Denpasar, baliilu.com
– Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri
Suastini Koster menyampaikan kegiatan seminar dengan memanfaatkan kemajuan
teknologi informasi perlu diintensifkan di masa pandemi. Selain lebih efektif
dan efisien, seminar daring memungkinkan diikuti oleh banyak peserta.
‘’Dibandingkan dengan seminar langsung yang mangharuskan
para peserta jauh-jauh datang ke lokasi seminar, dalam seminar daring para
peserta dapat mengikuti dari kediaman masing-masing sambil bersantai. Ke depan,
TP PKK Bali akan lebih sering menggelar seminar daring untuk mendorong
percepatan pelaksanaan program yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19,’’
ujar Ny. Putri Suastini Koster saat memberikan arahan dalam seminar daring
(webinar) Gerakan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (HATINYA PKK), Selasa
(18/8-2020).
Webinar yang digelar TP PKK Provinsi Bali mengusung tema
‘Melalui Gerakan HATINYA PKK, Bali Bangkit Indonesia Maju’, diikuti TP PKK
Provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan se-Bali melalui aplikasi zoom.
Webinar menghadirkan narasumber DR Eng Ir. I Wayan Kastawan, ST, seorang ahli
arsitektur dan pertamanan.
Dalam arahan singkatnya, Ny. Putri Koster menandaskan HATINYA
PKK merupakan salah satu gerakan yang diintensifkan sejak setahun lalu. Saat
itu, TP PKK Provinsi Bali yang dipimpin langsung oleh Ny. Putri Koster turun
ke-57 kecamatan di seluruh Bali. TP PKK Bali menjadikan satu desa di setiap
kecamatan menjadi contoh gerakan HATINYA PKK.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengharmoniskan
pandangan dan tindakan terkait maksud dan tujuan dari gerakan HATINYA PKK. TP
PKK kabupaten/kota diharapkan bisa menggerakkan masyarakat untuk menciptakan
halaman rumah yang asri, teratur, indah dan nyaman plus bermanfaat. Gerakan
HATINYA PKK jangan hanya berhenti pada contoh, tapi harus berimbas pada seluruh
rumah. TP PKK hendaknya bisa memberi ide kreatif dan inovatif agar masyarakat
bisa menata halaman rumah mereka.
Ny. Putri Koster menyampaikan, walaupun dalam perjalanannya
dihadang pandemi, pihaknya merasa bersyukur dan beruntung karena HATINYA PKK
yang merupakan program turunan PKK Pusat hingga daerah belakangan semakin
bergairah. Bahkan, di masa pandemi gerakan ini sangat dirasakan manfaatnya dan
sangat memungkinkan diaplikasikan di tiap pekarangan rumah. Banyak keluarga
yang mengisi waktu di masa pandemi dengan menanami halaman rumah mereka dengan
tanaman yang bermanfaat.
Yang perlu diingat, HATINYA PKK tak semata bertujuan untuk
pemenuhan kebutuhan keluarga, namun juga akan berdampak keasrian lingkungan
rumah. Pekarangan rumah yang tertata dengan apik dan asri akan menjadi daya
tarik bagi wisatawan.
Kegiatan menanam di areal pekarangan rumah jangan hanya asal
tanam tanpa mengindahkan faktor keindahan. Selain bermanfaat, pola menanamnya
pun harus diatur agar menjadi taman yang asri dan indah dipandang mata. Jangan
seluruh halaman ditanami satu jenis tanaman, misalnya hanya cabai atau terong
saja. Tanami halaman dengan berbagai jenis tumbuhan bermanfaat dan ditata dalam
bentuk taman.
Untuk itu, dalam webinar kali ini, TP PKK Provinsi Bali
menghadirkan DR Eng Ir I Wayan Kastawan, ST sebagai narasumber. Kastawan yang
merupakan Dosen Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Unud ini merupakan ahli di
bidang pertamanan diharapkan dapat memberi pemahaman kepada kader PKK bagaimana
menata taman yang baik. Para peserta seminar diharapkan menyimak paparan dari
narasumber, untuk selanjutnya menerapkan di lingkungan masing-masing.
Pada bagian lain, Ny. Putri Koster juga menyinggung Gerakan
Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker) yang menjadi program TP PKK Pusat. Ia
mangajak seluruh tim penggerak PKK mulai dari tingkat provinsi hingga desa
menyukseskan program ini. Oleh sebab itu, seluruh kader PKK diingatkan agar
membawa masker cadangan minimal 5 buah di tas masing-masing ketika bepergian.
Ketika menjumpai masyarakat yang tak mengenakan masker di ruang publik, masker
itu bisa diberikan kepada mereka. Kader PKK juga diminta menjadi contoh dalam
gerakan penggunaan masker. Masker tak boleh lepas ketika beraktivitas di areal
publik dan berbicara dengan orang. TP PKK Provinsi saat ini masih ada stok 13
ribu masker dan nanti akan didistribusikan bagi masing-masing 1.000 buah untuk
setiap kabupaten/kota.
Dalam menyukseskan program yang sedang berjalan, TP PKK kabupaten/kota
hingga desa diharapkan membangun sinergi yang harmonis dan tidak berjalan
sendiri-sendiri, sehingga keseluruhan program dapat terwujud untuk mendukung
suksesnya visi Nangun Sat Kerthi Loka
Bali.
Selanjutnya, Kastawan dalam paparannya menyampaikan gerakan
HATINYA PKK sejalan dengan visi Nangun
Sat Kerthi Loka Bali. Dalam memilih jenis tanaman yang akan ditanam di
halaman rumah, ia mengingatkan agar krama Bali kembali pada nilai-nilai
kearifan lokal. Selain jenis tanaman pangan dan obat-obatan, HATINYA PKK juga
bisa diisi dengan tanaman yang bermanfaat untuk sarana upakara.
Khusus untuk tanaman jenis obat, Kastawan menyebut para
leluhur telah mewariskan jenis tanaman yang bermanfaat seperti daun kelor yang
belakangan banyak dikaitkan dengan peningkatan imunitas untuk mencegah
penularan Covid-19. Guna menyukseskan gerakan HATINYA PKK, Kastawan menawarkan
beberapa model taman untuk lahan sempit, sedang dan luas.
Menurutnya, model ini bisa menjadi rujukan dalam pemanfatan
halaman rumah. Jadi tidak ada alasan program ini tidak bisa dilaksanakan karena
dalih halaman rumah sempit. Kegiatan webinar juga diisi dengan tanya jawab dan
pemaparan tentang pengolahan sampah berbasis rumah tangga oleh Kepala Dinas
Lingkungan Hidup Provinsi Bali Made Teja. (gs)