Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perayaan Natal Bersama di Kupang, Kasad Ajak Hadirkan Damai dan Sukacita untuk Indonesia Maju

BALIILU Tayang

:

Kodam udayana
PERAYAAN NATAL: Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., beserta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak, dalam Perayaan Natal Bersama TNI Angkatan Darat yang berlangsung penuh suka cita, Senin (12/1/2026), bertempat di Graha Undana, Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Penfui, Kota Kupang. (Foto: Pendam IX)

Kupang, NTT, baliilu.com – Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., beserta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak, dalam Perayaan Natal Bersama TNI Angkatan Darat yang berlangsung penuh suka cita, Senin (12/1/2026), bertempat di Graha Undana, Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Penfui, Kota Kupang.

Perayaan Natal Bersama Tahun 2025 ini mengusung tema “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita dan Damai Sejahtera kepada Prajurit dan ASN TNI yang Prima untuk Indonesia Maju”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat utama TNI AD, unsur Forkopimda Provinsi NTT dan Kota Kupang, Dankodaeral VII/Kupang, Danlanud El Tari Kupang, para Danrem jajaran Kodam IX/Udayana, pimpinan perbankan di Kota Kupang, serta sekitar ±750 peserta yang terdiri dari prajurit TNI-Polri, ASN, Keluarga Besar TNI (KBT), mahasiswa/i Unhan, Menwa, dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian perayaan Natal dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan laporan Ketua Panitia Natal, serta penampilan paduan suara San Jose yang membawakan lagu daerah “Tabola Bale”, menambah nuansa khidmat dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT Dr. Joni Asadoma menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KASAD atas terselenggaranya Perayaan Natal bersama jajaran TNI AD di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia juga menyinggung kiprah Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana yang telah banyak membantu masyarakat NTT, khususnya melalui pembangunan ratusan sumur bor di berbagai wilayah.

“Beliau banyak membantu masyarakat NTT dengan membangun ratusan sumur bor. Harapan kami, bantuan tersebut dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wakil Gubernur.

Baca Juga  Pangdam Pimpin Upacara Hari Juang TNI AD yang Digelar Sederhana

Lebih lanjut disampaikan, momentum Natal menjadi saat yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Natal dan Tahun Baru kepada seluruh prajurit, ASN TNI AD, serta masyarakat NTT. Ia mengaku sangat mengapresiasi tema Natal yang diangkat, khususnya kata “menghadirkan” yang bermakna nyata dalam tindakan.

“Kata ‘menghadirkan’ mendorong kita untuk benar-benar menghadirkan bantuan bagi masyarakat, seperti sumur bor. Saat ini, sumur bor yang telah dibangun jumlahnya lebih dari 4.000, dan lebih dari 1.000 di antaranya dimanfaatkan untuk pertanian,” ungkap Kasad.

Kasad juga menyampaikan bahwa saat ini dirinya mendapat amanah dari Presiden RI untuk membangun jembatan di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa seluruh prajurit dan ASN TNI memiliki peran penting dalam menghadirkan sukacita, kedamaian, dan kebahagiaan bagi masyarakat melalui pengabdian yang tulus.

Usai pelaksanaan Perayaan Natal Bersama, Kasad didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) beserta rombongan, berkesempatan mengunjungi Panti Asuhan Bhakti Luhur Sikuma yang berlokasi di Kota Kupang. Pada kunjungan tersebut, Kasad menyerahkan sejumlah tali asih sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak panti.

Perayaan Natal Bersama Kasad ini juga diikuti secara daring oleh satuan jajaran TNI AD di berbagai wilayah, termasuk di Makodam IX/Udayana, Bali. Di Bali, kegiatan ibadah Natal dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi dan diikuti sekitar 343 personel prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana serta perwakilan personel Polda Bali.

Menutup rangkaian kegiatan, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf. Widi Rahman, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Perayaan Natal Bersama Kasad di Kupang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, namun juga sarat dengan nilai pengabdian dan kepedulian sosial TNI AD kepada masyarakat.

Baca Juga  Kunjungan Menhan RI Didampingi Pangdam IX/Udayana, Beri Motivasi Prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo

“Perayaan Natal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, soliditas, serta semangat pengabdian prajurit dan ASN TNI AD, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kehadiran langsung Bapak Kasad menunjukkan perhatian dan komitmen pimpinan TNI AD dalam menghadirkan sukacita, kedamaian, serta solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapendam.

Kapendam menambahkan bahwa melalui tema Natal yang diusung, seluruh prajurit dan ASN TNI AD diharapkan semakin termotivasi untuk terus berkontribusi secara nyata dalam mendukung pembangunan nasional, menjaga stabilitas wilayah, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo: Hukum Harus Ditegakkan Secara Adil Melindungi Seluruh Lapisan Rakyat

Published

on

By

presiden prabowo
AMANAT: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanat pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sebagai negara hukum, Indonesia harus menjunjung tinggi penegakan hukum untuk melindungi dan memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam amanatnya pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026.

“Negara kita adalah negara hukum. Karena itu hukum harus kita tegakkan. Hukum harus dihormati dan dihargai. Hukum harus menjadi pelindung rakyat. Hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat yang jujur. Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah,” ucap Presiden.

Selain itu, Kepala Negara menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan secara adil bagi seluruh lapisan masyarakat dan tidak boleh digunakan untuk membela kepentingan kelompok tertentu.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok manapun. Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum,” lanjut Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan bahwa perlindungan hukum harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang paling lemah. “Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut menegaskan bahwa Indonesia terus membangun kehidupan demokrasi dengan menjunjung tinggi penghormatan terhadap kritik. Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa kualitas demokrasi harus tetap dijaga.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Pimpin Serah Terima Jabatan, Tegaskan Kepemimpinan Adaptif, Inovatif dan Profesional

“Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing. Perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi kebencian. Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia. Demokrasi kita harus berciri nilai-nilai bangsa Indonesia,” ucapnya.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengedepankan persatuan dan kerukunan. Dalam hal ini, Presiden menegaskan bahwa Polri memiliki peran sebagai penjaga demokrasi yang dewasa.

“Polri harus menjadi penjaga demokrasi yang dewasa. Menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai. Dan pada saat yang sama, menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Published

on

By

Hari Bhayangkara
PIMPIN UPACARA: Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Presiden Prabowo tiba di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob sekitar pukul 07.35 WIB.

Rangkaian upacara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan dengan masuknya Lambang Kesatuan Polri Tri Brata serta penghormatan kepada Lambang Kesatuan Polri Tri Brata. Bertindak selaku Komandan Upacara yakni Irjen Pol. Suhendri.

Sekitar pukul 07.55 WIB, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden menuju mimbar kehormatan. Presiden kemudian menerima laporan Perwira Upacara Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., sebelum menuju mimbar upacara selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Prosesi upacara diawali dengan penghormatan kebesaran, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, serta pemeriksaan pasukan. Presiden Prabowo kemudian memimpin mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pengucapan Tri Brata sebagai pedoman hidup anggota Polri.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan dan personel Polri. Presiden turut menganugerahkan Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan.

Usai rangkaian penganugerahan, Presiden Prabowo menyampaikan amanat selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat, ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.

Setelah upacara pokok, Presiden Prabowo didampingi Panglima TNI menuju ke depan pasukan untuk menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik atau Loka Praja Samrakshana yang disematkan oleh Kapolri. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan foto bersama Presiden dengan pasukan.

Baca Juga  Kasdam IX/Udayana Buka Persami KKRI Gelombang III: Bentuk Generasi Muda Tangguh dan Cinta Tanah Air

Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah peragaan kemampuan dan keterampilan personel Polri. Presiden dan Wakil Presiden menyaksikan penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, peragaan penyelamatan sandera, terjun payung, serta aksi trail cross jumping dan smoke bomb.

Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden juga menyaksikan defile pasukan yang melintas di hadapan mimbar upacara. Defile tersebut menampilkan kesiapan, disiplin, serta soliditas jajaran Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Setelah rangkaian upacara dan defile, acara dilanjutkan dengan syukuran Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Dalam prosesi syukuran tersebut, Presiden Prabowo melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diberikan kepada Kapolri.

Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat komitmen pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Peringatan ini mencerminkan semangat Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung pembangunan Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Bhayangkara Ke-80, Polri Tegaskan Komitmen Pengabdian melalui Tema “Polri untuk Masyarakat”

Published

on

By

hari bhayangkara
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. (Foto: Hms Polri)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7). Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, usia ke-80 bukan sekadar perjalanan waktu bagi institusi Polri, tetapi merupakan perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Hari Bhayangkara ke-80 memiliki makna yang sangat penting. Delapan puluh tahun bukan sekadar perjalanan usia sebuah institusi, tetapi merupakan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Momentum ini menjadi refleksi untuk memperteguh semangat dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Johnny.

Menurutnya, melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus memperkuat transformasi menuju institusi kepolisian yang modern, profesional, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.

Johnny menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” dipilih karena masyarakat merupakan kekuatan utama Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ sangat relevan karena kami menyadari bahwa kekuatan sejati Polri adalah masyarakat. Oleh karena itu, orientasi kepada masyarakat menjadi komitmen dalam setiap pelaksanaan tugas, baik pelayanan publik, perlindungan, pengayoman, maupun penegakan hukum yang berkeadilan,” katanya.

Ia menambahkan, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus menghadirkan Polri yang semakin profesional, humanis, dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan keamanan yang terus berkembang. (gs/bi)

Baca Juga  Kasdam IX/Udayana Buka Persami KKRI Gelombang III: Bentuk Generasi Muda Tangguh dan Cinta Tanah Air

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca