Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

PARIWISATA

Bupati Giri Prasta Buka Lomba Kayak Race Open 2020, Komit Tata Samigita Jadi Kawasan Wisata Terpadu

BALIILU Tayang

:

de
LOMBA KAYAK RACE: Bupati Giri Prasta membuka sekaligus mengikuti lomba Kayak Race Open 2020 yang diselenggarakan di Jembatan Praja Nata kawasan Tukad Mati Legian, Minggu (16/8).

Badung, baliilu.com – Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Bulan Bakti Gotong-Royong Masyarakat Kelurahan Legian ke-17 dan Pekan Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 Tahun 2020, yang digagas oleh LPM Lelurahan Legian, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka sekaligus mengikuti lomba Kayak Race Open 2020 yang diselenggarakan di Jembatan Praja Nata kawasan Tukad Mati Legian, Minggu (16/8-2020).

Lomba ini merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung dari tanggal 2 sampai dengan 20 Agustus dengan dimeriahkan berbagai acara.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta mengajak semua pihak untuk berkomitmen menjalankan pola hidup baru di tengah kondisi pandemi Covid-19, serta tetap berupaya melakukan promosi pariwisata dan  memajukan masyarakat lewat berbagai kegiatan untuk menggerakkan roda perekonomian.

“Di tengah pandemi ini kita harus selalu melakukan promosi pariwisata yang ada Pulau Bali pada umumnya dan Badung pada khususnya untuk menggerakkan sektor perekonomian masyarakat. Khusus untuk wilayah Kuta tidak hanya kawasan pantai saja yang kita tata, saluran sungai, loloan maupun irigasi di kawasan Seminyak Legian dan Kuta kita jadikan wajah depan, sehingga akan menambah destinasi wisata baru,” ujar Bupati.

Bupati Giri Prasta juga menyampaikan apresiasi kepada LPM dan Kelurahan Legian atas pelaksanaan lomba Kayak Race di Tukad Mati serangkaian bulan bakti gotong-royong dan pekan perayaan Kemerdekaan RI Ke-75. “Kami layak memberikan apresiasi atas acara yang luar biasa ini untuk menggairahkan sektor industri pariwisata di tengah pandemi, ke depan kami pemerintah daerah akan selalu mensupport penataan kawasan Tukad Mati dengan memasang lighting dan air mancur menari untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” tegasnya.

Di samping itu, Bupati Giri Prasta juga menegaskan komitmennya untuk menata dan mengintegrasikan kawasan  Seminyak Legian dan Kuta (Samigita) menjadi kawasan pariwisata terpadu di Kabupaten Badung. “Sebagai kawasan penyumbang PAD terbesar bagi Kabupaten Badung tentu saya selaku Bupati selalu berkomitmen menata dan merawat kawasan industri pariwisata samigita, menyiapkan dana Rp 250 M pun kami siap untuk menata kawasan Samigita. Ini sebagai bukti sayang saya kepada masyarakat yang ada di wilayah Seminyak Legian dan Kuta. Inilah cara kami menjadikan masyarakat sebagai tuan di rumahnya sendiri,” tegasnya.

Baca Juga  Polres Gianyar Lakukan Pengamanan Sholat Idul Fitri 1444 H Umat Muhammadiyah Gianyar

Selanjutnya disampaikan pula ke depan guna mendukung kebutuhan pangan industri pariwisata di wilayah Badung Selatan, pertanian kontemporer Badung Utara akan lebih digiatkan, sehingga benar-benar terwujud link and match pertanian dengan pariwisata. Acara pembukaan lomba kayak ditandai dengan pemencetan bel dan pelepasan burung merpati oleh Bupati Giri Prasta. Untuk memotivasi LPM Kelurahan Legian dan Kuta dalam memberdayakan masyarakat, Giri Prasta secara pribadi memberikan bantuan dana masing-masing 15 juta.

Sementara itu Wayan Puspanegara selaku ketua LPM Legian melaporkan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dan wajib dilakukan LPM sesuai amanah Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2005. “Dari LPM se-Indonesia, Kelurahan Legian pertama kalinya lakukan kegiatan ini di tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

LPM Legian sebagai mitra Kelurahan Legian dalam pemberdayaan masyarakat menggelar kegiatan ini dengan spirit capital (modal spirit) tanpa anggaran khusus melainkan sinergi dan dukungan berbagai pihak termasuk para donatur. “Kami mewakili masyarakat menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati Giri Prasta yang selalu mensupport dan peduli dengan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Legian sehingga kegiatan lomba Kayak Race ini berjalan dengan baik dan sukses, kehadiran beliau sampai dua kali ke kawasan Tukad Mati sebagai bukti bahwasanya Bapak Bupati sayang dengan masyarakat Legian,” ucapnya.

Ia juga berujar, ke depan Tukad Mati akan dirancang menjadi pasar terapung khusus jualan tropical fruit (buah tropis) dan traditional cake (kue tradisional Bali). “Intinya konservasi dan pelestarian lingkungan hidup sambil memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat,” tandasnya.

Acara turut dihadiri anggota DPRD Badung Dapil Kuta IGN Sudiarsa, AA Anom Gumanti, Nyoman Graha Wicaksana, perwakilan dinas pariwisata dan DLHK, lurah se-Kecamatan Kuta, bendesa adat dan tokoh masyarakat Legian. (bt)

Baca Juga  Gubernur Koster Resmikan Digitalisasi Pembayaran Kawasan Pariwisata dan Soft Launching Web Pasar Se-Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWISATA

Hadiri BBTF Ke-12, Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia di Tengah Tantangan Global

Published

on

By

buka bbtf
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.

Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Polres Gianyar Lakukan Pengamanan Sholat Idul Fitri 1444 H Umat Muhammadiyah Gianyar

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia, Gubernur Koster Tekankan Standar Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

Published

on

By

gubernur koster
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).

“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.

Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.

Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.

“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.

Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.

“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.

Baca Juga  Tinjau Warga Serokadan, Gubernur Koster Serahkan Berbagai Paket Bantuan

Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.

“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.

Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.

Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB

Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.

“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.

Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.

Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.

Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.

“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai. 

Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.

“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.

Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities. 

Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wagub Cok Ace: Bangkitkan Kebanggaan Anak-anak Muda Pakai Dasi Merah Putih
Lanjutkan Membaca