Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

WHDI Badung Gelar Aksi Sosial dan Lingkungan di Pura Taman Ayun

BALIILU Tayang

:

WHDI Badung
TEBAR BENIN IKAN: Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta memimpin Aksi mereresik, penanaman pohon, hingga penebaran 5.000 benih ikan karper Sosial di area Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kamis (30/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian alam dan penguatan spiritual melalui program rutin yang digelar di area Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (30/4).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria. Rangkaian acara meliputi aksi mereresik (bersih-bersih), penanaman pohon, hingga penebaran 5.000 benih ikan karper di area kolam Pura Taman Ayun.

Dalam sambutannya Yunita Alit Sucipta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari ajaran Tri Hita Karana yakni Parhyangan, diwujudkan melalui persembahyangan bersama memohon kerahayuan dan kemakmuran bagi jagat Bali dan Badung. Pawongan, bentuk kasih sayang kepada sesama dengan penyerahan 60 paket tali kasih kepada para Pemangku dan petugas kebersihan di lingkungan Pura Taman Ayun. Palemahan, aksi nyata merawat Ibu Pertiwi melalui penanaman pohon dan penebaran benih ikan agar ekosistem tetap terjaga.

“Ini adalah bentuk sradha bhakti kami. Dengan merawat alam, kita berharap Ibu Pertiwi juga senantiasa menjaga kita semua. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan rutin WHDI Badung ini,” ujarnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Bendesa Adat Mengwi, Ida Bagus Oka. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, tetapi mampu memotivasi anggota WHDI untuk terus berperan aktif, baik dalam rumah tangga maupun masyarakat.

“Kami berharap ibu-ibu WHDI dapat menjadi motivator bagi keluarga untuk semangat ngayah demi kelestarian adat dan budaya. Semoga program mulia yang sejalan dengan pemerintah kabupaten ini bisa terus berlanjut secara berkesinambungan di desa-desa lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Tali Kasih WHDI Badung kepada Sulinggih Se-Badung

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Dinas Perikanan Badung, Dinas PMD Badung, pihak Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwi I Nyoman Suwarjana, pengelola Pura Taman Ayun, serta pengurus WHDI tingkat Kabupaten dan Kecamatan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Published

on

By

galungan dprd badung
DPRD Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Segenap Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan (17 Juni 2026) dan Kuningan (27 Juni 2026). Semoga Dharma selalu menjadi penuntun meraih keharmonisan, kedamaian, dan kesejahteraan dalam hidup. (*/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Yunita Alit Sucipta Jadi Narasumber Grebek Kerukunan di SMAN 1 Abiansemal
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terjebak di Tebing, 1 Orang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Published

on

By

pantai pandawa
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. Dari laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.40 Wita, didapatkan info bahwa Roger (55) ketika itu berupaya menolong seekor anjing bersama 3 rekan lainnya, namun nahas ia tidak bisa kembali ke atas.

Pelapor bernama Ratih menyebutkan perkiraan waktu kejadian kurang lebih 17.00 Wita. Merespons kejadian tersebut, diberangkatkan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 7 (tujuh) orang.

Pada pukul 19.30 Wita mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban. Tak berselang lama 1 orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban. Selanjutnya Roger dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat. Kondisi sekitar yang gelap karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar 7 personel, Balawista Pantai Pandawa 1 personel, Pengelola Pantai Pandawa 6 personel, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  DWP Badung Gelar Bakti Sosial di Pura Taman Mumbul Sangeh
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Memikat Perhatian Lewat Penampilan “Sang Jaratkaru” pada “Peed Aya” PKB XLVIII 2026

Published

on

By

peed aya buleleng
PEED AYA: Duta Kabupaten Buleleng dalam Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). (Foto: Hms Buleleng)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, secara resmi membuka Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). Pada ajang tahunan tersebut, Duta Kabupaten Buleleng berhasil memikat perhatian ribuan penonton melalui penampilan kolosal bertajuk “Sang Jaratkaru”.

Mengusung semangat Singa Ambara Raja, Buleleng menghadirkan perjalanan artistik yang merepresentasikan kejayaan sekaligus karakteristik khas budaya Bali Utara. Penampilan ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara keanggunan busana tradisi, nilai-nilai spiritual, semangat kebersamaan, hingga kisah pengabdian kepada leluhur yang dikemas melalui garapan tematik “Sang Jaratkaru” dengan iringan perkusi Gema Adi Merdangga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pendukung yang telah memberikan penampilan terbaik dalam ajang PKB tahun ini. Menurutnya, keikutsertaan Duta Buleleng menjadi momentum untuk menunjukkan identitas kesenian Bali Utara yang kaya, dinamis, dan tetap berakar kuat pada tradisi.

“Melalui garapan ‘Sang Jaratkaru’ serta seluruh rangkaian pawai hari ini, kami berharap dapat menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang bakti, kekuatan spiritual, dan keharmonisan sosial yang menjadi napas kehidupan masyarakat Bumi Panji Sakti,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga dirasakan para pelaku seni yang terlibat langsung dalam pawai. Salah seorang penari, Linda, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Duta Kabupaten Buleleng pada PKB XLVIII Tahun 2026.

“Ini pertama kalinya saya tampil di PKB. Rasanya campur aduk antara gugup, bangga, dan bahagia karena bisa mewakili Buleleng. Semoga seni budaya Buleleng semakin lestari, semakin dikenal luas, dan terus berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Baca Juga  DWP Badung Gelar Bakti Sosial di Pura Taman Mumbul Sangeh

Parade budaya Buleleng tahun ini disajikan secara utuh dan berkesinambungan. Diawali dengan barisan pembawa identitas daerah yang mengenakan busana khas kuno Bali Utara, dilanjutkan dengan penampilan Jegeg Bagus Buleleng dalam balutan Payasan Roko-Roko dan modifikasi kain tenun Endek khas Buleleng.

Kemeriahan semakin terasa melalui penampilan 50 penari Tari Kembang Deeng yang diiringi Gamelan Angklung Saih Pitu, warisan musik langka dengan tujuh nada. Nuansa sakral dan heroik kemudian dihadirkan melalui iring-iringan Uperengga yang terdiri atas Kober Dewata Nawa Sanga, tedung suci, dan bantrangan, serta penampilan Tari Baris Sura Atma.

Sebagai puncak pertunjukan, Duta Kabupaten Buleleng menampilkan kolaborasi seni lintas budaya antara Tari Baris Sura Atma dan kesenian Burdah Pegayaman. Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuat semangat menyama braya yang telah lama tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Buleleng, sekaligus mempertegas harmoni keberagaman yang menjadi salah satu kekuatan budaya Bumi Panji Sakti. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca