupaten Tabanan Aman, Unggul dan Madani, kita harus membangun desa kita dulu,” imbuh Sanjaya. Seraya Bupati menyampaikan rasa syukurnya kepada masyarakat, perbekel dan pihak terkait yang telah turut aktif berpartisipasi menyukseskan pembangunan di Tabanan.

Senada dengan Bupati, Perbekel Desa Subamia, I Ketut Sandi, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati beserta jajaran atas kehadirannya di Desa Subamia. “Jadi kami selaku masyarakat Tabanan, khususnya di Desa Subamia, sangat mengapresiasi kepemerintahan beliau. Walaupun 3,5 tahun memerintah sudah banyak memberikan perubahan positif, salah satu contoh, Lapangan Alit Saputra dan masih banyak lainnya. Kantor bupati sudah cantik, jalan-jalan juga sudah banyak diperbaiki, begitu juga fasilitas lainnya. Terimakasih Bapak Bupati,” ujarnya.

Berbagai pelayanan yang diberikan saat itu, meliputi pelayanan PMPTSP (Penyerahan Perizinan), Penyerahan Dokumen Kependudukan berupa KTP Elektronik, Pelayanan Pembayaran PBB, dilanjutkan Pelayanan Kesehatan Pembagian Kacamata gratis sebanyak 108 buah kepada masyarakat, serta Pelayanan Literasi inklusi dan akses perbankan, Pelayanan Samsat Keliling serta memberikan hadiah kepada anak-anak yang memiliki nama Ketut. Pada kesempatan berkunjung ke Keluarga Stunting, Bupati Sanjaya memberikan bantuan, berupa paket PMT dan lainnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Serahkan Bantuan K3S dan YKI di Selemadeg

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Hadiri Sesi Pleno KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Serukan ASEAN Perkuat Persatuan dan Perdamaian Kawasan

Published

on

By

Presiden Prabowo
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang digelar di Mactan Expo, Cebu, Filipina, pada Jumat, 8 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/dpr.go.id)

Mactan Expo, Cebu, Filipina, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang digelar di Mactan Expo, Cebu, Filipina, pada Jumat, 8 Mei 2026. Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.

“Kita harus memberi contoh, kita harus benar-benar berkomitmen untuk memiliki ASEAN yang solid dan ASEAN yang menjaga perdamaian, menjaga stabilitas, yang menghargai dialog dan kolaborasi,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menilai bahwa konflik dan rivalitas geopolitik hanya akan membawa dampak buruk bagi masyarakat dan menghambat pembangunan kawasan. Oleh karena itu, Presiden Prabowo menekankan bahwa ASEAN harus terus mengedepankan dialog dan kerja sama sebagai fondasi utama hubungan antarnegara.

“Kita tidak boleh membiarkan persaingan. Kita tidak boleh membiarkan masa lalu kita menentukan masa kini dan masa depan kita. Indonesia bertekad untuk membangun kebijakan bertetangga yang baik,” tutur Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa ASEAN harus mampu menjaga independensi dan tidak terpengaruh oleh rivalitas geopolitik global yang dapat memecah persatuan kawasan. “Sekali lagi, kita tidak boleh terbawa dan tidak boleh terpengaruh oleh arus persaingan geopolitik dan ego saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengajak seluruh negara ASEAN untuk terus memperkuat budaya damai dan kerja sama kawasan di tengah meningkatnya berbagai tantangan global. Menurutnya, ASEAN harus mampu menjadi contoh kawasan yang stabil, harmonis, dan menjunjung tinggi perdamaian dunia.

“Di tengah makin dalamnya perpecahan, budaya perdamaian ASEAN tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga harus kita majukan agar menjadi contoh global. ASEAN harus benar-benar menjadi zona perdamaian,” ucap Presiden Prabowo. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Tabanan Dukung Digrebek Banjar Festival di Kecamatan Marga

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KSSK Pastikan Stabilitas Fiskal dan Sektor Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global

Published

on

By

stabilitas fiskal
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, saat Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Kamis (7/5). (Foto: Hm Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan nasional pada triwulan I tahun 2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Kamis (7/5).

“Hasil asesmen KSSK menunjukkan bahwa kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan selama triwulan I-2026 tetap dalam kondisi terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global seiring eskalasi konflik Timur Tengah,” ujar Menkeu Purbaya.

Menkeu menjelaskan, memasuki April 2026 dinamika konflik di Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar keuangan global, terutama melalui lonjakan harga energi. Oleh karena itu, KSSK akan terus melakukan asesmen secara forward looking terhadap perkembangan ekonomi dan sektor keuangan guna memitigasi berbagai risiko ketidakpastian global.

Di sisi domestik, Menkeu menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tercatat cukup baik. Meski demikian, Menkeu menyampaikan akan terus waspada terhadap semua kendala  yang mungkin timbul

“Untuk ekonomi domestik kita lihat triwulan pertama pertumbuhan cukup bagus, 5,61 persen. Tapi kita akan lihat seperti apa di triwulan kedua tahun ini. Kita waspadai semua kendala yang mungkin timbul,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendorong pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2026.

“Kalau kita lihat di APBN kan targetnya 6,4 persen tahun ini. Kita akan dorong terus ke atas mudah-mudahan bisa mendekati 6 persen sampai akhir tahun ini,” imbuhnya.

Pada penutup konferensi pers, KSSK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan guna menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Buka Kejuaraan Karate Antar-Pelajar Se-Kabupaten Tabanan

“KSSK berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dan memperkuat coordinated policy response serta kewaspadaan untuk memitigasi berbagai risiko yang dapat berdampak terhadap perekonomian dan stabilitas sistem keuangan,” tutup Menkeu. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Legislator Dorong Pengakuan Konstitusional Masyarakat Adat

Published

on

By

RUU Masyarakat Adat
KUNKER: Anggota Badan Legislasi DPR RI, I Nyoman Parta dalam kunjungan kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Denpasar, Bali, Kamis (7/5/2026). (Foto: dpr.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan Kunjungan Kerja ke Provinsi Bali guna menyerap masukan langsung terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat. Kunjungan ini krusial mengingat Bali memiliki struktur sosial masyarakat adat yang sangat stabil dan telah diakui secara tradisional namun masih kerap menghadapi tantangan dalam sinkronisasi regulasi nasional.

Anggota Badan Legislasi DPR RI, I Nyoman Parta, menjelaskan bahwa pemilihan Bali sebagai lokasi kunjungan didasari oleh sistem desa adatnya yang sudah tertata dengan baik. Di Bali, terdapat sekitar 1.500 desa adat yang memiliki institusi stabil, lengkap dengan konstitusi adat (Awig-awig), pemerintahan adat, serta kekayaan sendiri.

“Bali kita jadikan tempat untuk kita kunjungi berkaitan dengan persoalan penyusunan undang-undang tentang masyarakat adat. Karena kita tahu Bali memiliki struktur sosial yang memang sudah ada sejak dulu. Di Bali ini ada tiga desa; desa dinas administratif, dan desa adat dengan institusi yang sudah sangat stabil,” ujar Nyoman Parta di sela pertemuan dengan pemangku kepentingan di Denpasar, Bali, Kamis (7/5/2026).

Legislator dari Fraksi PDI-Perjuangan ini menyoroti bahwa meskipun Bali sudah memiliki peraturan daerah dan gubernur tentang perlindungan desa adat, posisi masyarakat adat sering kali masih terabaikan ketika berhadapan dengan kebijakan investasi atau perizinan negara. Ia menekankan bahwa RUU ini harus mampu memberikan kepastian hukum agar masyarakat adat tidak selalu menjadi pihak yang kalah dalam konflik agraria atau perizinan.

“Sering sekali ketika modal datang, ketika peraturan-peraturan datang, sering sekali mengabaikan posisi masyarakat adat, mengabaikan desa adat, terutama sekali berkaitan dengan persoalan perizinan dan politik perizinan negara. Ini sering sekali masyarakat adat merasa diabaikan dan akhirnya konflik yang berkembang,” tegas Nyoman Parta.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Hadiri Seremonial Pelaksanaan "Mepandes" Bersama Krama Tabanan

Lebih lanjut, Nyoman Parta memaparkan tiga alasan utama mengapa RUU Masyarakat Adat ini mendesak untuk segera disahkan. Pertama, proses pembahasannya yang sudah berjalan sangat lama hingga 22 tahun. Kedua, masyarakat adat merupakan ciri asli Indonesia yang sudah eksis jauh sebelum kemerdekaan. Ketiga, peran vital masyarakat adat dalam isu lingkungan global.

“Dalam konteks kekinian, jika kita bicara tentang urusan perubahan iklim, kita bicara tentang tabungan karbon, yang paling berjasa dalam merawat alam dan lingkungan adalah masyarakat adat. Maka dengan undang-undang ini, mungkin nanti masyarakat adat itu cukup deklarasi saja, selanjutnya dilakukan verifikasi untuk mendapatkan pengesahan,” tambahnya.

Kunjungan kerja ini juga membahas integrasi RUU Masyarakat Adat dengan urgensi Satu Data Indonesia. Nyoman Parta meyakini bahwa dengan adanya undang-undang ini, pendataan wilayah adat, hutan adat, dan wilayah administrasi akan menjadi lebih rapi dan sinkron, sehingga dapat menunjang sektor pariwisata yang berbasis pada kelestarian budaya masyarakat adat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca