Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Menhub RI dan Gubernur Koster Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pelabuhan Sanur dan Bias Munjul di Nusa Ceningan

BALIILU Tayang

:

Menhub Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Koster menandai dimulainya Pembangunan Pelabuhan Sanur - Denpasar, dan Pelabuhan Bias Munjul - Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung pada, Sabtu, Saniscara, Paing, Menail (12/12-2020) pagi.

Denpasar, baliilu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Bali Wayan Koster melakukan Peletakan Batu Pertama dimulainya Pembangunan Pelabuhan Sanur – Denpasar, dan Pelabuhan Bias Munjul – Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung pada, Sabtu, Saniscara, Paing, Menail (12/12-2020) pagi.

Dibangunnya Pelabuhan Segitiga Sanur, Sampalan, dan Bias Munjul, karena merupakan Program Prioritas Pembangunan Infrastruktur Darat, Laut, dan Udara secara terkoneksi dan terintegrasi dalam Visi Pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Untuk mewujudkannya, Kementerian Perhubungan RI melalui APBN telah mengelontorkan anggaran dengan total sebesar Rp 555 Milyar, yang terdiri dari anggaran pembangunan Pelabuhan Sanur sebesar Rp 376 Milyar, untuk Pelabuhan Sampalan sebesar Rp 82 Milyar, dan Pelabuhan Bias Munjul sebesar Rp 97 Milyar.

Sehingga Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung itu direncanakan selesai pada akhir tahun 2021 dan Pelabuhan Sanur, Kota Denpasar direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2022.

Dalam Acara Peletakan Batu Pertama tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa pembangunan tiga pelabuhan ini merupakan program monumental dan fundamental serta bersejarah bagi masyarakat Bali.

“Dengan fasilitas pelabuhan ini akan meningkatkan kualitas pelayanan trasportasi untuk tiga kepentingan yaitu, (1) transportasi masyarakat Bali dari Sanur menuju Nusa Penida pada saat ada upacara piodalan di Pura Dalem Ratu Gede, (2) transportasi aktivitas harian masyarakat Bali menuju Nusa Penida dan Nusa Ceningan, dan (3) memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi wisatawan menuju Nusa Penida dan Nusa Ceningan,” ujar Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini dihadapan Menhub RI Budi Karya Sumadi, Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo, Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, dan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta seraya menyatakan dengan keberadaan tiga pelabuhan yang berkualitas dan memadai akan mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bali khususnya di Denpasar dan Klungkung.

Baca Juga  Perjuangan Gubernur Koster ke Kemenkumham RI, Sukses Sertifikatkan 24 Kekayaan Intelektual

Di sisi lain, mantan Anggota DPR-RI 3 Periode Fraksi PDI Perjuangan ini menceritakan pembangunan pelabuhan yang bersejarah di Bali ini bisa terwujud berkat adanya kebijakan Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo berdasarkan usulan Gubernur Bali yang disampaikan langsung kepada Bapak Presiden di Istana Negara pada tanggal 22 April 2019.

“Beberapa hari setelah pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 17 April 2019, Bapak Presiden memanggil saya selaku Gubernur Bali dan disana saya menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara secara koneksi,” cerita Wayan Koster.

Sedangkan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan program sesuai arahan Bapak Presiden untuk mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi publik dan wisatawan yang berkunjung ke Bali, mengingat Bali merupakan tujuan wisata dunia yang harus dilengkapi dengan sarana prasarana yang memadai.

“Dengan adanya pelabuhan ini, akan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Nusa Penida dan Nusa Ceningan sebagai destinasi wisata yang sangat diminati oleh masyarakat dunia,” ujarnya.

Secara desain, Budi Karya Sumadi yang juga merupakan seorang arsitek ini menjelaskan Pelabuhan Sanur didesain dengan mengekspresikan kearifan lokal di pesisir Pantai Sanur, yakni Perahu Cadik dengan view menghadap ke Gunung Agung dan Pantai Sanur yang sangat indah.

Arsitektur Bali, Nyoman Popo Danes juga menambahkan bahwa dalam desain Pelabuhan Sanur terdapat juga ornamen Kepala Gajah Mina. “Setelah saya berkoordinasi dengan tokoh, seniman, dan budayawan dari Sanur, Kepala Gajah Mina dipercayai oleh masyarakat Sanur sebagai simbol yang memberikan keselamatan,” tutupnya. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Adi Arnawa Nobatkan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026, Dorong Inovasi Tanpa Meninggalkan Jati Diri

Published

on

By

Jegeg Bagus Badung
HADIRI GRAND FINAL: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat hadir di Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Sabtu (25/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 sukses digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (25/4). Ajang tahunan ini membuahkan hasil dengan terpilihnya Ni Putu Haura Ratnaduhita Prastuti sebagai Jegeg Badung 2026 dan Putu Abhidhamma Dharmika Putra sebagai Bagus Badung 2026.

Penobatan dilakukan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Acara ini juga dihadiri oleh Plt. Kadis Pariwisata Badung Ni Kadek Ari Armaeni, jajaran Badan Promosi Pariwisata Daerah, Komite Ekraf, serta perwakilan Jegeg Bagus se-Bali.

Tahun ini, Jegeg Bagus Badung mengusung tema “Kalakasa” yang bermakna ruang dan waktu tanpa batas. Tema tersebut diterjemahkan oleh para finalis melalui berbagai program inovatif berbasis solusi, seperti Loka Krida (Revitalisasi Permainan Tradisional), Swadaya Gita (Seni Gender Wayang) hingga program Digitalisasi UMKM dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa pemilihan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan generasi muda menghadapi arus modernisasi tanpa kehilangan akar budaya.

“Ajang ini bukan sekadar kontestasi penampilan, tetapi wahana strategis untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berbudaya,” ucapnya.

Bupati dan Nyonya Rasniathi Adi Arnawa juga terlibat aktif dalam menguji kapasitas berpikir kritis para finalis. Hal ini dilakukan untuk memastikan para duta terpilih memiliki ketahanan mental dan intelektual yang kuat dalam mempromosikan pariwisata Badung di era digital.

“Tentu saya sangat mengapresiasi kegiatan Pemilihan Duta Pariwisata Tahun 2026 ini. Ajang ini tidak hanya sekedar menampilkan kontestasi dari segi penampilan, kecantikan, dan performa semata, tetapi yang paling penting merupakan wahana dalam membangun generasi muda Kabupaten Badung yang berkarakter, berkepribadian, cerdas, dan berbudaya, sekaligus menjadi representasi sebagai Duta Pariwisata Badung,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Walikota Rai Mantra Kunjungi Rumah Pramugari Musibah Sriwijaya Air

Bupati menyatakan rasa optimisnya terhadap kualitas para peserta tahun ini yang dinilai mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Saya melihat penampilan para peserta sangat luar biasa. Oleh karena itu, saya optimis para duta yang terpilih nantinya akan mampu berprestasi dan berjaya pada ajang Pemilihan Duta Pariwisata tingkat Provinsi Bali,” lanjutnya.

Adi Arnawa juga menegaskan bahwa program-program tersebut harus sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana sebagai fondasi utama pariwisata Bali.

“Melalui ajang ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus berkembang mengikuti kemajuan zaman, tanpa meninggalkan jati diri, karakter, dan nilai-nilai budaya yang kita miliki. Hal ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana sebagai landasan budaya kita,” tegasnya.

Bupati berharap para pemenang tidak hanya menjadi simbol promosi, tetapi menjadi penggerak perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Badung.

“Kami mendorong Duta Pariwisata menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar simbol. Keberhasilan ajang ini terletak pada lahirnya duta yang mampu merepresentasikan Badung secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Tegaskan Dukungan untuk Generasi Muda di HUT Ke-56 STT Tri Amerta

Published

on

By

alit sucipta
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri perayaan HUT. Ke-56 STT. Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4) (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Sekaa Teruna Teruni (STT) Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengawal kreativitas pemuda di tingkat desa.

Acara turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI Dapil Bali I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, tokoh masyarakat I Wayan Muntra, serta warga setempat.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung Wabup Bagus Alit Sucipta. Dukungan dana juga mengalir dari Putu Yunita Oktarini (Rp 20 juta), I Komang Merta Jiwa (Rp 5 juta), I Wayan Sudirta (Rp 5 juta), serta I Wayan Muntra (Rp 5 juta) dan diterima langsung oleh Ketua STT yang baru, I Nyoman Sudarmayasa.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata pemerintah daerah mendukung kegiatan kepemudaan. Ia berharap STT Tri Amerta semakin solid dan jaya.

“Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memberikan dukungan nyata seperti peningkatan dana ogoh-ogoh dari Rp 20 juta menjadi Rp 40 juta, serta dana HUT STT dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Ini merupakan bentuk motivasi agar generasi muda terus melestarikan seni, adat, dan budaya Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat dan berpesan agar seluruh anggota STT Tri Amerta terus menjaga kebersamaan dalam berorganisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT, I Made Adi Jonatan, melaporkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Sahitya Ananta”. Tema ini bermakna upaya meningkatkan solidaritas untuk bergerak menuju kemajuan serta mempererat keharmonisan antar- anggota.

Baca Juga  Peringati Hari Kesehatan Dunia, CIMSA FK Gelar ‘’Embrace Health for Happiness 2023’’ 

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan merupakan hasil kerja sama terstruktur seluruh pemuda-pemudi STT Tri Amerta, yang terbagi dalam berbagai seksi mulai dari acara hingga upakara. Momentum ini sekaligus menjadi bukti semangat generasi muda dalam menjaga tradisi dan memperkuat peran STT sebagai generasi penerus. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka GEMARAYA Season 3, Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Duta Genre Badung 2026

Published

on

By

GEMARAYA
HADIRI GEMARAYA: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri puncak acara GEMARAYA Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026 di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung Minggu (26/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Semarak kreativitas dan semangat kebersamaan mewarnai puncak acara Gema Apresiasi Remaja Berkarya (GEMARAYA) Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026. Perhelatan yang digelar pada Minggu (26/4) di Gedung Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung ini menjadi panggung utama Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Badung.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Badung sekaligus Ayah Genre Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Bunda Genre Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Pembukaan simbolis dilakukan melalui prosesi Penancapan Maha Bali Sakti yang melambangkan kekuatan serta persatuan generasi muda.

Mengusung tema “Harmony of Youth” kegiatan ini menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan benih bagi tumbuhnya kebersamaan. Melalui semangat ini, generasi muda Badung diharapkan mampu saling menghargai dan berkolaborasi dalam menciptakan karya positif yang membanggakan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas remaja, Ayah Genre I Wayan Adi Arnawa dan Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana apresiasi sebesar Rp 30 juta kepada pengurus Forum Genre Badung.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bangganya atas konsistensi GEMARAYA sebagai wadah inovatif yang menggabungkan dua program besar yakni Genre Badung Award untuk apresiasi bakat, serta Pemilihan Duta Genre sebagai ajang regenerasi pemimpin muda.

“GEMARAYA bukan sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata bahwa remaja Badung memiliki potensi besar untuk berkarya dan berprestasi. Pemilihan Duta Genre adalah bagian yang sangat penting, karena mereka nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman sebaya,” ujarnya.

Ia berharap program ini terus konsisten dalam menampung aspirasi dan kreativitas anak muda di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Jumat Ini Denfest 2020 Resmi Dibuka, Jadi Festival Daring Terbesar dan Terpanjang di Indonesia

Sementara Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi partisipasi aktif anggota Genre dalam berbagai agenda daerah, termasuk peringatan Pesona Ibu Badung 2025 dan Hari Kartini Badung 2026. Ia juga memaparkan rencana strategis yang akan melibatkan peran aktif remaja ke depan.

“Ke depannya, anak-anak Genre akan kita libatkan dalam kegiatan sosialisasi penanganan masalah sampah yang akan digelar ke sekolah-sekolah di Kabupaten Badung. Pendekatan melalui teman sebaya dinilai sangat efektif karena lebih mudah diterima dan pesan yang disampaikan dapat terserap dengan lebih cepat serta maksimal,” ungkapnya.

Bunda Genre berharap program lingkungan ini dapat segera diimplementasikan guna memberikan dampak positif bagi kesadaran ekologis di kalangan pelajar. “Semoga anak-anak Genre selalu sukses dalam segala hal, tetap semangat, kompak, dan terus menjadi inspirasi bagi generasi lainnya,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Bali, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Badung, jajaran pengurus Forum Genre Bali dan Badung, dewan juri, serta para finalis Duta Genre Kabupaten Badung 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca