Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

KIR SMPN 1 Denpasar Raih 2 Emas dan 2 Perunggu di IPITEX Thailand

Tim Robotics Bonus Special Award WIIPA

Loading

BALIILU Tayang

:

kir smpn 1 denpasar
RAIH MEDALI: Dua tim inovator KIR SMP Negeri 1 Denpasar berhasil meraih Medali Emas (Gold Medal) dan dua tim inovator lainnya meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) dalam event serangkaian Thailand Inventor Day 2026. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Setelah melalui perjuangan yang cukup melelahkan, akhirnya 21 siswa-siswi SMP Negeri 1 Denpasar yang berlaga di ajang bergengsi International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPIITEX) berhasil menorehkan capaian yang membanggakan. Dua tim inovator KIR SMP Negeri 1 Denpasar berhasil meraih Medali Emas (Gold Medal) dan dua tim inovator lainnya meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) dalam event serangkaian Thailand Inventor Day 2026. Satu tim, Astro Valley yang berlaga dalam kategori Robotics bahkan meraih predikat tambahan berupa Special Award dari World International Intellectual Properti Association (WIIPA), organisasi yang bermarkas di Taiwan.

Ajang yang mempertemukan ratusan kelompok inovator muda dari berbagai negara ini dilaksanakan di BITEC (Bangkok International Trade & Exhibition Centre) 4 -9 Januari 2026. Pada event ini peneliti dari berbagai negara menampilkan dan mempresentasikan hasil penelitian dan inovasinya termasuk 114 tim perwakilan Indonesia. SMP Negeri 1 Denpasar yang mengirimkan 4 team (21 anak) merupakan satu-satunya tim jenjang SMP yang mengikuti event internasional ini. SMP Negeri 1 Denpasar berhasil memperoleh 2 Gold Medals dari 3 Gold medals yang diraih 17 tim yang menjadi Duta Provinsi Bali dalam kompetisi tersebut. Secara keseluruhan Tim KIR SMP Negeri 1 Denpasar berhasil memperoleh 2 Gold, 2 Bronze dan 1 Special Awards.

Melalui 4 inovasi unggulan, Tim KIR SMP Negeri 1 Denpasar berhasil meraih prestasi dalam bidang Penelitian, Inovasi dan Teknologi. 

“Tahun ini kami memberangkatkan 4 tim KIR, dari yang sebelum-sebelumnya biasanya 1 sampai dengan 2 tim saja,” ujar Kepala SMP Negeri 1 Denpasar, Dra. Ni Wayan Raiyani, M.Pd didampingi Pembina KIR, I Komang Sutrisna, S.Pd kepada awak media pada Senin (12/1) pagi usai menerima Medali dan Piagam dari anak-anak yang bertanding.  

Baca Juga  Unud Buka Peluang bagi Siswa Berprestasi Tingkat Nasional maupun Internasional Diterima melalui ‘’Jalur Khusus’’

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada para siswa dan orangtua termasuk Komite SMP N 1 Denpasar yang bekerjasama dengan pihak sekolah untuk memberangkatkan ke-4 tim tersebut.

“Kerja sama yang solid dan kompak sehingga pembiayaan keikutsertaan dalam lomba ditanggung bersama secara gotong royong,” ujar Kasek Raiyani.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dan restu dari anggota DPD RI Perwakilan Bali Dr. IB Rai Dharmawijaya Mantra, S. E., M. Si, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ibu Ni Putu Putri Suastini, Pemerintah Kota Denpasar melalui Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M yang juga membantu pendanaan untuk keberangkatan. 

Lebih jauh Kasek Ariyani berharap, raihan yang dicapai dapat memotivasi para siswa di Kota Denpasar untuk mencoba dan menekuni inovasi yang bisa dimunculkan. 

“Apalagi Indonesia sangat kaya akan ragam khazanah bahan herbal yang bisa diolah untuk menjadi berbagai macam inovasi,” ujarnya. Termasuk pengembangan dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi yang membuka luas peluang untuk melakukan inovasi dan science.

Sementara itu tim Robotics dengan project yang bernama Astro Valley menyampaikan perjuangan dan keseruan dalam persiapan mengikuti lomba ini.

“Kita berhari-hari mempersiapkan project-nya, termasuk melatih dan melakukan simulasi menjawab pertanyaan yang mungkin ditanyakan para juri,” ujar Putu Arya Agastya Putra Weda (Agas) didampingi Made Winanta Daneswara (Nanta). 

Bahkan hingga di Thailand pun kami masih harus tetap melaksanakan binbingan secara daring dengan pembimbing teknis dari Bali, ujar Nyoman Sheo Rusdinata (Sheo)  dan AAN Bagus Sila Dharmana Karang (Gung Wah) menimpali. 

“Persiapan juga meliputi latihan tanya jawab dalam Bahasa Inggris dibawah bimbingan guru pembina,” tegas Putu Bhadrika Adyas Nata (Badrika) dan Putu Gede Ananta Wijaya (Aan). Namun semua perjuangan yang melelahkan itu terbayar dengan diraihnya dua medali tertinggi dalam ajang bergengsi tersebut. 

Baca Juga  Ibu Putri Koster Dukung Wakil dari Bali di Ajang Pemilihan Putra Putri Pelajar Indonesia

Selain meraih gelar bergengsi Tim Robotics Astro Valley mengaku mendapat pengalaman yang berharga karena berkesempatan mempresentasikan projectnya di hadapan 3 juri yang menilai secara bergantian. Serta kesempatan berinteraksi dengan peserta kompetisi dari berbagai negara di dunia dengan inovasinya yang unik dan menarik.

Adapun raihan Tim KIR SMP N 1 Denpasar yakni Gold Medals + Special Award, judul inovasi : Astro Valley ID. Inovasinya berupa prototipe robot penjelajah untuk mendeteksi penunjang kehidupan untuk daerah-daerah yang belum tereksplorasi. 

Tim : 1. Putu Arya Agastya Putra Weda; 2. Nyoman Sheo Rusdinata; 3. Anak Agung Ngurah Bagus Sila Dharmana Karang; 4. Putu Bhadrika Adyas Nata; 5. Putu Gede Ananta Wijaya dan 6. Made Winanta Daneswara.

Gold Medals dengan judul inovasi: PIBET-SMILE: Innovation of Betel LeafBased Gum (Piperbettle) to Prevent Dental Caries. Gummy berbahan dasar daun sirih (piper batle) sebagai produk preventif untuk mencegah karies gigi pada anak-anak. Inovasi ini terinspirasi dari lokal genius masyarakat Bali, yaitu menginang sirih dan menjadikan sebagai produk modern. 

Tim: 1. I Gusti Ayu Purwita Duaty Tisna; 2. Putu Satrya Dharma Wijanadi; 3. Dewa Ayu Nida Savitri Iswari; 4. A A Istri Nayara Pradnyandari dan 5. Natania Hasianna Harahap.

Bronze Medals, judul inovasi : Flotea: Mixed Tea Made from Rambusa Leaves and Fruit (Passiflora foetida L) to Help Reduce Insomnia. Teh herbal untuk terapi penderita insomnia memaafkan daun tanaman Rambusa sebagai teh dan buahnya sendiri sebagai pemanis alami.

Tim: 1. Advesta Mirahdhivya Priyaharsani; 2. Luh Nyoman Wikania Putri Adidharma; 3. I Made Juno Pangestu Wiraputra; 4. Ketut Ramantha Gilang Pradnyantara dan 5. I Gede Dita Pradnyana.

Bronze Medals,  judul inovasi: The Effectiveness Of Aloebetel: A Natural Deodorant From Aloe Vera And Piper Betler Extract To Prevent Body Odor In Teenagers. Produk Inovasi berupa deodorant berbahan dasar daun sirih dan lidah buaya untuk mencegah dan mengurangi bau badan pada remaja. 

Baca Juga  Dishub Badung Hadirkan Layanan Mobil Uji Berkala Keliling di Terminal Mengwi

Tim : 1. Ni Made Anindita Danishwari; 2. Noni Agnesia Pandibu; 3. Ni Putu Clarissa Wynne Kalyana; 4. I Putu Gilang Anggara dan 5. Adia Khalista Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Dukung Siswa SMPN 1 Berlomba di Thailand Inventors Day 2026

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Dukung Wakil dari Bali di Ajang Pemilihan Putra Putri Pelajar Indonesia

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Anak Nelayan dari Buleleng Tembus ITB Berkat Prestasi dan Ketekunan

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca