Tabanan, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Posyandu sebagai layanan terpadu masyarakat desa. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Posyandu 6 SPM Kenanga V, Banjar Dinas Kuwum Ancak Bija, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Senin (26/5).
Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan pengembangan dari fungsi awal posyandu yang sebelumnya berfokus pada pelayanan kesehatan dasar seperti kesehatan ibu dan anak, balita, remaja, hingga lansia. Saat ini, posyandu diperluas cakupannya mencakup sektor pendidikan, sosial, ketertiban umum, serta keamanan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Rai Wahyuni yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, hadir bersama Sekretaris TP PKK Ny. Budiasih Dirga, jajaran pengurus TP PKK, perwakilan perangkat daerah, serta kader Posyandu setempat. Kegiatan ini turut menunjukkan sinergi antar pihak dalam mendukung implementasi layanan terpadu di tingkat desa.
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menekankan pentingnya menyosialisasikan program 6 SPM secara menyeluruh kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab untuk memastikan program tersebut berjalan optimal. “Ini adalah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga pelaksanaannya perlu dikawal bersama,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa melalui pendekatan 6 SPM, Posyandu kini tidak hanya fokus pada layanan kesehatan. “Kini, Posyandu juga menjadi tempat untuk menyampaikan keluhan masyarakat, termasuk masalah pendidikan, sosial, perumahan, hingga ketertiban umum,” katanya. Ia menyebutkan bahwa beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Sosial dan Satpol PP turut dilibatkan dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, berbagai permasalahan yang ditemui di desa dapat diselesaikan secara bertahap, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Ia mencontohkan adanya warga yang belum memiliki BPJS sebagai salah satu kasus yang ditemukan saat kunjungan.
Ia berharap Kecamatan Marga dapat menjadi percontohan dalam pelaksanaan program ini. “Kami menargetkan pembentukan 18 Posyandu 6 SPM di Kecamatan Marga, dengan harapan seluruh posyandu di Kabupaten Tabanan dapat mengadopsi sistem ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mendorong peningkatan sosialisasi karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui layanan ini. Ia mengapresiasi capaian 483 posyandu di Tabanan yang telah membentuk SK Posyandu 6 SPM, dan meminta posyandu lainnya untuk segera menyusul.
Ketua TP PKK Kecamatan Marga, Ny. Primayani Sugiharta, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kecamatan siap mendukung pelaksanaan program secara maksimal. “Program ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan kami siap melaksanakan sosialisasi serta pendampingan secara berkelanjutan,” ujarnya. (gs/bi)