Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Launching Kecak New Normal, Badung Komitmen Terapkan Prokes di Berbagai Sektor

BALIILU Tayang

:

de
LAUNCHING KECAK: Wabup Suiasa saat launching Kecak new normal dan digitalisasi pembayaran berbasis QRIS di DTW Uluwatu, Sabtu (22/8).

Badung, baliilu.com – Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu yang berada di Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Badung siap menyambut new normal pariwisata salah satunya dengan menggelar pementasan Tari Kecak kolosal yang mengacu pada protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Tari Kecak yang sebelum pandemi digelar rutin setiap hari mulai pukul 18.00 Wita atau saat sunset tersebut, dalam era new normal ini mewajibkan pengunjung untuk memakai masker, jaga jarak dan tahapan lainnya. Open stage dengan kapasitas 1.200 penonton tersebut hanya diisi setengahnya saja. Pihak pengelola juga menyiapkan klinik dengan standar minimal, plus ambulance lengkap dengan petugas kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya masalah medis. Berkaitan dengan hal tersebut, pada Sabtu (22/8) digelar launching Kecak new normal dan digitalisasi pembayaran berbasis QRIS oleh Bank Indonesia, bertempat di DTW Uluwatu.

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati I Ketut Suiasa mengatakan dalam era new normal ini, untuk menjamin kesehatan dan keselamatan bersama, semua sektor harus mengikuti standar dan prosedur protokol kesehatan (prokes). Demikian pula halnya dengan sektor pariwisata, untuk menjamin kenyamanan dan kesehatan para wisatawan, destinasi wisata dengan berbagai sarana dan prasarananya harus mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan. Terlebih pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat penting dan strategis dalam menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Badung. Untuk itu Kabupaten Badung berkomitmen sungguh-sungguh dalam penerapan protokol kesehatan di berbagai sektor untuk menjamin kesehatan seluruh warga masyarakat.

Atas nama Pemkab Badung, Wabup Suiasa menyambut baik penyelenggaraan acara launching Kecak New Normal dan digitalisasi sistem pembayaran berbasis QRIS (QR Code Indonesian Standard) di tengah kebangkitan berbagai sektor akibat wabah/pandemi Covid-19, yang dikenal sebagai era new normal.

Baca Juga  Gubernur Koster: Situasi Pandemi Covid-19 Jangan Nyinyir dan Mencuri Panggung

Di samping itu, Wabup yang asli Pecatu ini juga mengapresiasi para pengusaha dan para pelaku pariwisata yang telah dapat mengikuti dan menerapkan prosedur protokol kesehatan pada usahanya masing-masing. “Besar harapan kami, di era new normal ini, industri pariwisata di Kabupaten Badung dan Bali pada umumnya dapat bangkit kembali dan menggeliatkan sektor-sektor lainnya untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Manajer Pengelola Objek Wisata Uluwatu I Wayan Wijana melaporkan kegiatan launching ini mengangkat tema The Fascinating Uluwatu, Empowering Productivity in Safety Environment (Uluwatu yang mempesona, memberdayakan produktivitas dalam lingkungan yang aman). Kecak tatanan budaya hidup baru yang akan ditampilkan nantinya merupakan atraksi yang menjalankan protokol kesehatan sesuai standar seperti pemakaian APD, social distancing, fasilitas pendukung kesehatan yang standar sehingga diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan serta kenyamanan bagi pengunjung atau penonton.

Pada kesempatan  tersebut Wabup Suiasa juga menyerahkan Sertifikat New Normal kepada tiga objek dan destinasi tujuan wisata di Kabupaten Badung yakni Uluwatu, Pantai Pandawa dan Pantai Kuta.

Acara juga dihadiri oleh Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Gubernur Bali, Wakil Gubernur Bali, Kadis Pariwisata Provinsi Bali, Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Bali, Direktur Utama BPD Bali, Ketua PHRI /BPPD Bali, Ketua Asita Bali, Ketua HPI Bali, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta dan IGA Inda Trimafo Yudha, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Managing Direktur ITDC Bali, Ketua BVA Bali, Ketua BHA Bali dan segenap pengusaha serta pelaku pariwisata di Bali. (bt)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Pemelaspasan” Bale Kulkul dan “Piodalan Nadi” Banjar Bun

Published

on

By

warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul
KARYA PEMELASPASAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat hadiri Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (24/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5).

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan banjar.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang turut membunyikan kulkul, menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Bale Kulkul. Acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyerahkan punia dan bantuan hibah sebesar Rp 300 juta untuk pembangunan bale kulkul tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Bale Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang patut dijaga dan dilestarikan.

“Setelah usai diupacarai melaspas, dumogi masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Anom Pawira Suta menjelaskan bahwa Karya Pemelaspasan dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut kemudian dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari yang penuh makna.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar. Dengan jumlah sekitar 200 Kepala Keluarga yang tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Bale Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Forum Tetra Helix Tak Sekedar Seremonial, Tapi Berkontribusi Buat SDM Bali

Astungkara semoga dengan selesainya pemelaspasan bale kulkul ini akan semakin menambah manfaat bagi umat,” katanya.

Lebih lanjut, Bale Kulkul ini juga diharapkan menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Desa Adat Semana Abiansemal

Published

on

By

ngenteg linggih
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Mapedudusan Agung Menawa Ratna, serta Tawur Balik Sumpah yang digelar di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5).

Kehadiran Bupati turut didampingi anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, serta prajuru dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Badung secara simbolis sebesar Rp 1,35 miliar, yang dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti pura. Selain itu, juga diserahkan dana punia sebesar Rp 25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan karya.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong-royong krama Desa Adat Semana sehingga seluruh rangkaian karya dapat terlaksana dengan baik dan lancar. “Pelaksanaan yadnya ini bukan hanya wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga sarana memperkuat keharmonisan di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa mendukung upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya. Semoga upacara ini berjalan lancar, labda karya, sida sidaning don,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Badung sepanjang tahun 2025 serta program-program strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Program tersebut mencakup berbagai sektor, diantaranya pembangunan infrastruktur, olahraga, pelestarian adat dan budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Suwen melaporkan bahwa Karya Ngenteg Linggih ini telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan diawali dengan matur piuning pada 16 Februari 2026.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Forum Tetra Helix Tak Sekedar Seremonial, Tapi Berkontribusi Buat SDM Bali

“Untuk rangkaian karya pada 19 Mei 2026, dilaksanakan upacara Tawur dan Pedanan yang dipuput oleh lima sulinggih, yakni Ida Pedanda dari Griya Pada Mambal, Ida Pedanda Griya Gede Baha, Ida Pedanda Putra Mayun Griya Babakan Baleran, Ida Pedanda Budha Saraswati, Bujangga Sibanggede dan Ida Bagus Putra Padang Tegal,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Walikota Denpasar Jaya Negara Ngupasaksi Pemelaspasan Gedung Serbaguna Banjar Batanpoh Sanur Kaja 

Published

on

By

walikota denpasar
NGUPESAKSI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara hadir sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5).

Turut hadir pula pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, tokoh Penglingsir Sanur, Ida Bagus Ngurah Mudita, dan tamu undangan lainnya.

Suara tetabuhan mengiringi tari-tarian persembahan, berpadu dengan lantunan kidung suci, menambah khidmat dan sakral proses rangkaian upacara yang sejak pagi telah dilaksanakan itu.

Pada momentum itu, Walikota Denpasar Jaya Negara, usai meninjau gedung serbaguna Balai Banjar Batanpoh itu, menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir menyaksikan langsung pelaksanaan upacara pemelaspas bangunan tersebut.

Jaya Negara juga berharap, bangunan baru ini, utamanya gedung serbaguna nantinya akan dapat bermanfaat bagi para warga, tak terkecuali Sekaa Teruna-teruni yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan positif.

Astungkara, nantinya pewaregan dan gedung serbaguna ini bisa memberi manfaat agar bisa digunakan untuk tempat latihan seni, atau kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ungkap Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua Panitia acara, I Wayan Sudiarta mengatakan, adapun pembangunan pewaregan dan gedung serbaguna ini sudah dilaksanakan sejak bulan September 2025 lalu.

“Kami segenap warga Banjar Batanpoh, Sanur Kaja mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar sehingga bangunan ini dapat diselesaikan,” katanya.

Pihaknya juga akan mendorong para warga terutama Teruna-Teruni Banjar Batanpoh agar bisa menggunakan gedung serbaguna ini untuk latihan kesenian, ataupun kegiatan kreativitas anak muda lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Beri Rasa Aman dan Nyaman, Rai Mantra Apresiasi Pemasangan Pembatas Plastik di Pasar Kertha Waringin Sari
Lanjutkan Membaca