Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Adi Arnawa Buka Badung Ecology Art Space 2026

Seni Tanpa Sekat, Dorong Isu Lingkungan

Loading

BALIILU Tayang

:

Badung Ecology Art
BUKA BADUNG ECOLOGY ART SPACE: Bupati Wayan Adi Arnawa membuka acara Badung Ecology Art Space 2026 di Wantilan Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung, Rabu (29/4). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus membuka acara Badung Ecology Art Space 2026 yang diinisiasi oleh Katalis Kreatif Seni Budaya Kabupaten Badung. Acara yang memadukan kreativitas seni dengan kampanye lingkungan ini digelar di Wantilan Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung, Rabu (29/4).

Acara ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari seniman muda hingga senior, serta diikuti oleh peserta dari tingkat regional, nasional, hingga internasional. Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana apresiasi sebesar Rp 30 juta untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Anggota DPRD I Made Rai Wirata, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kabag Prokompim Made Suardita, perwakilan Dinas Kebudayaan, serta tokoh seni lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap konsep acara yang sejalan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia tersebut. Menurutnya, seni dapat menjadi instrumen yang kuat untuk menyuarakan isu-isu lingkungan yang kini menjadi perhatian global.

“Langkah ini sangat luar biasa. Badung Ecology Art Space menunjukkan bahwa seniman kita tidak memiliki sekat ruang. Kesenian ini mampu mendorong isu lingkungan yang menjadi perhatian dunia. Saya melihat penampilan para seniman tadi sangat menyatu dengan alam sekitar,” ujarnya.

Ia juga berharap agar komunitas seni seperti Listibya, Ekraf, dan Katalis dapat terus bersinergi dalam satu wadah besar untuk melindungi dan mengayomi para seniman di Kabupaten Badung. “Saya ingin memastikan seniman kita kompak. Kreativitas di Badung tidak harus terbatas di dalam ruangan atau studio mewah. Seni bisa dilakukan di mana saja, termasuk berkolaborasi langsung dengan alam. Ini adalah kekuatan dan potensi besar yang harus kita tunjukkan,” imbuhnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri HUT Ke-57 ST. Amertha Prawitha

Sementara itu, Ketua Umum Katalis Kreatif Seni Budaya Kabupaten Badung, I Gst Darma Putra, menjelaskan bahwa lembaga ini merupakan wadah bagi seniman muda Badung untuk memajukan kebudayaan melalui pengembangan seni kontemporer dan inovatif. “Kami merayakan dua momen spesial, yakni Hari Bumi Sedunia dan Hari Tari Sedunia. Melalui seni, kami ingin mengkampanyekan pentingnya menjaga ekologi agar tercipta kesinambungan antara alam dan kesenian di Badung,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Published

on

By

galungan dprd badung
DPRD Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Segenap Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan (17 Juni 2026) dan Kuningan (27 Juni 2026). Semoga Dharma selalu menjadi penuntun meraih keharmonisan, kedamaian, dan kesejahteraan dalam hidup. (*/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Salurkan Bansos Keagamaan Rp 2 Juta untuk 6.930 KK Umat Muslim
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terjebak di Tebing, 1 Orang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Published

on

By

pantai pandawa
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. Dari laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.40 Wita, didapatkan info bahwa Roger (55) ketika itu berupaya menolong seekor anjing bersama 3 rekan lainnya, namun nahas ia tidak bisa kembali ke atas.

Pelapor bernama Ratih menyebutkan perkiraan waktu kejadian kurang lebih 17.00 Wita. Merespons kejadian tersebut, diberangkatkan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 7 (tujuh) orang.

Pada pukul 19.30 Wita mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban. Tak berselang lama 1 orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban. Selanjutnya Roger dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat. Kondisi sekitar yang gelap karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar 7 personel, Balawista Pantai Pandawa 1 personel, Pengelola Pantai Pandawa 6 personel, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Salurkan Bansos Keagamaan Rp 2 Juta untuk 6.930 KK Umat Muslim
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Memikat Perhatian Lewat Penampilan “Sang Jaratkaru” pada “Peed Aya” PKB XLVIII 2026

Published

on

By

peed aya buleleng
PEED AYA: Duta Kabupaten Buleleng dalam Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). (Foto: Hms Buleleng)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, secara resmi membuka Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). Pada ajang tahunan tersebut, Duta Kabupaten Buleleng berhasil memikat perhatian ribuan penonton melalui penampilan kolosal bertajuk “Sang Jaratkaru”.

Mengusung semangat Singa Ambara Raja, Buleleng menghadirkan perjalanan artistik yang merepresentasikan kejayaan sekaligus karakteristik khas budaya Bali Utara. Penampilan ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara keanggunan busana tradisi, nilai-nilai spiritual, semangat kebersamaan, hingga kisah pengabdian kepada leluhur yang dikemas melalui garapan tematik “Sang Jaratkaru” dengan iringan perkusi Gema Adi Merdangga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pendukung yang telah memberikan penampilan terbaik dalam ajang PKB tahun ini. Menurutnya, keikutsertaan Duta Buleleng menjadi momentum untuk menunjukkan identitas kesenian Bali Utara yang kaya, dinamis, dan tetap berakar kuat pada tradisi.

“Melalui garapan ‘Sang Jaratkaru’ serta seluruh rangkaian pawai hari ini, kami berharap dapat menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang bakti, kekuatan spiritual, dan keharmonisan sosial yang menjadi napas kehidupan masyarakat Bumi Panji Sakti,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga dirasakan para pelaku seni yang terlibat langsung dalam pawai. Salah seorang penari, Linda, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Duta Kabupaten Buleleng pada PKB XLVIII Tahun 2026.

“Ini pertama kalinya saya tampil di PKB. Rasanya campur aduk antara gugup, bangga, dan bahagia karena bisa mewakili Buleleng. Semoga seni budaya Buleleng semakin lestari, semakin dikenal luas, dan terus berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Sosialisasikan Penataan Taman dan Sentra Kompos Desa Sangeh

Parade budaya Buleleng tahun ini disajikan secara utuh dan berkesinambungan. Diawali dengan barisan pembawa identitas daerah yang mengenakan busana khas kuno Bali Utara, dilanjutkan dengan penampilan Jegeg Bagus Buleleng dalam balutan Payasan Roko-Roko dan modifikasi kain tenun Endek khas Buleleng.

Kemeriahan semakin terasa melalui penampilan 50 penari Tari Kembang Deeng yang diiringi Gamelan Angklung Saih Pitu, warisan musik langka dengan tujuh nada. Nuansa sakral dan heroik kemudian dihadirkan melalui iring-iringan Uperengga yang terdiri atas Kober Dewata Nawa Sanga, tedung suci, dan bantrangan, serta penampilan Tari Baris Sura Atma.

Sebagai puncak pertunjukan, Duta Kabupaten Buleleng menampilkan kolaborasi seni lintas budaya antara Tari Baris Sura Atma dan kesenian Burdah Pegayaman. Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuat semangat menyama braya yang telah lama tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Buleleng, sekaligus mempertegas harmoni keberagaman yang menjadi salah satu kekuatan budaya Bumi Panji Sakti. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca