Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ibu Putri Koster Dorong Kader Posyandu di Pekutatan Lebih Gercep Layani Masyarakat

BALIILU Tayang

:

putri koster
MEMBINA DAN BERBAGI: Ibu Putri Suastini Koster selaku Ketua TP Posyandu Provinsi Bali saat menghadiri Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk Membina dan Berbagi di Wantilan Pura Puseh Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (9/3). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Ibu Putri Suastini Koster selaku Ketua TP Posyandu Provinsi Bali mengharapkan kader Posyandu lebih gerak cepat (gercep) dalam merespons kebutuhan masyarakat dan mampu menjadi juara di hati warga.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk Membina dan Berbagi di Wantilan Pura Puseh Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (9/3).

Selain di Desa Pulukan, kegiatan aksi sosial TP PKK Bali juga menyasar Desa Madewi yang masih berada di Kecamatan Pekutatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan sekaligus sosialisasi transformasi Posyandu sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.

Mengawali arahannya, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa saat ini ruang lingkup tugas Posyandu telah diperluas dengan mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Ia menjelaskan bahwa Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

“Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup bidang lainnya, yaitu pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Untuk meningkatkan pemahaman kader terkait transformasi tersebut, TP Posyandu Provinsi Bali akan menggelar Bimbingan Teknis Bina Kader Posyandu se-Bali yang dilaksanakan di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali pada 10–12 Maret 2026. Ia berharap para kader dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ibu Putri Koster juga mengingatkan kader Posyandu agar lebih peka dan proaktif terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar. Ia mencontohkan, apabila terdapat warga yang mengalami kesulitan dalam melanjutkan pendidikan anak, kader Posyandu bidang pendidikan dapat membantu memfasilitasi serta berkoordinasi dengan perbekel setempat guna mencarikan solusi.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Terima Audiensi HMI Bali, Jelaskan Program Satu Keluarga Satu Sarjana

“Misalnya ada warga yang kesulitan melanjutkan pendidikan anak. Kader Posyandu bidang pendidikan bisa memfasilitasi dan berkoordinasi dengan perbekel setempat untuk membantu mencarikan solusi,” ucapnya.

Khusus untuk pendidikan tinggi, ia juga menginformasikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memiliki program Satu Keluarga Satu Sarjana yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang memenuhi persyaratan. Selain itu, kader Posyandu juga diharapkan dapat berperan membantu penanganan persoalan sosial lain, seperti penyalahgunaan narkoba maupun kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Menutup paparannya, Ibu Putri Koster yang juga menjabat sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) mengajak jajaran Posyandu turut berperan dalam upaya penuntasan persoalan sampah. Ia mendorong kader Posyandu untuk aktif dalam gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber dengan memanfaatkan tong komposter atau teba modern untuk mengolah sampah organik. Sementara itu, sampah anorganik dapat ditangani melalui TPS-3R dan TPST.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Jembrana Ny. Ani Setiawarini Kembang Hartawan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Ibu Putri Koster kepada masyarakat Jembrana.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami karena Ibu berkenan berkunjung dan memberikan pembinaan kepada kader Posyandu di Jembrana,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Ibu Putri Koster di Desa Pulukan dan Desa Madewi memiliki arti penting bagi para kader Posyandu di kedua desa tersebut.

“Ini memotivasi kami untuk terus mengoptimalkan program Posyandu yang saat ini mencakup enam SPM,” tambahnya.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 132 kader Posyandu di Desa Pulukan dan Desa Madewi. Setiap paket bantuan terdiri atas 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Ajak Generasi Muda Bali Cerdas dan Bijak dalam Menyikapi Teknologi Digital

Kegiatan bakti sosial juga diisi dengan penyampaian materi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata. Ia menjelaskan bahwa Posyandu yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) kini bertransformasi menjadi Posyandu enam SPM sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

Dengan perubahan kedudukan tersebut, Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah desa dalam melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, dan pembinaan kemasyarakatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kebakaran Rumah Pemotongan Ayam di Kesiman, Polisi Amankan TKP dan Periksa Saksi

Published

on

By

Kebakaran rumah pemotongan ayam di Kesiman, Denpasar Timur
KEBAKARAN: Kebakaran melanda sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat pemotongan ayam di Jl. Cempaka Putih, Gang Kelapa, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Senin (5/10/2026) pagi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kebakaran melanda sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat pemotongan ayam di Jl. Cempaka Putih, Gang Kelapa, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Senin (05/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.40 Wita, setelah warga melihat kobaran api dari sebuah pos kecil yang berada di area rumah.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan air sembari meminta bantuan. Api dengan cepat membesar akibat material bangunan yang mudah terbakar dan hembusan angin yang cukup kencang.

Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Dentim langsung mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap pemilik serta sejumlah saksi. Polsek Dentim juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Denpasar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui kronologi dan penyebab kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil Daihatsu Ayla, tiga unit sepeda motor serta mesin pembersih ayam ikut terbakar. Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Sementara korban bersama anaknya telah dievakuasi ke rumah kerabat untuk tinggal sementara.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah awal di lokasi, mulai dari pengamanan TKP hingga pengumpulan keterangan saksi.

“Dari keterangan awal yang kami peroleh, api diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian pos yang digunakan sebagai tempat beristirahat, di mana terdapat sambungan untuk lampu, peralatan elektronik dan pengisian daya telepon seluler. Namun, penyebab pasti masih dalam pemeriksaan,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik serta tidak menggunakan sambungan listrik secara berlebihan, sehingga risiko terjadinya kebakaran dapat diminimalkan. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Pimpin Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi di Desa Sembiran Buleleng

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Amanat HUT Ke-81 TNI, Presiden Prabowo Tegaskan Kekuatan TNI Tak Terpisahkan dari Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo sampaikan amanat pada upacara HUT ke-81 TNI
SAMPAIKAN AMANAT: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak kelahirannya tidak pernah terpisahkan dari rakyat. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Presiden Prabowo mengatakan bahwa jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara nasional, sekaligus tentara pejuang harus terus menjadi landasan dalam menjalankan setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurut Presiden, semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 TNI, yakni “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

“TNI lahir dari rakyat. TNI berjuang bersama rakyat. TNI adalah tentara pejuang kemerdekaan. Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat. Tanpa digaji, yang beri makan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden.

Atas dasar sejarah tersebut, Presiden menekankan bahwa seluruh kekuatan yang dimiliki TNI harus senantiasa dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Kepala Negara mengingatkan setiap prajurit untuk tidak pernah menjauh dari rakyat dan senantiasa hadir di tengah masyarakat.

“Jiwamu, ragamu, sudah bukan milikmu lagi. Sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia. Karena itu, jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran TNI untuk terus mendengarkan kesulitan yang dihadapi masyarakat serta hadir ketika rakyat membutuhkan pertolongan. Presiden pun mengapresiasi kiprah para prajurit yang selama ini berada di garis depan dalam membantu masyarakat saat berbagai bencana melanda.

“Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana. Ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan,” ungkap Presiden.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 8

Menurut Presiden, kehadiran prajurit TNI dalam situasi darurat menunjukkan kuatnya semangat pengabdian kepada rakyat. Bahkan, para komandan dan panglima di lapangan dinilai mampu mengambil inisiatif tanpa harus menunggu perintah ketika mengetahui masyarakat tengah menghadapi kesulitan.

“Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab TNI. Saudara datang ketika jalan terputus. Saudara masuk ketika keadaan masih berbahaya. Ada rekan-rekanmu yang mengorbankan jiwa dan raganya membantu rakyat menghadapi bencana,” tutur Presiden.

Kepala Negara turut menyoroti berbagai bentuk pengabdian TNI, mulai dari membantu proses evakuasi, membuka akses jalan, membangun ribuan jembatan, hingga menyalurkan makanan dan obat-obatan ke wilayah terpencil dan terputus. Bagi Presiden, pengabdian tersebut menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah kesulitan masyarakat.

“Di saat-saat sulit seperti itulah, rakyat melihat siapa yang benar-benar hadir bersama mereka. Saya menyampaikan terima kasih saya, penghormatan saya kepada kalian. Terus menjadi tentara rakyat. Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat,” ucap Presiden.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa ketangguhan sebuah angkatan bersenjata tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan persenjataan, peralatan, maupun besarnya anggaran. Pengalaman sejarah dan perkembangan geopolitik dunia, menurut Presiden, menunjukkan bahwa semangat juang dan kerelaan untuk berkorban menjadi kekuatan yang tidak kalah penting.

“Tidak hanya senjata dan peralatan yang menentukan tentara itu tangguh atau tidak. Tidak hanya alat, tidak hanya anggaran, yang paling penting adalah semangat, jiwa rela berkorban,” kata Presiden.

Menutup pesan tersebut, Presiden menegaskan bahwa semangat rela berkorban yang dimiliki prajurit, bangsa, dan rakyat merupakan fondasi penting bagi kekuatan sebuah negara. “Tentara yang punya jiwa rela berkorban, bangsa yang rela berkorban, rakyat yang tangguh, rakyat yang berani itulah kekuatan suatu bangsa,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Terima Audiensi HMI Bali, Jelaskan Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Published

on

By

Presiden Prabowo pimpin upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap
INSPEKTUR UPACARA: Presiden Prabowo Subianto bertindak selaku inspektur upacara memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terus memperkuat kesiapan menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

“Sekarang menunjukkan penuh gejolak, penuh ketidakpastian. Kita tidak tahu kapan ancaman kepada kita akan menjadi nyata. Sekarang ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang dan sudah mulai diserang. Melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh,” tutur Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo, gangguan terhadap keamanan nasional juga dapat berlangsung melalui sektor ekonomi dan aktivitas penyelundupan yang mengancam kekayaan serta kehidupan bangsa.

“Ekonomi kita diganggu, kekayaan kita dicuri. Penyelundupan adalah ancaman terhadap bangsa Indonesia. Penyelundupan keluar, kekayaan kita kalau dicuri itu adalah ancaman bagi kedaulatan kita. Penyelundupan ke dalam, narkotika adalah ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa kita,” ujar Presiden.

Menghadapi perubahan bentuk ancaman tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya TNI untuk terus menyesuaikan diri dan meningkatkan kemampuan. Presiden menegaskan bahwa masa damai harus dimanfaatkan sebagai masa persiapan menghadapi ancaman yang paling buruk sekalipun.

“Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri. Belajar, belajar, belajar dan berlatih, berlatih, berlatih,” tegas Presiden.

Kepala Negara selanjutnya menekankan bahwa TNI harus dibangun sebagai kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Presiden menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi bagian penting dari kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan ke depan.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Ajak Generasi Muda Bali Cerdas dan Bijak dalam Menyikapi Teknologi Digital

“TNI sekarang harus menguasai teknologi, TNI sekarang harus mengutamakan prestasi. Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sistem sekedar senioritas,” tuturnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kemampuan TNI untuk bersinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dalam menghadapi berbagai persoalan dan ancaman yang dihadapi masyarakat. Kesiapan tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan ribuan pulau, wilayah laut yang luas, perbatasan yang panjang, serta berbagai objek strategis yang harus dijaga.

“Wilayah kita luas, kita memiliki ribuan pulau, wilayah laut yang sangat luas, perbatasan yang panjang. Berbagai objek strategis yang harus kita jaga. Kita juga akan terus membangun kekuatan kita,” ucapnya.

Di tengah penguatan kemampuan TNI, Presiden Prabowo juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya. “Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan prajurit. Pendidikan anak-anak prajurit, pelayanan kesehatan, serta kehidupan keluarga prajurit,” tuturnya.

Menutup amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan besarnya tanggung jawab prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Indonesia di tengah perubahan ancaman yang terus berkembang.

“Di pundak saudara ada beban yang tidak ringan. Kehormatan bangsa Indonesia, kedaulatan bangsa Indonesia, kemerdekaan bangsa Indonesia, kesejahteraan rakyat kita berada di pundak saudara-saudara,” tandas Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca