Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bunda PAUD Gianyar Monitoring MPLS, Pastikan Hari Pertama Sekolah Aman, Nyaman, dan Ramah Anak

BALIILU Tayang

:

mpls gianyar
MONITORING: Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Negeri 3 Keramas, Kecamatan Blahbatuh, dan SD Negeri 4 Abianbase, Gianyar, Senin (13/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Negeri 3 Keramas, Kecamatan Blahbatuh, dan SD Negeri 4 Abianbase, Gianyar, Senin (13/7).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari roadshow monitoring di tujuh kecamatan untuk memastikan pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan aman, nyaman, dan berpihak pada hak-hak anak.

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan monitoring MPLS dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan. Pada hari pertama, monitoring dilakukan di SD Negeri 3 Keramas dan SD Negeri 4 Abianbase.

“Kegiatan MPLS merupakan program Kementerian Pendidikan yang dilaksanakan hingga ke tingkat kabupaten. Monitoring ini bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah agar benar-benar ramah anak,” ujarnya.

Dayu Surya mengaku senang melihat peserta didik baru, mampu beradaptasi dengan baik. Menurutnya, anak-anak tampak ceria, disiplin, duduk dengan rapi, serta tidak menunjukkan rasa takut maupun cemas saat mengikuti kegiatan di sekolah.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa proses transisi dari TK ke SD sudah berjalan dengan baik. Pendidikan karakter yang telah diberikan sejak dini juga terlihat hasilnya. Anak-anak sudah lebih mandiri, memiliki mental yang baik, dan mampu bersosialisasi dengan teman-temannya,” jelasnya.

Dayu Surya juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mendukung dunia pendidikan, di antaranya melalui pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa kelas I SD serta program rehabilitasi untuk  131 gedung sekolah.

Dalam arahannya, Dayu Surya menegaskan bahwa memasuki sekolah baru merupakan lompatan besar dalam kehidupan seorang anak. Oleh sebab itu, hari-hari pertama di sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan sehingga anak datang ke sekolah dengan penuh semangat, merasa aman, nyaman, dan diterima.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka MPLS Serentak 2026, Tekankan Sekolah Aman, Inklusif dan Bebas Perundungan

Ia kembali menekankan tiga target utama dalam Gerakan Transisi PAUD/TK  ke SD yang Menyenangkan, yakni memanfaatkan dua minggu pertama untuk membantu anak mengenal lingkungan sekolah, guru, dan teman-temannya tanpa tekanan akademik.  Menghapus tes calistung dalam penerimaan peserta didik baru,  serta membangun enam kemampuan fondasi anak secara holistik yang meliputi nilai agama dan budi pekerti, kematangan emosi, keterampilan sosial, kemampuan motorik, komunikasi dan literasi dasar, serta kemampuan berpikir dan kebiasaan belajar positif.

“Ketiga target perubahan ini diharapkan mampu menciptakan proses transisi dari PAUD ke SD yang lebih ramah anak, mendukung tumbuh kembang mereka secara menyeluruh, serta mengurangi tekanan akademik pada awal masa sekolah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Gianyar juga menyerahkan bantuan berupa tumbler, kotak makan, dan tas kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar sekaligus membiasakan pola hidup sehat dan ramah lingkungan sejak dini.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, menjelaskan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari kegiatan Penguatan Kapasitas PAUD dan SD Kelas Awal melalui Monitoring MPLS Ramah Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.

Ia mengatakan, transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju Sekolah Dasar merupakan fase penting bagi perkembangan anak sehingga harus dilalui dengan suasana yang menyenangkan.

“Kegiatan monitoring bertujuan menjamin proses transisi pembelajaran berlangsung secara berkesinambungan, meningkatkan pemahaman kepala sekolah dan guru kelas awal mengenai pembelajaran yang berpihak pada anak, serta memperkuat peran Bunda PAUD Kabupaten sebagai penggerak dalam mengawal tumbuh kembang anak usia dini,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 3 Keramas, Kadek Marisa Rosalia, S.Pd.SD., dan Kepala Sekolah SD Negeri 4 Abianbase Desak Ketut Mayadi, S.Pd.SD., sama-sama menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Gianyar dan jajaran Dinas Pendidikan yang memberikan pembinaan secara langsung kepada sekolah.

Baca Juga  Tutup MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Paparkan Keadaban Digital Citizenship

Marisa Rosalia juga memaparkan bahwa selama MPLS para siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, para guru, serta berbagai perilaku positif yang akan diterapkan selama proses pembelajaran. Pihak sekolah juga berkomitmen mewujudkan sekolah yang ramah anak, aman, nyaman, serta bebas dari perundungan dan segala bentuk kekerasan sehingga peserta didik merasa aman, percaya diri, dan mampu berkembang secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemprov Bali Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Penghargaan Pemda Berprestasi 2026
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dari Menteri Dalam Negeri RI dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dalam Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II.

Usai acara, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Provinsi Bali meraih dua penghargaan tingkat provinsi dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali. Yakni Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dengan apresiasi sebesar Rp 2 miliar. Terbaik II kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dengan apresiasi sebesar Rp 1,5 miliar. Total apresiasi yang diterima Provinsi Bali sebesar Rp 3,5 miliar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam empat kategori. Penghargaan ini bukan semata-mata soal angka atau besaran apresiasi. Yang lebih penting adalah bagaimana penghargaan ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kepala daerah untuk terus membangun dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Memperkuat Solidaritas Antarkepala Daerah

Gubernur Koster mengungkapkan berkumpulnya para kepala daerah dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun solidaritas yang baik antarkepala daerah. Forum ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembangunan serta pelayanan publik.

Ia menjelaskan apresiasi sebesar Rp 3,5 miliar yang diterima Provinsi Bali nantinya akan digunakan untuk mendukung perbaikan jalan-jalan yang rusak di Bali. “Pemanfaatannya diarahkan untuk kebutuhan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Ketua Pokja PAUD Ayu Kristi Arya Wibawa Tinjau Hari Terakhir MPLS, Tekankan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Sementara terkait pelayanan kesehatan, Gubernur Koster menjelaskan pelayanan kesehatan di Provinsi Bali sudah menjangkau hingga tingkat desa melalui Pusat Pembantu atau Pustu. Ke depan, pelayanan Pustu akan terus ditingkatkan kualitasnya dan diarahkan untuk dikembangkan menjadi klinik. Hal ini merupakan bagian dari komitmen untuk semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Gubernur Koster juga mengungkapkan bahwa dua penghargaan yang diraih menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Untuk diketahui, sebanyak 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali mengikuti ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Pemerintah daerah regional Jawa-Bali berkompetisi dalam sejumlah kategori penilaian. Selanjutnya dipilih pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik pada masing-masing kategori.

Kategori penilaian berupa Implementasi Program 3 Juta Rumah; Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan; Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan; Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kinerja pemerintah daerah yang baik pada akhirnya akan berhubungan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito Karnavian.

Melalui Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik mendapatkan sejumlah manfaat, salah satunya berupa insentif fiskal. Insentif tersebut akan dikirimkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah. Tambahan fiskal tersebut dapat digunakan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. (gs/bi)

Baca Juga  Tutup MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Paparkan Keadaban Digital Citizenship

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster: Wartawan Harus Berani Mengatakan Apa Adanya

Hadiri HUT Ke-1 Ikatan Wartawan Online Provinsi Bali

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Hadiri HUT IWO Provinsi Bali
HADIRI HUT: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa keberadaan Ikatan Wartawan Online (IWO) merupakan respons atas pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi. Berbeda dengan media konvensional, media online menurutnya dapat menyediakan informasi dengan lebih cepat, mudah dan dapat diakses dimana saja.

Ia menegaskan bahwa keberadaan media massa sangat penting sebagai wahana interaksi antara pemerintah dan masyarakat ataupun sebaliknya. Sehingga dalam melaksanakan tugasnya harus berpegang teguh pada aturan jurnalistik namun tetap kritis dalam memberikan informasi dan mencerdaskan masyarakat.

Wayan Koster berharap media-media yang tergabung dalam IWO dapat bersikap objektif dan profesional. Menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan apa adanya sesuai dengan kondisi yang ada.

“Harus berani mengatakan apa adanya. Jika ada yang buruk sampaikan namun kalau ada yang positif juga harus disampaikan kepada masyarakat. Semuanya untuk mensejahterakan masyarakat Bali,” ujar Gubernur Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Ia berharap IWO dapat aktif bersinergi dan berkolaborasi mengawal pembangunan Bali sebagaimana tertuang dalam tatanan haluan pembangunan Bali 100 Tahun. Koster menjelaskan bahwa hal tersebut akan terus ia sosialisasikan secara masif agar masyarakat Bali memahami dan dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan Bali ke depannya.

Kegiatan tersebut merupakan puncak peringatan HUT Ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia dan HUT Ke-1 IWO Bali. Selain pemotongan tumpeng, kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba karya jurnalistik tingkat perguruan tinggi se-Bali, Talkshow serta penyerahan bantuan tali kasih kepada 15 anak-anak kurang mampu.

Baca Juga  Tinjau MPLS, Bupati Kembang Minta Ciptakan Suasana Sekolah yang Ramah dan Bebas Perploncoan

Mengusung tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali”, Ketua IWO Bali, Tri Widiyanti menyampaikan bahwa IWO akan terus berkolaborasi dan bersinergi untuk mengawal pembangunan di Bali dengan mengedepankan keberpihakan terhadap kepentingan publik. Ia menjelaskan bahwa proses desiminasi informasi kepada masyarakat harus berlangsung secara bersih, bertanggung jawab, berimbang dan mengutamakan objektivitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lepas 658 Pelari, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Ubung Kaja Run 2026

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Lepas Peserta Ubung Kaja Run 2026
UBUNG KAJA RUN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja.

Sebanyak 658 peserta mengikuti Ubung Kaja Run 2026 dengan jarak tempuh 7 kilometer. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan yang digagas Desa Ubung Kaja ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak bersama, menjaga kebugaran, sekaligus menikmati suasana lingkungan desa melalui rute yang telah disiapkan panitia.

Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UK Run 2026. Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar menyambut baik sekaligus mendukung kegiatan olahraga berbasis komunitas yang tumbuh dari inisiatif masyarakat dan pemerintah desa.

“Ajang seperti ini sangat positif karena menjawab kebutuhan masyarakat akan pola hidup sehat. Di sisi lain, pembangunan kota juga membutuhkan masyarakat yang memiliki kesiapan mental dan fisik yang kuat,” ujar Arya Wibawa.

Di samping itu, Wawali Arya Wibawa berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan menggali berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Ubung Kaja. Pelibatan masyarakat secara luas, kata Arya Wibawa menjadi bagian penting agar setiap potensi desa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan semangat gotong-royong dan Vasudhaiva Kutumbakam.

Sementara, Perbekel Desa Ubung Kaja I Wayan Astika, menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat dan para pelari yang mengikuti UK Run 2026. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai 658 orang menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi desa untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Rute yang ditempuh sepanjang 7 kilometer tidak hanya melintasi jalan desa, tetapi juga mengajak para pelari menyusuri jalan melintasi persawahan. Jadi, selain berolahraga, peserta juga bisa menikmati keindahan lingkungan yang ada di Desa Ubung Kaja,” jelasnya.

Baca Juga  Belasan Ribu Peserta Didik Baru di Badung Ikuti MPLS Ramah 2026/2027

Astika juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Walikota dan Wakil Walikota Denpasar beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga UK Run 2026 dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda olahraga yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat Desa Ubung Kaja. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca