Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka MPLS Serentak 2026, Tekankan Sekolah Aman, Inklusif dan Bebas Perundungan

BALIILU Tayang

:

wawali arya wibawa
BUKA MPLS: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Serentak Kota Denpasar Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 4 Denpasar, Senin (13/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Serentak Kota Denpasar Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 4 Denpasar, Senin (13/7). Pembukaan ditandai dengan pengalungan kartu tanda peserta kepada perwakilan siswa baru dan pelepasan burung sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan yang penuh harapan.

Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar I Wayan Duaja, Dewan Pendidikan Kota Denpasar, perwakilan PGRI Kota Denpasar, Kepala SMP se-Kota Denpasar, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Wawali Arya Wibawa mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia mengatakan, MPLS merupakan gerbang awal bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter, keterampilan, dan jati diri sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, pengalaman pertama di sekolah harus menjadi momen yang menyenangkan sehingga mampu menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama.

Mengusung tema “Dengan Spirit Sewaka Dharma, Mewujudkan Generasi Berkarakter, Berbudaya, Aman, Nyaman, dan Menggembirakan Menuju Denpasar Maju”, Arya Wibawa menegaskan bahwa nilai Sewaka Dharma harus menjadi landasan dalam membentuk karakter peserta didik. Selain itu, pemahaman tentang kepedulian lingkungan, pengolahan sampah berbasis sumber dan pemilahan sampah juga menjadi materi prioritas yang akan disampaikan pada MPLS tahun ini.

Sewaka Dharma adalah semangat pengabdian, pelayanan yang berintegritas, serta tanggung jawab yang perlu ditanamkan sejak dini agar lahir generasi yang disiplin, jujur, peduli, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menekankan bahwa sekolah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk mengembangkan karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta memperkuat nilai-nilai budaya. Karena itu, pelaksanaan MPLS wajib berlangsung secara edukatif, inklusif, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk perundungan, kekerasan, diskriminasi, maupun praktik perpeloncoan.

Baca Juga  Polsek Kuta Hadir Dalam Kegiatan MPLS

“MPLS harus menjadi pengalaman pertama yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi seluruh peserta didik tanpa ada tindakan yang merendahkan martabat mereka,” tegasnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa sekolah sebagai kesempatan mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, serta penguasaan teknologi yang tetap berpijak pada nilai budaya, etika, dan kearifan lokal. Di sisi lain, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua diharapkan mampu membangun sinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif sehingga lahir generasi yang cerdas, tangguh, berakhlak mulia, mencintai budaya Bali, menghargai keberagaman, peduli lingkungan, serta bijak menggunakan media sosial.

Arya Wibawa juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai investasi utama pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, berbudaya, dan memiliki daya saing global tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

“Melalui semangat Sewaka Dharma, kami terus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang aman, sehat, ramah anak, inklusif, dan menggembirakan sebagai fondasi menuju Denpasar Maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS Ramah. Ia memastikan seluruh sekolah wajib melaksanakan MPLS secara edukatif, inklusif, menyenangkan, serta bebas dari kekerasan, perundungan, maupun pungutan yang membebani orang tua.

Wiratama menambahkan, MPLS tingkat SMP di Kota Denpasar dilaksanakan pada 13–17 Juli 2026 dengan materi yang terintegrasi bersama Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Program Pagi Ceria sebagai bagian dari penguatan karakter dan budaya hidup sehat. Selain melarang segala bentuk perpeloncoan, Disdikpora juga menginstruksikan seluruh kepala sekolah dan guru untuk aktif memantau kondisi fisik maupun riwayat kesehatan peserta didik baru sejak hari pertama. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian MPLS berlangsung tertib, aman, nyaman, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh siswa baru di Kota Denpasar.

Baca Juga  Tinjau MPLS, Bupati Kembang Minta Ciptakan Suasana Sekolah yang Ramah dan Bebas Perploncoan

“Seluruh pelaksanaan MPLS berlandaskan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, sehingga setiap murid dapat mengenal lingkungan sekolah dalam suasana yang mendukung tumbuh kembangnya. Jangan sampai ada atribut yang justru menyulitkan orang tua karena tidak memiliki relevansi dengan tujuan MPLS,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kasat Binmas Polresta Denpasar Sosialisasikan Anti-Perundungan di SD Negeri 5 Padangsambian

Published

on

By

Kasat Binmas Polresta Denpasar Sosialisasi Anti Perundungan
SOSIALISASI: Kasat Binmas Polresta Denpasar AKP Gede Endrawan, S.H., M.H. saat melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan perundungan di Sekolah Dasar Negeri 5 Padangsambian, Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kasat Binmas Polresta Denpasar AKP Gede Endrawan, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan perundungan di Sekolah Dasar Negeri 5 Padangsambian, Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Gede Endrawan menyampaikan materi mengenai pengertian perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya saling menghormati dan menghargai sesama teman di lingkungan sekolah.

Para siswa juga diimbau agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti, mengintimidasi, maupun merendahkan teman. Selain itu, apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan, siswa diharapkan segera menyampaikan kepada guru maupun orang tua agar dapat ditangani dengan baik.

Kasat Binmas Polresta Denpasar menekankan bahwa peran seluruh pihak, baik guru, orang tua, maupun para siswa, sangat penting dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan para siswa SD Negeri 5 Padangsambian dapat memahami pentingnya membangun sikap saling menghormati, menjaga persahabatan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para siswa serta pihak sekolah. Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polresta Denpasar dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka MPLS Tingkat SMP
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dua Toko di Jalan Kendedes Kuta Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Published

on

By

Dua Toko di Jalan Kendedes Kuta Terbakar
TERBAKAR: Dua unit toko di Jalan Kendedes, tepatnya di depan Pasar Kuta II, Lingkungan Jaba Jero, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terbakar pada Jumat (28/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Kuta, Badung, baliilu.com – Dua unit toko yang sekaligus diperuntukkan sebagai tempat tinggal di Jalan Kendedes, tepatnya di depan Pasar Kuta II, Lingkungan Jaba Jero, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terbakar pada Jumat (28/8/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Api pertama kali diketahui dari toko nomor 6 yang ditempati Suyono, 50 tahun, pedagang kopi asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan saksi dan penghuni toko, sebelum kejadian Suyono baru kembali dari berjualan kopi di Pasar Kuta II. Setelah tiba di tempat tinggalnya, Suyono memandikan anaknya. Seusai memandikan anak, Suyono keluar untuk mengecat gelas kopi.

Tidak lama kemudian, anak Suyono yang berada di dalam kamar memanggilnya. Saat melihat ke dalam, Suyono mendapati asap mengepul dari dalam kamar. Suyono kemudian segera mengangkat anaknya keluar dan membangunkan mertuanya untuk menyelamatkan diri.

Suyono juga berteriak meminta pertolongan, sehingga warga dan tetangga di sekitar lokasi berdatangan. Warga bersama saksi berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Beberapa saat kemudian, empat unit armada Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Badung tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Sekitar pukul 11.50 WITA, kobaran api berhasil dipadamkan. Situasi di lokasi selanjutnya dinyatakan aman dan kondusif.

Kebakaran tersebut mengakibatkan dua unit toko terdampak. Toko nomor 6 yang digunakan sebagai tempat tinggal mengalami kerusakan paling parah, dengan seluruh barang di dalamnya ludes terbakar. Sementara itu, pada toko nomor 5 milik Naif Kusaini, 44 tahun, sebagian barang turut terbakar.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Kuta mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Kendedes, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, berkoordinasi dengan PLN dan Dinas Pemadam Kebakaran, memasang garis polisi, serta mengarahkan para korban untuk membuat laporan.

Baca Juga  Belasan Ribu Peserta Didik Baru di Badung Ikuti MPLS Ramah 2026/2027

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk koordinasi dengan Puslabfor Polri.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian yang ditimbulkan berupa kerugian material dan hingga saat ini masih dalam proses pendataan serta belum dapat ditaksir secara pasti.

Kapolsek Kuta Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa personel Polsek Kuta bersama instansi terkait telah melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta melakukan langkah-langkah penyelidikan terhadap penyebab kebakaran. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 175 Pejabat Dilantik, Bupati Gianyar Tekankan Disiplin dan Integritas

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik 175 pejabat administrator dan pengawas di Taman Maheswara, Kantor Bupati Gianyar.
LANTIK PEJABAT: Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik 175 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Kamis (27/8) di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik 175 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Kamis (27/8) di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar.

Dalam arahannya, Bupati Mahayastra memberikan penekanan khusus terkait integritas dan kepatuhan terhadap hukum. Ia meminta seluruh pejabat tidak menjalankan perintah yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Jangan pernah menerima perintah yang melanggar hukum, karena siapapun tidak mau bertanggung jawab. Lakukanlah pekerjaan sesuai tugas dan aturan yang ada. Jangan melanggar,” tegasnya.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran dan penguatan birokrasi Pemkab Gianyar. Bupati Mahayastra menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Kabupaten Gianyar.

Menurutnya, berbagai lompatan pembangunan yang telah dicapai Gianyar tidak akan mungkin terwujud tanpa dukungan birokrasi yang handal. Karena itu, pejabat dituntut mampu menerjemahkan setiap program dan kebijakan pimpinan secara detail, terukur dan disiplin.

“Seberapa bagus pun program Bupati kalau birokrasi tidak detail dalam melaksanakannya, itu tidak akan bisa berjalan. Saudara sebenarnya adalah ujung tombak pembangunan Gianyar,” tegasnya.

Bupati Mahayastra juga mengingatkan pentingnya setiap perangkat daerah memiliki mekanisme kerja dan kertas kerja yang jelas. Hal tersebut diperlukan agar setiap pekerjaan dapat dipantau, mulai dari apa yang sudah dikerjakan, bagian mana yang mengalami keterlambatan, hingga siapa yang memiliki kewenangan untuk menindaklanjutinya.

Ia menekankan agar jajaran birokrasi membangun budaya kerja yang berorientasi pada penyelesaian pekerjaan. Arahan pimpinan, menurutnya, harus diterjemahkan dalam pelaksanaan program yang mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan dan APBD.

Dalam pelaksanaan tugas, koordinasi juga menjadi hal penting. Apabila terdapat kebijakan yang belum jelas atau membutuhkan penafsiran, pejabat diminta menyelesaikannya melalui koordinasi secara berjenjang.

Baca Juga  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMP Negeri 3 Kuta

“Kalau saudara jadi kasi, koordinasi dengan kabid. Kalau jadi kabid, dengan kepala dinas. Kalau kepala dinas juga belum mengerti, koordinasikan dengan asisten, dan terakhir sampai di meja saya,” katanya.

Lebih lanjut, Mahayastra menyampaikan bahwa proses mutasi dan penempatan pejabat dilakukan dengan pertimbangan profesional. Ia berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat menerima dan menjalankannya dengan penuh keyakinan, perjuangan serta pengabdian.

“Semoga ini menjadi pilihan terbaik,” harap Bupati Gianyar tersebut.

Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dijadikan kesempatan untuk mencari sumber penghasilan di luar hak yang telah ditetapkan secara resmi. “Jangan pernah berpikir ada sumber lain selain gaji dan TPP,” tandasnya.

Mahayastra berharap 175 pejabat yang dilantik mampu memperkuat kinerja birokrasi, bekerja secara profesional, menjaga integritas dan menjadi bagian penting dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Gianyar.

Adapun beberapa pejabat yang dilantik Kadek Wira Kesuma Negara sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama pada Setda Gianyar. I Kadek Arnata sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Gianyar, I Made Darma Darsitha sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, I Wayan Prayana Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, I Wayan Sumerta sebagai Kepala Bagian Umum, Made Sukania Dwiyani Prajnya Paramita Kepala Bagian Organisasi, serta beberapa pejabat lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca