Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

11 Tahun Dedikasi Yayasan Seni Wahyu Semara Shanti: Menjunjung Kemanusiaan dalam Bingkai Budaya

BALIILU Tayang

:

BAKTI SOSIAL: Yayasan Seni Wahyu Semara Shanti (WSS) merayakan hari jadinya yang ke-11 dengan cara menggelar baksi sosial. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Yayasan Seni Wahyu Semara Shanti (WSS) merayakan hari jadinya yang ke-11 dengan cara yang khidmat dan menyentuh. Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini yayasan yang berlokasi di Desa Tukadmungga ini lebih memfokuskan diri pada aksi kemanusiaan melalui bakti sosial yang melibatkan masyarakat sekitar.

“Esensi bakti sosial Vasudeva Kutumbakam mengusung tema kita semua bersaudara. Alasan utama di balik pemilihan kegiatan bakti sosial adalah keinginan founder dan pengurus  untuk menjadikan seni sebagai media pemersatu dan pengabdian nyata,” ujar Kadek Angga Wahyu Pradana selaku pemilik yayasan WSS dikonfirmasi, Minggu (15/2).

Ditambahkan oleh Angga yang juga sebagai pemuda pelopor bidang seni ini bahwasannya yayasan WSS ingin  membuktikan bahwa keberhasilan sebuah sanggar seni tidak hanya diukur dari prestasi di atas  panggung, namun dari seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar.

“Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada 13 Februari 2026 lalu menyasar warga di sekitar lingkungan yayasan. Sebanyak 100 paket tali kasih berupa sembako dan kebutuhan pokok disalurkan secara langsung kepada para lansia, anak-anak yatim/piatu didik sanggar, serta  masyarakat kurang mampu,”imbuhnya.

Dituturkan oleh Kadek Angga, eksistensi yayasan Wahyu Semara Shanti sejatinya telah berakar sejak tahun 1998. Berawal dari restu  dan bimbingan ayahnya, Ketut Ardana, lembaga seni ini dikembangkan secara visioner setelah melalui perjalanan panjang dalam pelestarian seni kerawitan dan tari, yayasan ini akhirnya resmi memiliki legalitas formal pada tahun 2015.

“Inilah kemudian menjadi tonggak awal perayaan anniversary hingga mencapai tahun ke-11 pada  Februari 2026 ini. Prinsip kemandirian dan mental yang tangguh akan terus menguatkan kami,” ungkapnya.

Baca Juga  Polres Gianyar Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah di Desa Singapadu

Pihaknya berharap Yayasan Seni Wahyu Semara Shanti dapat terus tumbuh  menjadi pusat kebudayaan yang inklusif di Buleleng. Harapan besar yayasan adalah terciptanya iklim berkesenian yang sehat, di mana setiap sanggar dapat saling merangkul tanpa merasa terancam satu sama lain.

“WSS berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak  hanya cerdas secara estetika, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi, laksana bunga yang menyebarkan keharuman bagi siapa saja yang ada di sekelilingnya,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Kapolresta Denpasar Pimpin Patroli Skala Besar di Kuta, Wujudkan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Published

on

By

patroli polresta denpasar
PATROLI: Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. saat memimpin Patroli Skala Besar pada Sabtu malam (30/5/2026) hingga Minggu dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di kawasan pariwisata Kuta, Polresta Denpasar kembali menggelar Patroli Skala Besar pada Sabtu malam (30/5/2026) hingga Minggu dini hari.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.50 Wita hingga 00.52 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H.

Patroli diawali dengan apel kesiapan personel di Central Parkir Kuta yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar. Sebanyak 178 personel gabungan dari Polresta Denpasar dan jajaran Polsek diterjunkan untuk melaksanakan patroli di sejumlah titik strategis dan pusat aktivitas masyarakat di wilayah Kuta.

Dalam pelaksanaannya, personel dibagi menjadi dua regu yang menyisir jalur-jalur utama dan kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan. Patroli menyasar kawasan Jalan Raya Kuta, Jalan Pantai Kuta, Jalan Melasti, Jalan Legian, Jalan Patih Jelantik, Jalan Sunset Road, Jalan Raya Seminyak serta sejumlah ruas jalan lainnya yang menjadi pusat aktivitas malam hari.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat, pelaku usaha, petugas keamanan, dan wisatawan. Petugas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Patroli skala besar ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan yang dikenal dengan 4C, yakni Curat (Pencurian dengan Pemberatan), Curas (Pencurian dengan Kekerasan), Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor), dan aksi premanisme maupun tindak kriminalitas lainnya.

Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta wisatawan yang beraktivitas pada malam hari. Selain itu, patroli juga bertujuan meningkatkan pengawasan pada pusat-pusat keramaian sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Baca Juga  Hari Ke-2 Bakti Sosial, Polsek Dentim Salurkan Bantuan ke Warga Disabilitas, Lansia, Tuna Netra, dan Yatim Piatu

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan patroli skala besar akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polresta Denpasar dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya di kawasan pariwisata yang menjadi wajah Bali di mata dunia.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas. Dengan partisipasi aktif masyarakat, keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polresta Denpasar dapat terus terjaga dengan baik,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah Kuta terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan Kamtibmas yang menonjol. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolsek Dentim Pimpin Patroli Skala Besar, Cegah Balap Liar di Wilayah Dentim

Published

on

By

polsek dentim
PATROLI: Patroli Skala Besar dan Blue Light Patrol yang dilaksanakan personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) pada Sabtu (30/5/2026) dini hari dipimpin Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H. (Foto: Polresta Dps)

Gianyar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, kegiatan Patroli Skala Besar dan Blue Light Patrol dilaksanakan personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) pada Sabtu (30/5/2026) dini hari dipimpin oleh Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H.

Patroli menyasar sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan Kamtibmas, mulai dari kawasan Jl. By pass Ngurah Rai, Pantai Padang Galak, Jl. Waribang, seputaran Renon, Jl. WR. Supratman, Jl. Hayam Wuruk, Jl. Surapati, Jl. Kepundung, hingga kawasan Jl. By pass Ida Bagus Mantra.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli preventif guna mengantisipasi tindak kriminalitas, mencegah aksi pencurian dengan pemberatan (curat), serta menekan potensi balap liar dan gangguan keamanan lainnya yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Petugas juga memberikan imbauan kepada kelompok anak muda yang masih berkumpul di sejumlah titik dan minimarket 24 jam agar tidak mengonsumsi minuman beralkohol di tempat umum serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Kapolsek Dentim mengatakan bahwa kegiatan patroli skala besar dan Blue Light Patrol merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

Selain melakukan pemantauan di titik-titik rawan, personel juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan melalui layanan Hotline Kepolisian 110. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  110 Ormas Se-Bali Gelar Baksos dan Deklarasi Damai
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dua WNA Terjebak Air Pasang di Pantai Padang-Padang Berhasil Diselamatkan

Published

on

By

wna padang padang
PENYELAMATAN: Tim SAR gabungan berupaya mencari dan menyelamatkan dua orang warga negara asing (WNA) yang terjebak di kawasan Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, akibat air laut pasang, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Tim SAR gabungan berupaya mencari dan menyelamatkan dua orang warga negara asing (WNA) yang terjebak di kawasan Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, akibat air laut pasang, Sabtu (30/5/2026). Mulanya mereka menyusuri sepanjang pantai sekitar pukul 17.00 Wita, namun, tak disadari kondisi air laut mulai mengalami pasang. Semakin malam, air laut bertambah tinggi hingga menutup jalur yang sebelumnya dilalui. Keduanya terjebak dan tidak dapat kembali ke posisi semula.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Sabtu malam pukul 21.20 Wita dari pelapor bernama Wedi. Diketahui keduanya merupakan warga negara asal Rusia dengan identitas atas nama Shumskikh Ariadna Anatolievna (22/laki-laki) dan Kristia Kirill Eduardovich (23/perempuan).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Balawista dan Polsek Kuta Selatan. Selanjutnya pada pukul 21.30 Wita, sebanyak 7 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Mereka tiba di Pantai Padang-Padang pada pukul 22.05 Wita dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait yang berada di lokasi. Berdasarkan koordinat yang dikirimkan, tim SAR gabungan bergerak menuju titik tersebut untuk melakukan pencarian dan penilaian kondisi medan.

Kurang lebih satu jam berselang, lokasi keberadaan kedua korban berhasil ditemukan. Namun, proses evakuasi belum dapat dilaksanakan karena tidak terdapat akses aman menuju posisi korban. Medan berupa tebing yang curam dan tajam, ditambah kondisi minim penerangan pada malam hari, menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan.

Untuk sementara waktu, kedua korban tetap berada dalam pengawasan tim SAR gabungan sambil menunggu kondisi yang lebih memungkinkan untuk dilakukan evakuasi. Berdasarkan perkiraan pasang surut dari BMKG, air laut diperkirakan mulai surut sekitar pukul 03.00 Wita.

Baca Juga  Polres Gianyar Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah di Desa Singapadu

Tim SAR Gabungan telah berhasil mengetahui posisi kedua korban dan terus melakukan pemantauan secara intensif, keselamatan korban menjadi prioritas, akan tetapi tetap memperhatikan keamanan tim SAR. Terpantau korban berada di lokasi yang aman jauh dari jangkauan air laut dan masih bisa berkomunikasi.

Meskipun beresiko dengan kendala yang ada, tim SAR gabungan tetap berupaya mencari celah untuk bisa menjangkau korban. Usai berjibaku menyisir medan yang ekstrim, akhirnya keduanya dapat diselamatkan dengan menggunakan teknik evakuasi di ketinggian. Langkah awal menurunkan 1 personel menggunakan tali dan satu persatu korban dibawa naik.

“Berdasarkan pertimbangan dilapangan, mempertimbangkan keselamatan tim dan keselamatan korban, sekitar pukul dua dini hari korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan selamat,” ungkap Wahyu, selalu koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Selama berlangsungnya operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (7 personel), Polairud Polresta Denpasar (3 personel), Balawista (2 personel), serta dibantu rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca