Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Diterima Ketua Bapemperda Nyoman Satria, DPRD Morowali Utara Kunjungi DPRD Badung

BALIILU Tayang

:

eka
TERIMA KUNJUNGAN: Ketua Bapemperda DPRD Badung Nyoman Satria menerima kunjungan DPRD Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah, Senin (22/11/2021). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah bersama rombongan, Senin (22/11/2021) mengunjungi DPRD Badung. Di DPRD Badung, rombongan diterima Ketua Bapemperda Nyoman Satria, S.Sos. M.Si. bersama Sekretaris DPRD Badung Gusti Agung Made Wardika bersama sejumlah staf.

DPRD Morowali yang datang antara lain Ketua DPRD Megawati Ambo Asa didampingi Wakil Ketua Muhamad Syafar. Hadir juga sejumlah Ketua Fraksi yakni H. Syaffudin Mustafa (Ketua Fraksi PDI Perjuangan), Fany Mustika Tampake (Ketua Fraksi Golkar), Mella Tangkidi (Ketua Fraksi Nasdem), Ahkddin Haddade (Ketua Fraksi Merah Putih), Mislihaty Poea (Sekwan), serta sejumlah staf.

Saat menyampaikan tujuan kunjungannya, Ketua DPRD Morowali Utara Megawati Ambo menyatakan, ingin melakukan silaturahmi dengan DPRD Badung. Selain itu, pihaknya ingin mendalami kiat-kiat Badung dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), kiat mengembangkan sektor pariwisata, serta upaya-upaya untuk mengembangkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Kami ingin konsultasi dan ingin tahu kiat-kiat ini sehingga ada ilmu yang bisa diterapkan di wilayah kami,” ujarnya.

Megawati Ambo yang juga politisi Partai Golkar tersebut tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada DPRD Badung yang telah menerimanya dengan baik. “Tidak lupa kami menyampaikan terima kasih atas sambutan dan penerimaannya yang sangat baik,” ujarnya sembari mengundang DPRD Badung untuk suatu ketika berkunjung ke daerah hasil pemekaran Kabupaten Morowali induk tersebut.

Sebelum menjawab sejumlah pertanyaan Ketua DPRD Morowali tersebut, Ketua Bapemperda Nyoman Satria mengucapkan terima kasih kepada DPRD Morowali Utara karena telah memilih Badung sebagai objek kunjungan. “Kami mengucapkan terima kasih karena telah memilih Kabupaten Badung,” ujarnya.

Selanjutnya terkait dengan kiat meningkatkan PAD, kata politisi PDI Perjuangan Dapil Mengwi tersebut, pihaknya membuka kran investasi ke wilayah Badung. Selain itu, Badung meniadakan pungutan liar (pungli). “Dengan kenyamanan ini, investor berdatangan ke Badung,” ujarnya.

Baca Juga  Pastikan Kesiapan Pengawasan Siaran Pemilu 2024, Komisi I DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar

Dengan masuknya investasi ini, ungkap Nyoman Satria, PAD Badung dari semua sektor masuk. Sebelum Covid-19 melanda, mayoritas PAD Badung yang berjumlah sekitar Rp 5,6 triliun dari APBD Rp 6,6 triliun berasal dari sektor pariwisata. Namun saat ini di saat pandemi Covid-19, katanya, PAD Badung hanya dirancang Rp 1,9 triliun dari APBD keseluruhan Rp 2,9 triliun.

Pendapatan saat ini, ujarnya, lebih banyak dari sektor nonpariwisata seperti bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTD). Saat ini transkasi tanah dan bangunan marak sehingga pendapatan Badung banyak yang berasal dari BPHTB. “Ada salah satu hotel yang kini tengah diperjualbelikan. Jika ini jadi, BPHTB yang masuk mencapai Rp 200 miliar dari penjualan hotel tersebut,” tegasnya.

Walau saat ini pariwisata internasional telah dibuka untuk 19 negara sejak 14 Oktober lalu, kata Satria, hingga kini belum ada wisatawan mancanegara yang datang ke Bali. Penyebabnya belum adanya penerbangan langsung serta syarat karantina 5 hari yang turun menjadi 3 hari masih menjadi ganjalan.

Terkait dengan UMKM, ujar Satria, Pemkab Badung sangat peduli. Karenanya, Pemkab Badung mendorong UMKM terus berkembang dengan jalan memberikan akses permodalan, memberi pendampingan produksi serta memberikan akses pemasaran.

Untuk permodalan, dalam situasi Covid, Pemkab Badung memberikan bantuan modal kepada pelaku UMKM sebesar Rp 2 juta per UMKM. Dengan modal ini, UMKM diharapkan bisa tetap berproduksi.

Sementara untuk akses pemasaran, katanya, Pemkab Badung membuka akses kerajinan untuk dipasarkan kepada fasilitas pariwisata di Badung. Demikian juga dengan UMKM yang bergerak di sektor pangan, hotel dan restoran dipacu untuk menggunakan produksi petani Badung. Seusai tanya jawab, acara ditutup dengan tukar menukar cenderamata. (eka/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Kunker Menyapa dan Berbagi di Buleleng

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sutjidra Lepas Gerak Jalan 8 Kilometer Tingkat SMP

Tanamkan Semangat Disiplin dan Jiwa Kebangsaan

Loading

Published

on

By

Bupati Sutjidra melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Buleleng.
LEPAS GERAK JALAN: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, secara resmi melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (5/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, secara resmi melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (5/8). Kegiatan yang diikuti 54 regu dari berbagai SMP di Kabupaten Buleleng ini berlangsung penuh semangat dan antusias.

Dalam sambutannya, Bupati Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa gerak jalan bukan sekadar agenda seremonial untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, kebersamaan, sportivitas, serta semangat pantang menyerah.

Menurutnya, tradisi gerak jalan perlu terus dilestarikan karena memiliki nilai pendidikan yang sangat penting dalam membangun karakter peserta didik sejak dini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, kegiatan seperti ini harus terus kita laksanakan karena gerak jalan tidak hanya menjadi ajang memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga membentuk karakter, membangun jiwa kebersamaan, serta menanamkan disiplin kepada generasi muda,” ujar Bupati Sutjidra.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh generasi muda untuk memaknai kemerdekaan dengan terus mengembangkan diri melalui pendidikan, kerja keras, dan kedisiplinan. Ia menekankan bahwa tantangan mengisi kemerdekaan saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

“Dalam mengemban tanggung jawab mengisi kemerdekaan, mari kita satukan gerak dan langkah dalam membangun bangsa agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dapat tercapai dengan sukses,” tegasnya.

Usai memberikan sambutan, Bupati Nyoman Sutjidra secara resmi melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP yang ditandai dengan pengibaran bendera start. Sorak semangat para peserta dan dukungan masyarakat yang memadati sepanjang rute menambah semarak peringatan Hari Kemerdekaan di Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  Berbagi Pengetahuan Terkait Tupoksi, Prokompim Makassar Kunjungi Prokompim Badung

Adapun rute yang ditempuh peserta dimulai dari GOR Bhuwana Patra menuju Jalan Ngurah Rai, Jalan Pramuka, Jalan Diponegoro, Jalan Erlangga, Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Perempatan Pasar Buleleng, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Dewi Sartika Selatan, Jalan Udayana, dan kembali finis di GOR Bhuwana Patra melalui pintu barat.

Untuk memberikan apresiasi kepada para peserta terbaik, panitia menyiapkan total hadiah dan dana pembinaan sebesar Rp 58.500.000. Juara I akan memperoleh piala tetap, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 15.000.000, Juara II sebesar Rp 12.500.000, Juara III sebesar Rp 10.000.000, Juara Harapan I sebesar Rp 8.000.000, Juara Harapan II sebesar Rp 7.000.000, serta Juara Harapan III sebesar Rp 6.000.000. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Hadir di Buleleng

Putri Koster Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan, Ketahanan Pangan, dan Kepedulian Sosial

Loading

Published

on

By

Ketua TP PKK Putri Koster menghadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Buleleng bersama masyarakat penerima bantuan.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, saat hadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, kembali menggulirkan program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan menyambangi masyarakat di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). Melalui kegiatan tersebut, masyarakat menerima berbagai bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pengolahan pangan lokal, serta ajakan untuk berpartisipasi aktif mendukung pembangunan mulai dari tingkat desa hingga provinsi.

Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa program Bergerak dan Berbagi merupakan kelanjutan dari program yang telah dijalankan TP PKK Provinsi Bali pada periode sebelumnya. Program ini bertujuan memperkuat peran PKK sebagai penggerak masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kami hadir untuk menyapa sekaligus mengajak masyarakat bergerak. Bergerak artinya mengetahui apa yang harus dilakukan, mendukung program kepala desa, bupati, hingga visi dan misi Gubernur Bali. PKK tidak hanya mengajak, tetapi juga memberi contoh melalui aksi nyata,” ujarnya.

Selain Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali juga menjalankan sejumlah program lain, antara lain Berbelanja dan Berbagi yang dilaksanakan secara bergiliran di kabupaten/kota, serta Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu.

“Tujuannya adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk meluangkan waktu membersihkan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing. Budaya ini perlu dibangkitkan karena belakangan ini waktu masyarakat banyak tersita akibat penggunaan gawai secara berlebihan,” jelasnya.

Khusus di Desa Tejakula, Ny. Putri Koster menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pengelolaan garam tradisional yang semakin maju setelah Pemerintah Provinsi Bali menerbitkan regulasi mengenai tata kelola garam tradisional. Menurutnya, kebijakan tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi garam tradisional Bali untuk dipasarkan karena telah memiliki izin edar sehingga dapat dimanfaatkan secara lebih luas, termasuk oleh sektor perhotelan dan restoran.

Baca Juga  DPRD Badung Terima Kunker DPRD Kota Sungai Penuh

“Restoran dan hotel kini banyak menggunakan garam tradisional Bali karena rasanya lebih gurih dan kaya. Ini menjadi peluang besar bagi petani garam Tejakula,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardani Sudjitra, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ny. Putri Koster beserta rombongan yang secara konsisten menyambangi seluruh kabupaten/kota di Bali melalui program sosial tersebut.

Ia mengatakan bahwa berbagai program yang menjadi arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali telah diimplementasikan di Kabupaten Buleleng, mulai dari penyaluran bantuan sosial, penguatan ketahanan pangan keluarga, pengolahan pangan lokal, hingga pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Buleleng serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada para penerima manfaat yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi kegiatan.

Pada setiap lokasi kegiatan juga diserahkan berbagai bantuan lainnya, yakni 50 paket Gemarikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu bagi masing-masing 10 balita dan 10 ibu hamil oleh PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, 20 paket multivitamin bagi masing-masing 10 balita dan 10 lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan tenaga medis dari rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Bali. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan pembagian vitamin kepada masyarakat. Selain itu, Bali Chef Community memberikan pelatihan memasak kepada ibu-ibu PKK dan remaja dengan memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Baca Juga  Sekda Dewa Made Indra Terima Kunker Reses Komisi II DPR RI di Provinsi Bali

Melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali berharap masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai fondasi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali yang berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Merajan Kawanan Tangkas Kori Agung Pedungan

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih di Merajan Kawanan Tangkas Kori Agung, Pedungan, Denpasar.
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit, Ngresi Gana Ngingkup, dan Caru Manca Kelud di Merajan Kawanan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Tangkas Kori Agung, Banjar Sawah, Kelurahan Pedungan, Rabu (5/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit, Ngresi Gana Ngingkup, dan Caru Manca Kelud di Merajan Kawanan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Tangkas Kori Agung, Banjar Sawah, Kelurahan Pedungan, Rabu (5/8).

Suasana upacara berlangsung khidmat dengan diikuti para panglingsir, prajuru adat, semeton Pratisentana Sira Arya Kanuruhan, serta masyarakat sekitar. Rangkaian yadnya yang dipersiapkan secara gotong-royong mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, rasa bhakti umat, sekaligus komitmen bersama dalam menjaga kesucian tempat suci dan mempererat ikatan persaudaraan antarkrama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, serta tokoh masyarakat setempat.

Di sela-sela kegiatan, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan semeton yang telah melaksanakan karya dengan penuh ketulusan melalui semangat ngayah. Menurutnya, pelaksanaan upacara keagamaan bukan hanya menjadi bentuk sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, namun juga menjadi media untuk memperkuat nilai kebersamaan, persaudaraan, serta menjaga warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Pelaksanaan upacara keagamaan tidak hanya menjadi wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga menjadi ruang memperkokoh nilai kebersamaan yang diwariskan secara turun-temurun,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa berharap semangat menyama braya, gotong-royong, dan pelestarian adat istiadat Bali senantiasa dijaga oleh seluruh masyarakat. Di tengah dinamika perkembangan zaman, keberlangsungan tradisi diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga jati diri budaya Bali sekaligus mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis sesuai nilai-nilai Tri Hita Karana.

Sementara itu, Manggala Karya, I Ketut Urip Darmadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Walikota Denpasar beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi penyemangat bagi seluruh semeton dalam menyukseskan rangkaian karya yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Baca Juga  DPRD Badung Terima Kunker DPRD Kota Sungai Penuh

“Puncak karya dipuput oleh Ida Pedanda Gede Cawu Putra Manuaba dari Grya Anyar Manuaba, Cawu Blayu. Usai puncak karya, rangkaian upacara akan dilanjutkan dengan prosesi penganyaran,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca