Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Presiden RI V Ibu Megawati Soekarnoputri Hadiri Penutupan Bulan Bung Karno di Bali

Gubernur Koster: Bulan Bung Karno di Bali Kuatkan Ideologi Pancasila, Gerakan Kebudayaan, Pendidikan, Olahraga hingga Ekonomi Kerakyatan

Loading

BALIILU Tayang

:

bulan bung karno
PENUTUPAN BULAN BUNG KARNO: Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Gubernur Bali, Wayan Koster (Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali) dan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta (Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung) menghadiri penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada, Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan yang didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Bapak Prananda Prabowo bersama Gubernur Bali, Wayan Koster (Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali) dan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta (Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung) menghadiri penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Perjuangan Provinsi Bali pada Minggu, 28 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Kota Denpasar.

Penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026 ini juga dihadiri langsung oleh Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Ibu Nancy Prananda Prabowo, Ibu Bintang Puspayoga, Ibu Putri Suastini Koster, Bupati/Walikota se-Bali, Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Ketua, Sekretaris, Bendahara PAC PDI Perjuangan se-Bali, Anggota DPR RI Dapil Bali, DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kota/Kabupaten dari Fraksi PDI Perjuangan, para Dewan Juri Lomba dan peserta kegiatan Bulan Bung Karno tahun 2026, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, budayawan, akademisi, pelajar, mahasiswa, seniman, atlet, pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta seluruh kader Partai.

Dalam sambutannya, Wayan Koster menyampaikan momen penting ini bukan sekadar penutupan sebuah rangkaian kegiatan. Tetapi hari ini adalah momentum refleksi. Momentum untuk mempertanggungjawabkan kerja-kerja ideologis Partai kepada rakyat. Momentum untuk melaporkan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri bahwa kader-kader PDI Perjuangan Bali tetap teguh berdiri di jalan Bung Karno, menghidupkan api perjuangan melalui kerja nyata di tengah rakyat.

Koster mengungkapkan, Bulan Juni merupakan bulan yang sangat sakral bagi perjalanan bangsa Indonesia. Pada tanggal 1 Juni 1945 Bung Karno menggali dan mempersembahkan Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia. Pada tanggal 6 Juni 1901 lahir seorang anak bangsa yang kelak menjadi Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, penyambung lidah rakyat Indonesia, dan pemimpin besar revolusi, dan pada tanggal 21 Juni 1970 Bung Karno wafat meninggalkan warisan pemikiran yang hingga hari ini tetap menjadi bintang penuntun perjuangan bangsa Indonesia. Karena itu Bulan Bung Karno bukanlah bulan nostalgia. Bulan Bung Karno adalah bulan aktualisasi gagasan. Bulan Bung Karno adalah bulan pendidikan ideologi dan bulan pembentukan karakter bangsa.

Baca Juga  Anggota DPRD Badung Yandinata: Gubernur Koster Tolak Timnas Israel Bertanding di Bali Merupakan Kebijakan Sangat Tepat

Bung Karno pernah mengingatkan, JASMERAH “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”. Pesan itu bukan sekadar ajakan mengenang masa lalu. Pesan itu adalah amanat untuk memahami arah masa depan berdasarkan pengalaman sejarah bangsa.

“Atas dasar itulah DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyelenggarakan rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026 sebagai gerakan kebudayaan, Gerakan pendidikan, gerakan lingkungan hidup, gerakan ekonomi kerakyatan, Gerakan olahraga rakyat, dan gerakan penguatan ideologi Pancasila,” ujar Gubernur Bali 2 periode asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Tema Perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2026, “Setialah Kepada Sumbermu”, dengan subtema “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber Kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat”, merupakan pengingat ideologis bagi seluruh kader PDI Perjuangan agar tidak pernah tercerabut dari akar perjuangannya.

Tema ini menegaskan bahwa sumber kekuatan Partai bukanlah kekuasaan, bukan pula jabatan, melainkan kepercayaan rakyat.

Partai hanya akan tetap hidup apabila tetap menyatu dengan denyut kehidupan rakyat, mendengarkan suara rakyat, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjaga api semangat rakyat agar terus menyala. “Inilah hakikat ajaran Bung Karno tentang politik yang berpihak kepada kaum marhaen, politik yang lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan diabdikan sepenuhnya untuk rakyat,” ujarnya.

Penutupan Bulan Bung Karno berlangsung meriah dan penuh makna dengan pembacaan puisi oleh Ibu Putri Koster, kemudian penampilan para juara sejumlah event fashion show, matembang, atraksi jugling arak Bali, senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Bapang Barong Ketet dan Mekendang Tunggal. Kemudian penyerahan hadiah juara bagi para pemenang. Berikut sejumlah kegiatan yang digelar di seluruh Bali memeriahkan bulan Bung Karno 2026, yakni Liga Kampung Soekarno Cup III Tahun 2026, Utsawa Widyatarka Susastra Bali, Lomba Cerdas Cermat Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru, Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Mixology Arak Bali, Lomba Barista Kopi Bali, Gerakan Merawat Pertiwi, Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual, Lomba Bapang Barong Ketet dan Mekendang Tunggal, Lomba Karya Tulis Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, Lomba Konten Kreatif “Bali Bersih Sampah”. Selain itu, dalam rangka memperingati 125 tahun kelahiran Bung Karno (6 Juni 1901 – 6 Juni 2026) diselenggarakan Perayaan Bulan Bung Karno bertajuk Satyam Eva Jayate yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar dengan melibatkan 1.300 orang. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati, Panglingsir Puri Sampai Tokoh Masyarakat Se-Kabupaten Gianyar Dukung Gubernur Wayan Koster Lanjutkan Pembangunan di Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala Staf Kepresidenan, Kepala BRAN, dan Dua Wakil Kepala Badan

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara di Istana Negara
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026, yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Mereka yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Pengangkatan Listyo Sigit Prabowo dan Dedi Prasetyo didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Sementara itu, pengangkatan Ariyanto Wibowo dan Muhammad Fadil Imran didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Kedua Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang dilantik. Para pejabat mengucapkan sumpah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada para pejabat yang dilantik.

Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh para pejabat yang dilantik. Rangkaian acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, untuk selanjutnya diikuti oleh para undangan yang hadir.

Baca Juga  Gubernur Koster: Bali dan Jepang Punya Kesamaan Budaya, Siap Jalin Kerjasama

Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia menggantikan Dudung Abdurachman yang dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Sementara itu, Dedi Prasetyo sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada kesempatan yang sama, Ariyanto Wibowo dilantik sebagai Wakil Kepala BPKP dan Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, Menteri Kabinet Merah Putih, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat sebagai Kapolri dan Wakapolri

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Pelantikan Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat dilakukan dengan berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan 97/POLRI Tahun 2026 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 2026.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta, 14 Juli 1973. Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Sebelum dilantik sebagai Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional sejak 25 Agustus 2025.

Sementara Wahyu Hadiningrat lahir di Bandung, 4 Juni 1970. Wahyu merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1992. Sebelumnya, Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena Kapolri).

Baca Juga  Anggota DPRD Badung Yandinata: Gubernur Koster Tolak Timnas Israel Bertanding di Bali Merupakan Kebijakan Sangat Tepat

Dalam kesempatan tersebut, Suyudi turut mendapat kenaikan pangkat dalam golongan perwira tinggi Polri. Suyudi memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal Polisi. Selanjutnya, Suyudi akan langsung bertugas sebagai Kapolri untuk menggantikan Kapolri sebelumnya, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Pelantikan para pejabat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pejabat yang dilantik. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara dan sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila di Denpasar
SAPA VETERAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyapa para anggota veteran usai memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Kamis (1/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Kamis (1/10).

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, LVRI Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta peserta apel yang berasal dari berbagai unsur. Rangkaian apel diawali dengan mengumandangkan lagu-lagu perjuangan. Kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian kutipan akhir Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang dibacakan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di hadapan seluruh peserta apel.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila merupakan refleksi dan bentuk penghormatan terhadap seluruh pejuang yang telah gigih mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.

Pelaksanaan peringatan ini diharapkan mampu menanamkan ajaran Pancasila sebagai dasar negara serta sebagai ideologi bangsa.

“Saya berharap para generasi muda mampu mengimplementasikan ajaran Pancasila sebagai ideologi negara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Arya Wibawa.

Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam menciptakan persatuan bangsa. Hal ini sesuai dengan spirit Pemerintah Kota Denpasar yakni Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara.

Baca Juga  Anggota DPRD Badung Yandinata: Gubernur Koster Tolak Timnas Israel Bertanding di Bali Merupakan Kebijakan Sangat Tepat

“Sehingga secara berkelanjutan dapat mewujudkan Denpasar Maju yang sejalan dengan Pancasila sebagai perekat bangsa menuju Indonesia Emas,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca