Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Nenek Luh Kardi Setelah 6 Hari Hilang di Sawan Buleleng

BALIILU Tayang

:

de
DIHENTIKAN: Atas permintaan keluarga korban, Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian terhadap nenek hilang setelah Sabtu (2/10) ini Tim SAR kembali melakukan upaya pencarian.

Buleleng, baliilu.com – Tim SAR Gabungan kembali melakukan upaya pencarian terhadap Luh Kardi (75) pada Sabtu (2/10/2021), yang sebelumnya diberitakan hilang sejak tanggal 28 September 2021.  Pada pencarian hari ke-2 ini Tim SAR Gabungan masih menyisir lokasi yang dicurigai warga sebagai tempat lokasi hilangnya korban yaitu di seputar air terjun Grombong, Sawan Buleleng. Namun hingga pukul 12.00 Wita hasil pencarian masih nihil.

Dari hasil koordinasi antara Basarnas dan keluarga korban, anak korban Nyoman Subur menyatakan kepada Basarnas untuk tidak melanjutkan kembali pencarian mengingat pencarian yang telah dilaksanakan secara mandiri dan bersama – sama belum juga membuahkan hasil hingga hari ke-6 ini. Nyoman Subur mengaku akan menghubungi kembali Basarnas apabila ada tanda – tanda korban ditemukan.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gede Darmada, S.E.,M.AP menyatakan siap membuka kembali operasi pencarian dan pertolongan apabila keluarga korban menemukan tanda – tanda baru ditemukannya korban. “Kami siap mengerahkan personil dan peralatan apabila sewaktu – waktu diminta oleh keluarga korban untuk melakukan evakuasi,” terang Darmada.

Darmada juga mengaku pihak Basarnas telah berkoorinasi dengan pihak kepolisian, dan perangkat desa terkait permohonan penghentian pencarian dari keluarga korban. “Tadi kami telah koordinasikan hal ini dengan Kapolsek Sawan, AKP I Nyoman Pawana Jaya Negara,” tutupnya.

Dalam pencarian hari ke-2 ini turut melibatkan Pos SAR Buleleng, Polsek Sawan, BPBD Kabupaten Buleleng, Babinsa Desa Lemukih, Bhabinkamtibmas Desa Lemukih, SAR Radio 115 dan Aparat Desa serta masyarakat setempat. (krs/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Terseret Ombak di Pantai Batubelig, Korban WNA Belum Ditemukan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkot Denpasar Gandeng BWC dan Pepsico Kelola Sampah Kemasan

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Hadiri Peluncuran Pengolahan Sampah Kemasan
PELUNCURAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan peluncuran dan kerja sama pemanfaatan produk hasil pengolahan sampah kemasan yang berlangsung di Taman Kota Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Jumat (18/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar memperkuat pengelolaan sampah kemasan melalui kerja sama dengan Bali Waste Cycle (BWC) dan dukungan Pepsico. Kolaborasi ini diwujudkan melalui peluncuran dan kerja sama pemanfaatan produk hasil pengolahan sampah kemasan yang berlangsung di Taman Kota Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Jumat (18/9). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa.

Melalui kolaborasi tersebut, sampah kemasan plastik pascakonsumsi, termasuk jenis multi-layer plastic yang selama ini memiliki tantangan dalam proses daur ulang, diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna. Hasil pengolahan tersebut antara lain berupa papan multifungsi dan papan petunjuk (signpost) ramah lingkungan yang dimanfaatkan sebagai fasilitas di sejumlah ruang publik, salah satunya Taman Kota Sewaka Dharma. Dalam kesempatan tersebut Wawali Arya Wibawa juga menerima penyerahan produk olahan sampah yang telah dihasilkan, dari papan nama hingga kaki palsu.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, pemanfaatan produk daur ulang sebagai fasilitas publik memiliki manfaat ganda. Selain mendukung kebersihan dan keindahan ruang publik, keberadaan fasilitas tersebut menjadi sarana edukasi bagi masyarakat bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat kembali menjadi barang yang bermanfaat.

“Ketika masyarakat melihat sendiri sampah kemasan bisa diolah menjadi fasilitas publik hingga kaki palsu ini menjadi edukasi yang baik. Ke depan, pemanfaatannya akan terus kami dorong, termasuk untuk bangku taman dan fasilitas publik lainnya,” ujar Wawali Arya Wibawa

Founder dan Direktur Bali Waste Cycle, Olivia Anastasia Padang, mengatakan melalui program tersebut, BWC bersama TPS-3R Eka Panca Guna Buana Lestari, Desa Pemecutan Kelod mengembangkan dan mengoptimalkan peralatan pengolahan sampah lokal untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah kemasan bekas makanan ringan. Hasilnya kemudian dapat diolah menjadi papan multifungsi untuk mendukung kebutuhan fasilitas publik.

Baca Juga  Terseret Ombak di Pantai Batubelig, Korban WNA Belum Ditemukan

Perbekel Desa Pemecutan Kelod I Wayan Tantra mengatakan, wilayahnya yang terdiri atas 15 banjar menghadapi tantangan pengelolaan sampah. Untuk itu, desa memaksimalkan peran bank sampah dan menjalin kemitraan dengan BWC. “Melalui kolaborasi ini, sampah anorganik diolah menggunakan mesin pencacah dan pemroses modern sehingga tidak hanya mengurangi beban residu, tetapi juga menghasilkan produk yang bernilai ekonomis,” katanya.

Sementara itu, Senior Director of Corporate Affairs APAC Pepsico, Laura Keith menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap inovasi lokal dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. “Selain dimanfaatkan sebagai fasilitas umum, hasil olahan sampah plastik juga dikembangkan untuk mendukung pembuatan kaki palsu dengan melibatkan penyandang disabilitas,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gandeng ITS Surabaya, Pemkab Badung Rilis AMDK Botol Kaca Baliss Ramah Lingkungan

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Resmikan AMDK Baliss Botol Kaca
RESMIKAN BALISS: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Rektor ITS Surabaya, Ir. Bambang Pramujati meresmikan produk Air Minum Dalam Kemasan botol kaca merek “Baliss” di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (18/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT. ITS Tekno Sains meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) botol kaca merek “Baliss”, sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan program beasiswa afirmasi “Nak Badung” di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (18/9).

Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi nyata sektor pemerintahan lokal dengan dunia akademis dan industri rekayasa teknologi nasional sebagai mitra utama dalam pengembangan produk maupun penerapan teknologi pengelolaan lingkungan di daerah Bali.

Hadirnya varian kemasan botol kaca premium ini sekaligus melengkapi ekosistem varian produk AMDK Baliss yang sebelumnya telah beredar luas di pasaran dalam bentuk galon dan kemasan karton atau kardus. Kerja sama taktis yang dimotori secara kolaboratif oleh Bagian Kerja Sama Pemkab Badung bersama PDAM Tirta Mangutama ini dirancang untuk menyasar sektor yang lebih luas, termasuk industri pariwisata, perhotelan, dan kedinasan.

“Jumat, 18 September 2026, secara resmi saya nyatakan PT. Badung Hebat Jaya dengan PT. ITS Badung Hebat merilis produk soft launching Air Minum Dalam Kemasan Botol Kaca Baliss,” ujar Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, saat meresmikan peluncuran kemasan anyar yang dirancang khusus untuk menekan penggunaan sampah plastik di wilayah Kabupaten Badung tersebut.

Sementara Rektor ITS Surabaya, Ir. Bambang Pramujati menyambut baik kepercayaan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan hasil riset ke dalam produk nyata skala industri. “Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah berkenan merilis produk baru AMDK Botol Kaca Baliss ini. Kami berharap produk ini tidak hanya dimanfaatkan di lingkup Kabupaten Badung, tetapi juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Baca Juga  Terseret Ombak di Pantai Batubelig, Korban WNA Belum Ditemukan

Selain fokus pada inovasi produk air minum kemasan, agenda krusial lain yang disepakati adalah investasi jangka panjang pada sektor pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal lewat jalur beasiswa afirmasi “Nak Badung”. Melalui program kemitraan pendidikan tersebut, siswa-siswi berprestasi asal Kabupaten Badung akan mendapatkan jalur khusus untuk menempuh pendidikan tinggi di kampus ITS Surabaya tanpa perlu melewati proses seleksi umum.

Program afirmasi ini bertujuan mencetak SDM unggul berstandar global yang nantinya siap membangun daerah asal. Lebih lanjut, kemitraan antar pemangku kepentingan ini juga mencakup rencana implementasi teknologi pengelolaan lingkungan masa depan secara terpadu di Badung, dengan fokus utama pada penanganan sampah perkotaan serta sistem tata kelola air bersih yang berkelanjutan.

Turut hadir Sekda Badung IB Surya Suamba, Rektor ITS Ir. Bambang Pramujati beserta jajaran, Direktur Umum PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung I Made Putra Wijaya, Direktur Teknik PDAM I Made Suarsa beserta jajaran, dan para pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-50 Perumda Tirta Mangutama, Ketua TP PKK Badung Dukung Penanaman 2.000 Mangrove

Published

on

By

TP PKK Badung Dukung Penanaman 2.000 Mangrove
PENANAMAN MANGROVE: Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kelompok Nelayan Segara Batu Lumbang, Jumat (18/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung menggelar aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kelompok Nelayan Segara Batu Lumbang. Aksi pelestarian lingkungan dalam rangka menyemarakkan peringatan setengah abad atau HUT ke-50 badan usaha milik daerah tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Jumat (18/9).

“Langkah nyata yang diambil oleh Perumda Tirta Mangutama ini patut dijadikan teladan bagi kita semua. Menanam dan menjaga hutan bakau bukan sekadar menanam pohon, melainkan menjaga keseimbangan alam, memperkuat benteng pelindung wilayah pesisir dari abrasi, serta menjaga keasrian wajah Bali dan Badung yang menjadi daya tarik dunia,” ujar Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.

Langkah konservasi di wilayah pesisir ini dinilai sangat strategis dan krusial karena lokasinya yang berdekatan dengan infrastruktur vital daerah. Kawasan penanaman tersebut berada tepat di dekat sumber air baku utama milik pemerintah daerah di kawasan Estuari. Fasilitas lingkungan ini memegang peranan sangat penting karena menyuplai kebutuhan air bersih esensial bagi lebih dari 84.000 pelanggan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, agenda penghijauan ini dihadiri oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama I Wayan Suyasa bersama seluruh jajaran direksi perusahaan, Ketua DWP Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, perwakilan Dinas Sosial, komunitas Gerakan Badung Peduli, serta kelompok nelayan setempat dan masyarakat sekitar yang mengikuti jalannya penanaman secara antusias.

Filosofi di balik gerakan ini diuraikan oleh manajemen sebagai bentuk akuntabilitas publik dan tanggung jawab moral perusahaan terhadap ekosistem yang menjadi sumber kehidupan masyarakat luas.

Baca Juga  Korban Longsor di Desa Pikat Terevakuasi Meninggal Dunia

“Bagi kami, mangrove adalah benteng alami yang tak tergantikan melindungi daratan dari gerusan air laut dan intrusi air asin, sekaligus menjadi rumah bagi keseimbangan ekosistem hayati pesisir,” jelas Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa.

Pihak manajemen menekankan bahwa perlindungan terhadap ekosistem hijau di kawasan pesisir tersebut merupakan pilar utama dan kunci penting dalam menjaga keberlanjutan roda pelayanan air bersih secara jangka panjang.

“Merawat alam berarti menjaga keberlangsungan hidup dan kualitas layanan bagi masyarakat. Kami juga berkomitmen penuh untuk melakukan perawatan berkala dan berkelanjutan terhadap bibit yang telah ditanam agar tumbuh subur dan bermanfaat jangka panjang,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca