Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kapolri: Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota yang Melanggar!

BALIILU Tayang

:

de
ARAHAN: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit dalam arahannya kepada jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10).

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya.

Sigit menekankan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

“Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih,” kata Sigit dalam arahannya kepada jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10).

Menurut mantan Kapolda Banten ini, perbuatan oknum anggota kepolisian telah merusak marwah dari institusi Polri. Hal itu juga telah menciderai kerja keras dan komitmen dari personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja secara maksimal untuk masyarakat.

Sigit menycontohkan kerja keras dan perjuangan anggota Polri yang positif adalah dengan berjibaku melakukan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Diantaranya, memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, melakukan akselerasi vaksinasi dan memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, Sigit berharap dengan adanya tindakan tegas kepada oknum polisi yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera. Mengingat, kelakuan dari oknum tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yang selama ini telah mendapatkan tren positif.

“Saya tidak mau ke depan masih terjadi hal seperti ini, dan kita harus melakukan tindakan tegas. Karena kasihan anggota kita yang sudah kerja keras, yang cape yang selama ini berusaha berbuat baik, terus kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini. Tolong ini disikapi dengan serius, kemudian lakukan langkah-langkah konkret yang baik,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Di sisi lain, Sigit memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini telah berjuang dan bekerja keras yang menjaga nama baik institusi, serta bekerja untuk kepentingan Bangsa Indonesia. Ia berharap, perilaku oknum tersebut tak mengendorkan semangat personel yang telah bekerja baik selama ini.

“Saya berikan apresiasi atas kerja keras, tetap semangat dan yakini apa yang dilakukan di lapangan benar sesuai SOP. Namun bila ada kesengajaan dan pelanggaran dari oknum yang bisa menjatuhkan marwah institusi, maka saya minta tak ada keraguan untuk memberikan tindakan tegas,” ucap Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, kedepannya seluruh jajaran Polri harus mampu membaca situasi kapan harus mengedepankan pendekatan humanis, dan kapan harus melakukan tindakan tegas.

“Jadi lakukan langkah-langkah kapan rekan-rekan harus humanis, kapan rekan-rekan laksanakan langkah-langkah tegas di lapangan sebagaimana SOP yang berlaku. Itu semua ada ukuran,” tutur Sigit.

Sementara itu, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan kritiknya. Menurutnya, semua aspirasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi demi kebaikan dan kemajuan Polri.

Sigit memastikan, Polri lembaga yang terbuka, sehingga tidak anti-kritik, apalagi masukan yang sifatnya membangun untuk menjadikan lebih baik lagi kedepannya.

“Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik,” tutup Sigit. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wujud Solidaritas Antardaerah, Pemkot Denpasar Bersama Forkopimda Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai

Published

on

By

Penyaluran Bantuan Pemkot Denpasar untuk Korban Gempa Manggarai
SALURKAN BANTUAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/9). (Foto: Hms Dps)

Manggarai, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Korpri Kota Denpasar menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diserahkan langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Jumat (11/9).

Penyaluran bantuan dipusatkan di tempat pengungsian SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai. Bantuan yang diserahkan berupa seragam sekolah untuk siswa jenjang SD dan SMP senilai Rp 50 juta, untuk ASN Korpri senilai Rp 50 juta, serta dukungan dana untuk masyarakat dengan nilai Rp 450 juta. Dana tersebut dihimpun dari Pemerintah Kota Denpasar, Forkopimda Kota Denpasar, dan Korpri Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara didampingi Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Trimo, Kepala Pengadilan Negeri Denpasar Putu Gde Novyartha, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta perwakilan Kodim 1611/Badung, Letkol Inf. Kadek Muliarsa.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadharma I Putu Yasa, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadharma I Wayan Suadi Putra, Direktur Operasional Perumda Bhukti Praja Sewakadharma, Cokorda Gede Pramaitha, serta anggota Korpri Kota Denpasar.

Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Denpasar dan Forkopimda disambut Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Desa Ranaka. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan bantuan diterima dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Usai penyerahan berlangsung, Walikota Denpasar Jaya Negara mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Denpasar kepada masyarakat Manggarai yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

“Dengan segala kerendahan hati kami datang sebagai bentuk kepedulian dan semangat persaudaraan dari Denpasar. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan menjadi penyemangat dalam menjalani masa pemulihan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan perhatian khusus diberikan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak bencana. Karena itu bantuan seragam sekolah menjadi bagian penting dari dukungan yang disalurkan.

“Di tengah situasi bencana, anak-anak tetap harus mendapatkan kesempatan untuk belajar dan melanjutkan aktivitasnya. Kami berharap bantuan seragam ini dapat membantu mereka kembali bersekolah dengan lebih nyaman dan tetap memiliki semangat untuk meraih cita-cita,” imbuhnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong-royong antardaerah. Pemerintah Kota Denpasar berharap dukungan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak dan menjadi bagian dari upaya mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kota Denpasar bersama Forkopimda dan Korpri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh jajaran Forkopimda. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menjalani proses pemulihan,” kata Nabit.

Ia menjelaskan, pascabencana gempa, pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Penanganan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, pendataan kerusakan, serta dukungan terhadap keberlangsungan aktivitas masyarakat dan pendidikan anak-anak.

“Kami terus berupaya agar masyarakat dapat secara bertahap kembali menjalani aktivitasnya. Dukungan dan perhatian seperti ini memberikan kekuatan bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupannya,” imbuhnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Operasi SABERGEP Sasar Ruang Publik, Satpol PP Denpasar Amankan 10 Pelanggar

Published

on

By

Operasi SABERGEP Satpol PP Denpasar
SABERGEP: Satpol PP Kota Denpasar saat melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (SABERGEP) di sejumlah titik wilayah Kota Denpasar, Jumat (11/9). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (SABERGEP) di sejumlah titik wilayah Kota Denpasar, Jumat (11/9). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban, ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan masyarakat di ruang publik.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menertibkan sebanyak 10 orang yang ditemukan melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Mereka terdiri atas satu orang manusia silver, lima orang pengamen, satu orang badut, satu orang pedagang kerupuk, serta dua orang pengemis.

Kasatpol PP Kota Denpasar Agung Ngurah Bawa Nendra mengatakan, penertiban tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum sekaligus menegakkan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 10 Tahun 2025 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

“Penertiban ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga ketertiban umum dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan dan fasilitas umum,” ujar Nendra.

Nendra juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga ketertiban umum dengan tidak memberikan uang kepada pengemis, pengamen, manusia silver maupun pelaku aktivitas sejenis di jalan dan fasilitas umum.

Menurutnya, kebiasaan memberikan uang secara langsung di jalan dapat mendorong munculnya aktivitas serupa. Selain mengganggu ketertiban, aktivitas tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan para pelaku maupun pengguna jalan.

“Mari bersama menciptakan ruang publik yang tertib, aman, nyaman, dan humanis. Jangan memberi di jalan, mari peduli dengan cara yang tepat,” tegasnya.

Di sisi lain, Satpol PP Kota Denpasar menegaskan bahwa seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA (Gerakan Bersama Satpol PP Kota Denpasar) tidak dipungut biaya.

Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas jajaran, Satpol PP Kota Denpasar juga memastikan tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila terdapat pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar.

Laporan dapat disampaikan melalui WhatsApp Bot GARBASITA di nomor 081337338326, dengan menyertakan bukti otentik agar dapat ditindaklanjuti.

“Satpol PP Kota Denpasar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dan ruang publik agar tetap tertib, aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan seluruh warga dengan baik,” ujar Nendra. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Fraksi DPRD Badung Kompak Setujui Raperda Perubahan APBD 2026

Tetapi Dewan Memberikan Saran dan Catatan Konstruktif untuk Pembangunan di Badung

Loading

Published

on

By

Paripurna Persetujuan Raperda Perubahan APBD Badung 2026
RAPAT PARIPURNA: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Gosana pada Jumat, 11 September 2026. (Foto: Hms DPRD Badung)

Badung, baliilu.com – Tiga fraksi DPRD Badung yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar dan Fraksi Demokrat kompak menyetujui Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti kepada awak media usai memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Jumat, 11 September 2026.

Rapat Paripurna DPRD Badung membahas penyampaian Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua I, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Wakil Ketua II, I Made Wijaya dan Wakil Ketua III, I Made Sunarta serta dihadiri Anggota DPRD Badung.

Dari pihak eksekutif, hadir Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, Pimpinan Instansi Vertikal di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, para Direksi Perusahaan Daerah Kabupaten Badung, para Tenaga Ahli DPRD Badung, Tenaga Ahli Fraksi DPRD Badung dan para undangan lainnya.

Setelah menyimak ketiga pandangan umum fraksi, Anom Gumanti memberikan kesimpulan, bahwa semua fraksi dapat menyetujui Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Meski demikian, sebut Anom Gumanti, sebagai lembaga legislatif, DPRD Badung memastikan memberikan beberapa saran dan catatan, yang semuanya bersifat konstruktif untuk pembangunan di Badung, terutama berhubungan dengan pariwisata.

“Terdapat beberapa penekanan juga tentang infrastruktur di wilayah-wilayah pariwisata kita, seperti daerah Kuta, Kuta Utara, serta Kuta Selatan,” ucap Anom Gumanti.

Selain itu, Anom Gumanti juga menyatakan ada fraksi yang menekankan mulai dari hari ini sampai bulan November 2026 merupakan musim kemarau panjang.

“Jadi, mengingat kejadian-kejadian sebelumnya banyak terjadi kebakaran, agar juga nanti pemerintah, terutama Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) teknis selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan aparat bawahannya, supaya kejadian kebakaran tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara prinsip mengapresiasi langkah ketiga Fraksi DPRD Badung yang mendukung langkah pemerintah terkait dengan pengalokasian anggaran yang lebih banyak bertumpu pada sektor infrastruktur sekitar 59,23% dari total belanja daerah.

Menurutnya, langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan wisatawan, khususnya dalam membenahi fasilitas publik serta memulihkan citra pariwisata Badung.

“Anggaran akan fokus pada perbaikan dan pembangunan jaringan jalan untuk meningkatkan konektivitas antar-wilayah, penataan pedestrian, serta pemindahan jaringan utilitas (kabel) ke bawah tanah, khususnya di kawasan Kuta,” katanya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca