Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkab Gianyar dan DPRD Sepakat Sahkan Dua Perda

BALIILU Tayang

:

DPRD Gianyar
SAHKAN PERDA: Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama DPRD Kabupaten Gianyar secara resmi mengesahkan Perda tentang APBD Tahun Anggaran 2026, serta Perda Inisiatif DPRD Kabupaten Gianyar tentang Pelestarian Seni dan Budaya yang berlangsung dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Gianyar, Selasa (11/11). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, serta Peraturan Daerah Inisiatif DPRD Kabupaten Gianyar tentang Pelestarian Seni dan Budaya. Pengesahan berlangsung dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Gianyar, Selasa (11/11).

Pengesahan dua perda tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, serta memperkuat pelestarian nilai-nilai budaya lokal.

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan bahwa Pendapatan Daerah dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp3,330 triliun, sedangkan Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp4,278 triliun lebih. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp 947,965 miliar lebih yang akan ditutupi dari pembiayaan netto sebesar Rp 947,965 miliar lebih.

Lebih lanjut dijelaskan, penerimaan pembiayaan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp 1,133 triliun lebih, bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Tahun Sebelumnya sebesar Rp 149,912 miliar lebih dan Penerimaan Pinjaman Daerah sebesar Rp 983,640 miliar lebih. Dana pinjaman daerah ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan, gedung pendidikan, penataan dan sarana lainnya.

Wabup Agung Mayun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Gianyar yang telah memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah APBD Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada segenap anggota Dewan yang terhormat yang telah mencurahkan segala perhatian dan pemikirannya secara proporsional untuk bersama-sama membahas Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026. Satu hal yang sangat membanggakan adalah adanya peningkatan kesepahaman dalam menentukan kebijakan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui program prioritas yang sungguh-sungguh berpihak kepada masyarakat Gianyar,” ujar Wabup Agung Mayun.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Tegaskan Komitmen Penanggulangan Sampah Berbasis Sumber di Desa

Selain itu, Wakil Bupati Gianyar juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Gianyar atas inisiatifnya menghadirkan Raperda tentang Pelestarian Seni dan Budaya, yang turut disahkan pada kesempatan tersebut.

“Raperda ini diharapkan menjadi payung hukum bagi pelestarian seni dan budaya daerah, serta perlindungan terhadap warisan luhur Gianyar yang berlandaskan Tri Hita Karana dan Sad Kerthi. Seni dan budaya merupakan identitas serta jati diri bangsa, sekaligus warisan luhur yang harus kita lestarikan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Gianyar memiliki kekayaan seni tradisi, adat istiadat, bahasa, serta beragam ekspresi budaya yang menjadi kebanggaan bersama.

“Mari kita jadikan seni dan budaya bukan hanya sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai kekuatan untuk membangun masa depan Kabupaten Gianyar yang lebih bermartabat, berdaya saing, dan berkepribadian,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Made Suteja, SH, yang membacakan Pendapat Akhir Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gianyar menyampaikan bahwa proses pembahasan Raperda APBD 2026 telah dilakukan secara mendalam dan komprehensif dengan melibatkan seluruh unsur DPRD dan Pemerintah Daerah.

Menurutnya, APBD bukan sekadar dokumen perencanaan keuangan, tetapi merupakan cermin komitmen, arah pembangunan, serta janji bersama kepada rakyat.

“APBD adalah instrumen strategis untuk mewujudkan Gianyar yang lebih sejahtera, mandiri, dan berbudaya. Melalui APBD, kita menerjemahkan visi dan misi pembangunan menjadi program dan kegiatan nyata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

I Made Suteja menambahkan, tantangan global yang dinamis, disrupsi teknologi, dan persaingan antar daerah menuntut kebijakan anggaran yang lebih cermat, inovatif, dan responsif. Setiap rupiah yang dikeluarkan, harus memberikan nilai tambah dan efek berganda (multiplier effect) sebesar-besarnya bagi kemajuan Gianyar.

Dalam rapat tersebut, DPRD Gianyar menyatakan bahwa pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 dilakukan dengan mengutamakan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan partisipatif, serta mempertimbangkan berbagai aspirasi masyarakat.

Baca Juga  Polres Gianyar Terjunkan Personel Amankan Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD

Berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD, maka DPRD Gianyar secara resmi menyetujui Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“APBD 2026 yang kita sahkan bersama hari ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari komitmen bersama untuk pelaksanaan yang akuntabel. DPRD akan mengawal implementasinya secara proporsional agar setiap rupiah rakyat memberikan manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Undang Petugas Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ke Hambalang, Presiden Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Dedikasi Mereka

Published

on

By

Presiden Prabowo terima petugas upacara HUT RI
UNDANG PETUGAS UPACARA: Presiden Prabowo Subianto mengundang para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mengundang para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi para petugas dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 lalu.

“Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya kepada para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 lalu,” tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam unggahannya pada akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Rabu (19/8).

Seskab Teddy menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo turut berpesan kepada para petugas untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kebanggaan atas peran mereka dalam menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan. Presiden juga berpesan agar pengalaman tersebut menjadi semangat sekaligus bekal berharga untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Dalam pertemuan ini, Presiden menyampaikan pesan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan,” tulis Seskab Teddy.

Presiden, lanjut Seskab Teddy, juga memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan semangat yang telah ditunjukkan para petugas dalam menjalankan tugas. Menurut Seskab Teddy, seluruh petugas upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaiknya dalam menyukseskan seluruh rangkaian perayaan hari kemerdekaan Indonesia.

“Para petugas upacara yang terdiri dari anggota Paskibraka, komandan upacara, penerbang, penerjun, serta para pelaku seni dan budaya telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaiknya untuk menyukseskan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi serta seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan yang berjalan sangat khidmat dan tetap menghibur jutaan pasang mata yang menyaksikan,” ungkapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Tim Reaksi Cepat PUPR Gianyar Tangani Longsor dan Pohon Tumbang di Payangan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Polda, Potensi Panen Capai 2.795 Ton

Published

on

By

Kapolri hadiri penanaman bawang putih serentak
PANEN RAYA: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026). (Foto: Hms Polri)

Lombok Timur, baliilu.com – Polri menggelar penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional. Penanaman serentak dilaksanakan pada lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres dengan melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani. Dari luasan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 2.795 ton.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan penanaman serentak tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian pangan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Polda NTB menjadi wilayah dengan lahan penanaman terluas, yakni 120 hektare dengan potensi produksi 1.200 ton. Selanjutnya, Polda Sumatera Selatan menanam pada lahan seluas 81 hektare dengan potensi hasil 810 ton, disusul Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi 445,8 ton.

Penanaman juga dilaksanakan di wilayah Polda Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, NTT, Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Kapolri mengatakan penanaman di 14 Polda tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat dan memperluas sentra produksi bawang putih di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga  Lomba Gerak Jalan Semarakkan HUT Ke-79 RI di Bumi Seni Gianyar

“Untuk hari ini, kita akan melaksanakan penanaman bersama di luasan lahan 279,5 hektare yang tersebar di hampir seluruh wilayah. Ini sebagai pemanasan untuk Polda-Polda lain,” kata Kapolri.

Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman pada September dan Oktober 2026 dengan menyesuaikan masa tanam serta kondisi cuaca. Ketiganya adalah Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Barat, dan Polda Sulawesi Tengah.

Dalam program tersebut, Polri memperoleh target lahan seluas 4.840 hektare dari Kementerian Pertanian. Hingga saat ini, sebanyak 2.593,1 hektare atau sekitar 54 persen telah terverifikasi dan tersebar di 17 Polda serta 66 Polres. Dari jumlah itu, 927,6 hektare telah ditanami, sedangkan 1.665,6 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan penanaman.

Kapolri mendorong agar potensi lahan yang telah terverifikasi tersebut dapat terus diperluas sehingga target swasembada bawang putih dapat semakin cepat diwujudkan.

“Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” ujar Kapolri.

Selain penanaman serentak, panen raya bawang putih dilaksanakan pada lahan seluas 105 hektare di Sembalun. Kegiatan tersebut melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani dan diproyeksikan menghasilkan 1.050 ton bawang putih.

Kapolri juga mendorong penguatan riset dan pengembangan bibit bawang putih agar budidaya dapat diperluas ke wilayah dengan ketinggian yang lebih rendah.

Penguatan sektor hulu turut dilakukan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian. Bantuan tersebut meliputi 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.

Baca Juga  Blahbatuh Jadi Lokasi Uji Coba Terbatas Digitalisasi Bantuan Sosial

Kapolri berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan petani.

“Sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa optimal dan ini yang tentunya menjadi harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegas Kapolri.

Melalui program ini, Polri tidak hanya mendorong perluasan lahan dan peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat pendampingan kepada kelompok tani. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian bawang putih nasional.

“Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Warga Gerokgak kini Bisa Nyamsat di Kantor Camat

Published

on

By

Peresmian layanan Samsat Gerai Kecamatan Gerokgak di Gedung Paten Kantor Camat Gerokgak, Buleleng
LAYANAN SAMSAT: Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi mengoperasikan layanan Samsat Gerai Kecamatan Gerokgak di Gedung Paten Kantor Camat Gerokgak pada Kamis, 20 Agustus 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Gerokgak dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi mengoperasikan layanan Samsat Gerai Kecamatan Gerokgak di Gedung Paten Kantor Camat Gerokgak pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kehadiran fasilitas terpadu ini ditujukan untuk memangkas jarak pelayanan pajak kendaraan bermotor bagi warga di wilayah barat Kabupaten Buleleng. Peresmian dilakukan oleh Bupati Buleleng, Kamis (20/8).

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan bahwa pembentukan gerai ini merupakan wujud komitmen bersama antara Pemkab Buleleng, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Ditlantas Polda Bali, dan PT Jasa Raharja. Selama ini, warga Gerokgak harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju pusat kota untuk mengurus administrasi kendaraan.

“Gerokgak ini kecamatannya besar dan jauh dari kota. Layanan terpadu ini memudahkan masyarakat sehingga tidak perlu lagi datang ke Singaraja yang memakan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan,” ujar Sutjidra usai peresmian,

Selain memperdekat jangkauan pelayanan, Sutjdira mengatakan penerimaan dari opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) tersebut diproyeksikan langsung untuk pembenahan sarana publik. Sutjidra menegaskan bahwa sesuai regulasi, minimal 10 persen dari penerimaan opsen pajak wajib dialokasikan khusus untuk pembangunan dan perawatan infrastruktur penunjang transportasi, seperti jalan dan jembatan.

“Memang sudah ada aturannya, 10 persen wajib dipakai untuk kegiatan pemeliharaan jalan. Misalkan penerimaan opsen pajak mencapai Rp 120 miliar, maka minimal Rp 12 miliar dialokasikan untuk perbaikan atau perawatan jalan di Buleleng,” kata Sutjidra.

Ia menambahkan, kinerja penerimaan daerah pada semester pertama tahun ini telah melampaui target yang ditetapkan. Demi menjaga konsistensi pendapatan daerah guna membiayai berbagai program pembangunan, Pemkab Buleleng menerapkan sistem kontrak kerja berbasis target bagi seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga direksi BUMD.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Sabet Penghargaan Terbaik Pertama Nasional Kategori Capaian Skor MCP

Langkah Pemkab Buleleng memperdekat akses layanan pajak ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. I Gusti Ngurah Agung Pernata, salah seorang warga Kecamatan Gerokgak, mengaku sangat terbantu dengan pengoperasian gerai tersebut.

“Saya mengapresiasi fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Hal ini tentu memudahkan saya untuk membayar pajak kendaraan karena tidak perlu lagi pergi jauh ke Kota Singaraja,” kata Ngurah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca