Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perluas Pencegahan, Bunda Antinarkoba Badung Beri Arahan Tegas di SMPN 4 Kuta Utara

BALIILU Tayang

:

Bunda Antinarkoba Badung Sosialisasi di SMPN 4 Kuta Utara
SOSIALISASI: Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat memberikan sosialisasi antinarkoba di SMP Negeri 4 Kuta Utara, Kamis (17/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, turun langsung memberikan arahan tegas dalam gelombang sosialisasi antinarkoba di SMP Negeri 4 Kuta Utara, Kamis (17/9). Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pencegahan, memperkuat karakter, serta membekali wawasan para pelajar sebagai upaya memutus celah peredaran gelap narkoba di lingkungan satuan pendidikan.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Badung, serta Kepala Sekolah dan jajaran guru. Agenda ini diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa-siswi yang siap menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa remaja merupakan masa emas pembentukan karakter sekaligus fase yang paling rentan terhadap pengaruh negatif pergaulan. Ia menempatkan para pelajar sebagai aset paling berharga, harapan keluarga, kebanggaan daerah, dan masa depan Kabupaten Badung yang sesungguhnya.

“Jangan pernah kira narkoba itu keren atau solusi pelarian. Narkoba adalah perusak masa depan yang nyata menghancurkan tubuh, merusak akal sehat, dan mematikan cita-cita yang sedang kalian bangun perlahan. Tutup telinga rapat-rapat terhadap ajakan teman yang salah, godaan sekali coba, maupun rayuan terselubung di dunia media sosial,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda Antinarkoba Badung ini memberikan pembekalan nyata berupa instruksi untuk berani berkata tidak terhadap segala bentuk penawaran zat adiktif. Para siswa diminta melatih kewaspadaan diri, mengenali berbagai modus penawaran yang makin cerdik, serta menolak dengan tegas pemberian barang atau makanan dari orang yang tidak dikenal. Ia mengajak pelajar mengisi masa muda dengan kegiatan positif seperti menekuni pelajaran, berkarya, berolahraga, dan meraih prestasi setinggi-tingginya.

Baca Juga  Wabup Ketut Suiasa Hadiri Christmas Celebration

Guna mendalami materi pencegahan, sosialisasi ini juga dikemas lewat diskusi interaktif. Para siswa diajak aktif membedah akar masalah penyalahgunaan narkotika yang kerap berawal dari stres, aksi perundungan (bullying), hingga tekanan lingkungan pertemanan. Diskusi tersebut juga memaparkan secara rinci mengenai dampak permanen dari zat adiktif bagi kesehatan fisik dan mental remaja.

Melalui kegiatan ini, ditegaskan bahwa sinergi antara pihak sekolah, pemerintah daerah, dan lingkungan keluarga merupakan benteng pertahanan utama yang tak tertembus. Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu membangun pertahanan diri yang kokoh pada setiap siswa di SMP Negeri 4 Kuta Utara agar tumbuh cerdas dan sehat. Program ini sekaligus menjadi komitmen nyata Pemkab Badung dalam mewujudkan daerah yang bersih, berwibawa, dan benar-benar bebas dari ancaman narkoba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polres Gianyar Gelar Bakti Sosial, Hadirkan Kepedulian bagi Penyandang Disabilitas

Published

on

By

Bakti Sosial Polres Gianyar di Yayasan Bhakti Senang Hati
BAKTI SOSIAL: Polres Gianyar bersama Bhayangkari Cabang Gianyar saat menggelar kegiatan bakti sosial di Yayasan Bhakti Senang Hati, Jalan Banjar Teruna, Desa Siangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Kamis (17/9/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Polres Gianyar bersama Bhayangkari Cabang Gianyar menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) dan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Yayasan Bhakti Senang Hati, Jalan Banjar Teruna, Desa Siangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” tersebut dihadiri Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Yen James Rajagukguk beserta pengurus, jajaran PJU Polres Gianyar, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., serta pengurus Yayasan Bhakti Senang Hati dan sekitar 30 warga.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Gianyar menyerahkan bantuan sosial berupa lima paket bingkisan, lima buah helm, dua buah karpet, dan dua unit mesin cuci yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan Bhakti Senang Hati I Nyoman Sukadana beserta pengurus.

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi para penyandang disabilitas.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kepedulian dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya hadir untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar AKBP James.

Selain penyerahan bantuan, Kapolres Gianyar bersama Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar juga melaksanakan silaturahmi dan berinteraksi dengan pengurus serta penerima manfaat Yayasan Bhakti Senang Hati.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan driver tour disabilitas yang menggunakan kendaraan motor khusus bagi penyandang disabilitas, dengan modifikasi roda dua yang dilengkapi sespan atau kursi samping untuk memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara.

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting

“Semoga bantuan dan kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun kepedulian dan kesetaraan bagi seluruh masyarakat. Kami juga berharap semangat pengabdian Polantas Presisi dapat terus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis dan bermanfaat,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPU Bali Dorong Parpol Tertibkan Data Keanggotaan Sejak Dini

Published

on

By

Ketua KPU Bali Buka Rakor Pemutakhiran Data Parpol
RAKOR: Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan saat membuka Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pemutakhiran Data Partai Politik Secara Berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Semester I Tahun 2026, Kamis (17/9/2026), di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – KPU Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pemutakhiran Data Partai Politik Secara Berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Semester I Tahun 2026, Kamis (17/9/2026), di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali. Rapat dibuka Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, dan dihadiri Anggota dan Sekretaris KPU Provinsi Bali, pimpinan partai politik tingkat Provinsi Bali, Bawaslu Provinsi Bali, serta Ketua dan Anggota KPU yang membidangi KPU Kabupaten/Kota se-Bali.

Lidartawan menegaskan pentingnya partai politik menyiapkan dan memperbarui data sejak dini agar lebih siap menghadapi tahapan pemilu. Ia mendorong penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi warga yang telah menyerahkan KTP dukungan serta memastikan data kepengurusan, keanggotaan, dan sekretariat selalu mutakhir. Menurutnya, kesiapan sejak awal akan mencegah penumpukan pekerjaan menjelang batas waktu sekaligus mendukung tata kelola kepemiluan yang semakin berbasis teknologi informasi (paperless).

Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Luh Putu Sri Widyastini, menyampaikan bahwa berdasarkan pemutakhiran data yang dilakukan KPU Kabupaten/Kota se-Bali, ditemukan sejumlah data keanggotaan parpol berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Data tersebut telah disampaikan kepada masing-masing parpol untuk diverifikasi, divalidasi, dan diperbarui secara mandiri melalui Sipol, termasuk menghapus data anggota TMS. Pemutakhiran akan dilakukan secara berkala hingga menjelang tahapan verifikasi agar data keanggotaan dalam kondisi bersih dan valid.

Anggota Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bali, Gede Sutrawan, mengapresiasi langkah KPU Bali dalam pencermatan dan pembersihan data NIK masyarakat serta keanggotaan TMS secara transparan. Bawaslu mendorong pencermatan berkelanjutan, termasuk terhadap data ASN dan P3K baru, untuk mencegah persoalan akibat NIK yang tercatat sebagai anggota parpol tanpa sepengetahuan pemiliknya. Partai politik juga diingatkan memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan sebaran keanggotaan sesuai ketentuan.

Baca Juga  Wabup Ketut Suiasa Paparkan Kinerja Penyelenggaraan PTSP dan PPB Kabupaten Badung

Menutup rapat, Lidartawan meminta KPU Kabupaten/Kota se-Bali proaktif memberikan pendampingan teknis kepada partai politik, khususnya dalam penggunaan Sipol, serta memperkuat komunikasi dengan pengurus dan Liaison Officer (LO). Partai politik juga diminta segera memperbarui SK kepengurusan dan mengunggahnya ke Sipol agar data tetap sinkron. Melalui rapat koordinasi ini, KPU Bali berharap proses pemutakhiran data partai politik dapat dilakukan secara tertib, berkala, dan berkelanjutan, sehingga tersedianya data yang valid, akurat, dan mutakhir dapat mendukung kelancaran tahapan pemilu serta menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu di Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Prestasi Gemilang Duta Tabanan di UDG Bali XXXIII, Bukti Budaya dan Generasi Unggul Terus Bertumbuh

Published

on

By

Kontingen Tabanan Terima Trofi UDG Bali XXXIII
TERIMA TROFI: Kontingen Tabanan saat menerima trofi penghargaan dari Gubernur Bali pada Utsawa Dharma Gita (UDG) Bali XXXIII Tahun 2026 yang berlangsung pada 11–16 September 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar. (Foto: Hms Tbn)  

Denpasar, baliilu.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kabupaten Tabanan dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Bali XXXIII Tahun 2026 yang berlangsung pada 11–16 September 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar.

Mengusung tema Dharmagita Atmanam Dharma, UDG Bali XXXIII tidak hanya menjadi ruang kompetisi seni sastra keagamaan Hindu, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan tradisi, bahasa, sastra dan nilai-nilai spiritual Bali di tengah perkembangan zaman.

Kontingen Tabanan berhasil mencatatkan 18 prestasi, terdiri atas 2 medali emas, 2 medali perak, 4 medali perunggu, serta 14 penghargaan kategori Harapan, yakni 6 Harapan I, 5 Harapan II dan 3 Harapan III.

Capaian tersebut diraih melalui berbagai cabang yang diikuti para duta Tabanan dalam kompetisi yang mempertemukan kontingen dari sembilan kabupaten/kota se-Bali.

Pada pelaksanaan 12 September 2026, kontingen Tabanan meraih Juara II Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putra, Juara III Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putri dan Juara III Membaca Palawakya Dewasa Putri. Sejumlah prestasi Harapan juga diraih melalui kategori Membaca Kakawin Remaja Putra, Dharma Wacana Bahasa Bali Remaja Putri, Membaca Sloka Remaja Putri, Membaca Sloka Anak-anak Putra dan Putri, serta Kakawin Remaja Putri dan Dewasa Putri.

Prestasi kembali bertambah pada 13 September 2026. Tabanan berhasil meraih Juara I Utsawa Menghafal Sloka Remaja Putra dan Juara I Utsawa Menghafal Sloka Dewasa Putri. Selain itu, Tabanan juga meraih Juara III Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putra serta sejumlah penghargaan Harapan pada kategori Palawakya, Kakawin, Sloka, Dharma Wacana Bahasa Inggris dan Dharma Carita.

Pada 14 September 2026, kontingen Tabanan menambah capaian melalui Juara II Utsawa Membaca Sloka Dewasa Putra dan Juara III Utsawa Nyanyian Keagamaan Hindu. Sementara penghargaan Harapan kembali diraih pada kategori Dharma Carita Anak-anak Putra dan Dharma Wiwada.

Baca Juga  Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Suwardana Hadiri Pembukaan Porsenijar Badung 2024

Secara keseluruhan, UDG Bali XXXIII Tahun 2026 menghadirkan 11 bidang lomba dengan 37 kategori, meliputi membaca sloka, palawakya, kakawin, kidung, nyanyian keagamaan Hindu, gaguritan, dharmawacana Bahasa Bali dan Bahasa Inggris, menghafal sloka, dharmawiwada serta dharmacarita.

Bagi masyarakat Tabanan, capaian tersebut tidak semata-mata berbicara mengenai jumlah medali. Prestasi para peserta menjadi gambaran bahwa pembinaan seni, sastra dan budaya keagamaan masih memiliki ruang kuat di kalangan generasi muda. Penguasaan sloka, kakawin, palawakya, kidung hingga dharmawacana sekaligus menjadi sarana untuk menjaga kemampuan generasi penerus dalam memahami dan menyampaikan nilai-nilai luhur warisan budaya Bali.

Keberhasilan tersebut turut memperkuat ekosistem kebudayaan Kabupaten Tabanan. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu membawa identitas dan kekayaan budaya Tabanan ke tingkat nasional.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat dikonfirmasi pada Rabu (16/9) sore menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh kontingen Tabanan yang telah membawa nama daerah dalam UDG Bali XXXIII.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Tabanan. Lebih dari sekadar medali, capaian para duta Tabanan menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya dan spiritual masih hidup dan terus berkembang di tengah generasi muda. Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, official dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen,” ujar I Komang Gede Sanjaya.

Menurut Bupati Sanjaya, penguatan seni dan budaya menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan manusia yang sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

“Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia yang berkarakter, berbudaya dan memiliki jati diri. Prestasi dalam UDG ini menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan kebudayaan harus berjalan bersama dengan pembangunan di bidang lainnya. Kita ingin generasi Tabanan tumbuh unggul, tetap berakar pada nilai budaya dan mampu berkontribusi di tingkat yang lebih luas,” tegasnya.

Baca Juga  Wabup Ketut Suiasa Paparkan Kinerja Penyelenggaraan PTSP dan PPB Kabupaten Badung

Bupati Sanjaya juga berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Tabanan untuk terus belajar, berlatih dan mencintai seni serta budaya daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan I Dewa Putu Mahendra, S.STP., M.M. menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pembina dan official yang telah memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti UDG Bali XXXIII.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan official Duta Kabupaten Tabanan. Capaian ini merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan kerja keras bersama. Kami juga mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah membantu sehingga kontingen Tabanan dapat tampil dan memberikan hasil terbaik,” kata I Dewa Putu Mahendra.

I Dewa Putu Mahendra menegaskan, capaian di tingkat Provinsi Bali menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus pijakan untuk menghadapi UDG Tingkat Nasional Tahun 2027 di Sulawesi Tengah.

“Setelah pelaksanaan UDG tingkat provinsi ini, kami akan melakukan evaluasi terhadap seluruh peserta, terutama bagi yang berpeluang menjadi duta Bali pada tingkat nasional. Persiapan harus dilakukan lebih matang, baik dari sisi materi, teknik penampilan maupun mental bertanding. Harapannya, pengalaman yang diperoleh di UDG Bali XXXIII menjadi bekal penting untuk tampil maksimal di tingkat nasional,” jelasnya.

UDG Bali XXXIII sekaligus menjadi momentum memperkuat keterhubungan antara pelestarian kebudayaan dengan pembangunan generasi muda. Tema Dharmagita Atmanam Dharma memiliki keterkaitan erat dengan semangat Atma Kerthi, yang menempatkan manusia sebagai bagian penting dalam proses pemuliaan kehidupan melalui penguatan nilai budaya dan spiritual.

Melalui ajang tersebut, masyarakat tidak hanya menyaksikan kompetisi, tetapi juga mendapatkan ruang untuk melihat bagaimana sastra dan seni keagamaan diwariskan kepada generasi penerus. Bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan, keberlanjutan pembinaan tersebut menjadi investasi kebudayaan untuk memastikan identitas daerah tetap kuat sekaligus mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Fraksi DPRD Badung Kompak Setujui Raperda Perubahan APBD 2026

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca