Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Upaya Berdayakan Kaum Perempuan, Pemkot Denpasar Libatkan Puluhan Anggota PKK Banjar Buaji Dalam Pelatihan Kecakapan Hidup WHDI

BALIILU Tayang

:

WHDI Denpasar
PELATIHAN: Ketua WHDI Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat menghadiri Program Pelatihan Kecakapan Hidup ibu-ibu PKK Banjar Buaji, Desa Penatih Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, Minggu (15/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) terus berupaya memberdayakan masyarakat, khususnya kaum perempuan, melalui Program Pelatihan Kecakapan Hidup. Kali ini, sebanyak 20 orang ibu-ibu PKK Banjar Buaji, Desa Penatih Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, dilibatkan dalam pelatihan tersebut di balai banjar setempat Minggu (15/6).

Pelatihan yang telah memasuki tahap ke-16 ini mengangkat tema Pelestarian Budaya melalui Keterampilan Membuat Banten. Para peserta dibekali keterampilan membuat Sanggaurip dan Lis Amu-Amuan, yang merupakan bagian penting dari sarana banten pengulapan dan byakala dalam tradisi keagamaan Hindu Bali.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi jajaran pengurus WHDI Kota Denpasar, perwakilan OPD terkait, Perbekel Desa Penatih Dangin Puri I Wayan Kamar, Kelihan Adat Banjar Buaji, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Banjar Buaji. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pemahaman makna dan filosofi di balik setiap unsur banten.

“Kami dari WHDI hadir bukan untuk menggurui, namun untuk berbagi pemahaman tentang makna dan filosofi dari Sanggaurip dan Lis Amu-Amuan, agar nilai-nilai agama Hindu tetap lestari, terlebih di tengah era modern seperti sekarang,” jelas Sagung Antari.

Pihaknya kemudian menambahkan bahwa banyak perempuan Hindu yang sudah mahir secara teknis dalam membuat banten, namun belum memahami secara utuh nilai spiritual dan filosofis di baliknya. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan sekaligus peluang ekonomi bagi peserta.

“Semoga keterampilan yang diperoleh ibu-ibu dalam pelatihan ini dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam pelaksanaan upacara adat, tetapi juga berpotensi menambah penghasilan keluarga,” imbuhnya.

Baca Juga  Manggala Utama PAKIS Bali Buka Pelatihan Tata Busana Adat Bali di Tabanan

Sementara itu, narasumber pelatihan dari WHDI Kota Denpasar, Ni Wayan Sukerti, menjelaskan bahwa materi pelatihan difokuskan pada teknik pembuatan Sanggaurip dan Lis Amu-Amuan, yang terdiri atas komponen seperti Tipat Sesapi Pusuh, Sangkariga, Lawat Buah, Lilit Linting, Basang Wayah, Basang Nguda, Jan, Ati, Tangga, dan Tetuasan, lengkap dengan penjelasan filosofi setiap unsur. Menurutnya, Banten Byakala bermakna sebagai sarana untuk menghilangkan segala bentuk marabahaya.

“Peserta diajarkan dari tahap awal pembuatan hingga pemahaman makna setiap bagian dari lis. Ini penting agar mereka tidak hanya bisa membuat secara teknis, tetapi juga memahami nilai spiritual dan filosofisnya,” ujar Sukerti.

Tak hanya itu, Sukerti kemudian menambahkan, Pelatihan Kecakapan Hidup merupakan program rutin tahunan WHDI, yang digelar delapan kali dalam setahun, dengan dua banjar dari setiap kecamatan yang dipilih secara bergilir sebagai lokasi pelatihan.

“Selain sebagai upaya pelestarian budaya, pelatihan ini menjadi ruang bertukar pikiran dan berbagi pengetahuan keterampilan adat,” tambahnya.

Salah satu peserta, Komang Sumarni, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. “Kami bisa belajar langsung cara membuat banten dengan benar, sekaligus memahami maknanya. Ini sangat membantu kami sebagai ibu-ibu agar lebih paham dan siap menjalankan peran dalam upacara adat keagamaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, WHDI Kota Denpasar tidak hanya memperkuat peran perempuan dalam pelestarian adat dan budaya, tetapi juga mendorong kemandirian serta meningkatkan peran aktif perempuan dalam menjaga nilai-nilai luhur agama Hindu di tengah masyarakat urban. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Negara
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di BGN dalam mengemban tugas untuk memperkuat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Pengangkatan Sudaryono didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional. Pada kesempatan tersebut, Presiden secara langsung mengambil sumpah jabatan Sudaryono sebagai Kepala BGN.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Usai mengucapkan sumpah, Sudaryono menandatangani berita acara pengambilan sumpah sebagai tanda resmi dimulainya tugas sebagai Kepala BGN. Rangkaian prosesi acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, serta diikuti para tamu undangan lainnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wakil Ketua WHDI Denpasar Buka Pelatihan Membuat ‘‘Banten Otonan‘‘ di Banjar Mertagangga Ubung Kaja
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam acara tersebut, Kepala Negara melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia. Sementara Yos Sunitiyoso dilantik sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Pelantikan para pejabat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pejabat yang dilantik. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para para pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Jaksa Agung RI ST Burhanuddin. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wakil Ketua WHDI Denpasar Buka Pelatihan Membuat ‘‘Banten Otonan‘‘ di Banjar Mertagangga Ubung Kaja
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Pangkat Pertama Perwira TNI-Polri adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di halaman depan Istana Merdeka
PIMPIN UPACARA: Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pangkat pertama yang diterima para perwira remaja Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan amanah sekaligus kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Presiden dalam amanatnya pada Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

“Mulai hari ini, saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggungjawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa,” ucap Presiden.

Kepala Negara menyampaikan bahwa tugas seorang perwira tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga selalu hadir di tengah-tengah rakyat. Presiden pun mengapresiasi keterlibatan para calon perwira dalam penanganan bencana di Pulau Sumatra sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya. Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan saudara,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Presiden meminta para perwira untuk memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Setialah kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Setialah kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama setialah kepada rakyat Indonesia. Jangan pernah ada kepentingan apapun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa,” ucap Presiden.

Baca Juga  Dosen LSPR Bali Tingkatkan Keterampilan Pelaku Wisata Desa Pupuan

Dalam amanatnya, Presiden turut mengingatkan bahwa dunia berubah sangat cepat dan tantangan persaingan global makin ketat. Ancaman, menurut Presiden tidak hanya datang dari senjata, tetapi perang siber dan informasi, narkotika, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan upaya melemahkan bangsa melalui infiltrasi budaya.

“Saudara-saudara sebagai generasi penerus adalah garda terdepan untuk meraih cita-cita kita, menjaga bangsa dan negara. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kuasai kecerdasan buatan, sistem siber, teknologi nirawak dan bahasa asing. Perwira masa depan harus unggul dalam karakter disiplin, kepimpinan, dan penguasaan sains dan teknologi,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca