Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pangdam IX/Udayana Pimpin Serah Terima Jabatan, Tegaskan Kepemimpinan Adaptif, Inovatif dan Profesional

BALIILU Tayang

:

sertijab kodam udayana
SERTIJAB: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps bagi sejumlah pejabat utama jajaran Kodam IX/Udayana, di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa (26/5/2026). (Foto: Pendam/IX)

Denpasar, baliilu.com – Komando Daerah Militer IX/Udayana menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps bagi sejumlah pejabat utama jajaran Kodam IX/Udayana. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Denpasar, dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan di lingkungan Kodam IX/Udayana, khususnya pada satuan strategis yang meliputi Batalyon Infanteri, Zeni, Armed, Arhanud, hingga Detasemen Intelijen. Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat dalam rangka pembinaan personel dan peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Kodam IX/Udayana. Menurutnya, rotasi jabatan bukan sekadar bagian dari mekanisme organisasi, namun juga menjadi langkah strategis untuk menghadirkan semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas kepemimpinan di satuan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Ari Murwanto, Letkol Czi Zaenal Abidin, Letkol Arm Bambang Heryanto, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, dan Letkol Inf Dili Murtiawan atas dedikasi serta pengabdian terbaik selama bertugas di Kodam IX/Udayana. Selamat mengemban amanah baru dan teruslah memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Darat,” ujar Mayjen TNI Piek Budyakto.

Adapun pejabat yang mendapat penugasan baru yakni: Letkol Inf Ari Murwanto, dari Danyonif 900/SBW menjadi Dandodiklatpur Rindam IX/Udayana; Letkol Czi Zaenal Abidin, S.I.P., M.I.P., dari Danyonzipur 18/YKR menjadi Dandim 0909/Kutai Timur Korem 091/ASN; Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., dari Danyonarmed 20/BY menjadi Dandim 1618/TTU Korem 161/WS; Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., dari Danyonarhanud 9/AWJ menjadi Dandim 1605/Belu Korem 161/WS; Letkol Inf Dili Murtiawan, S.H., dari Dandeninteldam IX/Udayana menjadi Kabagbinapintel Sdirbinfungintel Pusintelad.

Baca Juga  Usai Sertijab, Kombes Jansen Avitus Panjaitan Dampingi Kapolresta Denpasar Pimpin Apel Kesatuan

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana juga menyambut para pejabat baru yang dipercaya melanjutkan kepemimpinan di satuan masing-masing. Pangdam menegaskan bahwa tantangan tugas ke depan menuntut sosok pemimpin yang adaptif, inovatif, profesional, dan mampu membangun soliditas satuan.

“Kepemimpinan di era modern harus adaptif terhadap perkembangan situasi. Saya berharap para pejabat baru mampu menghadirkan inovasi dan terobosan positif, namun tetap tegas dalam pelaksanaan tugas serta bijak dalam membina prajurit. Jadilah pemimpin yang hadir di tengah anggota dan dicintai rakyat,” tegas Pangdam.

Pejabat baru yang dilantik dalam kegiatan tersebut yaitu: Letkol Inf Anak Agung Ngurah Hadipta sebagai Danyonif 900/Satya Bhakti Wirottama; Letkol Czi Alex Yudianto, S.H., M.M., M.Tr.Mil., sebagai Danyonzipur 18/Yudha Karya Raksaka; Letkol Arm Agus Surya Sulendra, S.E., sebagai Danyonarmed 20/Bhadika Yudha; Letkol Arh Rahmad Situmorang, S.E., sebagai Danyonarhanud 9/Angkasa Widya Jayanta; Letkol Arm Timotius Efrata Munthe sebagai Dandeninteldam IX/Udayana.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa seorang komandan harus mampu menjadi teladan sekaligus pembina yang memberikan motivasi dan kebijaksanaan kepada anggotanya, sehingga tercipta moril prajurit yang tinggi, soliditas satuan yang kuat, serta semangat pengabdian yang optimal.

Pangdam juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus mendukung program-program pemerintah sesuai tugas dan fungsi masing-masing, yang tentunya membutuhkan kemampuan kepemimpinan, keterampilan manajerial, dan kesiapan menghadapi dinamika situasi yang berkembang.

Upacara Sertijab dan Tradisi Laporan Korps tersebut turut dihadiri Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, para Asisten Kasdam, Perwira Staf Ahli, Liaison Officer (LO) TNI AU dan TNI AL, serta Ketua, Wakil Ketua, dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam IX/Udayana mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pejabat yang melaksanakan sertijab, disertai harapan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan loyalitas demi kejayaan TNI Angkatan Darat serta tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Baca Juga  Perkuat Sinergitas, Polda Bali dan Kodam IX/Udayana Tandatangani MoU

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Riyono: Harga BBM Nelayan Rp 15.000 per Liter Harus Diiringi Jaminan Stok dan Distribusi

Published

on

By

Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menyoroti pentingnya jaminan stok dan distribusi BBM nelayan seharga Rp15.000 per liter.
Anggota Komisi IV DPR RI Riyono. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi IV DPR RI Riyono mengapresiasi kebijakan penetapan harga khusus Bahan Bakar Minyak (BBM) solar bagi pengusaha nelayan sebesar Rp 15.000 per liter. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti keberpihakan terhadap nelayan yang selama ini terbebani tingginya biaya operasional melaut.

“Pertama, tentu kebijakan ini patut kita apresiasi. Ini merupakan bentuk keberpihakan Presiden kepada nelayan. Jeritan nelayan akibat lonjakan harga BBM akhirnya didengar,” ujar Riyono.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut tidak hanya bergantung pada penetapan harga, tetapi juga pada kepastian ketersediaan stok dan kelancaran distribusi hingga benar-benar diterima oleh nelayan.

Menurut Riyono, subsidi sebesar Rp 3.600 per liter harus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga keberlangsungan usaha perikanan yang selama ini menjadi salah satu penopang penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

“Subsidi Rp 3.600 per liter harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha perikanan agar mampu menjaga produktivitas dan keberlanjutan sektor ini,” katanya.

Ia juga meminta Pertamina memastikan kuota BBM harga khusus bagi nelayan dapat tersalurkan dengan baik, mulai dari ketersediaan stok hingga rantai pasok di lapangan.

“Kuota 400.000 ton dengan subsidi Rp 3.600 per liter harus diamankan oleh Pertamina. Mulai dari stok hingga rantai pasoknya harus dipastikan berjalan lancar sehingga benar-benar sampai kepada nelayan pemilik kapal berukuran 30 hingga 200 GT,” tegasnya.

Riyono menjelaskan, tingginya harga BBM selama beberapa bulan terakhir telah berdampak pada menurunnya aktivitas penangkapan ikan di sejumlah wilayah, seperti Laut Natuna Utara, Maluku, Laut Jawa, hingga Papua. Kondisi tersebut ikut menekan pendapatan nelayan, buruh kapal, dan perekonomian masyarakat pesisir.

Baca Juga  Kodam IX/Udayana Resmi Lantik 1.407 Prajurit Tamtama Baru dalam Penutupan Dikmata Infanteri 2026

“BBM menyumbang sekitar 60 persen biaya operasional nelayan. Karena itu, kita harus memastikan sektor hulu perikanan, mulai dari penangkapan, pengolahan, hingga ekspor hasil perikanan, terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Tegaskan Agen Perlinsos Wajib Sampaikan Hasil dan Buka Ruang Sanggah

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan pengarahan kepada Agen Perlindungan Sosial di Gedung Kesenian Ir. Soekarno terkait transparansi pendataan.
BERI PENGARAHAN: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, memberikan pengarahan tegas kepada seluruh Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) Kabupaten Jembrana di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Rabu (15/7/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, memberikan pengarahan tegas kepada seluruh Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) Kabupaten Jembrana di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Rabu (15/7/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya transparansi, di mana para agen wajib menyampaikan hasil pendataan kepada masyarakat serta membuka ruang sanggah yang objektif.

Langkah tegas ini diambil setelah Bupati Kembang turun langsung ke desa-desa pada Selasa (14/7/2026) untuk memantau proses pendataan Perlinsos. Bahkan, orang nomor satu di Jembrana tersebut ikut bertindak langsung sebagai agen untuk mendata warga. Dari pantauan lapangan tersebut, ia menemukan fakta bahwa banyak warga yang kebingungan dan tidak mengetahui status kelayakan mereka karena sejumlah agen belum menyampaikan hasil pendataan.

“Kita datang ke desa melibatkan semua agen Perlinsos, kita data ulang dan validasi data kemiskinan ini. Karena jujur kita katakan, di lapangan banyak data yang tidak valid. Yang mestinya dapat bantuan, malah tidak dapat. Hari ini kita ambil keputusan harus berdasarkan data yang akurat, baik di tingkat kabupaten maupun desa,” ujar Bupati Kembang di hadapan para agen.

Bupati Kembang mengapresiasi kinerja para agen yang berhasil membawa Jembrana menduduki peringkat ke-3 tercepat di Bali dan peringkat ke-5 di Indonesia dalam proses pendataan. Sebanyak 1.549 Agen Perlinsos yang berasal dari ASN , perangkat kewilayahan serta petugas PKH dikerahkan untuk mendata 102.722 Keluarga. Kendati demikian, Bupati Kembang menegaskan bahwa kecepatan kuantitas tidak boleh mengorbankan kualitas data.

“Dari sisi kuantitas kita cepat, tapi saya berharap kualitas. Saya tidak mau hanya sekadar menjadi yang tercepat dalam urusan laporan. Saya mau kualitasnya baik. Agen-agen ini harus bekerja dengan teliti, hati-hati, valid, dan objektif. Yang paling penting adalah hasil akhirnya,” tegasnya.

Baca Juga  Kodam IX/Udayana Gandeng PMI Bali Gelar Donor Darah Peringati HUT Ke-80 Persit KCK 2026

Menyikapi temuan di lapangan terkait adanya agen yang tidak menyampaikan status kelayakan warga, Bupati Kembang menginstruksikan seluruh agen untuk bersikap transparan. Warga harus diberi tahu secara jelas mengapa mereka dikategorikan layak atau tidak layak menerima bantuan sosial (bansos).

Transparansi ini dinilai penting untuk membuka ruang bagi warga yang ingin mengajukan sanggahan, terutama bagi mereka yang sebelumnya menerima bantuan namun kini dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat.

“Setelah semua data dimasukkan, hasilnya apa, sampaikan. Informasikan kalau warga itu layak atau tidak layak karena alasan apa. Nah, bagi yang tadinya dapat lalu dinyatakan tidak dapat, pasti mereka akan menyanggah. Setelah menyanggah, tentu harus ada kunjungan ulang ke rumah (verifikasi lapangan). Jangan sampai tidak dikunjungi ketika ada yang menyanggah. Saya berharap sekali sampaikan itu supaya jelas,” imbuh Bupati Kembang.

Di akhir arahannya, Bupati Kembang juga menginstruksikan Kepala Bappeda untuk melakukan validasi ulang secara ketat, khususnya menyinkronkan data warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan namun kini statusnya berubah, demi memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan berkeadilan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPRD Gianyar Tetapkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Menjadi Perda

Published

on

By

Suasana Rapat Paripurna DPRD Gianyar saat menetapkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah
PENETAPAN: DPRD Gianyar menetapkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Gianyar menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Selasa (14/7) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kabupaten Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Selasa (14/7) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kabupaten Gianyar.

Wakil Ketua DPRD Gianyar Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati yang membacakan pendapat akhir lembaga menyampaikan setelah melalui proses pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Gianyar yang dilaksanakan secara cermat, transparan, serta berlandaskan prinsip akuntabilitas dan efektivitas. Dengan mempertimbangkan pandangan umum Fraksi – Fraksi, dan merupakan lampiran dan bagian yang tidak terpisahkan dari Pendapat Akhir Lembaga DPRD Kabupaten Gianyar sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari Bupati sampai ketingkat jajaran OPD terbawah demi perbaikan Pemerintahan Kabupaten Gianyar.

“Maka kami menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar,” tegasnya.

Persetujuan ini disampaikan dengan harapan agar pelaksanaan APBD ke depan semakin efisien, akuntabel, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gianyar.

“Kami percaya, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah akan terus menjadi pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik,” pungkasnya.

Di lain sisi, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Gianyar atas kerjasama, perhatian, serta komitmen yang telah ditunjukkan dalam membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2025 hingga akhirnya dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Baca Juga  Usai Sertijab, Kombes Jansen Avitus Panjaitan Dampingi Kapolresta Denpasar Pimpin Apel Kesatuan

“Proses pembahasan yang telah berlangsung secara cermat, objektif, dan konstruktif mencerminkan pelaksanaan fungsi pengawasan dan kemitraan yang harmonis antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis, transparan, dan akuntabel,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati Mahayastra menjelaskan, berbagai saran, masukan, kritik, dan rekomendasi yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD selama proses pembahasan akan menjadi perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk terus melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan DPRD harus terus diperkuat agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, menjaga keberlanjutan pembangunan, serta mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Gianyar yang maju, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai budaya Bali.

“Kami meyakini bahwa dengan semangat kebersamaan, komunikasi yang harmonis, serta komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, berbagai program pembangunan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan hasil yang semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Gianyar,” tegas Bupati Mahayastra. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca