Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

DPRD Bali Sahkan Raperda Bale Kerta Adhyaksa, Perkuat Penyelesaian Perkara Hukum Adat

BALIILU Tayang

:

Bale Kerta Adhyaksa
RAPAT PARIPURNA: DPRD Bali menggelar Rapat Paripurna untuk membahas laporan akhir Raperda Bale Kerta Adhyaksa yang bertujuan memperkuat mekanisme penyelesaian perkara adat di desa adat. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna Ke-34 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024–2025 di Ruang Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (14/8/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, didampingi Wakil Ketua I Wayan Disel Astawa dan Wakil Ketua II Ida Gede Komang Kresna Budi, Wakil Ketua III, I Komang Nova Sewi Putra serta dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta.

Dalam sidang tersebut, Anggota DPRD Bali Agung Bagus Tri Candra Arka, SE membacakan laporan akhir pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali tentang Bale Kerta Adhyaksa.

Raperda ini dinilai penting sebagai landasan pembentukan lembaga yang berfungsi menjembatani dan meminimalkan dampak perkara hukum umum terhadap kehidupan sosial, dengan fokus pada konsultasi, fasilitasi, dan pendampingan perkara adat (wicara).

Selama ini, lingkup Kerta Desa—sebagaimana diatur dalam Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat—terbatas pada penyelesaian perkara adat di bidang parahyangan, pawongan, dan palemahan. Keterbatasan tersebut memunculkan kebutuhan akan dukungan lembaga yang memiliki irisan fungsi dengan instansi penegak hukum, seperti Kejaksaan, Pengadilan, Kantor Wilayah Kemenkumham, serta instansi pemerintah lainnya, guna menjaga ketertiban dan harmonisasi sosial di desa adat.

Raperda ini mengadopsi prinsip penyelesaian perkara sederhana, cepat, dan berbiaya ringan, sebagaimana diamanatkan Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2016 tentang Proses Mediasi, serta Peraturan Kejaksaan No. 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

“Dengan demikian, Bale Kerta Adhyaksadiharapkan menjadi instrumen strategis yang mengedepankan mediasi partisipatif dan prinsip keadilan restoratif,” harapnya.

Baca Juga  Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Bali Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah

Pembahasan Raperda ini dilakukan secara bertahap mulai 6 Agustus 2025, Gubernur Bali menyampaikan penjelasan awal. 7 Agustus 2025, Pembahasan oleh seluruh komisi DPRD Bali. 8 Agustus 2025, Pendalaman materi oleh anggota dewan. 11 Agustus 2025, Penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi (PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra-PSI, Partai Demokrat-NasDem) dan rapat konsultasi bersama Gubernur serta Kejaksaan Tinggi Bali. Dan 12 Agustus 2025, Gubernur memberikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi.

“Raperda ini selaras dengan nilai Pancasila, hak asasi manusia, dan konstitusi, sekaligus menempatkan harmoni antara manusia, alam, dan budaya sebagai pilar utama. Pendekatan keadilan restoratif yang diusung diharapkan memulihkan hubungan sosial dan menjaga keseimbangan kosmis, sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujar Agung Bagus Tri Candra Arka.

Raperda tentang Bale Kerta Adhyaksa disampaikan untuk disetujui menjadi Peraturan Daerah Provinsi Bali. Keberadaannya diyakini dapat memperkuat kedamaian, kemandirian, dan harmoni desa adat, sekaligus menjadi model penyelesaian perkara adat yang dapat diterapkan di daerah lain dengan karakter serupa. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Ditemukan Jukung Dalam Keadaan Kosong, Dicurigai Asmuri Jatuh ke Laut

Published

on

By

Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian nelayan yang diduga terjatuh ke laut di Perairan Pantai Medewi, Jembrana.
PENCARIAN: Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh saat melaut di Perairan Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Hms SAR)

Jembrana, baliilu.com – Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh saat melaut di Perairan Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Sabtu (1/8/2026). Korban diketahui bernama Asmuri (43), warga Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada Sabtu (1/8/2026) pukul 05.45 Wita dari Polairud Polres Jembrana. Berdasarkan kronologinya, korban melaut seorang diri dengan menggunakan jukung sejak hari Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Keesokan harinya ada seorang nelayan yang melihat sebuah jukung terombang-ambing tanpa awak di sekitar 100 meter arah selatan bibir pantai pada pukul 00.00 Wita. Dugaan sementara, korban terjatuh ke laut saat melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Operator Komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Polairud Polres Jembrana dan Kelompok Nelayan Pantai Medewi guna memperoleh informasi awal serta menyiapkan langkah-langkah pencarian.

Pada pukul 06.05 Wita, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana yang terdiri dari tujuh personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, segera diaksanakan briefing untuk menentukan strategi operasi pencarian.

Langkah awal, diturunkan 1 unit rubber boat dari Pantai Yeh Sumbul. “Satu unit rubber boat yang diawaki 3 personel memulai pencarian pada pukul 07.20 Wita,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi dugaan korban terjatuh. Setelah melakukan pencarian selama lebih dari dua jam, mereka kembali merapat dengan hasil nihil.

Operasi kemudian dilanjutkan melalui penyisiran darat seputaran kawasan pantai, dari Pantai Yeh Sumbul ke arah barat sejauh kurang lebih dua kilometer. Koordinasi juga diupayakan dengan wisatawan dan masyarakat sekitar untuk menggali informasi terkait keberadaan korban. Penyisiran berakhir pada pukul 10.41 Wita dan tak juga menemukan titik terang.

Baca Juga  Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Bali Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah

SRU darat kembali bergerak pada pukul 14.20 Wita ke arah barat yang dipadukan dengan pemantauan udara menggunakan drone thermal di sekitar kawasan Pantai Yeh Sumbul. Usaha tim SAR gabungan melalui pantauan udara tidak juga menemukan petunjuk keberadaan korban. Selanjutnya, kurang lebih pukul 15.25 Wita, tim SAR gabungan kembali ke titik awal.

Selama berlangsungnya operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Babinsa Medewi, Bhabinkamtibmas Medewi, Polres Jembrana (Satsamapta), Polairud Polres Jembrana, Polsek Pekutatan, Brimob Kompi C Gilimanuk, Potensi SAR 115, Pos TNI AL Pengambengan, Ditpolair Polda Bali, BPBD Kabupaten Jembrana, PMI Kabupaten Jembrana, serta unsur terkait lainnya.

Hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum ditemukan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan bahwa operasi pencarian dilaksanakan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang tersedia serta melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan kembali pencarian pagi ini, dengan memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat serta masyarakat pesisir di sekitar lokasi kejadian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringatan Hari Tumpek Krulut, Gubernur Bali Sapa Kaum Muda di Kedai Tangkil Tabanan

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster berkumpul bersama kaum muda Agata di Kedai Kopi Tangkil, Tabanan, saat perayaan Tumpek Krulut.
BERSAMA AGATA: Gubernur Bali Wayan Koster saat berkumpul dan menghabiskan waktu sejenak bersama kaum muda Agata (Anak Gaul Tabanan), di Kedai Kopi Tangkil, Tabanan, Sabtu (1/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Setelah menyambangi Babi Guling Pande Bongol, Bangli dan ⁠Nasi Pindang Dadong Rintin di Gianyar, Gubernur Bali Wayan Koster disambut Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga di Kedai Kopi Tangkil, Tabanan, Sabtu (1/8).

Gubernur Bali Wayan Koster pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada warga, khususnya kaum muda yang berani membuka lapangan pekerjaan bagi sesama temannya, dengan cara aktif bergeliat pada kegiatan UMKM, seperti yang dilakukan oleh Ida Bagus Made Ariyoga.

Kedai Tangkil, menjadi salah satu dari 15 UMKM se-Bali sebagai tempat untuk berbagi kasih sayang dengan seluruh masyarakat serangkaian perayaan rahina Tumpek Krulut yang jatuh pada Saniscara Kliwon Landep hari ini.

Pada kesempatan ini, Gubernur Wayan Koster menyampaikan bahwa pihaknya hari ini (Sabtu, 1 Agustus 2026) meluangkan waktu untuk mengunjungi kuliner (makanan khas Bali dan kedai kopi).

Kesempatan ini digunakan sebagai momentum untuk bertemu, bersilaturahmi dan berbagi kasih sayang dengan anak-anak muda. Selain itu, pemilik kuliner dan minuman masa kini ini sudah menjadi penghidup UMKM di Bali, yang memberi dampak positif terhadap sesamanya, terutama dalam hal membuka lapangan pekerjaan dan menyiapkan tempat berkumpulnya pemuda, yang menyediakan kopi makanan ringan sebagai peneman nongkrong.

“Jadi mereka tidak mungkin mabuk dan membuat keonaran. Dari segi keamanan juga memberikan efek positif,” tegas Gubernur Wayan Koster.

Rancang Regulasi Tiap Jumat Nikmati Kuliner Lokal Bali Guna Hidupkan UMKM

Untuk ke depan, Gubernur Bali Wayan Koster berencana akan mengeluarkan Surat Edaran untuk Aparatur Sipil Negara agar rutin setiap hari Jumat turun ke kuliner lokal menikmati makanan dan produk kerajinan lokal, dalam rangka menggerakkan perekonomian (UMKM, Koperasi dan usaha kecil lainnya) lokal.

Baca Juga  Ketegangan Memuncak, Pansus TRAP DPRD Bali Desak PT Jimbaran Hijau Buka Akses Ibadah Warga

“Selalu ingat laksanakan dengan konsisten nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan oleh penglingsir kita, yakni Sat Kerthi (Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Bhuwana Kerthi, Jnana Kerthi dan Jagat Kerthi). Ini adalah nilai-nilai kehidupan yang luar biasa dibutuhkan sepanjang dunia ini ada, dan akan tetap ada sepanjang kita hidup di atas bumi, untuk dapat tumbuh berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan,” ungkap Gubernur Koster.

Pemilik Kedai Tangkil Senang Dipilih

Pemilik Kedai Tangkil, Ida Bagus Made Ariyoga merasa sangat bahagia karena pihaknya dipilih menjadi salah satu lokasi tempat berbaginya kasih sayang Gubernur Bali kepada masyarakat Kabupaten Tabanan, di hari Tumpek Krulut ini.

Pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini memberikan dampak baik kepada semua elemen, baik itu UMKM agar bisa semakin berkembang dengan perhatian pemerintah, masyarakat juga mendapatkan dampak baiknya karena ditraktir oleh Gubernur Bali. “Saya sangat berterima kasih kepada Gubernur Bali, yang selalu berupaya memberikan perhatian kepada UMKM Bali, sebagai pelaku usaha UMKM, saya sangat merasa terayomi. Dan tentu saya sebagai salah satu warga Kabupaten Tabanan sangat mendukung program dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana dalam Bali era baru,” ungkapnya.

Sesaat setelah berkumpul dan menghabiskan waktu sejenak bersama kaum muda Agata (Anak Gaul Tabanan), Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan melaksanakan peninjauan cek kesehatan gratis, di lapangan Dangin Carik, Tabanan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bagian dari menebarkan kasih sayang kepada warga.

Cek Kesehatan Gratis ini juga dilaksanakan di seluruh Bali, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (gs/bi)

Baca Juga  Peresmian Bale Paruman Adhyaksa Se-Badung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pengusaha Kadin Apresiasi Pemerintah Gelontorkan Rp 1.000 Triliun untuk Pembangunan

Published

on

By

Ketua Umum Gapensi Andi Rukman N. Karumpa menyampaikan laporan saat pertemuan Presiden Prabowo dengan pengusaha Kadin di Istana Negara.
SAMPAIKAN LAPORAN: Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Andi Rukman N. Karumpa menyampaikan laporannya saat pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Sektor jasa konstruksi menjadi salah satu bidang yang merasakan manfaat dari berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Andi Rukman N. Karumpa, saat pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Andi Rukman, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Jasa Konstruksi Indonesia, menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat pembangunan nasional dengan menggelontorkan Rp 1.000 triliun untuk pembangunan. Menurutnya, berbagai program prioritas pemerintah telah memberikan optimisme sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha jasa konstruksi di seluruh Indonesia.

“Bapak telah mampu menavigasikan negara yang sungguh sangat baik khusus di bidang konstruksi. Bapak telah menggelontorkan seribu triliun lebih untuk dana infrastruktur. Merah putih, dapur, cetak sawah, kampung nelayan, sekolah rakyat, irigasi, dan luar biasa,” ujar Andi Rukman.

Selain besarnya alokasi dana untuk pembangunan, Andi Rukman juga mengapresiasi terbitnya Peraturan Presiden Nomor 46 yang dinilainya menjadi terobosan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor jasa konstruksi. Menurutnya, regulasi tersebut memberikan kesempatan yang lebih luas bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan proyek pemerintah melalui mekanisme penunjukan langsung untuk pekerjaan dengan nilai hingga Rp 400 juta.

“Bapak Presiden telah membuatkan kami Perpres 46 di mana belum ada Presiden sebelumnya membuat perpres ini, yakni penunjukkan langsung kepada UMKM 0 sampai 400 juta Bapak Presiden,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Andi Rukman menilai program revitalisasi fasilitas pendidikan dan kesehatan yang dijalankan pemerintah turut memberikan dampak positif. Ia menyebut ribuan sekolah dan puskesmas telah menjadi sasaran revitalisasi, sehingga meningkatkan kualitas layanan publik.

Baca Juga  Komitmen Bersama Implementasi Bale Kertha Adhyaksa di Bali, Gubernur Koster: Revitalisasi Hukum Adat Pilar Keadilan Lokal

“Pekerjaan proyek revitalisasi pendidikan dan Kesehatan. Ribuan sekolah telah diperbaiki, puskesmas,” pungkas Andi Rukman.

Apresiasi tersebut mencerminkan dukungan dunia usaha terhadap arah pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan semakin mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat daya saing nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca