Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengumuman Seleksi Terbuka Jabatan Kepala Dinas PUPR, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali

BALIILU Tayang

:

de
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra

Denpasar, baliilu.com – Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor : B – 3464 /KASN/10/2020, Pemerintah Provinsi Bali merekomendasi Rencana Seleksi Terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali tanggal 26 Oktober 2020.

‘’Oleh karena itu, bersama ini kami mengundang Pegawai Aparatur Sipil Negara yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri pada seleksi terbuka pada jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali,’’ kata Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Bali yang juga menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra melalui sebuah pengumuman No : 800/3/Pansel-JPT/2020.

Adapun ketentuannya sebagai berikut:

A. KETENTUAN UMUM:

  1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS);
  2. Sedang atau pernah menduduki Jabatan administrator (setara eselon III.a) atau JF jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun;
  3. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun;
  4. Pangkat minimal Pembina Tk. I (IV/b);
  5. Pendidikan minimal Diploma (DIV)/ Sarjana (S1);
  6. Berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan;
  7. Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan berat (surat pernyataan atasan langsung);
  8. Sehat jasmani, rohani & bebas Napza (surat keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah);
  9. Telah menyerahkan SPT Tahunan terakhir (bukti penyetoran);
  10. Telah menyerahkan LHKPN/LHKASN terakhir (bukti penyetoran);
  11. Penilaian Prestasi Kerja PNS sekurang-kurangnya bernilai baik selama 2 (dua) tahun terakhir;

Lamaran ditujukan kepada Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dengan melengkapi persyaratan sebagai berikut :

  1. Surat lamaran ditulis dan ditandatangani sendiri dengan tinta hitam bermaterai 6000 (format terlampir);
  2. Biodata diri (format terlampir);
  3. Fotocopy SK CPNS, PNS dan Pangkat Terakhir yang dilegalisir;
  4. Fotocopy ijasah Diploma (DIV)/ Sarjana (S1) dan (S-2/S-3 jika ada) yang dilegalisir;
  5. Fotocopy SK Jabatan yang pernah diduduki yang dilegalisir;
  6. Fotocopy Sertifikat Diklat Kepemimpinan, Diklat Teknis, dan Diklat Fungsional, Pengembangan diri lainnya terkait dengan jabatan yang dilamar (Seminar/Workshop/Bimtek, dll) yang dilegalisir;
  7. Fotocopy Penilaian Prestasi Kerja (termasuk SKP dan Penilaian Capaian Kinerja) 2 tahun terakhir yang dilegalisir;
  8. Fotocopy bukti penyetoran SPT Tahun 2019;
  9. Fotocopy LHKPN/LHKASN;
  10. Foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 dengan latar belakang berwarna merah;
  11. Surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas Napza dari Rumah Sakit Pemerintah;
  12. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan/atau berat bermaterai 6000 ditandatangani atasan langsung minimal eselon II (format terlampir);
  13. Bersedia menandatangani Pakta Integritas (format terlampir);
  14. Surat persetujuan/rekomendasi dari Pejabat yang Berwenang (Pyb) (format terlampir);
  15. Berkas kepegawaian dilegalisir oleh atasan langsung pelamar;
  16. Surat lamaran beserta lampiran disampaikan secara online kepada Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Bali dalam bentuk pdf. melalui link:
Baca Juga  Jumat Ini, Bupati Giri Prasta Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Tata cara pendaftaran secara online sebagaimana terlampir.

17. Waktu pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 12 Nopember – 26 Nopember 2020.

B. TAHAPAN SELEKSI

  1. Seleksi Administrasi: a). Panitia seleksi melakukan verifikasi terhadap kelengkapan berkas administrasi berdasarkan ketentuan yang dipersyaratkan; b). Panitia seleksi menetapkan dan mengumumkan calon peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi untuk mengikuti seleksi selanjutnya.
  2. Uji Kompetensi/ Assessment Test: Panitia seleksi bersama assesor yang ditunjuk melakukan tes kompetensi/assesment test terhadap peserta yang telah dinyatakan lulus pada seleksi administrasi.
  3. Presentasi Makalah dan Wawancara: Panitia seleksi melakukan penilaian terhadap Makalah, dan melaksanakan wawancara terhadap peserta yang telah dinyatakan lulus pada seleksi administrasi.
  4. Rekam Jejak: Penilaian rekam jejak dilihat dari administrasi kepegawaian peserta seleksi.

C. HASIL SELEKSI

Panitia seleksi akan mengumumkan hasil setiap tahapan seleksi kepada seluruh peserta, dan menyampaikan hasil penilaian kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Provinsi Bali.

D. JADWAL PENDAFTARAN DAN SELEKSI

No.TahapanTanggal
1Pengumuman Pendaftaran11 – 26 Nopember 2020
2Penerimaan Berkas12 – 26 Nopember 2020
3Pengumuman hasil seleksi administrasi27 Nopember 2020
4Uji Kompetensi/Assessment28 Nopember 2020
5Penulisan Makalah30 Nopember 2020
6Presentasi Makalah dan Wawancara01 Desember 2020
7Penyampaian hasil seleksi kepada PPK01 Desember 2020
8Penyampaian laporan hasil seleksi ke KASN02 Desember 2020
9Penetapan/Pelantikan14 Desember 2020

Catatan : Jadwal tahapan seleksi dapat berubah dan akan diumumkan lebih lanjut.

E. KETENTUAN LAIN

  1. Berkas Administrasi yang akan diproses adalah berkas yang dinyatakan lengkap sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan;
  2. Persyaratan administrasi disusun rapi dijadikan 1 (satu) file dalam bentuk pdf, berdasarkan urutan sesuai persyaratan yang telah ditentukan, dan disampaikan secara langsung oleh calon peserta seleksi melalui link yang telah ditentukan;
  3. Keputusan Panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat;
  4. Apabila selama proses seleksi diketahui pelamar memberikan data/ keterangan yang tidak benar maka Panitia Seleksi berhak menggugurkan hasil seleksi pelamar bersangkutan.
  5. Setiap perkembangan informasi Seleksi ini disampaikan melalui website resmi BKD (bkd.baliprov.go.id) dan Papan Pengumuman pada Kantor BKD Provinsi Bali.
  6. Formulir/dokumen persyaratan pendaftaran dapat diunduh pada web BKD dengan alamat bkd.baliprov.go.id.
  7. Untuk informasi lebih lanjut terkait dengan tahapan seleksi terbuka dapat langsung berkoordinasi kepada Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali d/a Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali Jalan Kapten Cok.Agung Tresna Denpasar Telpon 0361 227217, atau Whatshapp 085237937904. (*/gs)
Baca Juga  Gubernur Koster Hadiri Upacara Peringatan HUT Ke-75 TNI di Kodam IX/Udayana

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Puluhan Petani Gagal Panen di Jembrana Diganjar Bantuan Penguatan Ekonomi

Published

on

By

Penyerahan Bantuan untuk Petani Gagal Panen Jembrana
SERAHKAN BANTUAN: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati I Made Kembang Hartawan, didampingi Kalaksa (BPBD) Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya menyerahkan bantuan penguatan ekonomi setelah mengalami gagal panen akibat kekeringan di Balai Subak Pangkung Buluh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kamis (5/11/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Sebanyak 27 petani di Kabupaten Jembrana diganjar bantuan penguatan ekonomi setelah mengalami gagal panen akibat kekeringan. Bantuan yang berasal dari Pemprov Bali tersebut, disalurkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati I Made Kembang Hartawan, didampingi Kalaksa (BPBD) Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya di Balai Subak Pangkung Buluh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kamis (5/11/2026).

Kalaksa BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya menyebut, 27 penerima bantuan merupakan petani yang mengalami gagal panen akibat kekeringan. Mereka berasal dari Desa Kaliakah, Manistutu, dan Banyubiru.

Teka Bhusana juga menambahkan bantuan yang diberikan juga bervariasi nilainya, tergantung luasan lahan. “Bantuan untuk petani tersebut merupakan tahap pertama. Sementara itu, usulan bantuan tahap kedua dari Kabupaten Jembrana masih dalam proses verifikasi,” ucapnya.

Wagub Nyoman Giri Prasta mengapresiasi ketangguhan para petani yang terus berjuang di tengah terjangan musim kemarau demi menjaga produktivitas dan ketersediaan pangan masyarakat. Kendati berbagai upaya telah dikerahkan untuk menyelamatkan tanaman, sebagian petani tetap harus menelan pil pahit gagal panen akibat kekeringan ekstrem. Situasi ini lantas memantik respons cepat dari pemerintah untuk meringankan beban para korban.

“Sebagian kecil ternyata tetap mengalami gagal panen, maka pemerintah tetap turun tangan,” ujar mantan Bupati Badung dua periode tersebut.

Giri Prasta membeberkan, pada tahap pertama ini uluran tangan pemerintah telah disalurkan kepada 27 orang petani. Sementara itu, usulan calon penerima untuk tahap kedua dari wilayah Jembrana saat ini masih berproses pada tahap verifikasi data.

Ia menegaskan, jajaran pimpinan daerah berkomitmen penuh untuk tidak membiarkan para petani berjuang sendirian menanggung kerugian.

Baca Juga  Jumat Ini, Bupati Giri Prasta Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

“Bapak Gubernur tidak ingin para petani ini gagal begitu saja, harus dibantu mengatasi kerugiannya. Oleh karena itu BPBD telah memproses bantuannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kembang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam atas perhatian sigap yang diberikan oleh jajaran Pemprov Bali kepada petani yang mengalami gagal panen akibat kekeringan ekstrim di Jembrana. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat krusial dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Kami atas nama masyarakat dan para petani di Jembrana mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Bali. Kehadiran dan kepedulian pemerintah provinsi ini tentu menjadi penopang semangat bagi petani untuk bangkit kembo,” ujarnya.

Bupati Kembang menambahkan, pihaknya terus menggerakkan jajaran di tingkat dinas pertanian, kecamatan, hingga pemerintah desa untuk mengawal proses pendataan dan verifikasi agar penyaluran bantuan tahap berikutnya dapat berjalan tepat sasaran tanpa kendala berarti.

“Kami di daerah siap mengawal penuh proses ini. Untuk usulan tahap kedua yang saat ini sedang berproses, kami pastikan data yang dikirimkan valid sehingga para petani yang belum tersentuh di tahap awal bisa segera mendapatkan haknya,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Inovasi Genteng Biomassa Ramah Lingkungan dan Aman Gempa

BRIN Bersama BRIDA Buleleng Jajaki Pengembangan dengan Pelaku Usaha Lokal

Loading

Published

on

By

Kunjungan BRIN dan BRIDA ke Pelaku Usaha Buleleng
TINJAU PELAKU USAHA: BRIN Bersama BRIDA Buleleng saat meninjau pelaku usaha yang memanfaatkan limbah untuk diolah menjadi bahan baku produk bernilai ekonomi, termasuk material konstruksi. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemanfaatan sumber daya alam lokal menjadi salah satu peluang strategis dalam mendorong lahirnya inovasi material ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah sabut kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki peluang untuk diolah menjadi bahan baku produk bernilai ekonomi, termasuk material konstruksi.

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng menerima kunjungan kerja dan diskusi teknis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa, 3 November 2026, bertempat di Ruang Rapat Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng. Kegiatan mengangkat tema “Potensi Pemanfaatan Serat Alam sebagai Bahan Baku Genteng Biomassa Ramah Lingkungan”.

Kunjungan tersebut dihadiri tim BRIN, yakni Dr. Jajang Sutiawan, S.Hut., M.Si., Yeyen Nurhamiyah, S.Si., Ph.D., dan Mulya Supianto, S.Pd., M.Sc., Ph.D. Rombongan diterima langsung oleh Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., didampingi Putu Angga Kristyawan, M.Ing., I Made Ardaka, M.Si., dan Ferdi Kurniawan.

Dalam pemaparannya, tim BRIN memperkenalkan teknologi HERBAL-ROOF (Genteng Biomassa Indonesia), yaitu inovasi material atap berbasis biomassa yang dikembangkan melalui pemanfaatan serat alam sebagai bahan komposit. Teknologi ini membuka peluang pemanfaatan berbagai sumber biomassa, seperti sabut kelapa, bambu, tandan kosong kelapa sawit, dan bahan alam lainnya sebagai alternatif material konstruksi yang lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan materi yang dipaparkan, teknologi genteng biomassa BRIN telah mencapai tahap prototipe skala penuh, memenuhi standar SNI, dan siap memasuki tahap pilot manufacturing. Inovasi ini juga memiliki sejumlah keunggulan, antara lain bobot material yang lebih ringan, kemampuan meredam panas, efisiensi penggunaan material, serta potensi mengurangi beban struktur atap sehingga dapat mendukung aspek keselamatan bangunan, khususnya di wilayah rawan gempa.

Baca Juga  Badung Persiapkan Penyusunan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2021-2026

Diskusi kemudian diarahkan pada potensi ketersediaan sabut kelapa di Kabupaten Buleleng, karakteristik bahan baku, proses pengolahan, formulasi material, hingga kebutuhan pengujian teknis. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi kekuatan mekanis, penyerapan air, ketahanan terhadap cuaca dan api, stabilitas dimensi, serta kelayakan ekonomi dan dampak lingkungan dari produk yang dikembangkan.

Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, menekankan pentingnya hilirisasi inovasi material hijau dengan memanfaatkan potensi unggulan daerah. Menurutnya, Buleleng memiliki peluang besar untuk mengembangkan komoditas perkebunan dan hasil samping pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku usaha.

Ia juga mendorong agar potensi sabut kelapa dan bambu dapat dikembangkan menjadi material komposit serat alam yang memiliki nilai ekonomi. Pemanfaatan limbah perkebunan tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi persoalan limbah, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperkuat ekonomi sirkular, serta mendukung ketahanan bangunan dan perumahan daerah.

BRIDA Buleleng turut mendorong penjajakan pemanfaatan hasil riset Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN agar teknologi genteng biomassa dapat dikembangkan dan direplikasi secara bertahap melalui keterlibatan pelaku usaha lokal. Dengan demikian, hasil riset tidak berhenti pada tahap pengembangan teknologi, tetapi dapat berlanjut menjadi produk yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, rombongan juga melaksanakan kunjungan lapangan ke Rumah Plastik Mandiri (RPM), sebuah perusahaan sosial, bank sampah induk, sekaligus pusat daur ulang sampah plastik inovatif di Kabupaten Buleleng. Berdiri sejak 2016, RPM yang didirikan oleh Putu Eka Darmawan berfokus pada pengelolaan sampah secara mandiri, edukasi daur ulang, serta pengembangan teknologi pengolahan limbah plastik lokal.

Kunjungan dilanjutkan ke PT Balisynwood, merek UMKM inovatif asal Buleleng yang mengembangkan produk kayu sintetik ramah lingkungan berbahan dasar limbah pertanian, khususnya jerami dan sekam padi. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat langsung potensi pengembangan material alternatif berbasis limbah pertanian yang dikelola oleh Gede Wikrama Putra Setya Adiyana selaku Direktur Operasional.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bank Mandiri

Kunjungan ke kedua pelaku usaha tersebut menjadi bagian penting dalam melihat secara langsung praktik pengolahan limbah dan pengembangan material alternatif di Buleleng. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa potensi inovasi daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada kreativitas, teknologi, dan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Melalui pertemuan dan kunjungan lapangan ini, terbangun komunikasi awal antara BRIN dan BRIDA Kabupaten Buleleng untuk menjajaki peluang kolaborasi riset, karakterisasi bahan baku, pengembangan prototipe, pemanfaatan fasilitas pengujian, hingga peluang hilirisasi produk. Ke depan, penjajakan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui identifikasi sumber bahan baku, penyusunan formulasi material, serta pengujian kelayakan produk bersama calon mitra.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi daerah. Dengan mengoptimalkan potensi sabut kelapa, bambu, serta limbah pertanian dan perkebunan lainnya, Buleleng berpeluang mengembangkan industri material ramah lingkungan yang berdaya saing, meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal, dan memberikan manfaat ekonomi serta lingkungan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Semarak Hari Lahir Ke-73, KPU Bali Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan

Published

on

By

Donor Darah Hari Lahir KPU ke-73 di KPU Bali
DONOR DARAH: KPU Provinsi Bali saat menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73 yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali, Jumat (6/11/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – KPU Provinsi Bali menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali ini bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan tim medis UDD PMI Provinsi Bali yang diwakili oleh dokter Nyoman Sastrini. Aksi donor darah ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh jajaran KPU Provinsi Bali, KPU kabupaten/kota se-Bali, serta insan media. Tercatat sebanyak 53 orang berpartisipasi sebagai pendonor dalam kegiatan tersebut.

Kepala Bagian yang membidangi Perencanaan, Data dan Informasi, Partisipasi Masyarakat, serta Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Bali, I Wayan Gede Budiartha, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian KPU terhadap sesama. Selain memeriahkan peringatan Hari Lahir KPU ke-73, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan darah.

Menurutnya, aksi kemanusiaan seperti ini perlu terus didorong agar menjadi bagian dari budaya kepedulian dan kebersamaan, tidak hanya di lingkungan penyelenggara pemilu, tetapi juga masyarakat luas.

Sementara itu, dokter Nyoman Sastrini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap aksi donor darah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, idealnya setiap tiga bulan sekali. Ketersediaan darah yang cukup sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Melalui kegiatan ini, KPU Bali berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta diwujudkan melalui aksi nyata. Peringatan Hari Lahir KPU ke-73 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen KPU tidak hanya dalam melayani demokrasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi kemanusiaan. (gs/bi)

Baca Juga  TMMD Ke-109 Ditutup, Walikota Rai Mantra Terima Hasil Pekerjaan Fisik TNI Manunggal Membangun Desa di Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca