Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ancam Keselamatan Siswa Sekolah, Komisi X Desak Penghentian Tambang Pasir di Karangasem

BALIILU Tayang

:

SMP Negeri 3 Bebandem
KUNKER: Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati saat melakukan kunjungan kerja di SMPN 3 Manggis, Kab. Karangasem, Provinsi Bali, Jumat (12/12/2025). (Foto : dpr.go.id)

Karangasem, baliilu.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, menyoroti ancaman serius terhadap keselamatan siswa dan fasilitas pendidikan di SMP Negeri 3 Bebandem, Kabupaten Karangasem, akibat aktivitas penambangan pasir di sekitar area sekolah. Temuan tersebut ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah yang kini berada di ambang bahaya longsor.

My Esti mengungkapkan bahwa secara lokasi, SMPN 3 Bebandem sejatinya berada di kawasan yang baik dan layak sebagai lingkungan pendidikan, dengan jumlah siswa sekitar 300 orang. Namun kondisi di bagian belakang sekolah menunjukkan kerusakan yang mengkhawatirkan.

“Di belakang sekolah sudah mulai runtuh. Bahkan tempat pemujaan atau pura sudah gugur dan tidak bisa digunakan lagi. Keselamatan anak-anak jelas tidak terjamin, karena area belakang sekolah kini berubah menjadi jurang akibat aktivitas penambangan,” ujar My Esti kepada media di SMPN 3 Manggis, Kab. Karangasem, Provinsi Bali, Jumat (12/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya area belakang sekolah merupakan lahan yang aman dan biasa digunakan siswa untuk bermain. Namun, aktivitas penambangan yang dilakukan di kawasan tersebut telah mengubah kontur tanah secara drastis dan menimbulkan dampak serius terhadap bangunan sekolah.

“Sekarang WC sudah tidak bisa digunakan, kantin harus dipindahkan ke depan, beberapa ruangan tidak bisa dipakai, bahkan lantainya sudah retak karena tanahnya tertarik akibat pengerukan,” jelasnya.

My Esti mengaku belum mendapatkan kepastian terkait status perizinan aktivitas tambang tersebut. Namun ia menegaskan bahwa terlepas dari ada atau tidaknya izin, penambangan yang merusak fasilitas umum, terlebih sekolah, tidak dapat dibenarkan. “Ini bukan sekadar soal tambang, tapi soal rusaknya fasilitas umum berupa sekolah. Kalau ini dibiarkan, lama-lama bangunan sekolah bisa runtuh,” tegasnya.

Baca Juga  Pinjol untuk Bayar UKT Tak Pantas, Seharusnya Bisa Kerja Sama dengan Himbara

Ia menilai kondisi tersebut seharusnya menjadi cerminan bagi semua pihak atas maraknya bencana ekologis seperti longsor dan banjir yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Bali dan sejumlah daerah di Sumatera. “Ini harus menjadi refleksi kita bersama. Kenapa longsor dan banjir bisa terjadi sedemikian hebat? Karena alam terus dirusak,” ujarnya.

My Esti juga menyinggung adanya informasi di lapangan yang menyebutkan bahwa aktivitas tambang tersebut mengantongi izin. Namun menurutnya, hal tersebut tetap menjadi tanggung jawab penuh pemerintah daerah. “Kalau memang ada izin, dari mana? Ini menjadi tanggung jawab Bupati dan Wakil Bupati Karangasem. Penambangan yang merusak sekolah tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Ia menyebutkan bahwa Balai Wilayah Sungai (BWS) sempat turun ke lokasi untuk membantu pengamanan dengan bronjong guna mencegah longsor. Namun upaya tersebut menjadi tidak efektif apabila aktivitas penambangan pasir tetap berlangsung. “Percuma dibronjong kalau di bawahnya tetap dikeruk. Ini tidak menyelesaikan masalah,” katanya.

Komisi X, lanjut My Esti, tidak memiliki kewenangan langsung dalam urusan pertambangan. Namun sebagai mitra sektor pendidikan, pihaknya berhak dan berkewajiban menyuarakan perlindungan terhadap keselamatan siswa dan keberlangsungan proses belajar mengajar. “Langkah tegasnya, kami berharap penambangan pasir di sekitar sekolah ini dihentikan terlebih dahulu. Selamatkan dulu sekolahnya, selamatkan anak-anaknya,” tegas My Esti.

Ia menutup pernyataannya dengan meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret agar SMPN 3 Bebandem tidak menjadi korban kelalaian kebijakan dan eksploitasi lingkungan. “Ini bukan hanya soal satu sekolah. Kalau dibiarkan, bisa terjadi di banyak tempat lain. Pendidikan dan keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Panen Raya Jagung dan Peresmian SPPG Polres Gianyar II di Tampaksiring, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi

Published

on

By

polres gianyar
PANEN JAGUNG: Jajaran Polres Gianyar bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II serta Launching/Peresmian SPPG Polres Gianyar II di wilayah Kecamatan Tampaksiring, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Jajaran Polres Gianyar bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II serta Launching/Peresmian SPPG Polres Gianyar II di wilayah Kecamatan Tampaksiring, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.05 hingga 16.10 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan virtual.

Rangkaian kegiatan pertama dilaksanakan di areal lahan Dinas Pertanian Banjar Tarukan Kaja, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring berupa panen raya jagung serentak kuartal II.Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Wakapolres Gianyar, Kapolsek Tampaksiring, para PJU Polres Gianyar, Camat Tampaksiring, serta jajaran instansi terkait dari Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, BPS Kabupaten Gianyar dan Bulog Kanwil Bali.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, rombongan bersama para tamu undangan melaksanakan panen jagung secara simbolis dan menyerahkan hasil panen kepada perwakilan masyarakat. Dari lahan seluas 4.500 meter persegi atau 45 are, berhasil dipanen sebanyak 5,04 ton jagung manis.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Launching dan Peresmian SPPG Polres Gianyar II yang berlokasi di Banjar Padang Sigi, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring.

Peresmian ditandai dengan penayangan video selayang pandang, pembukaan tirai, pemotongan pita, foto bersama serta peninjauan langsung fasilitas SPPG Polres Gianyar II.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, S.H., Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., jajaran Muspika Kecamatan Tampaksiring, tokoh masyarakat, Bhayangkari serta pengurus yayasan dan koordinator wilayah SPPG Kabupaten Gianyar.

Baca Juga  Komisi X DPR RI Lakukan Kunja Spesifik Bidang Pariwisata ke Pemkab Badung

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan panen raya dan peresmian SPPG Polres Gianyar II merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

“Melalui kegiatan panen raya jagung dan peresmian SPPG Polres Gianyar II ini, kami ingin menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta peningkatan kualitas gizi masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Warga Kenderan yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan Selamat di Dasar Jurang Sungai Petanu

Published

on

By

warga kenderan hilang
EVAKUASI: Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, hingga Tim BPBD Kabupaten Gianyar bersama warga saat mengevakuasi korban yang sempat dikabarkan hilang, Sabtu (16/5). (Foto: Hms polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Setelah sempat dilaporkan hilang sejak Jumat malam, seorang warga Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar bernama I Made Yuda (63) akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (16/5/2026).

Korban sebelumnya diketahui meninggalkan rumah pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 13.00 Wita untuk pergi ke sawah atau tegalan miliknya guna mencari perlengkapan upacara berupa biukukung. Namun hingga malam hari korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga mulai melakukan pencarian.

Anak kandung korban, I Made Weda, bersama keluarga dan warga setempat kemudian menyisir sejumlah lokasi yang biasa dikunjungi korban. Dalam pencarian tersebut warga hanya menemukan sandal jepit dan payung milik korban di area tegalan.

Pencarian terus dilakukan hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita namun korban belum ditemukan. Pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 Wita, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegallalang dan selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar untuk membantu proses pencarian.

Sekitar pukul 10.00 Wita, salah seorang warga, I Made Astina Putra, menemukan pisau atau blakas milik korban di pinggir jurang kawasan Sungai Petanu. Setelah dilakukan penyisiran lebih lanjut, korban akhirnya terlihat berada di dasar jurang dekat aliran sungai dalam kondisi masih hidup.

Warga bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Kenderan kemudian turun menggunakan tali untuk menjangkau korban. Tim BPBD Kabupaten Gianyar Regu D yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.10 Wita langsung melakukan proses evakuasi bersama warga.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 11.40 Wita dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka lecet dan cedera ringan pada bagian paha dalam kondisi sadar.

Baca Juga  Superflu Mengancam, Sekolah Perlu Terapkan Protokol Kesehatan

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H. mengatakan pihaknya sejak awal menerima laporan langsung bergerak bersama unsur terkait dan masyarakat untuk melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak mulai dari keluarga, masyarakat, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, hingga Tim BPBD Kabupaten Gianyar yang dengan cepat melakukan pencarian dan evakuasi korban. Astungkara korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat meskipun mengalami luka ringan,” ujar AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perkebunan maupun tegalan yang memiliki medan berbahaya, terlebih pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Bakti Ke-69, Kodam IX/Udayana Gelar Ziarah Rombongan, Bakti Sosial dan Anjangsana

Published

on

By

kodam udayana
TALI ASIH: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat menyerahkan bantuan tali asih serta makanan siap saji kepada anak-anak yayasan dalam rangka memperingati Hari Bakti Kodam IX/Udayana ke-69 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, Minggu (17/5/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin rangkaian kegiatan Ziarah Rombongan, Bakti Sosial, dan Anjangsana dalam rangka memperingati Hari Bakti Kodam IX/Udayana ke-69. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan atas pengabdian para pendahulu yang telah berjuang demi bangsa dan negara, sekaligus wujud nyata kepedulian TNI AD kepada masyarakat, veteran, warakawuri, serta keluarga besar Kodam IX/Udayana, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan. Prosesi dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, dan peletakan karangan bunga secara langsung oleh Pangdam IX/Udayana. Kegiatan diakhiri dengan penghormatan akhir serta tabur bunga oleh seluruh peserta ziarah sebagai bentuk penghargaan mendalam atas dedikasi dan pengorbanan para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan bangsa.

Usai pelaksanaan ziarah, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan melanjutkan agenda bakti sosial ke Yayasan Al-Inayah Tabanan yang berlokasi di Jalan Dr. Ir. Soekarno I, Tabanan. Kehadiran Pangdam beserta jajaran disambut hangat oleh Ketua Yayasan DR. Fauzi Hamid Abbas, para pengurus, serta anak-anak asuh.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al-Inayah Tabanan menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kunjungan ini. Ia menjelaskan bahwa yayasan yang berdiri sejak tahun 2002 tersebut kini membina hampir 300 anak asuh yang berasal dari berbagai daerah seperti NTT, NTB, Jawa, dan Bali.

Baca Juga  Ketua Komisi X Apresiasi Kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain di GBK

“Ini anak-anak yang sekarang berada di yayasan, ada juga yang sudah bekerja ke Jepang dan menjadi prajurit TNI. Tugas kami mendidik mereka hingga kuliah dan sukses,” ungkap DR. Fauzi Hamid Abbas.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat di wilayah Bali.

“Kalian harus sehat, tetap semangat, dan memiliki disiplin yang baik. Tugas kami mendorong dan membantu. Gantungkan cita-cita setinggi-tingginya. Apabila membutuhkan bantuan, kami akan membantu sesuai kemampuan,” ujar Pangdam menyemangati anak-anak yatim.

Sebagai wujud perhatian, Pangdam IX/Udayana menyerahkan bantuan tali asih serta makanan siap saji kepada anak-anak yayasan, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama dalam suasana yang penuh kehangatan dan keakraban.

Tidak berhenti di sana, Pangdam beserta rombongan kemudian melaksanakan anjangsana ke Puri Carangsari, tempat kelahiran Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai. Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Danrindam IX/Udayana bersama perwakilan keluarga besar Puri Agung Carangsari. Pada momentum tersebut, Pangdam menyerahkan tali asih kepada pihak keluarga pahlawan nasional sebagai bentuk penghormatan tinggi atas warisan perjuangan yang ditinggalkan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa seluruh rangkaian peringatan Hari Bakti Kodam IX/Udayana ke-69 ini tidak sekadar menjadi seremonial mengenang masa lalu, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Selain itu, kegiatan bakti sosial dan anjangsana menjadi bentuk nyata kepedulian sosial Kodam IX/Udayana kepada masyarakat, veteran, warakawuri, dan generasi penerus bangsa,” jelas Kapendam.

Kapendam juga menambahkan bahwa semangat pengabdian yang ditunjukkan dalam rangkaian kegiatan ini sangat selaras dengan visi besar dan tema yang diusung tahun ini, yaitu “Kodam IX/Udayana Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”. (gs/bi)

Baca Juga  Biaya Sekolah Ugal-ugalan Lampaui Gaji Orang Tua, Harus Diatur Regulasi Batas Atas-Bawah

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca