Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Seluruh Fraksi Setujui Perubahan KUA dan PPAS APBD Kota Denpasar 2021

BALIILU Tayang

:

de
SIDANG PENUTUPAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti Penutupan Sidang Paripurna ke-17 Masa Persidangan II yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (24/8).

Denpasar, baliilu.com – Penutupan Sidang Paripurna ke-17 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar digelar secara resmi pada Selasa (24/8). Sidang Paripurna yang mengagendakan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021 ini dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua, I Wayan Mariyana Wandhira, I Made Mulyawan Arya, dan AA Ketut Asmara Putra.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Pj. Sekda Kota Denpasar I Made Toya serta OPD terkait secara daring dan luring. Dalam sidang tersebut, seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui penetapan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021.

Dalam penyampaian pemandangan umum fraksi yang diawali oleh Fraksi Partai Golkar yang dibacakan I Wayan Suwirya mengatakan, Fraksi Golkar berpandangan pada prinsipnya menyepakati dan menyetujui. Meskipun demikian, Pemerintah Kota Denpasar diharapkan dapat mengoptimalkan potensi yang telah ada dan menggali potensi baru yang tidak banyak ketergantungan dengan faktor eksternal dengan memanfaatkan teknologi dalam metode terintegrasi.

Selanjutnya, Fraksi Nasdem-PSI dalam pemandangan umum fraksi yang dibacakan Emiliana Sri Wahjuni mengatakan, Fraksi Nasdem-PSI dapat menyetujui penetapan Perubahan KUA dan PPAS APBD Kota Denpasar TA. 2021. Dimana, hal ini hendaknya menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Denpasar dalam merealisasikan program dan kegiatan secara efektif dan efisien serta berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Sebagai pembicara ketiga, Fraksi Partai Gerindra dalam pemandangan umum fraksi yang dibacakan I Ketut Budiarta juga menyepakati dan menyetujui penetapan Perubahan KUA dan PPAS APBD Kota Denpasar TA. 2021. Pihaknya berharap, penetapam ini agar benar-benar dijadikan pedoman dalam penyusunan rancangan APBD Perubahan nantinya. Fraksi Gerindra memberikan apreasiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar atas kenaikan Belanja Tidak Terduga sebagai bentuk antisipasi keadaan darurat termasuk keperluan mendesak akibat pandemi Covid-19 atau bencana lainnya yang tidak bisa diprediksi.

Baca Juga  Jaya Negara Buka Pekenan Ten-Ten Ke-20 Banjar Pande Pedungan

Fraksi PDI Perjuangan lewat juru bicaranya I Gede Westra mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi dan mendukung program Pemerintah Kota Denpasar di Anggaran Perubahan ini akan membangun dan menyelesaikan 10 TPS 3R tersebar di beberapa desa / kelurahan di Kota Denpasar dengan memanfaatkan Iahan Pemprov Bali. Hal ini merupakan  implementasi penerapan Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, juga ditindaklanjuti dengan Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik dan juga Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Dan sebagai pembicara terakhir, Pemandangan Umum Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan oleh I Made Sukarmana menjelaskan, tantangan pemulihan perekonomian akibat gempuran Covid-19 sehingga sangat dibutuhkan strategi dan kebijakan Pemerintah Kota Denpasar berupa stimulus perekonomian terhadap masyarakat khususnya pemberdayaan dan perlindungan sektor usaha. Fraksi Demokrat juga menyampaikan apresiasi yang tinggi untuk sumber-sumber pendapatan daerah yang sudah meningkat.

Sementara Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota Dewan atas kesungguhan dan kerjasamanya sehingga Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (KUA), dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021 tersebut telah disepakati untuk dapat disetujui oleh seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar untuk menjadi pedoman dalam penyusunan Perubahan APBD TA. 2021.

Lebih lanjut Jaya Negara berkeyakinan keputusan yang menjadi kesepakatan ini tentunya sudah didahului dengan proses dan tahapan-tahapan pembahasan. Kebersamaan ini perlu secara terus-menerus kita tumbuhkembangkan karena disadari bahwa dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintah dan pembangunan di masa yang akan datang jauh lebih berat.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Apel Pengawasan Bawaslu Denpasar

“Untuk itu, kebersamaan tersebut merupakan dasar dan komitmen bersama untuk secara berkesinambungan melaksanakan program-program pembangunan yang telah direncanakan. Mengingat dalam pendapat akhir fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan baik berupa usul atau saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan dikaji serta ditindaklanjuti  sesuai dengan urgensi dan manfaatnya  serta akan dijadikan bahan acuan dalam rangka penyusunan program kerja berikutnya,” ujar Jaya Negara.

Untuk diketahui, Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 dijelaskam sebagai berikut yakni Pendapatan Daerah Kota Denpasar setelah perubahan dirancang Rp 1,85 triliun lebih. Selanjutnya, untuk Belanja Daerah dirancang Rp 2,16 triliun lebih atau bertambah Rp 202,41 miliar lebih. Berdasarkan target pendapatan dan belanja daerah yang telah diuraikan di atas maka dalam Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 terjadi defisit Rp 312,80 miliar lebih. Dimana, rencana defisit ini akan ditutupi dari Pembiayaan Daerah yang bersumber dari Silpa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 312,80 miliar lebih. (eka/ags)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Terima LHP LKPD TA 2025 dari BPK RI

Kabupaten Badung Sukses Pertahankan Opini WTP Ke-12

Loading

Published

on

By

bupati adi arnawa
TERIMA LHP LKPD 2025: Bupati Badung Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menerima langsung LHP LKPD TA 2025 dari BPK RI sekaligus meraih WTP ke-12 kalinya secara berturut-turut pada Rapat Paripurna DPRD Bali di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Prosesi penyerahan ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali Ke-39 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Renon, Senin (8/6).

LHP tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. Melalui penyerahan laporan keuangan tersebut, Kabupaten Badung secara resmi diumumkan kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dasar pemberian opini didasarkan pada kesesuaian Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

“Pemeriksaan yang dilakukan BPK berpedoman pada Standar Pemeriksaan Keuangan Negara, sebagaimana ditetapkan dengan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2026. Dengan penyerahan LHP ini lebih meningkatkan pengelolaan keuangan pemerintah daerah sehingga lebih efektif, efisien dan akuntabel. Dan dapat menjadi WTP yang berkualitas,” ujarnya.

Merespons penyerahan LHP dan raihan opini tersebut, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran BPK RI atas arahan dan bimbingannya. Ia juga berterima kasih kepada komitmen jajaran OPD Pemkab Badung serta dukungan dari DPRD Badung. “Astungkara ini memberikan motivasi buat kami untuk bagaimana meningkatkan tata pola pemerintahan, khususnya dalam bidang keuangan termasuk didalamnya aset ini. Ini penting sekali, dan mudah-mudahan juga dengan WTP ini tentu akan mendorong kami juga untuk secara internal dalam melakukan konsolidasi terhadap beberapa catatan-catatan yang disampaikan oleh BPK RI Provinsi Bali. Mudah-mudahan pengelolaan keuangan yang baik ini bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di Kabupaten Badung,” ucapnya.

Baca Juga  Jaya Negara Buka Rapat Teknis Partisipasi Dunia Usaha Dalam Pembangunan

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya turut mengapresiasi rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI kepada pemerintah provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Bali. “Sesuai arahan BPK, harus efektif, efisien, dan tepat sasaran. Terima kasih kepada BPK RI yang telah memberikan arahan dan rekomendasi. Dan kami selalu melaksanakannya dengan kerja dan disiplin. Sehingga pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Bali tidak saja baik secara administratif, tapi berdampak terhadap permohonan daerah, maupun juga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Agenda berskala provinsi ini dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya beserta para Wakil Ketua Provinsi Bali, Gubernur Bali Wayan Koster beserta Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, anggota DPD RI perwakilan Bali, Jajaran BPK RI, Forkopimda Provinsi Bali, para anggota DPRD Provinsi Bali, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta Kepala OPD Provinsi Bali, Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, dan undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Kerja Sama Indonesia dan Rusia, Gubernur Koster Terima Delegasi Parlemen Saint Petersburg

Harap Gencar Promosi Pariwisata Dua WilayaH

Loading

Published

on

By

gubernur koster
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster, menerima kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, yang berlangsung pada Senin (8/6) pagi di Jaya Sabha. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, menerima kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, sebagai upaya memperkuat hubungan dan kerja sama antara Bali dan Rusia.Gubernur Koster terima kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (8/6) pagi di Jaya Sabha tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Rusia ke Bali yang dinilai menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Rusia, khususnya antara Bali dan Saint Petersburg.

“Terima kasih atas kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Saint Petersburg dan Bali. Ini merupakan wujud hubungan baik antara Indonesia dan Rusia,” ujar Koster.

Ia menjelaskan, sejumlah bidang kerja sama yang telah berjalan meliputi pendidikan, pariwisata, dan olahraga. Koster juga mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya dijadwalkan melakukan kunjungan ke Rusia pada Juni ini, namun agenda tersebut terpaksa ditunda karena situasi tertentu.

“Saya sangat berkeinginan berkunjung ke Rusia. Mudah-mudahan ke depan dapat dijadwalkan kembali,” katanya.

Koster turut mengapresiasi meningkatnya jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke Bali. Menurutnya, wisatawan Rusia kini semakin memahami dan mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia serta menghormati budaya lokal Bali.

“Ada yang datang untuk berwisata dan ada pula yang berinvestasi. Kami sangat terbuka terhadap investasi sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku dan menghormati kearifan lokal Bali,” tegasnya.

Ia juga berharap hubungan kedua daerah dapat semakin erat melalui promosi wisata dua arah. Pemerintah Provinsi Bali, kata Koster, akan mendorong lebih banyak masyarakat Bali untuk berkunjung ke Rusia, khususnya Saint Petersburg.

Baca Juga  Jaya Negara Buka Dangri Kangin Festival 2023, Tumbuhkan Seni Budaya di Tingkat Desa

“Kita perlu melakukan pertemuan secara rutin untuk mempromosikan pariwisata kedua wilayah,” imbuhnya.

Terkait rencana kunjungan ke Saint Petersburg, Koster menyebut akan dilakukan koordinasi lebih lanjut mengingat adanya agenda pemilihan parlemen di Rusia. Ia menegaskan seluruh agenda kerja sama internasional harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.

Ketua Delegasi Parlemen Saint Petersburg Harap Berbagai Rencana Kerja Sama Terwujud

Sementara itu, Ketua Delegasi Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia dibangun di atas fondasi persahabatan yang kuat.

“Saya sangat senang bisa datang ke Bali. Kami berharap berbagai proyek kerja sama dapat diwujudkan, termasuk pengembangan transportasi yang mendukung sektor pariwisata,” ujarnya.

MoU Perkuat Budaya

Sementara itu, Kalganov dari Kantor Gubernur Saint Petersburg menyampaikan harapan agar masyarakat Bali dapat lebih banyak mengunjungi Saint Petersburg. Ia bahkan menekankan untuk segera memenuhi undangan Gubernur Saint Petersburg untuk menandatangani resmi kerja sama persahabatan kedua provinsi, pada September atau Oktober 2026 mendatang.

Secara khusus ia juga mengundang langsung delegasi Bali untuk datang pada September mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan pemilihan parlemen di wilayah tersebut.

“Kami akan menunggu kedatangan delegasi Bali ke Saint Petersburg. Kota kami indah di setiap musim, termasuk saat musim salju,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Saint Petersburg tengah menantikan kunjungan resmi Gubernur Bali untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama budaya antara kedua provinsi. Selain itu, Rusia juga berencana mengirim delegasi ke Bali dalam waktu dekat guna menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas.

Harap Gubernur Bali Wayan Koster Kunjungi Saint Petersburg

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, menyampaikan harapannya agar rencana kunjungan Gubernur Bali ke Saint Petersburg dapat terlaksana sesuai jadwal.

Baca Juga  Jaya Negara Buka Pekenan Ten-Ten Ke-20 Banjar Pande Pedungan

“Saya yakin hubungan antara Bali dan Saint Petersburg dapat menjadi contoh kerja sama daerah yang baik bagi wilayah lainnya,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan prosesi bersulang arak Bali yang mendapat apresiasi dari delegasi Rusia.

Kunjungan Delegasi Parlemen, Tim Gubernur St Petersburg dan Dubes Rusia difasilitasi oleh Prof. Connie Rahakundini Bakrie sebagai Guru Besar merangkap Ambassador of Science and Education dari St Petersburg State University.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Konsul Jenderal Rusia di Bali, Ivan Ivanovich Zavorin, serta sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Pilar Perekonomian, Pemprov Bali dan BI Perkuat Sinergi Ekonomi Berkelanjutan melalui Bali Jagaditha VII

Sekda Dewa Indra: Bali Tetap Terbuka bagi Investasi yang Memperhatikan Masyarakat, Lingkungan, dan Budaya Lokal

Loading

Published

on

By

Bali Jagaditha
CLOSING CEREMONY: Penutupan (closing ceremony) Bali Jagaditha VII Tahun 2026 yang berlangsung di Atrium Mall Bali Galeria, Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (7/6/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Penyelenggaraan Bali Jagaditha VII Tahun 2026 kembali mencatat capaian signifikan dalam penguatan investasi, pariwisata, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali. Ajang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Bali tersebut menghasilkan berbagai kesepakatan bisnis bernilai triliunan rupiah serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut mengemuka dalam acara penutupan (closing ceremony) Bali Jagaditha VII Tahun 2026 yang berlangsung di Atrium Mall Bali Galeria, Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (7/6/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, I Dewa Made Indra, yang hadir mewakili Gubernur Bali, menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Bali Jagaditha yang kini memasuki edisi ketujuh.

“Saya sangat berbahagia. Jika kita mengikuti sejak penyelenggaraan pertama, kegiatan ini terus berkembang dan semakin luas. Pemangku kepentingan yang terlibat juga semakin banyak. Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya,” ujar Dewa Indra.

Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. Ia menilai Bank Indonesia terus memainkan peran strategis dalam mengorkestrasi berbagai kegiatan yang mampu menggairahkan perekonomian daerah.

Dewa Indra menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali tetap terbuka terhadap investasi yang masuk, sepanjang memperhatikan kepentingan masyarakat, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan hidup.

“Kami sangat terbuka terhadap investasi dengan ketentuan memperhatikan masyarakat, lingkungan, budaya, serta berkomitmen menjaga lingkungan hidup agar dapat menopang ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Gubernur Bank Indonesia, Rudi Brando, menilai Bali layak menjadi teladan nasional dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga.

Baca Juga  Jaya Negara Buka Pekenan Ten-Ten Ke-20 Banjar Pande Pedungan

Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I Tahun 2026 mencapai sekitar 5,6 persen dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali pada angka 2,99 persen.

“Mengingat Bali, saya selalu teringat film Eat Pray Love. ‘Eat’ menggambarkan perputaran ekonomi yang sangat baik. Pertumbuhan ekonomi Bali tinggi dan inflasinya terjaga. Bali patut menjadi teladan,” ujarnya.

Menurut Rudi, filosofi “pray” mencerminkan keseimbangan antara aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang selama ini menjadi ciri pembangunan Bali. Adapun “love” menggambarkan kuatnya sinergi dan kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, hingga perwakilan negara sahabat.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk para konsul dan duta besar negara sahabat. Sinergi yang baik akan menghasilkan dampak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, melaporkan bahwa Bali Jagaditha VII merupakan program strategis yang mengintegrasikan sektor investasi, pariwisata, dan UMKM dalam satu ekosistem pengembangan ekonomi daerah.

Mengusung tema Bhumi Parahita, kegiatan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan ekonomi hijau dan penguatan budaya yang menjadi prioritas nasional.

Di sektor pariwisata, pelaksanaan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 berhasil menghadirkan 407 buyer dari 44 negara serta 208 seller dari berbagai daerah di Indonesia. Forum tersebut menghasilkan potensi kesepakatan bisnis senilai Rp6,9 triliun.

Pada sektor investasi melalui Bali Investment Forum 2026, kegiatan ini mempertemukan 21 pemilik proyek dari wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan 35 calon investor internasional, termasuk para duta besar negara sahabat. Forum tersebut juga diisi dengan kunjungan proyek dan pertemuan bisnis secara langsung (one-on-one meeting).

Sementara itu, sektor UMKM mencatat potensi ekspor sebesar Rp 23,03 miliar. Selama tiga hari penyelenggaraan, kegiatan tersebut dikunjungi sekitar 60.000 orang dengan nilai transaksi langsung mencapai Rp 1,9 miliar.

Baca Juga  Jaya Negara Pimpin Apel Posko Angkutan Lebaran, Tinjau Kesiapan Armada dan Fasilitas Kesehatan

Achris mengatakan skala Bali Jagaditha terus berkembang dan ke depan akan mencakup sektor-sektor strategis lainnya, seperti energi terbarukan, infrastruktur, serta pengolahan sampah.

“Bali Jagaditha diharapkan menjadi momentum penting dalam mendukung visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali sekaligus memberikan manfaat bagi kepentingan daerah dan nasional,” ujarnya.

Pada rangkaian penutupan acara, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menyerahkan piagam rekor untuk kategori pembuatan tote bag bermotif lukis Endek Bali dengan jumlah peserta terbanyak.

Selain itu, dilakukan penyerahan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara investor dan UMKM lokal, penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Bali terkait pengembangan keuangan daerah, serta penyerahan katalog investasi Bali–Nusa Tenggara kepada para duta besar negara sahabat.

Sejumlah duta besar hadir secara langsung dalam acara tersebut, antara lain Duta Besar Pakistan, Duta Besar Bahrain, Duta Besar Oman, dan Duta Besar Armenia. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya perhatian komunitas internasional terhadap peluang investasi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca