Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Webinar Cerdas Berdemokrasi: Disrupsi Digital, Jurnalis Dituntut Bangun Optimisme Pemberitaan

BALIILU Tayang

:

de
Webinar Series II Cerdas Berdemokrasi: "Jaga Berita, Jaga Cinta, Jaga Indonesia” menghadirkan narasumber Prita Laura (Tenaga Ahli Madya Kedeputrian Informatika dan Komunikasi Publik Kantor Staf Presiden), Mayong Surya Laksono (Anggota Dewan Pengawas LKBN Antara), Heru Margianto (Redaktur Kompas.com), dan Dwitri Waluyo (Redaktur Pelaksana Portal infopublik.id) di Hotel Discovery Kuta, Bali, Kamis (15/4/2021) petang.

Badung, baliilu.com – Era disrupsi digital saat ini membuat arus informasi begitu deras dan sulit terbendung. Alhasil tak sedikit hoax alias kabar bohong banyak beredar di masyarakat lewat berbagai saluran. Hal ini membuat peran media mainstream sangat diperlukan untuk menyampaikan fakta sesungguhnya.

Tenaga Ahli Komunikasi Kantor Staf Presiden (KSP), Prita Laura menyebut disrupsi digital telah memberikan ‘efek samping’ dalam beberapa hal. Di antaranya muncul hoax dan disinformasi di tengah masyarakat.

“Itu semua masuk ke rumah kita, pribadi kita, dan mendistorsi pikiran kita,” ujarnya, saat menjadi narasumber Webinar Series II Cerdas Berdemokrasi: “Jaga Berita, Jaga Cinta, Jaga Indonesia” di Hotel Discovery Kuta, Bali, Kamis (15/4/2021) petang.

Webinar Series II Cerdas Berdemokrasi yang digelar secara hibryd ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Koordinator Informasi dan Komunikasi Politik dan Pemerintahan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Fitri Dwi Dianingsih, S.Sos, M.Si.

Fitri Dwi Dianingsih dalam sambutannya menjelaskan, Webinar Cerdas Berdemokrasi bertujuan  meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang demokrasi Pancasila di  era  pandemi Covid-19 dan mendorong perubahan perilaku para awak media agar positif dan penuh cinta kasih dalam pemberitaan media massa untuk kerukunan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Kami telah mengadakan Webinar di kota Malang dan rencananya akan digelar di Pekanbaru,” kata Dwi Dianingsih.

Dipandu Algooth Puranto, dosen Ilmu  Komunikasi  Universitas Bakrie, Webiner seri Bali ini menghadirkan empat  narusumber yakni Prita Laura (Tenaga Ahli Madya Kedeputrian Informatika  dan Komunikasi Publik Kantor Staf  Presiden), Mayong Surya Laksono (Anggota Dewan Pengawas  LKBN Antara), Heru Margianto (Redaktur Kompas.com), dan Dwitri Waluyo (Redaktur Pelaksana Portal infopublik.id).

Prita Laura yang mendapat kesempatan jadi pembicara pertama terkait disrupsi digital lanjut mengatakan maraknya hoax maupun disinformasi ini menjadi tugas media untuk meluruskannya. Prita Laura bilang, ketika informasi yang beredar di media sosial sulit dikendalikan, kuncinya ada di kualitas produk jurnalistik.

Karenanya, jurnalis atau media dituntut tidak sekadar mengejar kecepatan berita, namun juga mampu menyajikan informasi akurat. Hal ini penting sebab sering kali media cenderung mengutamakan kecepatan, namun melupakan akurasi data.

Tak kalah pentingnya, menurut Prita Laura, media pers juga harus mampu membangun optimisme masyarakat lewat pemberitaan yang disajikan. Terkait itu, seorang jurnalis dituntut untuk melakukan refleksi atas produk jurnalistik yang akan dihasilkannya. Apakah mencerdaskan, membuat situasi lebih baik atau menimbulkan hits.

‘’Sebagai jurnalis kita perlu mengkritisi. Ada saatnya kita timbang rasa, kapan membuat suasana menjadi panas, mengademkan suasana, dan membangun optimisme. Perlu satu timbang rasa,’’ ungkapnya.

Seperti persiapan pembukaan pariwisata Bali yang akan direncanakan Juli 2021, jika Bali sebagai indikator pariwisata Indonesia tidak mendapatkan trust maka efeknya akan ke seluruh Indonesia. ‘’Ini yang menjadi satu timbang rasa mengajak teman-teman media yang memiliki satu kegemasan dan kegelisahan yang sama untuk membangun optimisme,’’ ajaknya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas LKBN Antara Mayong Suryo Laksono menyoroti pentingnya idealisme dalam menyajikan produk jurnalistik. Karenanya, prinsip-prinsip jurnalistik tetap harus dikedepankan, tidak boleh dilanggar.

“Harus ada idealisme, ada prinsip-prinsip jurnalistik yang tidak bisa dilanggar. Kedepankan netralitas,” kata dia.

Namun bukan berarti semata-mata idealis, menutup mata terhadap kesalahan dan kekeliruan. Kerja pokok pers adalah mengkritik jalannya dan tidak jalannya pemerintahan tetapi juga memberi komplimen, pujian yang sudah berjalan semestinya. ‘’Tetap ada idealisme, ada prinsip jurnalistik yang tidak bisa dilanggar. Wartawan harus netral tidak berpihak, harus melihat sesuatu dengan kaca bening. Hal ini demi Indonesia, kebhinekaan, semua demi bangsa dan negara,’’ pungkasnya. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Dukung Fasilitas dan Perizinan untuk Perseden Berlaga di Liga 3 Nasional

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Asprov PSSI Denpasar
TERIMA ASPROV PSSI DENPASAR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan pertandingan.

Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Perseden menghadapi kompetisi nasional sekaligus harapan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap perkembangan sepak bola daerah.

Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap dukungan Gubernur Bali dapat membantu tim menjalani kompetisi dengan optimal. “Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perseden akan mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Tim tersebut terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang akan mendukung perjalanan tim selama kompetisi.

Menanggapi hal itu, Koster mempersilakan Perseden memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di GOR Ngurah Rai Denpasar. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 3 Nasional.

“Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu,” kata Koster.

Koster menegaskan, pembinaan sepak bola Bali perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, potensi pesepak bola Bali perlu terus dikembangkan melalui pembinaan dan kesempatan berkompetisi.

Ia juga mengingatkan bahwa Bali memiliki sejumlah pemain yang pernah berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.

“Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas,” ujarnya.

Keikutsertaan Perseden dalam Liga 3 Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain Bali untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Dukungan fasilitas dan perizinan dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan membantu tim mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan sistem kandang dan tandang tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Terima Pamit Daniel Adityajaya, Apresiasi Soliditas Pemprov Bali dan Polda Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Pamit Kapolda Bali
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. Pertemuan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus penyampaian terima kasih atas kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Polda Bali selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Daniel Adityajaya berpamitan setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Bali. Ia berharap sinergi antara Pemprov Bali dan Polda Bali dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama Daniel menjabat sebagai Kapolda Bali. Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

“Terima kasih atas kerja samanya yang solid. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kita di Bali kompak sekali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kekompakan dan koordinasi yang baik diperlukan untuk menghadapi berbagai dinamika di Bali. Terlebih, karakteristik Bali sebagai kawasan pariwisata internasional membutuhkan dukungan bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Gubernur Koster juga menyampaikan doa dan harapan agar Daniel dapat menjalankan tugas dengan baik di jabatan barunya. “Saya doakan Bapak bisa mengemban tugas dengan baik di posisi baru nantinya,” katanya.

Sementara itu, Daniel Adityajaya menyampaikan terima kasih sekaligus harapan agar hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Bali dan Polda Bali semakin baik ke depannya. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali dapat terus terjaga. “Saya izin. Semoga ke depannya Pemprov Bali dan Polda Bali makin baik kerja samanya. Bali makin kondusif dan lebih baik lagi,” ujar Daniel.

Pertemuan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Daniel Adityajaya sebagai Kapolda Bali. Gubernur berharap sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlanjutan pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Serahkan Bansos Pendidikan Siswa Yatim Piatu dan Kurang Mampu

Published

on

By

Gubernur Koster Serahkan Bansos Pendidikan Siswa
SERAHKAN BANSOS: Gubernur Bali Wayan Koster memberikan bantuan sosial (bansos) pendidikan kepada siswa – siswi di Kota Denpasar dalam keadaan kurang mampu dan anak yatim piatu yang berlangsung Senin, 12 Oktober 2026 di Jayasabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan bantuan sosial (bansos) pendidikan kepada siswa – siswi di Kota Denpasar dalam keadaan kurang mampu dan anak yatim piatu yang berlangsung Senin, 12 Oktober 2026 di Jayasabha, Denpasar.

Bantuan tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur Koster kepada siswa – siswi yang bernama: a) I Putu Agus Arta Wiguna, siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Denpasar, dengan nilai bantuan sebanyak Rp 18 Juta; b) I Komang Sukranata, siswa kejar Paket C di SMP Negeri 13 Denpasar, dengan nilai bantuan Rp 18 Juta; c) Ni Luh Putu Sugiani, siswi Kelas 1 SMP Negeri 13 Denpasar, dengan nilai bantuan yang diterima sebanyak Rp 12 Juta; dan d) I Nyoman Karisnendra Putra, siswa kelas 2 SMK Negeri 7 Denpasar, dengan nilai bantuan yang diterima sebesar Rp 18 juta.

Masing – masing bantuan pendidikan yang diterima, secara resmi diberikan langsung melalui transfer ke rekening Bank BPD Bali.

Selain memberikan bantuan pendidikan, Gubernur Koster juga memberikan bantuan bedah rumah kepada orang tua siswi Ni Luh Putu Sugiani, yaitu Wayan Subamia. Hadir langsung di Jayasabha, Gubernur Koster yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 13 Denpasar, Ni Made Sukarini, memastikan rumah tidak layak huni yang ditempati Wayan Subamia bersama anaknya, sudah pasti mendapat bantuan bedah rumah.

Gubernur Koster dalam kesempatan yang sama juga memberikan bantuan pendidikan kepada Ni Putu Saraswati Maharani Devidasi, yang sedang memohon perpanjangan masa studi di University of British Columbia, Kanada. Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Ni Putu Saraswati Maharani Devidasi di Jayasabha diwakilkan oleh orang tuanya, I Nyoman Trya Palguna.

Gubernur Koster berpesan agar tabungan yang diberikannya digunakan untuk kepentingan sekolah. “Tabungan ini jangan dikasik ke orang lain. Ini Bapak berikan untuk satu semester. Ingat belajar yang rajin,” pesan Gubernur Koster yang disambut ucapan terimakasih oleh para siswa, orang tua siswa, hingga guru yang hadir.

I Putu Agus Arta Wiguna, siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Denpasar dalam kesempatannya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster, atas kepeduliannya dalam memperhatikan anak – anak kurang mampu.

“Sebelumnya, saya hanya dibekali tabungan oleh almarhum nenek untuk kehidupan sehari – hari, karena orang tua saya keduanya sudah meninggal dunia. Tabungan almarhum nenek, setiap harinya saya gunakan untuk membeli makanan, satu hari habis Rp 20 ribu. Jadi, dengan adanya bantuan dari Bapak Gubernur Bali, saya sangat berterimakasih,” ujarnya sembari menceritakan ke bapak Gubernur Bali, usai menempuh pendidikan di SMK, akan langsung mencari pekerjaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca