Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Zoom Meeting dengan OJK dan Finance, Polda Bali Imbau Finance Tidak Gunakan Jasa ‘’Debt Collector’’

BALIILU Tayang

:

de
PERTEMUAN VIRTUAL: Polda Bali menggelar pertemuan virtual dengan mengundang pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), finance dan pihak eksternal finance, Senin (26/7).

Denpasar, baliilu.com – Tragedi pembunuhan di Monang-maning, Denpasar pada Jumat (23/7/2021) yang dilatarbelakangi permasalahan sepeda motor kredit macet menjadi sorotan publik. Tak ingin kasus serupa terulang kembali, Polda Bali menggelar pertemuan dengan mengundang pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), finance dan pihak eksternal finance, Senin (26/7).

Pertemuan yang diinisiasi oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Bali diadakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dengan topik “Harkamtibmas Berkaitan Penarikan Jaminan Fidusia oleh Internal atau Eksternal Finance”.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pihak finance dan eksternal finance terkait pelaksanaan tugas di lapangan dalam pengamanan eksekusi jaminan fidusia.

Zoom meeting yang dipimpin oleh Wadir Reskrimsus Polda Bali AKBP Ambariyadi Wijaya, S.I.K, S.H., M.H. diikuti oleh Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Deputi Direktur Edukasi Perlindungan Konsumen dan Manajemen Strategi dan Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia-Bali dan 36 peserta dari finance dan 6 peserta dari eksternal finance.

Ada tiga narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan zoom meeting kali ini. Dari OJK diwakili oleh Giri Tribroto dan Yan Jimmy Hendrik Simarmata, sedangkan dari kepolisian diwakili oleh Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP Dewa Ketut Putra, S.H., M.H.

AKBP Ambariyadi Wijaya mengatakan, kegiatan zoom meeting yang diselenggarakan oleh Ditreskrimsus Polda Bali ini dilaksanakan sebagai upaya preventif dan preemtif Polri agar peristiwa yang terjadi di Jalan Subur, Monang-maning, Denpasar tidak terjadi lagi.

Ia sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi di Monang-maning sampai merenggut korban jiwa. “Padahal semua sudah tertuang secara jelas dalam aturan bagaimana pihak kreditur menarik jaminan fidusia, apabila pihak debitur tidak bisa melaksanakan kewajibannya,” kata Wadir Reskrimsus Polda Bali, Selasa (27/7).

Dijelaskannya, ada beberapa hal menjadi catatan yang harus dipatuhi oleh pihak finance, sehingga pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan. Seluruh peserta sepakat menaati dan mematuhi aturan yang telah ada, sesuai UU Fidusia No. 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia.

Tak hanya itu, pihak finance juga sepakat dengan pihak OJK agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan tetap berpedoman pada Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan. Kemudian mempedomani Perkap No. 8 Tahun 2011 tentang pengamanan eksekusi jaminan fidusia dan Putusan MK No. 18/PUU-XVII/2019 tentang jaminan fidusia agar terciptanya kondisi yang kondusif.

Bahkan pihak OJK sudah pernah melayangkan surat pemberitahuan bernomor S-152/NB.22/2021 tanggal 17 Mei 2021 kepada seluruh Direksi Perusahaan Pembiayaan terkait kerjasama dengan pihak ketiga dan/atau penggunaan tenaga alih daya untuk fungsi penagihan.

Mantan Kasat Narkoba Polresta Denpasar ini menjelaskan, berdasarkan Perkap No. 8 Tahun 2011, pihak finance dimungkinkan untuk meminta bantuan kepada kepolisian untuk melakukan pengamanan guna menguasai fisik dari benda yang diikat jaminan fidusia. 

Namun dalam prakteknya, masih banyak ditemukan tindakan debt collector yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahkan mengarah ke perbuatan melawan hukum. Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tindakan mereka bisa mengarah ke tindak pidana, salah satunya adalah Pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pemerasan.

“Untuk itu, pihak finance dalam melakukan proses pemberian kredit (survei) dilakukan kepada calon debitur agar lebih teliti dan hati-hati,” pesan Wadir Reskrimsus.

“Segala mekanisme dan prosedur hukum dalam pelaksanaan eksekusi sertifikat jaminan fidusia harus dilakukan dan berlaku sama dengan pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Untuk itu, kami mengimbau kepada finance agar tidak menggunakan pihak ketiga (eksternal Polri) dalam melakukan eksekusi jaminan fidusia,” tegasnya. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polres Gianyar Gelar Olahraga Bersama Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80

Published

on

By

Polres Gianyar
GELAR OLAHRAGA: Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Gianyar menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Lapangan Apel Tri Brata Polres Gianyar, Jumat (19/6/2026) pagi. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Gianyar menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Lapangan Apel Tri Brata Polres Gianyar, Jumat (19/6/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh unsur Forkopimda, TNI, instansi terkait, tokoh masyarakat, Bhayangkari, serta personel Polres Gianyar dan jajaran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang menempuh rute seputaran Kota Gianyar, dilanjutkan senam bersama, berbagai perlombaan tradisional antar satuan kerja dan undangan eksternal, serta pembagian hadiah dan doorprize kepada peserta.

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai sarana mempererat sinergitas dan kebersamaan antarinstansi serta seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan olahraga bersama ini, kami ingin memperkuat soliditas, mempererat tali silaturahmi, dan membangun sinergi yang semakin baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Gianyar,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma.

Lebih lanjut, Kapolres Gianyar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semangat kebersamaan yang terbangun hari ini diharapkan dapat terus terpelihara dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan olahraga bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berakhir pada pukul 10.25 WITA dengan suasana penuh kebersamaan, semangat sportivitas, dan kekeluargaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tingkatkan Layanan Kesehatan Paripurna, Bupati Sanjaya Resmikan Gedung Pemulasaran Jenazah RSUD Tabanan

Published

on

By

bupati sanjaya
RESMIKAN: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, meresmikan Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Tabanan pada Jumat (19/6). (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang menyeluruh kembali diwujudkan melalui peresmian Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Tabanan oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Jumat (19/6). Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, Direktur RSUD Tabanan dan RSUD Singasana, serta undangan lainnya.

Pembangunan gedung yang berlangsung sejak Juli hingga Desember 2025 tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melengkapi sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di Kabupaten Tabanan. Sebelum difungsikan, gedung ini telah melalui prosesi pemelaspasan pada 25 Mei 2026 sebagai bentuk penyucian dan permohonan keselamatan.

Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah ini terdiri atas tiga lantai. Lantai pertama difungsikan sebagai ruang jenazah, lantai kedua sebagai ruang diskusi dan ruang Kepala Bedah Forensik, sedangkan lantai ketiga digunakan sebagai ruang Instalasi Prasarana Rumah Sakit (IPSRS). Fasilitas tersebut memiliki kapasitas maksimal hingga 56 jenazah, sehingga mampu mendukung pelayanan rumah sakit secara lebih optimal.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah merupakan wujud komitmen Pemkab Tabanan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang paripurna, humanis, dan bermartabat bagi masyarakat. Menurutnya, pelayanan rumah sakit tidak hanya diberikan kepada pasien yang menjalani perawatan, tetapi juga pada proses akhir kehidupan yang layak dan penuh penghormatan.

“Pembangunan Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah ini adalah bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang paripurna, humanis, dan bermartabat. Pelayanan rumah sakit tidak hanya diberikan kepada pasien yang menjalani perawatan, tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat dalam proses layanan akhir kehidupan yang layak, aman, dan penuh penghormatan,” ujar Sanjaya.

Sanjaya juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama seluruh jajaran rumah sakit. Ia sekaligus mengapresiasi dedikasi manajemen dan tenaga kesehatan yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Rumah sakit sebagai layanan publik harus terus ditingkatkan. Harapan saya, pelayanan publik dijadikan sesuatu yang nomor satu,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah merupakan salah satu upaya peningkatan sarana dan prasarana pelayanan rumah sakit yang memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat Tabanan. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh.

“Pembangunan gedung ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang menyeluruh, termasuk terhadap jenazah secara profesional, aman, dan bermartabat. Kami berharap layanan pemulasaran jenazah di RSUD Tabanan dapat berlangsung lebih optimal. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Bupati, Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan gedung ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap dr. Sudiarta.

Peresmian Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Tabanan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Sanjaya, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas gedung bersama Wakil Bupati Tabanan, jajaran pemerintah daerah, serta manajemen rumah sakit. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, menyeluruh, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komit Dukung Event Internasional di Bali, Gubernur Koster Turut Buka Kejuaraan Karate Asia 2026

Published

on

By

gubernur koster
PEMBUKAAN KEJUARAAN KARATE: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri pembukaan resmi 22nd AKF Senior Championships 2026 atau Kejuaraan Karate Asia Senior ke-22 yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (18/6/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Bali kembali menjadi panggung olahraga internasional. Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pembukaan resmi 22nd AKF Senior Championships 2026 atau Kejuaraan Karate Asia Senior ke-22 yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (18/6/2026).

Ajang bergengsi tingkat Asia tersebut diikuti lebih dari 400 atlet dari 33 negara dan menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di kawasan Asia. Selain memperebutkan gelar juara Asia, kompetisi yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 ini juga menjadi jalur kualifikasi menuju Karate World Cup.

Kehadiran Gubernur Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung penyelenggaraan event olahraga internasional. Sebelum pembukaan resmi, Koster juga menghadiri gala dinner yang mempertemukan delegasi, atlet, ofisial, dan pemangku kepentingan karate dari berbagai negara Asia.

Dalam sambutannya, Vice President Asian Karate Federation (AKF), Rashid Al Ali, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Indonesia atas dukungan yang diberikan sehingga kejuaraan dapat terselenggara dengan baik.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyambut anda semua di kejuaraan ini di Bali. Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali, Bapak Gubernur Bali, dan Pemerintah Indonesia atas fasilitasi serta dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini. Terima kasih banyak. Selamat bertanding kepada seluruh atlet dari Asia,” ujar Rashid Al Ali.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan perayaan persaudaraan antar-karateka Asia.

“Kehormatan besar bagi saya menyambut atlet dan delegasi dari seluruh Asia di Pulau Bali yang indah. Indonesia sangat bangga menjadi tuan rumah dengan menghadirkan lebih dari 400 atlet pada kejuaraan ini. Kehadiran seluruh peserta menunjukkan kekuatan persaudaraan karate di Asia,” kata Hadi.

Menurut Hadi, nilai-nilai yang dijunjung dalam karate tidak hanya soal kemampuan teknis di atas tatami, tetapi juga mencakup sportivitas, rasa hormat, dan fair play.

“Ini adalah perayaan persaudaraan yang melampaui kompetisi. Respek dan excellence adalah nilai yang hidup di hati setiap karateka. Kami berharap karate dapat terus menjadi sarana yang mempersatukan atlet dari seluruh Asia bahkan dunia,” ujarnya.

Ia juga menilai Bali menjadi lokasi yang ideal untuk penyelenggaraan kejuaraan internasional karena memiliki kombinasi keindahan alam, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat yang mampu memberikan pengalaman berkesan bagi para peserta.

“Mudah-mudahan para atlet dan delegasi mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan dari keindahan Bali, budayanya, dan keramahan masyarakatnya. Kepada para atlet, berikan yang terbaik dan raihlah pengalaman terbaik di atas tatami. Selamat datang di Bali, Indonesia,” tambah Hadi.

Pada kejuaraan kali ini, Indonesia menurunkan 22 atlet terbaik untuk menghadapi persaingan ketat dengan para karateka elite Asia. Tiga atlet asal Bali turut memperkuat tim nasional, termasuk Cok Istri Agung Sanistyarani yang turun pada nomor kumite putri kelas -55 kilogram.

Kejuaraan Karate Asia Senior 2026 mempertandingkan 12 nomor individu, empat nomor beregu, serta kategori Para Karate. Sistem pertandingan menggunakan format gugur, sementara tiga tim terbaik pada kategori beregu akan mengamankan tiket menuju Karate World Cup.

Persaingan diperkirakan berlangsung sengit. Sejumlah negara kekuatan karate Asia seperti Jepang, Iran, Kazakhstan, Vietnam, Thailand, dan Arab Saudi menurunkan atlet-atlet terbaik mereka. Sebanyak 11 juara bertahan Asia juga kembali tampil untuk mempertahankan gelarnya di Bali.

Ketua Umum PB FORKI Hadi Tjahjanto turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan penuh yang diberikan terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali, khususnya Bapak Gubernur Wayan Koster, yang telah memberikan dukungan luar biasa sehingga Kejuaraan Karate Asia Senior dapat terselenggara dengan baik di Bali. Ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kemampuan Indonesia sebagai tuan rumah event olahraga internasional,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Indonesia berharap dukungan publik dapat menjadi energi tambahan bagi para atlet Merah Putih untuk meraih prestasi terbaik sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan karate di Asia.

Selain menjadi arena perebutan gelar juara dan tiket menuju Karate World Cup, Kejuaraan Karate Asia Senior 2026 juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang mampu menyelenggarakan berbagai agenda internasional berskala besar. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca