Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ukir Sejarah Baru, RSU Payangan Raih WBK Pertama

BALIILU Tayang

:

RSU Payangan
SERAHKAN PENGHARGAAN: Menteri PAN RB Republik Indonesia Rini Widyantini saat menyerahkan penghargaan Zona Integritas (ZI) Award 2025 dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yang diterima Direktur RSU Payangan dr. I Gusti Ngurah Gede Putra, di Aula Kementerian PANRB, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Jakarta, baliilu.com – Rumah Sakit Umum (RSU) Payangan mencatatkan pencapaian gemilang dalam sejarah reformasi birokrasi di Kabupaten Gianyar. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), RSU Payangan secara resmi ditetapkan sebagai penerima penghargaan Zona Integritas (ZI) Award 2025 dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Bahkan RSU Payangan menjadi instansi pertama di Kabupaten Gianyar yang mampu meraih WBK. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri PAN RB Republik Indonesia, Rini Widyantini dan diterima Direktur RSU Payangan dr. I Gusti Ngurah Gede Putra, di Aula Kementerian PANRB, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026). Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan ZI Award 2025 yang bertajuk “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas”.

Menanggapi capaian ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama menyampaikan, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi bagi RSU Payangan untuk terus mempertahankan integritas dan meningkatkan inovasi pelayanan. Ditegaskannya bahwa ke depan, RSU Payangan harus mampu meningkatkan predikat menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai wujud pengabdian tanpa henti kepada masyarakat.

“Diharapkan, capaian RSU Payangan ini dapat menjadi role model dan menginspirasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemkab Gianyar untuk turut serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani,” harap Gusti Adi Widhya Utama.

Direktur RSU Payangan dr. I Gusti Ngurah Gede Putra mengungkapkan, bahwa pencapaian ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari dedikasi panjang yang dimulai sejak Desember 2024. RSU Payangan telah melalui serangkaian tahapan seleksi ketat untuk memenuhi standar penilaian Zona Integritas yang ditetapkan oleh Kementerian PANRB. Proses penilaian mencakup tahapan pengusulan dan pendampingan kriteria secara intensif oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal), serta Inspektorat Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar.

Baca Juga  Pimpin Apel Disiplin, Sekda Eddy Mulya Sematkan Pin ZI WBBM

Selanjutnya, RSU Payangan berhasil lolos dalam Seleksi Administrasi tingkat daerah hingga pusat, diikuti dengan penilaian wawancara mendalam secara daring oleh Tim Penilai Nasional (TPN). Puncaknya, tim pusat melakukan visitasi lapangan (verifikasi faktual) untuk memastikan standar pelayanan publik yang prima benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar plakat, melainkan bukti komitmen kami bahwa pelayanan kesehatan di Gianyar dapat dikelola dengan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ini adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat Gianyar yang berhak mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut dr. Ngurah menjelaskan, dalam ajang ZI Award, instansi diberikan dua kategori penghargaan, yaitu predikat WBK bagi instansi yang secara konsisten berhasil meraihnya pada tahun pertama, serta predikat WBBM bagi instansi yang mampu mempertahankan konsistensi selama tiga tahun disertai dengan berbagai inovasi. Bagi masyarakat awam, predikat WBK adalah jaminan mutu bahwa sebuah instansi pemerintah telah berhasil membangun sistem pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang nyata. Diharapkan, proses internalisasi berlangsung terus menerus menjaga Zona Integritas dalam pelayanan kepada masyarakat terutama pasien di Rumah Sakit.

“RSU Payangan menargetkan capaian predikat WBBM ke depan dengan mengembangkan inovasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit terintegrasi dan terpadu bernama SIPETARU, yang dibangun bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola rumah sakit,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Usai Ditempa di Rindam IX/Udayana, Pangdam Lantik 235 Bintara Infanteri, Siap Mengabdi untuk Negeri

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan.
PENUTUPAN: Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2026 yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Selasa (11/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Sebanyak 235 prajurit muda resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah dinyatakan lulus Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Momen bersejarah tersebut ditandai dengan Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2026 yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Selasa (11/8/2026).

Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan selamat kepada 235 Bintara yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua.

“Keberhasilan yang diraih merupakan buah dari disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah, serta pengorbanan yang telah ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Menurut Pangdam, keberhasilan menyelesaikan pendidikan dan menerima pangkat Sersan Dua bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Sebaliknya, momentum tersebut merupakan awal dari perjalanan pengabdian yang sesungguhnya sebagai seorang Bintara TNI Angkatan Darat, di mana pangkat serta tugas yang melekat merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada bangsa, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Pangdam juga mengingatkan bahwa perkembangan lingkungan strategis serta dinamika tugas TNI Angkatan Darat yang semakin kompleks menuntut setiap Bintara untuk terus meningkatkan kualitas diri. Integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi modal penting dalam menghadapi setiap tantangan tugas di lapangan.

“Jadilah teladan bagi anggota maupun masyarakat, dengan senantiasa memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Raih Predikat WBBM dari KemenPAN-RB, RS Mata Bali Mandara Makin Giat Genjot Inovasi Pelayanan

Tidak hanya menekankan profesionalisme, Pangdam memberikan perhatian serius terhadap pentingnya menjaga kehormatan pribadi, keluarga, satuan, dan institusi TNI Angkatan Darat dengan meminta para prajurit untuk selalu menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum.

“Jauhi segala bentuk pelanggaran hukum, penyalahgunaan wewenang, penyalahgunaan media sosial, penyalahgunaan narkoba, perjudian, maupun tindakan lain yang dapat merusak kehormatan diri, keluarga, satuan, dan mencoreng nama baik TNI AD,” tegasnya kembali.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana memberikan apresiasi tinggi kepada Danrindam IX/Udayana beserta seluruh tenaga pendidik atas dedikasinya mendidik para siswa. Apresiasi juga diberikan kepada lulusan berprestasi Dikmaba Infanteri, seperti Serda Kadek Kaleryana yang meraih nilai tertinggi pada aspek Tri Pola Dasar dan Jasmani Militer serta I Kadek Yoga Pratama pada bidang Pengetahuan dan Keterampilan (PENGPIL), Sikap dan Perilaku (SIKU).

Semangat dan ketangguhan prajurit muda ditunjukkan melalui demonstrasi keterampilan yang menjadi salah satu rangkaian upacara penutupan pendidikan. Dengan penuh disiplin, keberanian, dan kekompakan, para lulusan menampilkan kemampuan Taktik Regu Senapan Operasi Lawan Insurjen (Rupan OLI), Bela Diri Militer dan Sparko. Setiap gerakan dilakukan secara sigap dan terukur, memperlihatkan hasil pembinaan selama pendidikan sekaligus menggambarkan kesiapan fisik, mental, keterampilan, dan jiwa korsa para prajurit muda untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI AD yang PRIMA dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Upacara penutupan tersebut turut dihadiri oleh pejabat utama Kodam IX/Udayana, di antaranya Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, unsur Forkopimda Kabupaten Tabanan, serta Ketua, Wakil Ketua, dan pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum awal bagi para Bintara untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keprajuritan dalam pelaksanaan tugas mendatang di satuan masing-masing.

Baca Juga  KPU Bali Raih Predikat Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2025

“Para Bintara yang telah dilantik diharapkan mampu menunjukkan kualitas sebagai prajurit yang profesional, disiplin, loyal, berintegritas, dan senantiasa menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadikan ilmu dan pengalaman selama pendidikan sebagai bekal untuk melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Kapendam.

Dengan berakhirnya pendidikan ini, 235 prajurit muda secara resmi siap melangkah ke babak baru, membawa bekal disiplin dan nilai-nilai keprajuritan dari Rindam IX/Udayana untuk memberikan pengabdian terbaik demi menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Raih Penghargaan Kapolri, Sabet Predikat Pelayanan Prima

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang menerima Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima A dari Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Halaman Mapolda Bali.
TERIMA PENGHARGAAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., menerima penghargaan Kapolri sebagai Unit Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima (A) yang diserahkan oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., dalam kegiatan yang berlangsung di Halaman Mapolda Bali, Selasa (11/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Komitmen Polresta Denpasar dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat kembali mendapat apresiasi. Polresta Denpasar berhasil meraih Penghargaan Kapolri sebagai Unit Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima (A) berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., yang diserahkan oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., dalam kegiatan yang berlangsung di Halaman Mapolda Bali, Selasa (11/8/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Polresta Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, humanis dan akuntabel.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami seluruh jajaran Polresta Denpasar. Predikat Pelayanan Prima (A) merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen dan konsistensi kami dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, transparan, humanis dan berorientasi kepada kepuasan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan publik merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap personel dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi kecepatan, kemudahan, kepastian prosedur maupun sikap dalam melayani.

“Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, capaian ini menjadi dorongan untuk terus berbenah dan mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan yang telah dicapai,” tambahnya.

Baca Juga  Pimpin Apel Disiplin, Sekda Eddy Mulya Sematkan Pin ZI WBBM

Polresta Denpasar juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan dan pengawasan terhadap pelayanan yang diberikan Polresta.

“Polresta Denpasar akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang Presisi, profesional, responsif dan humanis, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin mudah, cepat dan berkualitas,” pungkasnya.

Penghargaan Kapolri dengan Kategori Pelayanan Prima (A) tersebut menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan publik di lingkungan Polresta Denpasar terus berjalan. Capaian ini sekaligus memperkuat Polresta Denpasar untuk menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tas Tertinggal di Taksi, Polsek Denut Bergerak Cepat, Barang Berhasil Ditemukan

Published

on

By

WNA asal Australia Brian Allen menerima kembali tasnya yang tertinggal di taksi berkat kesigapan Polsek Denpasar Utara.
DITEMUKAN: Seorang WNA asal Australia bernama Brian Allen akhirnya mendapatkan kembali tasnya yang tertinggal di mobil taksi berkat kesigapan Polsek Denpasar Utara. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat jajaran Polsek Denpasar Utara dalam menindaklanjuti laporan masyarakat membuahkan hasil. Sebuah tas gendong warna abu-abu milik tamu Hotel Inna Bali Heritage yang tertinggal di dalam mobil taksi berhasil ditemukan setelah personel melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV dan melacak kendaraan yang digunakan korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 11.15 Wita di kawasan Hotel Inna Bali Heritage Denpasar. Tas tersebut diketahui berisi sejumlah barang berharga, di antaranya paspor, telepon seluler, uang tunai 540 dolar Australia serta buku, milik seorang WNA asal Australia bernama Brian Allen, 65 tahun, laki-laki. Sementara itu laporan pengaduan kemudian disampaikan oleh karyawan Hotel Inna Bali Heritage ke Polsek Denpasar Utara pada hari yang sama.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Endik Winarto, S.H., langsung melakukan penyelidikan. Personel mengumpulkan informasi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil penelusuran CCTV, petugas berhasil mengidentifikasi nomor polisi taksi yang digunakan tamu tersebut. Selanjutnya, personel melakukan pengecekan data kendaraan melalui kantor perusahaan taksi dan mendapatkan identitas pengemudi yang membawa penumpang dari kawasan Seminyak/Kuta menuju Hotel Inna Bali Heritage.

Petugas kemudian menghubungi pengemudi taksi tersebut yang saat itu diketahui sedang berada di kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta. Pengemudi diminta datang ke Hotel Inna Bali Heritage untuk dilakukan pengecekan terhadap kendaraan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tas milik tamu hotel tersebut ternyata masih berada di dalam mobil taksi. Pengemudi mengaku baru mengetahui adanya barang yang tertinggal setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, karena sebelumnya tidak sempat memeriksa bagian dalam kendaraan setelah menurunkan penumpang di hotel.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dan WBBM Tahun 2025

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menindaklanjuti setiap laporan secara profesional.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Denpasar Utara langsung melakukan penyelidikan dengan memanfaatkan rekaman CCTV dan menelusuri kendaraan yang digunakan korban. Dari informasi tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi kendaraan dan pengemudinya hingga akhirnya barang milik korban ditemukan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah cepat tersebut menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya rekaman CCTV sebagai salah satu sumber informasi untuk mengungkap rangkaian suatu kejadian.

Sementara itu korban yang merupakan WNA menyampaikan apresiasinya kepada Kepolisian khususnya Polsek Denpasar Utara yang begitu cepat dapat menemukan tas serta barang miliknya.

Polresta Denpasar berupaya untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, responsif dan humanis kepada masyarakat. Penanganan laporan secara cepat dan tepat diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca