Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kelurahan Peguyangan dan Padangsambian Gencarkan Penertiban Administrasi Kependudukan

BALIILU Tayang

:

Kelurahan Peguyangan
PENERTIBAN: Petugas gabungan saat melaksanakan kegiatan penertiban penduduk pendatang (duktang) di Kelurahan Peguyangan pada Selasa (29/4) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kelurahan Peguyangan dan Kelurahan Padangsambian melaksanakan kegiatan penertiban penduduk pendatang (duktang) pada Selasa (29/4) malam. Hal tersebut dilaksanakan untuk memastikan tertib administrasi kependudukan sekaligus menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan mendata dan menjaring penduduk pendatang yang belum terdaftar secara resmi. Penertiban ini sekaligus memastikan bahwa setiap penduduk memiliki identitas yang sah.

“Penertiban ini penting untuk meminimalkan potensi permasalahan akibat kurangnya data penduduk. Kami menyasar kos-kosan dan rumah kontrakan di wilayah Banjar Pulugambang dan Banjar Dakdakan, yang diketahui menjadi kantong pendatang,” jelas Arcana.

Kegiatan penertiban ini melibatkan berbagai unsur, antara lain perangkat kelurahan, kepala lingkungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, prajuru banjar, pecalang, serta linmas. Selain pendataan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai pemilahan sampah dan larangan aksi pembakaran sampah.

Arcana juga menambahkan bahwa kegiatan pendataan ini rutin dilakukan dua kali dalam sebulan di wilayah 13 banjar yang berada di Kelurahan Peguyangan, dengan lokasi yang bergiliran.

Di waktu yang bersamaan, Kelurahan Padangsambian turut melaksanakan kegiatan serupa dengan menyasar wilayah Lingkungan Taman Sekar, Buana Permai, Buana Desa, Anyar, Buana Agung, Balik, dan Taman Harum.

“Dalam penertiban tersebut, sebanyak 157 orang pendatang berhasil terdata dan telah diminta untuk melaporkan diri ke lingkungan masing-masing,” ungkap Lurah Padangsambian, I Ketut Alit Artika.

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan tertata secara administrasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melapor dan memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bhabinkamtibmas Jimbaran Tertibkan Penduduk Nonpermanen di Proyek Perumahan Jimbaran

NEWS

Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno VIII, Pemkab Tabanan Tegaskan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Published

on

By

hari lahir pancasila
PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Senin (1/6). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 tersebut berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Senin (1/6).

Upacara dihadiri oleh Ida Cokorda Anglurah Tabanan, perwakilan Rindam X/Udayana, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten Setda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, para camat se-Kabupaten Tabanan, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, serta peserta upacara lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia.

Menurut amanat yang dibacakan, tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” merupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Wabup Dirga menyampaikan bahwa sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Ia juga menekankan bahwa Pancasila menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sementara nilai musyawarah dan mufakat menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

Lebih lanjut disampaikan, kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi Indonesia dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan pengejawantahan sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Baca Juga  Polsek Kuta Intensifkan Pendataan Penduduk Nonpermanen di Kelurahan Tuban Pasca-Lebaran

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” demikian petikan amanat yang dibacakan.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral dapat menyesatkan. Karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda sebagai penjaga masa depan, diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujar Dirga saat membacakan amanat.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga memberikan penghargaan kepada para anggota Purna Paskibraka Tahun 2025 beserta pelatih dan tim kesehatan. Wabup Dirga menyampaikan bahwa sertifikat yang diberikan bukan sekadar formalitas, melainkan bukti autentik dari komitmen, kedisiplinan, dedikasi, serta kerja keras yang telah ditunjukkan selama masa bakti. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pengingat akan tanggung jawab moral yang mereka emban sebagai generasi penerus bangsa.

Selain itu, Pemkab Tabanan juga melepas putra-putri terbaik daerah yang akan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Bali dan tingkat nasional tahun 2026. Dalam amanatnya, Dirga memberikan motivasi kepada para peserta agar berjuang dengan penuh semangat dan membawa nama baik Tabanan di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Tabanan juga memberikan penghargaan kepada 42 orang PNS yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai tanggal 1 Juni 2026. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Baca Juga  Polsek Kutsel Jaring 6 Penduduk Nonpermanen di Tanjung Benoa

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang mengangkat tema “Kawya Atma Kerthi – Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator”. Tema tersebut mengandung makna bahwa semangat perjuangan Bung Karno harus terus hidup dalam jiwa, karya, dan pengabdian seluruh masyarakat kepada bangsa dan negara. Semangat gotong royong, nasionalisme, persatuan, serta keberanian membangun Indonesia, khususnya Tabanan, diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini. Pembukaan resmi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 ditandai dengan pelepasan balon ke udara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Pimpin Apel Hari Lahir Pancasila 2026

Published

on

By

hari lahir pancasila
PIMPIN APEL: Wabup Bagus Alit Sucipta saat memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Senin (1/6). Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), K.H. Yudian Wahyudi, dalam pidato yang dibacakan Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan, peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum merefleksikan dan mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tema tahun ini menegaskan nilai luhur Pancasila penting untuk menjaga persatuan bangsa dan menjadi landasan mewujudkan perdamaian dunia.

“Pancasila telah terbukti menjadi pedoman yang mampu menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Di tengah berbagai tantangan global dan perkembangan zaman yang terus berubah, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang beragam namun tetap bersatu. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan suku bangsa, Indonesia menunjukkan bahwa keragaman dapat menjadi kekuatan jika dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila. Karena itu, Pancasila harus terus menjadi pedoman moral dan arah bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia,” ujarnya.

Seusai acara, Wabup Bagus Alit Sucipta menyatakan bahwa Pemkab Badung memaknai Pancasila dengan mengimplementasikan Sila Kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Wujud nyatanya berupa optimalisasi pelayanan publik dan pemberian bantuan sosial menjelang hari raya keagamaan bagi seluruh umat beragama di Kabupaten Badung.

“Itu salah satu adalah pemberian Bantuan merata untuk seluruh agama yang ada di Kabupaten Badung. Dari agama Hindu, agama Islam, dan seluruh agama yang ada di Kabupaten Badung. Itu salah satu bentuk kami mengimplementasikan Pancasila sebagai ideologi bangsa di Indonesia. bagaimana Pancasila menjadi bintang pemersatu atau bintang penuntun daripada generasi muda. Mari kita benar-benar dari sila satu sampai sila kelima, kita benar-benar bisa implementasikan dan tidak lanjuti, khususnya di generasi muda yang ada di Kabupaten Badung,” katanya.

Baca Juga  Polsek Kuta Intensifkan Pendataan Penduduk Nonpermanen di Kelurahan Tuban Pasca-Lebaran

Apel ini turut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti beserta para Wakil Ketua dan anggota DPRD, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB. Surya Suamba, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Kepala Instansi Vertikal, Direktur Perumda, Ketua TP. PKK Badung beserta jajaran organisasi kewanitaan, TNI/Polri, dan para ASN di Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringati Hari Lahir Pancasila, DWP Badung Jenguk ASN yang Sakit di RSD Mangusada

Published

on

By

dwp badung
JENGUK ASN: Penasehat DWP Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Ketua DWP Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba saat menjenguk ASN, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Memperingati Hari Lahir Pancasila, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Ketua DWP Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba, menggelar aksi sosial dengan menjenguk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang menjalani perawatan medis, Senin (1/6).

Rombongan DWP Badung mengunjungi lima orang ASN yang sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada akibat penyakit berat, seperti gagal ginjal, kanker, dan stroke. Selain di rumah sakit, kunjungan kasih ini juga dilanjutkan ke kediaman salah satu ASN di Jalan Kebo Iwa, Lingkungan Padangsambian Kaja.

Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata organisasi terhadap para abdi negara yang sedang diuji kondisi kesehatannya.

“Ini adalah wujud nyata keberadaan kita sebagai Dharma Wanita Persatuan. Kita peduli, hadir, dan tidak pernah melupakan para ASN di Kabupaten Badung, baik saat mereka sedang berkarya maupun saat sedang membutuhkan perhatian dan dukungan,” ujarnya usai kunjungan.

Ia menambahkan, momen peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni menjadi waktu yang tepat untuk mengamalkan sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Menurutnya, saling menguatkan dan meringankan beban sesama adalah esensi dari nilai luhur Pancasila.

“Para ASN ini telah memberikan pengabdian terbaiknya untuk daerah dan masyarakat Badung. Sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir memberikan dukungan di saat mereka sedang berjuang memulihkan kesehatan. Semoga perhatian ini menjadi pemantik semangat agar mereka lekas sembuh,” tambahnya.

Kunjungan ini turut didampingi oleh Direktur RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta, beserta jajaran medis dan staf rumah sakit. Pihak rumah sakit menyambut baik aksi sosial ini karena dinilai berdampak positif bagi psikologis pasien. Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh DWP Kabupaten Badung. Ia menyebut dukungan moril dari organisasi sangat membantu proses pemulihan pasien.

Baca Juga  Jaga Kebersihan Lingkungan, Kelurahan Peguyangan Rutin Gelar Jumat Bersih

“Dukungan psikologis seperti ini sangat berharga nilainya bagi pasien dan keluarga. Hal ini juga menjadi motivasi bagi kami tenaga medis untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Badung, termasuk para abdi negara,” katanya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca