Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

KPU RI dan KPU Bali Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Sasar Pemilih Muda di Bangli

BALIILU Tayang

:

KPU Gelar Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Bangli
SOSIALISASI: KPU RI dan KPU Bali bersama KPU Bangli memperkuat pendidikan pemilih berkelanjutan dengan menyasar generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 di Museum Geopark Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Kamis (8/10/2026). (Foto: Hms KPU Bali)

Bangli, baliilu.com – KPU Republik Indonesia dan KPU Provinsi Bali bersama KPU Kabupaten Bangli memperkuat pendidikan pemilih berkelanjutan dengan menyasar generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 di Museum Geopark Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan, terutama siswa SMA/SMK se-Kabupaten Bangli, serta pemilih dari segmen disabilitas, kelompok marginal, dan perempuan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai demokrasi dan kepemiluan sekaligus menyiapkan pemilih yang memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Dari kalangan pelajar, peserta berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Bangli, di antaranya SMA Negeri 1 Bangli, SMA Negeri 2 Bangli, SMA Negeri 1 Susut, SMA Negeri 1 Kintamani, SMA Negeri 1 Tembuku, SMK Negeri 1 Bangli, SMK Negeri 2 Bangli, SMK Negeri 3 Bangli, SMK Negeri 4 Bangli, SMK Negeri 1 Susut, SMK Negeri 1 Tembuku, serta sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Bangli.

Ketua KPU Kabupaten Bangli, I Kadek Adiawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk memperoleh pengetahuan kepemiluan yang belum tentu didapatkan secara khusus di lingkungan sekolah. Ia berharap peserta dapat memanfaatkan kegiatan untuk memperluas wawasan sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat di Kabupaten Bangli. Pada Pemilu 2024, tingkat partisipasi pemilih di Bangli mencapai 86 persen, sedangkan pada Pilkada 2024 mencapai 78,40 persen. Capaian tersebut menempatkan Bangli sebagai salah satu daerah dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi di Bali.

Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengajak generasi muda untuk tidak menjadikan pemberian materi atau iming-iming lainnya sebagai dasar dalam menentukan pilihan politik. Pemilih, menurutnya, perlu menggunakan hati nurani dengan mempertimbangkan kapabilitas, integritas, serta rekam jejak calon pemimpin. Ia juga mendorong lahirnya bibit-bibit pemimpin baru dari Bangli yang memahami kepemiluan dan memiliki komitmen terhadap demokrasi. Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar pemilih tidak menggadaikan masa depan daerah hanya karena kepentingan sesaat.

Baca Juga  KPU Bali Perkuat Sinergitas, Resmi Teken Nota Kesepahaman dan PKS dengan Pemprov Bali

Sementara itu, Anggota KPU RI Idham Holik menekankan pentingnya pendidikan pemilih di tengah perubahan lingkungan informasi yang semakin cepat. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan Artificial Intelligence (AI) memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi, tetapi pada saat yang sama menghadirkan tantangan berupa informasi yang tidak akurat, hoaks, maupun konten yang dapat memengaruhi nalar masyarakat. Karena itu, pemilih perlu memiliki kemampuan untuk menelaah informasi, memeriksa sumber, dan tidak menerima setiap informasi secara mentah. Menurutnya, akses informasi yang tidak terbatas tidak selalu menghasilkan informasi yang tepat, sehingga pengetahuan menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang sehat.

Penguatan pendidikan pemilih juga diarahkan untuk membangun kesadaran demokrasi sejak usia muda. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai prinsip dan mekanisme kepemiluan, tetapi juga diajak mengenali calon pemimpin, mencermati visi dan misi, serta melakukan penelusuran informasi sebelum menentukan pilihan. Dalam kegiatan tersebut disampaikan pula bahwa KPU Kabupaten Bangli sebelumnya telah melaksanakan pemilihan ketua OSIS (pemilos) secara serentak di SMA/SMK se-Kabupaten Bangli dengan konsep yang menyerupai proses pemilu, mulai dari pencalonan hingga debat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman praktis bagi pelajar untuk mengenal proses demokrasi sejak dini.

Materi pendidikan pemilih disampaikan oleh Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel, S.Sos., M.Si. dan Dr. Made Gde Subha Karma Resen, S.H., M.Kn. Keduanya memberikan perspektif mengenai pentingnya menjadi pemilih yang kritis, mengenali calon dan memahami informasi yang menjadi dasar dalam menentukan pilihan. Pendidikan pemilih tidak berhenti pada pemahaman mengenai teknis pemungutan suara, tetapi juga diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi terhadap arah kepemimpinan dan pembangunan daerah.

Baca Juga  KPU Provinsi Bali Raih Penghargaan dari KPPN Denpasar

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Sejumlah siswa menyampaikan pertanyaan mengenai pentingnya menerapkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil), makna satu suara dalam pemilu, penggunaan AI, kualitas calon pemimpin, perubahan sikap pejabat sebelum dan sesudah menjabat, hingga dampak golput. Para narasumber juga mengingatkan peserta untuk menyampaikan kembali pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya dengan cara berdiskusi dan menggunakan sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pendidikan pemilih berkelanjutan, KPU mendorong terbentuknya pemilih yang tidak hanya hadir menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara, tetapi juga memahami alasan pentingnya berpartisipasi dalam demokrasi. Pemilih yang memiliki pengetahuan, kritis terhadap informasi, mampu mengenali calon, serta menentukan pilihan berdasarkan hati nurani dan rekam jejak menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Kegiatan di Bangli diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus investasi demokrasi untuk melahirkan generasi pemilih dan calon pemimpin masa depan yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah serta bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gelar Fashion Roadshow di Buleleng, Dekranasda Bali Dorong Pembinaan Desainer dan UMKM Lokal

Published

on

By

Dekranasda Bali Fashion Roadshow bertema Wastra Hitakara di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, dihadiri Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini Koster dan Wabup Buleleng Gede Supriatna
WASTRA HITAKARA: Dekranasda Bali Fashion Roadshow dengan tema "Wastra Hitakara" yang digelar di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja Bali, Kamis (8/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali terus berkomitmen memajukan ekosistem kriya dan busana daerah. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, saat memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara Dekranasda Bali Fashion Roadshow dengan tema “Wastra Hitakara” yang digelar di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja Bali, Kamis (8/10).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng beserta jajaran pengurus, pimpinan OPD Provinsi Bali, serta para tamu undangan.  Dalam sambutannya, Nyonya Putri Suastini Koster menyampaikan bahwa Dekranasda Provinsi Bali terus konsisten menghadirkan ruang ekspresi bagi pelaku seni mode di Bali melalui tiga pilar kegiatan fashion, yakni Bali Fashion Day, Bali Fashion Week, serta Bali Fashion Roadshow to Kabupaten/Kota.

“Melalui ajang roadshow ini, kami berharap Dekranasda Kabupaten/Kota dapat membina para desainer, UMKM, hingga model di daerahnya masing-masing. Jika pembinaan di tingkat kabupaten berjalan optimal, Dekranasda Provinsi akan lebih mudah merangkul dan membawa mereka ke panggung yang lebih luas,” ujar Putri Suastini Koster.

Ia menekankan pentingnya peran desainer sebagai penggerak ekosistem. Menurutnya, seorang desainer sejati tidak sekadar meniru karya orang lain, melainkan menguasai teknik dasar pembuatan pola dan mampu mengaplikasikan perpaduan kain tenun tradisional Bali dengan bahan lainnya. Ekosistem ini dinilai mampu menggerakkan rantai ekonomi tempatan, mulai dari para penenun kain tradisional, penjahit, koreografer, komposer musik, hingga para model berbakat asal Bali.

Lebih jauh, Dekranasda Bali memaparkan rekam jejak kiprah desainer Bali yang telah menembus panggung internasional, seperti ajang peragaan busana di Paris bersama manajemen Christian Dior pada tahun 2022 serta partisipasi dalam peringatan hubungan diplomatik di Jepang pada tahun 2023. Untuk agenda mendatang, Dekranasda Bali merencanakan partisipasi pada ajang pameran busana di Korea, Cina, serta kawasan Eropa.

Baca Juga  KPU Bali Perkuat SPIP, Genjot Akuntabilitas hingga Edukasi Demokrasi bagi Gen Z

Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng Nyonya Ida Ayu Wardhany Sutjidra, mengapresiasi tinggi dukungan Ketua Dekranasda Provinsi Bali yang terus mendorong para pelaku industri kreatif dan pengrajin di berbagai daerah untuk lebih memahami nilai ekonomis dan budaya dari karya mereka. “Bali Fashion Roadshow ini merupakan momentum strategis dalam mempromosikan serta mengoptimalkan potensi kerajinan lokal, khususnya kain endek.

Ida Ayu Wardhany Sutjidra menegaskan bahwa kain endek bukan sekadar busana pelengkap penampilan, melainkan warisan budaya yang kaya akan nilai filosofis. “Kerajinan endek bukan hanya merupakan kain yang berbalut pada tubuh kita, tetapi kerajinan endek ini merupakan suatu warisan budaya yang mempunyai makna yang sangat besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak Dekranasda Buleleng berkomitmen untuk terus membina para pengrajin UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk hingga naik kelas dan berdaya saing luas.

Gelaran acara kemudian dilanjutkan dengan peragaan busana yang menampilkan karya dari enam desainer asal Denpasar dan Buleleng.  Kehadiran enam desainer menjadi ruang bagi talenta kreatif untuk mengeksplorasi kain tenun dan kekayaan wastra Bali menjadi busana yang memiliki daya tarik pasar. Panggung fesyen tersebut sekaligus memperlihatkan peluang kolaborasi antara perajin kain, desainer, pelaku UMKM, dan sektor pariwisata. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Gianyar Bersama Tim Identifikasi Lakukan Olah TKP Kebakaran RM ACK di Desa Lebih

Published

on

By

Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah Makan di Lebih
OLAH TKP: Polsek Gianyar bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran bangunan rumah makan RM ACK di Jalan Raya Lebih, Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Kamis (8/10/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Polsek Gianyar bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran bangunan rumah makan RM ACK di Jalan Raya Lebih, Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Kamis (8/10/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.28 WITA. Berdasarkan keterangan awal saksi, kejadian bermula saat karyawan RM ACK, Putu AY sedang membuka toko dan  memasak nasi,  diduga terjadi kebocoran gas LPG  yang menyebabkan api menyambar dan memicu kebakaran.

Melihat api semakin membesar, saksi segera keluar untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar. Api kemudian merembet ke sejumlah tabung gas lainnya yang berada di dalam bangunan. Pemilik bangunan selanjutnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar. Sekitar pukul 08.35 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.

Personel piket fungsi Polsek Gianyar yang dipimpin Pawas Ps. Kanit Reskrim IPTU Gde Densa Prana, S.H., M.H., bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar, melakukan penanganan di lokasi, pengamanan TKP, pemasangan garis polisi, serta pemeriksaan awal untuk mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.20 WITA, kemudian dilanjutkan dengan proses pemeriksaan dan pendinginan guna memastikan situasi aman dan terkendali.

Akibat kejadian tersebut, bangunan RM ACK berukuran sekitar 4 x 10 meter mengalami kerusakan akibat kebakaran. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran gas LPG, sementara korban dan para saksi masih akan dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik Polsek Gianyar.

Baca Juga  KPU Bali Lepas Mahasiswa Magang FISIP Unud, Project Baru Songsong Pemilu Bermutu

Polres Gianyar mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan keamanan kompor, regulator, dan selang gas sebelum digunakan. Apabila tercium bau gas, hindari menyalakan api maupun mengoperasikan sakelar listrik dan segera lakukan langkah pengamanan dengan mengutamakan keselamatan diri serta orang di sekitar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Terima Monitoring KPK, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Tabanan

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima audiensi Tim KPK dalam monitoring pencegahan korupsi di Ruang Rapat Bupati Tabanan
TERIMA AUDIENSI: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima audiensi Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka monitoring tindak lanjut terhadap SPI, MCSP, SPBE, ITKP, serta Indeks Merit, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tabanan, Kamis (8/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas terus diperkuat. Hal tersebut ditunjukkan melalui penerimaan audiensi Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka monitoring tindak lanjut terhadap SPI, MCSP, SPBE, ITKP, serta Indeks Merit, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tabanan, Kamis (8/10).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan beserta para Asisten Setda, Inspektur Kabupaten Tabanan dan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Bupati bersama jajaran menyambut baik kehadiran Tim KPK yang melaksanakan monitoring sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan korupsi secara terintegrasi di tingkat daerah.

Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa Pemkab Tabanan senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan profesional. Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, termasuk dalam berbagai indikator penilaian yang saling berkaitan.

“Kami di Tabanan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami mohon arahan dan bimbingan dari KPK agar langkah pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola pemerintahan dapat terus ditingkatkan,” ujar Bupati Sanjaya.

Sementara itu, Tim KPK menjelaskan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional yang ditugaskan oleh Bappenas dalam melakukan kajian terkait pencegahan korupsi secara terintegrasi. Melalui kegiatan ini, KPK ingin memperoleh masukan serta informasi mengenai pelaksanaan program pencegahan korupsi yang telah berjalan di daerah, baik yang bersumber dari kebijakan pemerintah pusat maupun inovasi yang dikembangkan secara mandiri oleh pemerintah daerah.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan, tercermin dari berbagai capaian yang diraih dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi. Di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya, Tabanan tercatat berhasil masuk Tiga Besar Monitoring Center for Prevention (MCP) di Provinsi Bali pada 2020, serta kembali menorehkan capaian dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi melalui pelaksanaan Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2024.

Baca Juga  KPU Provinsi Bali Raih Penghargaan dari KPPN Denpasar

Konsistensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Pemkab Tabanan dan KPK dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Bentuk kepercayaan dan kolaborasi tersebut juga tercermin melalui penyerahan hibah berupa tanah seluas 2.000 meter persegi yang berlokasi di Desa Marga, melalui serah terima Barang Milik Negara (BMN) eks barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Selasa (6/10) lalu.

Berbagai capaian dan sinergi tersebut menjadi penguat komitmen Pemkab Tabanan untuk terus membangun pemerintahan yang berintegritas, memperkuat pencegahan korupsi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif dan terpercaya bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca