Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengumuman Seleksi Terbuka Jabatan Kepala Dinas PUPR, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali

BALIILU Tayang

:

de
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra

Denpasar, baliilu.com – Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor : B – 3464 /KASN/10/2020, Pemerintah Provinsi Bali merekomendasi Rencana Seleksi Terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali tanggal 26 Oktober 2020.

‘’Oleh karena itu, bersama ini kami mengundang Pegawai Aparatur Sipil Negara yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri pada seleksi terbuka pada jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali,’’ kata Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Bali yang juga menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra melalui sebuah pengumuman No : 800/3/Pansel-JPT/2020.

Adapun ketentuannya sebagai berikut:

A. KETENTUAN UMUM:

  1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS);
  2. Sedang atau pernah menduduki Jabatan administrator (setara eselon III.a) atau JF jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun;
  3. Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun;
  4. Pangkat minimal Pembina Tk. I (IV/b);
  5. Pendidikan minimal Diploma (DIV)/ Sarjana (S1);
  6. Berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan;
  7. Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan berat (surat pernyataan atasan langsung);
  8. Sehat jasmani, rohani & bebas Napza (surat keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah);
  9. Telah menyerahkan SPT Tahunan terakhir (bukti penyetoran);
  10. Telah menyerahkan LHKPN/LHKASN terakhir (bukti penyetoran);
  11. Penilaian Prestasi Kerja PNS sekurang-kurangnya bernilai baik selama 2 (dua) tahun terakhir;

Lamaran ditujukan kepada Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dengan melengkapi persyaratan sebagai berikut :

  1. Surat lamaran ditulis dan ditandatangani sendiri dengan tinta hitam bermaterai 6000 (format terlampir);
  2. Biodata diri (format terlampir);
  3. Fotocopy SK CPNS, PNS dan Pangkat Terakhir yang dilegalisir;
  4. Fotocopy ijasah Diploma (DIV)/ Sarjana (S1) dan (S-2/S-3 jika ada) yang dilegalisir;
  5. Fotocopy SK Jabatan yang pernah diduduki yang dilegalisir;
  6. Fotocopy Sertifikat Diklat Kepemimpinan, Diklat Teknis, dan Diklat Fungsional, Pengembangan diri lainnya terkait dengan jabatan yang dilamar (Seminar/Workshop/Bimtek, dll) yang dilegalisir;
  7. Fotocopy Penilaian Prestasi Kerja (termasuk SKP dan Penilaian Capaian Kinerja) 2 tahun terakhir yang dilegalisir;
  8. Fotocopy bukti penyetoran SPT Tahun 2019;
  9. Fotocopy LHKPN/LHKASN;
  10. Foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 dengan latar belakang berwarna merah;
  11. Surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas Napza dari Rumah Sakit Pemerintah;
  12. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan/atau berat bermaterai 6000 ditandatangani atasan langsung minimal eselon II (format terlampir);
  13. Bersedia menandatangani Pakta Integritas (format terlampir);
  14. Surat persetujuan/rekomendasi dari Pejabat yang Berwenang (Pyb) (format terlampir);
  15. Berkas kepegawaian dilegalisir oleh atasan langsung pelamar;
  16. Surat lamaran beserta lampiran disampaikan secara online kepada Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Bali dalam bentuk pdf. melalui link:
Baca Juga  Update Covid-19 (14/11) di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 61 Orang, Nihil Meninggal Dunia

Tata cara pendaftaran secara online sebagaimana terlampir.

17. Waktu pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 12 Nopember – 26 Nopember 2020.

B. TAHAPAN SELEKSI

  1. Seleksi Administrasi: a). Panitia seleksi melakukan verifikasi terhadap kelengkapan berkas administrasi berdasarkan ketentuan yang dipersyaratkan; b). Panitia seleksi menetapkan dan mengumumkan calon peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi untuk mengikuti seleksi selanjutnya.
  2. Uji Kompetensi/ Assessment Test: Panitia seleksi bersama assesor yang ditunjuk melakukan tes kompetensi/assesment test terhadap peserta yang telah dinyatakan lulus pada seleksi administrasi.
  3. Presentasi Makalah dan Wawancara: Panitia seleksi melakukan penilaian terhadap Makalah, dan melaksanakan wawancara terhadap peserta yang telah dinyatakan lulus pada seleksi administrasi.
  4. Rekam Jejak: Penilaian rekam jejak dilihat dari administrasi kepegawaian peserta seleksi.

C. HASIL SELEKSI

Panitia seleksi akan mengumumkan hasil setiap tahapan seleksi kepada seluruh peserta, dan menyampaikan hasil penilaian kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Provinsi Bali.

D. JADWAL PENDAFTARAN DAN SELEKSI

No.TahapanTanggal
1Pengumuman Pendaftaran11 – 26 Nopember 2020
2Penerimaan Berkas12 – 26 Nopember 2020
3Pengumuman hasil seleksi administrasi27 Nopember 2020
4Uji Kompetensi/Assessment28 Nopember 2020
5Penulisan Makalah30 Nopember 2020
6Presentasi Makalah dan Wawancara01 Desember 2020
7Penyampaian hasil seleksi kepada PPK01 Desember 2020
8Penyampaian laporan hasil seleksi ke KASN02 Desember 2020
9Penetapan/Pelantikan14 Desember 2020

Catatan : Jadwal tahapan seleksi dapat berubah dan akan diumumkan lebih lanjut.

E. KETENTUAN LAIN

  1. Berkas Administrasi yang akan diproses adalah berkas yang dinyatakan lengkap sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan;
  2. Persyaratan administrasi disusun rapi dijadikan 1 (satu) file dalam bentuk pdf, berdasarkan urutan sesuai persyaratan yang telah ditentukan, dan disampaikan secara langsung oleh calon peserta seleksi melalui link yang telah ditentukan;
  3. Keputusan Panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat;
  4. Apabila selama proses seleksi diketahui pelamar memberikan data/ keterangan yang tidak benar maka Panitia Seleksi berhak menggugurkan hasil seleksi pelamar bersangkutan.
  5. Setiap perkembangan informasi Seleksi ini disampaikan melalui website resmi BKD (bkd.baliprov.go.id) dan Papan Pengumuman pada Kantor BKD Provinsi Bali.
  6. Formulir/dokumen persyaratan pendaftaran dapat diunduh pada web BKD dengan alamat bkd.baliprov.go.id.
  7. Untuk informasi lebih lanjut terkait dengan tahapan seleksi terbuka dapat langsung berkoordinasi kepada Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali d/a Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali Jalan Kapten Cok.Agung Tresna Denpasar Telpon 0361 227217, atau Whatshapp 085237937904. (*/gs)
Baca Juga  Krama Desa Adat di Kecamatan Abang dan Desa Adat Karangasem Solid Menangkan DANA-DIPA

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Mahayastra Lepas Penerima Bantuan Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Published

on

By

bantuan pendidikan gianyar
MELEPAS PENERIMA BANTUAN: Bupati Gianyar I Made Mahayastra saat melepas peserta penerima bantuan biaya kontribusi pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi program satu tahun bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Gianyar, Rabu (3/6), di Taman Maheswara, Halaman Belakang Kantor Bupati Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra melepas peserta penerima bantuan biaya kontribusi pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi program satu tahun bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Gianyar, Rabu (3/6), di Taman Maheswara, Halaman Belakang Kantor Bupati Gianyar. Program ini merupakan salah satu implementasi misi keempat Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berintegritas dan berdaya saing melalui pendidikan yang maju dan berkualitas.

Dalam arahannya, Bupati Mahayastra menegaskan bahwa kebutuhan akan tenaga kerja yang profesional, kompeten, dan memiliki keahlian khusus terus meningkat seiring perkembangan dunia kerja. Salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan tersebut adalah melalui pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

“Kebutuhan atas tenaga kerja yang profesional, kompeten, dan ahli saat ini semakin meningkat. Salah satu solusinya adalah dengan mengikuti program pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja,” ujar Bupati Mahayastra.

Bupati asal Payangan itu juga menyoroti perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), yang berlangsung sangat cepat di era revolusi industri. Menurutnya, lembaga pelatihan harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri agar dapat melahirkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Perubahan ini telah menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi para pekerja dan pengusaha. Namun, kami yakin pada sektor hospitality masih banyak fungsi dan pekerjaan yang tidak akan tergantikan oleh tenaga mesin,” imbuhnya.

Selain kompetensi teknis, Bupati Mahayastra menekankan pentingnya membangun mental yang kuat dan keberanian dalam menunjukkan kemampuan diri. Menurutnya, pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tidak akan berkembang secara optimal apabila tidak dibarengi dengan keberanian untuk tampil dan menunjukkan kemampuan.

Baca Juga  PUPR Denpasar Atensi Genangan di Tiga Titik, Bersihkan Sungai dan Saluran Air Antisipasi Banjir

“Setinggi apapun pengetahuan yang dimiliki, apabila tidak berani menunjukkan kemampuan dan tampil di depan, maka kita akan tetap berada pada titik yang sama. Karena itu, tunjukkan kemampuan yang dimiliki. Jika melakukan kesalahan, kita masih bisa memperbaikinya,” tegasnya.

Bupati Mahayastra juga mengungkapkan rasa syukurnya karena program bantuan kontribusi pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pada hari ini saya merasa sangat berbahagia karena proses bantuan kontribusi pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi sudah dapat berjalan dengan baik. Ini juga menjadi hari yang membahagiakan bagi adik-adik sekalian karena telah memperoleh kesempatan untuk mengakses program pemerintah daerah guna meningkatkan kompetensi sehingga siap bersaing dan diterima di pasar kerja,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mahayastra juga berpesan kepada para pengelola LPK agar terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan agen pemberangkatan maupun perusahaan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Saya berharap LPK fokus pada tugas utamanya, yaitu memberikan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas serta menjalin kerja sama dengan agen atau perusahaan penempatan untuk mempercepat proses penyaluran lulusan ke dunia kerja. Kepada adik-adik yang telah diterima di LPK, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Raihlah masa depan melalui pendidikan berbasis kompetensi, fokus pada tujuan, sehingga tahun depan dapat lulus dengan sertifikat kompetensi dan siap bersaing di dunia kerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, Gede Suardana Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan biaya kontribusi pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan berdaya saing. Program ini juga memberikan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang belum dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga  Update Covid-19 (14/11) di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 61 Orang, Nihil Meninggal Dunia

“Peserta penerima manfaat merupakan lulusan SMA/SMK sederajat yang termasuk dalam angkatan kerja produktif dengan batas usia maksimal 25 tahun, serta berasal dari masyarakat Kabupaten Gianyar yang masih memerlukan bantuan pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suardana Putra menjelaskan bahwa dari target 400 penerima bantuan yang dicanangkan pada tahun 2026, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 345 orang.

“Setelah melalui sosialisasi yang dilakukan pada berbagai media, jumlah pendaftar mencapai 345 orang. Dari jumlah tersebut, lima orang tidak lolos seleksi administrasi karena melebihi batas usia dan ber-KTP di luar Kabupaten Gianyar. Pada tahap wawancara, 26 orang dinyatakan tidak lolos, terdiri atas enam orang tidak mengikuti wawancara, enam orang memilih beasiswa program S1 dari Pemerintah Kabupaten Gianyar, dan 14 orang mengundurkan diri. Selanjutnya, pada tahap seleksi akhir melalui visitasi rumah, ditetapkan sebanyak 204 penerima manfaat. Sebanyak 20 calon penerima mengundurkan diri, sedangkan sisanya berada pada kelompok desil 6–10 berdasarkan data Kementerian Sosial,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dobrak Stigma Kaku, Satpol PP Buleleng Luncurkan Inovasi “SABA POL PP” di Bulan Bung Karno

Published

on

By

SABA POL PP
SABA POL PP: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng meluncurkan program inovasi teranyar bertajuk "SABA POL PP" (Satu Hari Bersama Satpol PP). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan terobosan berani untuk mengikis stigma negatif di masyarakat. Melalui program inovasi teranyar bertajuk “SABA POL PP” (Satu Hari Bersama Satpol PP), korps penegak peraturan daerah (Perda) ini membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat untuk merasakan langsung dinamika bertugas di lapangan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng Komang Kappa Tri Aryandono dikonfirmasi, Rabu (3/6) selaku penanggung jawab utama menegaskan bahwa inovasi ini lahir sebagai jawaban atas tantangan komunikasi publik. Selama ini, sebagian masyarakat masih memandang Satpol PP dengan sudut pandang lama—sebagai aparat yang kaku, galak, dan konfrontatif.

“Melalui SABA yang menawarkan pengalaman langsung ini, kepatuhan hukum masyarakat diharapkan tumbuh secara tulus atas dasar kesadaran internal (commitment), bukan lagi karena takut dihukum (compliance),” tambah Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng.

Menariknya, peluncuran program ini sengaja diselenggarakan dalam momentum memperingati Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026. Langkah ini diambil bukan sekadar seremonial, melainkan untuk mengimplementasikan ajaran Trisakti Bung Karno, khususnya nilai “Berkepribadian dalam Kebudayaan”. Semangat nasionalisme dan kemanusiaan sang Proklamator diadopsi untuk membentuk pola penegakan hukum yang berkarakter, sopan, serta mengutamakan musyawarah dan gotong-royong.

Program ini menyasar berbagai elemen masyarakat di Wilayah Kabupaten Buleleng, mulai dari masyarakat umum, anggota Satlinmas desa/kelurahan, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan pelajar dan mahasiswa.

Langkah berani ini diharapkan mampu meruntuhkan tembok pembatas yang selama ini memisahkan petugas dengan masyarakat. Dengan mengubah pendekatan dari yang semula berbasis kekuasaan (power-based) menjadi berbasis hubungan (relationship-based), wajah penegakan hukum di Gumi Denbukit kini selangkah lebih maju—berkarakter, berbudaya, dan yang terpenting: humanis. Pada akhirnya, ketertiban wilayah yang damai tidak akan bisa tegak jika hanya mengandalkan anggota Satpol PP di lapangan, melainkan harus lahir dari kesadaran kolektif masyarakat yang merasa memiliki kotanya sendiri. (gs/bi)

Baca Juga  Update Covid-19 (14/11) di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 61 Orang, Nihil Meninggal Dunia

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

Published

on

By

Marga Festival
MARGA FESTIVAL II 2026: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6) malam. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat se-Kabupaten Tabanan, unsur Forkopimcam Marga, para Perbekel, Bendesa Adat se-Kecamatan Marga, tokoh masyarakat, serta undangan terkait lainnya.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Camat Marga, unsur Forkopimcam, para Perbekel, Bendesa Adat, tokoh masyarakat, serta seluruh panitia yang telah berhasil menyelenggarakan Marga Festival untuk kedua kalinya. Festival Kecamatan dikatakannya merupakan gagasan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya berbagai potensi desa melalui ruang-ruang kreativitas yang dapat diaktualisasikan oleh masyarakat.

Menurutnya juga, festival tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni budaya, melainkan juga sarana menggerakkan berbagai potensi daerah, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif hingga pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. “Festival kecamatan ini digagas untuk memantik munculnya potensi-potensi terbaik dari desa. Jika kegiatan lahir dari bawah dan berasal dari kebutuhan masyarakat, maka manfaatnya akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkas Sanjaya.

Selain itu, Ia juga menaruh harapan besar agar Marga Festival terus berkembang menjadi agenda kebanggaan masyarakat Kecamatan Marga sekaligus menjadi sarana pelestarian seni budaya, peningkatan prestasi generasi muda, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui partisipasi aktif seluruh komponen daerah.

Baca Juga  Update Covid-19 (14/11) di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 61 Orang, Nihil Meninggal Dunia

“Saya yakin Marga Festival akan semakin semarak dari tahun ke tahun. Dengan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat, Kecamatan Marga mampu menunjukkan kualitas dan potensi terbaiknya sebagai kebanggaan Kabupaten Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” imbuh Sanjaya.

Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki. “Kita tunjukkan bahwa Kecamatan Marga tidak kalah saing dengan kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Tabanan. Melalui festival ini, seni budaya, pendidikan, ekonomi masyarakat hingga potensi lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas politisi asal Dauh Pala Tabanan tersebut.

Sementara itu, Camat Marga, I Gede Putu Adhi Putra Adiksa selaku Ketua Panitia Marga Festival II Tahun 2026, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini mengusung tema “Melestarikan Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dan Pariwisata” yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Selama lima hari pelaksanaan, festival menghadirkan berbagai kegiatan dan perlombaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari desa dinas, desa adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku UMKM. Beragam atraksi seni budaya seperti tari, baleganjur, barong, gong kebyar, dolanan tradisional, lomba aksara Bali, pidarta Bahasa Bali, lomba bahasa Inggris, hingga penampilan kreativitas siswa sekolah turut meramaikan festival.

Tidak hanya itu, sebanyak 70 pelaku UMKM dilibatkan dalam festival guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Berbagai kegiatan sosial juga diselenggarakan, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kacamata gratis, donor darah, serta vaksinasi rabies gratis melalui kolaborasi bersama instansi terkait. Puncak kegiatan festival akan dimeriahkan dengan Lomba Barong Bangkung se-Kabupaten Tabanan yang diikuti 30 peserta dengan total hadiah pembinaan sebesar Rp 15 juta. (gs/bi)

Baca Juga  Krama Desa Adat di Kecamatan Abang dan Desa Adat Karangasem Solid Menangkan DANA-DIPA

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca